www.bismania.com, The First Indonesian Bus Forum and Community. Untuk donasi, berapapun nilainya akan sangat berharga bagi keberlangsungan forum ini. Donasi dapat melalui Bank BCA rek 2910410965 atau Bank Mandiri 135.00.0534606.7.
  1. BisMania.com Donation

    1. Local Time

      1. Hits Counter

        1.  

          1.  

            1.  

              1.  

                1.  

                  1.  

                    1.  

     
Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 12
  1. #1
    VIP Plat Nomor : 371 onay's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Depok
    Posts
    712

    Default Sekelumit keluhan ke PO Laju Prima

    Ma'af bukti tiket masih di Palembang.

    Kejadiannya hari sabtu, 25 Juni 2011. Saya beserta istri dan 3 anak saya akan berangkat ke Palembang. Seperti biasa sebelum pukul 14.00, kami sudah berada di LB. Lewat jam 14.00, saya menanyakan kedatangan Bis, waktu itu dijawab kalo bisnya baru sampai dari Palembang jam 11 siang, jadi sekarang masih di pool Klender. Setelah lewat ashar, ada kabar kalau bis LP 12L yang akan digunakan masih berada di pool. Pukul 17-an didapat berita bahwa bis sudah menuju Bekasi Timur untuk menjemput penumpang. Anehnya sampai terdengar azan maghrib dari masjid LB, bis kami belum muncul juga katanya masih terjebak macet di Bekasi. Kebanyakan penumpang sudah mulai menunjukan emosi. Ada yang mengumpat, ada yang sumpah serapah bahkan ada yang menunda/membatalkan keberangkatan. Ketika saya ingin bertanya ke bagian tiketing, si Mba' sedang berbicara dengan PENGURUS. Terdengar kalau si Mba' meminta agar penumpang diberi kompensasi berupa makan malam, namun dibalik telpon sana cuma meminta agar si mba meminta ma'af saja. Si Mba Tiketing bilang kalau ada penumpang yang sudah menunggu dari jam 12-an, dan bersikeras untuk memberi kompensasi. Akhirnya kami diberi makan malam. Sekitar pukul 19.40, akhirnya LP 12L tiba di LB. Setelah bis meluncur saya coba mengorek keterangan dari crew bis. Versi driver, bis tersebut baru datang siang dari Palembang, oleh PENGURUS dia diminta langsung putar kepala, dia tidak bersedia dengan alasan, PERTAMA, waktu itu ada 1 bis stand by, tp ternyata malahan untuk yang lain bukan untuk Bekasi Timur yang notabene memutar bila dari Klender. KEDUA, bis ini sudah 2 PP Jkt-PLB tanpa diCEK, jadi dia bukan tidak mau putar kepala, tapi dia minta bis-nya dicek dulu di pool Klender. Belakangan diketahui ada masalah di REM, itulah kenapa sekitar pukul 17, bis baru berangkat dari Klender. Ada 3 hal pokok yang ingin saya sampaikan dari kejadian ini. PERTAMA, terima kasih banyak kepada CREW TICKETING PO Laju Prima LB yang telah memberi kami kompensasi dan AWAK LP 12L yang lebih MENGUTAMAKAN keselamatan walaupun TINDAKAN mereka berlawanan dengan keinginan PENGURUS. KEDUA, untuk PENGURUS PO Laju Prima(gak tau siapa) kalau CUMA ma'af yang bisa kalian sampaikan kepada beberapa orang balita, anak-anak sekolah yang sudah rusak suasana awal liburan, seorang bayi, beberapa nenek yang sudah ingin bertemu cucunya, ibu-ibu yang harus bersabar menghibur anaknya yang sudah selama lebih dari 6 jam menunggu di antara panas, lapar, haus, debu, asap dan ketidakpastian maka datang lah langsung ke terminal, bukan meminta orang lain. PO Laju Prima adalah bagian dari HIBA Group dimana armadanya sudah tak terhitung, jadi agak mustahil kalau sampe kehabisan armada. Kalau sampai terjadi, menutut hemat saya bukan karena ketiadaan armada (utk armada PLB, LP 17 yang perpal di Gadang Jaya karena kerusakan mesin), tapi cuma salah urus saja. Faktanya hari itu LP 50 ke Solo serta LP 37 ke Ponorogo juga terlambat semua. Mohon KESELAMATAN penumpang lebih diutamakan, bayangkan bila masalah rem tersebut terjadi di tengah jalan lintas timur sumatera. TERAKHIR, Mengapa saya menulis ini? Karena saya TIDAK bisa menemukan telepon pengaduan. Bahkan di Tiket-pun hanya ada no telepon agen, bukan telepon PENGURUS. PO ini besar, tapi tidak mampu membeli pesawat telepon.
    Margo Street, North Of Buitenzorg

  2. #2
    VIP Plat Nomor : 23 Jagads's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    702

    Default

    jika tau dan da kenal om onay bisa ngobrol2 kemaren...
    sabtu tgl 25 juni ini aku ada di LB... ngobrol2 sama penumpang yang mau ke Palembang naik si IJO dan sebelahnya ada anak muda katanya naik LP..
    ternyata LP telat banget...pantesan biasanya jam 2.30-3.00 PM da pada berangkat ini ko ampe sore masi ada..



    sekedar sharing..
    Disinilah diminta ke Arifan dan Kebijaksanaan seluruh Elemen pengurus dan pengguna Bis....

    Salut saya ucapkan ke Kru LP 12L, memang harus dalam keadaan sehat/baik bis baru di pergunakan untuk jalan jauh....
    Buat Pengurus... Bijaksanalah dalam membuat keputusan..
    Mungkin dalam pikiran anda agar tidak terlambat dari jadual keberangkatan maka mengambil kebijaksanaan putar kepala, tapi sudahkah terpikirkan bagaimana keadaan bis tersebut dan akan keselamatan penumpangnya ??
    jika hitung2 uang.. maka jiwa manusia itu sangat mahal harganya....
    Dri mulai kandungan sampai lahir dan besar serta tua sudah brapa uang yang di keluarkan..
    Sangat sangat banyak dan MAHAL, maka tanamkanlah MINDSET "UTAMAKAN KESELAMATAN" hargai dulu JIWA dan NYAWA manusia baru kita pikirkan UANG/Materi
    Last edited by Jagads; 07-01-2011 at 02:04.
    SESAMA PENCINTA BIS ....

  3. #3
    Premiere Class Plat Nomor : 250 konde035's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Tangerang|JakBar
    Posts
    7,076

    Default

    Luar biasa pengorbanan crew Bis dan crew ticketing ...
    saluuuutttt .....

    *kl lagi musim libur, banyak bis yg puter kepala ... sb banyaknya penumpang yg harus dilayani ...
    mudah2an saja seluruh awak kendaraan msh bs mementingkan keselamatan penumpang .. dan tidak asal memenuhin jumlah penumpang saja ...

    129 HP

  4. #4
    Executive Plat Nomor : 569 huda's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Posts
    1,137

    Default

    Sebenarnya dari mana sih awal mulanya ada kebijakan "putar kepala", sering sekali dengar berita tidak bagus dari PO-PO yang menerapkan hal ini di hari normal (kalau cuma liburan sekolah itu masih normal menurut saya, kecuali lebaran baru situasi khusus). Kalau peswat sih jelas, dalam satu hari bisa putar kepala kapan saja selama izin laik penerbangan sudah di tangan, karena tidak ada imbas kemacetan dan lalu lintas di udara masih luas banget jadi kalau mau ngeblong silahkan, lah kalau di jalan raya apalagi menggunakan kapal laut masa mau diterapkan juga.....setidaknya biarkanlah kru istirahat dulu dan mesin dicek sehingga tak perlu mengeluarkan biaya lebih banyak lagi karena kerusakan mesin, mogok di jalan, carut marut keberangkatan, kesan negatif pada penumpang, tekanan kepada driver dari para penumpang yang sudah terlanjur kecewa dan hal lainnya yang berujung pada keselamatan seisi bus itu sendiri (masih ingetkan kasus dimana ada bus yang laka di tol Cikampek karena drivernya mengantuk akibat kebijakan putar kepala ini).

    Saya sendiri juga pernah naik bus dengan sistem "putar kepala" ini, asli, selama perjalanan kepala ini jadi mutar sendiri karena bus gak mau lari sama sekali, drivernya kelihatan capek, kabin kotor, area smoking kayak bak sampah, toilet gak karuan....ampun deh.....harganya bintang lima kualitasnya kaki lima......di jalan mesin 3 kali sampai pada akhirnya mogok sama sekali, problemnya mesin terlalu panas sehingga tak bisa dipakai jalan untuk sementara.....bayangkan Jakarta-Semarang ditempuh selama 15 jam perjalanan, berangkat jam 10 malam dari RW sampai Semarang jam 1 siang, istirahat hanya satu kali di Pamanukan jam 3:30 pagi setelah itu tak ada istirahat lagi.....ini contoh dari buruknya kebijakan putar kepala......

    Hanya saja saya salut dengan agennya yang berani meminta kompensasi sampai harus ngotot, jarang-jarang ada agen seperti itu.....biasanya gak mau tahu.......

  5. #5
    VIP Plat Nomor : 371 onay's Avatar
    Join Date
    Nov 2009
    Location
    Depok
    Posts
    712

    Default

    Quote Originally Posted by Jagads View Post
    jika tau dan da kenal om onay bisa ngobrol2 kemaren...
    sabtu tgl 25 juni ini aku ada di LB... ngobrol2 sama penumpang yang mau ke Palembang naik si IJO dan sebelahnya ada anak muda katanya naik LP..
    ternyata LP telat banget...pantesan biasanya jam 2.30-3.00 PM da pada berangkat ini ko ampe sore masi ada..
    i

    Waduh, sudah kesekian kalinya ada rekan disebelah gak ngeuh. Om Jagads, waktu itu aku pake kaos MU, sambil gendong anak kecil umur setahun-an sambil nenteng tas kamera. Kadang aku juga ambil gambar waktu itu.

    Om Konde, betul salut sama Crew-nya
    Margo Street, North Of Buitenzorg

  6. #6
    teguhbr77
    Guest

    Default

    sangat jarang ditemui agen yang seprti itu ...
    salut untuk crew dan agen nya
    patut ditiru tuh
    untuk pengurusnya, wah ... gak bener banget tuh
    aji mumpung aja tuh

  7. #7
    Patas AC Plat Nomor : 13764
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    jkt, boyolali, wonogiri
    Posts
    391

    Default

    Sepertinya memang benar kalau Laju Prima ini manajemen-nya kurang bagus. Dulu pas masih awal2 ngelen matesih dan gemolong saya sering naek bis ini dari pinang ranti. penumpang cuma 10 juga lancar jaya. tapi crew2 sering mengeluhkan kenapa bis2 baru2 dan bagus2 kok manajemennya kurang bagus.
    Semoga kedepannya manajemen bisa diperbaiki dan semakin memberikan pelayanan yg lebih baik

  8. #8
    P9_Pondokgede
    Guest

    Default

    Quote Originally Posted by onay View Post
    Ma'af bukti tiket masih di Palembang.

    Kejadiannya hari sabtu, 25 Juni 2011. Saya beserta istri dan 3 anak saya akan berangkat ke Palembang. Seperti biasa sebelum pukul 14.00, kami sudah berada di LB. Lewat jam 14.00, saya menanyakan kedatangan Bis, waktu itu dijawab kalo bisnya baru sampai dari Palembang jam 11 siang, jadi sekarang masih di pool Klender. Setelah lewat ashar, ada kabar kalau bis LP 12L yang akan digunakan masih berada di pool. Pukul 17-an didapat berita bahwa bis sudah menuju Bekasi Timur untuk menjemput penumpang. Anehnya sampai terdengar azan maghrib dari masjid LB, bis kami belum muncul juga katanya masih terjebak macet di Bekasi. Kebanyakan penumpang sudah mulai menunjukan emosi. Ada yang mengumpat, ada yang sumpah serapah bahkan ada yang menunda/membatalkan keberangkatan. Ketika saya ingin bertanya ke bagian tiketing, si Mba' sedang berbicara dengan PENGURUS. Terdengar kalau si Mba' meminta agar penumpang diberi kompensasi berupa makan malam, namun dibalik telpon sana cuma meminta agar si mba meminta ma'af saja. Si Mba Tiketing bilang kalau ada penumpang yang sudah menunggu dari jam 12-an, dan bersikeras untuk memberi kompensasi. Akhirnya kami diberi makan malam. Sekitar pukul 19.40, akhirnya LP 12L tiba di LB. Setelah bis meluncur saya coba mengorek keterangan dari crew bis. Versi driver, bis tersebut baru datang siang dari Palembang, oleh PENGURUS dia diminta langsung putar kepala, dia tidak bersedia dengan alasan, PERTAMA, waktu itu ada 1 bis stand by, tp ternyata malahan untuk yang lain bukan untuk Bekasi Timur yang notabene memutar bila dari Klender. KEDUA, bis ini sudah 2 PP Jkt-PLB tanpa diCEK, jadi dia bukan tidak mau putar kepala, tapi dia minta bis-nya dicek dulu di pool Klender. Belakangan diketahui ada masalah di REM, itulah kenapa sekitar pukul 17, bis baru berangkat dari Klender. Ada 3 hal pokok yang ingin saya sampaikan dari kejadian ini. PERTAMA, terima kasih banyak kepada CREW TICKETING PO Laju Prima LB yang telah memberi kami kompensasi dan AWAK LP 12L yang lebih MENGUTAMAKAN keselamatan walaupun TINDAKAN mereka berlawanan dengan keinginan PENGURUS. KEDUA, untuk PENGURUS PO Laju Prima(gak tau siapa) kalau CUMA ma'af yang bisa kalian sampaikan kepada beberapa orang balita, anak-anak sekolah yang sudah rusak suasana awal liburan, seorang bayi, beberapa nenek yang sudah ingin bertemu cucunya, ibu-ibu yang harus bersabar menghibur anaknya yang sudah selama lebih dari 6 jam menunggu di antara panas, lapar, haus, debu, asap dan ketidakpastian maka datang lah langsung ke terminal, bukan meminta orang lain. PO Laju Prima adalah bagian dari HIBA Group dimana armadanya sudah tak terhitung, jadi agak mustahil kalau sampe kehabisan armada. Kalau sampai terjadi, menutut hemat saya bukan karena ketiadaan armada (utk armada PLB, LP 17 yang perpal di Gadang Jaya karena kerusakan mesin), tapi cuma salah urus saja. Faktanya hari itu LP 50 ke Solo serta LP 37 ke Ponorogo juga terlambat semua. Mohon KESELAMATAN penumpang lebih diutamakan, bayangkan bila masalah rem tersebut terjadi di tengah jalan lintas timur sumatera. TERAKHIR, Mengapa saya menulis ini? Karena saya TIDAK bisa menemukan telepon pengaduan. Bahkan di Tiket-pun hanya ada no telepon agen, bukan telepon PENGURUS. PO ini besar, tapi tidak mampu membeli pesawat telepon.
    lebih tepatnya menejemen...lebih tepatnya lg(yg sy tebak berbicara d balik tlp) adalah bag marketing

    biasanya marketing enak aj "njual" tanpa nyadar kondisi armada

  9. #9
    VIP Plat Nomor : 12980 imung's Avatar
    Join Date
    Mar 2011
    Location
    This Is Anfield
    Posts
    527

    Post

    Ternyata kru dan driver-nya lebih manusiawi.... Ide kompensasi dengan memberi makan penumpang yang menunggu terlalu lama dan penolakan driver buat putar-kepala adalah tindakan yang patut diacungi jempol.

  10. #10
    P9_Pondokgede
    Guest

    Default

    Quote Originally Posted by imung View Post
    Ternyata kru dan driver-nya lebih manusiawi.... Ide kompensasi dengan memberi makan penumpang yang menunggu terlalu lama dan penolakan driver buat putar-kepala adalah tindakan yang patut diacungi jempol.

    yup..krn mrk lah yg tiap hr bersentuhan dgn pnumpang

Page 1 of 2 12 LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •