www.bismania.com, The First Indonesian Bus Forum and Community. Untuk donasi, berapapun nilainya akan sangat berharga bagi keberlangsungan forum ini. Donasi dapat melalui Bank BCA rek 2910410965 atau Bank Mandiri 135.00.0534606.7.
  1. BisMania.com Donation

    1. Local Time

      1. Hits Counter

        1.  

          1.  

            1.  

              1.  

                1.  

                  1.  

                    1.  

     
Page 1 of 4 123 ... LastLast
Results 1 to 10 of 32
  1. #1
    Beginner Plat Nomor : 8346
    Join Date
    Aug 2010
    Posts
    19

    Default Kapal Perang milik TNI AL

    SIGMA Class



    SIGMA merupakan singkatan dari Ship Integrated Geometrical Modularity Approach.
    Sistem desain
    SIGMA dirancang utnuk menerima sistem modul di berbagai area, hal ini menyebabkan kapal ini mempunyai keluwesan yang tinggi dalam pengaturannya dengan biaya yang rendah. Korvet ini dilengkapi dengan perlengkapan komunikasi dan pertempuran yang lengkap di dalam ruang yang luas untuk menampung akomodasi 80 orang, sebuah dek helikopter dan propulsi diesel propeler ganda.
    Kemampuan propulsi dan keseimbangan yang tinggi dari kapal ini (dilengkapi dengan gulungan penyetabil pasif) membuatnya cocok untuk operasi pencarian dan patroli di perairan teritorial indonesia. Fungsi dasar dari kapal ini adalah Patroli maritim Zona Ekonomi Ekslusif (EEZ), Penggetar, Pencarian dan penyelamatan (SAR) dan anti kapal selam. Dek helikopter mampu menampung sebuah helikopter dengan berat maksimum 5 ton dilengkapi dengan fasilitas lashing point dan sistem pengisian BBM .Operasi helikopter mampu dilakukan pada malam hari maupun siang hari. Kapal ini dibuat menurut Lloyds Register Class untuk unrestricted service dan disetujui oleh prinsipal kelautan yang bonafid.

    Varian Indonesia berdasarkan pada desain Sigma 9113.[1] Kapal pertama dalam kelas ini adalah KRI Diponergoro, pemotongan baja pertama kali dilakukan pada Oktober 2004. Kapal ini diluncurkan pada 16 September 2006 dan mulai bertugas dan diresmikan pada tanggal 2 Juli 2007 oleh KSAL, Laksamana TNI Slamet Soebijanto.[2]
    Penambahan untuk 2 unit selanjutnya dimulai pada Januari 2006 dengan pemotongan baja pertama kali dilakukan pada 3 April 2006[3] di Galangan kapal Damen's Schelde Naval Shipbuilding, Vlissingen-Oost yard dan tidak di Surabaya sebagaimana diumumkan sebelumnya.
    Pada 28 Agustus 2007, Jane's Missiles and Rockets melaporkan[4] bahwa Indonesia mengalami masalah dalam mendapatkan lisensi ekspor untuk MM-40 Exocet blok II dan kemudian menggunakan buatan China C-802 rudal anti kapal sebagai alternatif. Bagaimanapun kemudian kapal sudah dikirimkan dengan rudal Exocet.

    KRI 365 Diponegoro
    KRI 366 Hasanuddin
    KRI 367 Sultan Iskandar Muda
    KRI 368 Frans Kaisiepo



    Persenjataan
    Anti-air missile: 2 x quad MBDA Mistral TETRAL, forward & aft
    Anti-surface missile: 4 x MBDA Exocet MM40 Block II
    Guns: Oto Melara 76 mm (A position)
    2 x 20 mm Denel Vektor G12 (Licensed copy of GIAT M693/F2) (B position)
    Torpedoes: EuroTorp 3A 244S Mode II/MU 90 in 2 x B515 launchers

  2. #2
    Super Executive Plat Nomor : 1437 GogonExpress's Avatar
    Join Date
    Dec 2009
    Posts
    3,105

    Default

    Ngomong2 itu yg KRI 365 Diponegoro kok pake bendera Belanda ya?
    (bener kan itu bendera Belanda ya?)

  3. #3
    VIP Plat Nomor : 18501 dheka's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    plat AE
    Posts
    797

    Default

    Quote Originally Posted by GogonExpress View Post
    Ngomong2 itu yg KRI 365 Diponegoro kok pake bendera Belanda ya?
    (bener kan itu bendera Belanda ya?)
    mungkin itu pas uji cobanya om..kapal ini kan kalo' g' salah emang bikinan belanda..
    CMIIW

  4. #4
    Super Executive Plat Nomor : 281 joe cole's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Kb.Jeruk-Bitung p.p
    Posts
    3,753

    Default

    Keren nih,,,sepertinya dimensinya gag terlalu besar nampun terlihat lincah dengan persenjataan yang mumpuni



    Replace i.d from PRIANTO
    FB prianto85@gmail.com
    YM e22_raptor@yahoo.co.id

  5. #5
    Beginner Plat Nomor : 8178
    Join Date
    Aug 2010
    Posts
    22

    Default Frigate class

    KRI Ki Hajar Dewantara (364)

    KRI Ki Hajar Dewantara (364) merupakan kapal perusak kawal berpeluru kendali. Kapal ini juga merupakan kapal perang latih bagi anggota TNI AL.
    KRI Ki Hajar Dewantara merupakan bagian dari armada pemukul (striking force). Memiliki kemampuan jelajah dan persenjataan yang mumpuni bagi pengawalan dan perlindungan kawasa perairan Republik Indonesia.
    KRI Ki Hajar Dewantara mengambil nama dari seorang pahlawan nasional yang juga merupakan Bapak Pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara.




    Data teknis

    KRI Ki Hajar Dewantara memiliki berat 1,850 ton. Dengan dimensi 96,70 meter x 11,2 meter x 3,55 meter. Ditenagai oleh 2 mesin diesel jelajah, 2 shaft menghasilkan 7000 bhp dan 1 boost turbine dengan 22,300 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 27 knot. Diawaki oleh 91 pelaut 14 instruktur dan 100 taruna.

    Persenjataan

    Sebagai bagian dari armada pemukul KRI Ki Hajar Dewantara dipersenjatai dengan berbagai jenis persenjataan untuk menjaga wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Termasuk diantaranya adalah :
    4 rudal permukaan-ke-permukaan MM-38 Exocet buatan Perancis dengan jangkauan maksimal sekitar 42 Km dengan kecepatan 0,9 mach dan hulu ledak seberat 165 Kg dalam konfigurasi 2x2.
    1 Meriam Bofors 57/70 berkaliber 57mm dengan kecepatan tembakan 200 rpm, jangkauan 17 Km untuk target permukaan dan udara dengan pemandu tembakan Signal WM28.
    2 kanon Penangkis Serangan Udara Rheinmetall kaliber 20mm dengan kecepatan tembakan 1000 rpm, jangkauan 2 KM untuk target udara.
    4 Torpedo AEG SUT, berpeluncur tabung 533mm, jangkauan 28 Km pada 23 knot atau 12 Km pada 35 knot dengan hulu ledak seberat 250 Kg.
    Bom Laut/Mortir Anti Kapal Selam
    Peluncur peluru kendali permukaan-ke-udara Mistral.

    Sensor dan elektronis

    Sonar menggunakan PHS-32 hull mounted MF, kontrol penembakan menggunakan WM-28 dan EW menggunakan SUSIE-1 intercept, 2 flare RL

    Penerbangan

    Terdapat dek untuk helikopter NBO-105. NBO-105 adalah helikopter buatan Industri Pesawat terbang Nusantara (IPTN) yang sekarang telah berganti nama menjadi PT. Dirgantara Indonesia. Helikopter ini berfungsi sebagai over horizon survelilance, anti kapal selam dan transportasi.

  6. #6
    VIP Plat Nomor : 4027 bismania_purwodadi2's Avatar
    Join Date
    Mar 2010
    Location
    Kota Ibukota negara
    Posts
    549

    Default

    Quote Originally Posted by GogonExpress View Post
    Ngomong2 itu yg KRI 365 Diponegoro kok pake bendera Belanda ya?
    (bener kan itu bendera Belanda ya?)
    Itu kan foto waktu mayden voyage/ test om, dibikinnya kan di Belanda

  7. #7
    Premiere Class Plat Nomor : 72 nova_33's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Lampung|Tangerang
    Posts
    7,471

    Default

    Bosen naik kapal Bakauheni-Merak terus nyebrang Selat Sunda, kapan yah ada Kapal Perang yang mau ngasih tumpangan ane nyebrang. Siapa tau lebih ngeblong naik kapal loreng-loreng ini :D
    Forum Bismania Indonesia
    www.bismania.com - Gate Of Sumatera
    Kesadaran Kita, Keselamatan Semua. Marilah Kita Saling Menghargai, Dimualai Dari Diri Kita Sendiri

  8. #8
    AC Ekonomi Plat Nomor : 1847
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    207

    Default

    Quote Originally Posted by joe cole View Post
    Keren nih,,,sepertinya dimensinya gag terlalu besar nampun terlihat lincah dengan persenjataan yang mumpuni

    setau saya, kapal kelas Pattimura (ex Parchim Class) ini kurang memadai om.. karena memang didesain sebagai coastal anti submarine warfare, kemampuan sea-goingnya sangat kurang...

    dari segi persenjataan, meriamnya kurang besar, tidak dilengkapi rudal anti kapal (anti ship missile), perlindungan dari serangan udaranya minim (cuma dibekali MANPAD), mortar anti kapal selamnya udah ketinggalan jaman.. radarnya juga..

    kapal jenis ini didesain oleh Uni Soviet khusus untuk Jerman Timur. setelah Jerman bersatu, kapal2 ini dianggap kurang mumpuni dan akhirnya dipensiunkan, sebelum akhirnya dibeli TNI AL pada tahun 1992 (total 16 armada)

    klo tidak salah, pengadaan kapal2 ini agak kontroversial waktu itu, karena biaya perbaikan kapal2 ini lebih mahal daripada harga belinya, yg sebetulnya bisa digunakan utk beli kapal2 baru yang lebih canggih dgn persenjataan lebih mumpuni...

    CMIIW

  9. #9
    AC Ekonomi Plat Nomor : 1847
    Join Date
    Jan 2010
    Posts
    207

    Default

    Quote Originally Posted by GogonExpress View Post
    Ngomong2 itu yg KRI 365 Diponegoro kok pake bendera Belanda ya?
    (bener kan itu bendera Belanda ya?)
    Quote Originally Posted by dheka View Post
    mungkin itu pas uji cobanya om..kapal ini kan kalo' g' salah emang bikinan belanda..
    CMIIW
    betul om, kapal itu buatan Belanda..

  10. #10
    Bus Chassis Plat Nomor : 32054
    Join Date
    Feb 2013
    Location
    cilacap - jakarta
    Posts
    13

    Default

    total indonesia punya berapa unit kapal perang ya?

Page 1 of 4 123 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •