Kerupuk Kulit-- Kerupuk kulit atau orang Jawa sering kali menamainya kerupuk rambak, merupakan macam olahan kerupuk dengan bahan utamanya diolah dari kulit binanatang, yaitu adalah kulit sapi, kerbau maupun kambing.

Kerupuk kulit ini merupakan termasuk macam kerupuk yang begitu disukai oleh kebanyakan masyarakat lokal. Kerupuk kulit ini memang paling pas disajikan saat Hari Raya Idul Fitri atau Hari Raya Lebaran.

Harga jual dari kerupuk rambak lebih mahal dibandungkan dari kategori kerupuk yang lainnya. Hal ini disebabkan bahan baku dari pembuatan kerupuk ini tergolong mahal dan kadang sangat sulit untuk diperoleh, yaitu kulit sapi, kerbau atau kambing.

Ketika sudah di goreng, kerupuk rambak mempunyai tekstur yang renyah, renyah, nikmat dan memiliki rasa yang khas.
Umumnya kerupuk ini berbentuk panjang dan kotak-kotak kecil. Berikut saya bagikan cara mengolah kerupuk kulit.

Cara Membuat Kerupuk Kulit

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  • 1 kg Kulit sapi, kerbau atau kambing
  • 1 sdm penyedap rasa
  • 2 sendok makan gula
  • 15 siung bawang putih
  • 3 sdm garam
  • Air kapur 1-2 ember


Masukkan dan rendam kulit sapi ke dalam bak dengan isi air kapur selama kurang lebih 2 hari. Lalu bersihkan bulu-bulu kulit sapi dengan pisau yang tajam (pastikan benar-benar bersih).

Jemur kulit sapi (yang sudah direndam dalam air kapur) dibawah sinar matahari langsung hingga kering. Kemudian kulit sapi yang sudah kering dipotong-potong sesuai selera (umumnya persegi panjang atau kotak-kotak kecil).

Rebus kulit yang sudah kering lalu bersama bumbu yang sudah dihaluskan (penyedap rasa, gula, bawang putih dan garam) sampai matang.
Angkat dan tiriskan.

Jemur hingga benar-benar kering.

Persiapkan penggorengan untuk tahap pertama. Goreng kerupuk rambak kering dalam minyak dengan panas sedang dan menggunakan api kecil sampai kerupuk rambak sapi agak mekar, lalu angkat dan tiriskan.

Persiapkan penggorengan tahap yang kedua. Goreng lagi kerupuk kulit tadi ke dalam minyak yang panas menggunakan api besar sampai kerupuk rambak mekar, lalu angkat dan tiriskan.

Biarkan sampai dingin, lalu simpan ke dalam toples yang tertutup rapat.

* catatan: rahasia supaya kerupuk kulit atau kerupuk rambak renyah dan gurih saat dimakan adalah dengan melakukan proses penggorengan hingga 2 kali.