www.bismania.com, The First Indonesian Bus Forum and Community. Untuk donasi, berapapun nilainya akan sangat berharga bagi keberlangsungan forum ini. Donasi dapat melalui Bank BCA rek 2910410965 atau Bank Mandiri 135.00.0534606.7.
  1. BisMania.com Donation

    1. Local Time

      1. Hits Counter

        1.  

          1.  

            1.  

              1.  

                1.  

                  1.  

     
Results 1 to 1 of 1
  1. #1
    Beginner Plat Nomor : 44466
    Join Date
    Nov 2016
    Posts
    1

    Thumbs up Fakta Menarik Kota Bengawan

    Solo yaitu salah satu kota yang unik serta sayang untuk dilewatkan. untuk kamu yang belum pernah menengok Solo, sempatkanlah. Mengapa? bertamu ke Solo, berarti Anda masuk ke kawasan Wisata Solo, sejarah dan budaya. saat ini, banyak maskapai yang melayani perjalanan ke Solo.


    Wisata di Solo dan sekitarnya layak untuk dicoba. untuk penginapan, tersedia banyak hotel di Solo, mulai dari yang murah sampai yang bermutu bintang lima. Sebelum beranjak ke Solo, sebaiknya kamu maklum apa saja keunikan dari kota ini. Berikut sebagian fakta menakjubkan dari Kota Solo!


    Mempunyai dua nama sekaligus


    Kota Solo ialah Kota yang menyandang dua nama dimana nama tersebut sama digunakan, yakni Solo dan Surakarta. Pada mulanya masyarakat sudah familiar dengan Desa Sala, maka banyak orang yang menyebut dengan Kraton Sala. Maka jadilah penyebutan itu hingga sekarang. Nama Sala masih dipergunakan, serta nama Surakarta juga tetap dipakai. akan tetapi entah dimulai oleh siapa serta kapan, serta karena apa pula, kata Sala berganti penulisan dan pembacaannya menjadi Solo.


    Salah satu kota ternyaman buat ditinggali


    Solo merupakan salah satu kota ternyaman buat ditinggali di tanah Jawa. Solo ialah kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini benar-benar nyaman dihuni karena ketenangan kotanya, penduduknya sebagian besar suku jawa. Solo atau Surakarta memiliki semboyan "Berseri", akronim dari "Bersih, Sehat, Rapi, serta Indah", sebagai slogan yang merefleksikan ketenagan kota ini.


    Tradisi Unik Kota Solo


    Di Kota Solo terdapat tradisi unik ialah Kirab Pusaka 1 Suro. acara ini diselenggarakan oleh Keraton Surakarta serta Puro Mangkunegaran pada malam hari menjelang tanggal 1 Suro. acara ini ditujukan buat merayakan tahun baru Jawa 1 Suro. Rute yang ditempuh kurang lebih sejauh 3 km yakni Keraton - Alun-alun Utara - Gladak - Jl. Mayor Kusmanto - Jl. Kapten Mulyadi - Jl. Veteran - Jl. Yos Sudarso - Jl. Slamet Riyadi - Gladak kemudian kembali ke Keraton lagi.


    Pusaka- pusaka yang memiliki daya magis tersebut dibawa oleh para abdi dalem yang berbusana Jawi Jangkep. Kirap yang berada di depan yakni sekelompok Kebo Bule bernama Kyai Slamet sedangkan barisan para pembawa pusaka berada di belakangnya, yang paling unik ialah tatkala kebo bule ini mengeluarkan kotoran, maka orang akan saling berebutan buat mendapatkan kotoran kebo bule ini. Katanya sih, bisa bawa berkah. Namanya juga kepercayaan. Percaya ga percaya sih.


    Ada pasar loak terkenal


    Di Kota Solo terdapta pasar Loak atau pasar barang-barang bekas yang benar-benar terkenal yakni Pasar Klithikan Notoharjo, pasar ini dibangun pada tahun 2006 oleh Pemerintah Kota Surakarta. Pasar ini terletak di Kalurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, di atas lahan seluas 1.800 m2.


    Pasar Klithikan Notoharjo dibangun menampung penjaja kaki lima diarea Taman Monumen 45 Banjarsari yang berjumlah 909 penjual. Pasar Notoharjo lebih dikenal dengan nama Pasar Klithikan karena pasar tersebut sebagai wadah bagi pedagang kakilima yang menjual berbagai barang bekas, seperti elektronik, pakaian, ponsel, sparepart kendaraan serta barang-barang lainnya. Pasar ini cukup unik karena di sini pengunjung bisa menemukan barang-barang bekas layak pakai.


    Penyelenggara PON Pertama


    Solo yakni kota pertama dimana PON (Pekan Olahraga Nasional) I diadakan. PON I ialah PON pertama Indonesia yang diadakan di Surakarta pada 9-- 12 September 1948. Tanggal pembukaannya, 9 September, kemudian diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Olahraga Nasional.Pembukaan PON pertama ini diresmikan oleh Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno serta event penutupannya dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX Selaku Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) (sekarang KONI.


    Pekan Olahraga Nasional I ini diikuti oleh sekitar 600 atlet yang bertanding pada 9 cabang olahraga ialah Atletik, Lempar Cakram, bulu tangkis, sepak bola, tennis, renang, Pencak silat, Panahan dan Bola Basket dengan jumlah total medali (emas, perak, perunggu) yang diperebutkan sebanyak 108 medali. Pesertanya bukan pada tingkat propinsi melainkan pada tingkat Kota serta Karesidenan. ada 13 partisipan adalah Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Madiun, Magelang, Malang, Semarang, Pati, Jakarta, Kedu, Banyuwangi serta Surabaya. Juaranya yakni kota Solo atau Surakarta dengan total medali sebanyak 36 medali.


    Punya dua keraton


    Solo merupakan salah satu dari sedikit kota di Indonesia yang menyandang dua keraton, merupakan Keraton Kasunanan Surakarta serta Keraton Mangkunegaran Surakarta yang berjarak sekira 11 km. Meskipun kedua keraton sudah tidak menjalankan pemerintahan seperti dahulu, akan tetapi masih ada sultan dan abdi dalem di dalam istana. Selain itu, keduanya juga masih kerap menggelar banyak ritual serta up acara adat.


    Selain bisa melihat sendiri arsitektur kuno pada bangunan istana dan masjid. Kamu juga bisa belajar mengenal kebudayaan Jawa yang masih terjaga. Jika berkunjung di ketika yang tepat, kamu bisa menyaksikan berbagai up event serta ritual tahunan, salah satunya merupakan Sekaten.


    Uniknya batik khas Solo


    Setiap batik tradisional di setiap daerah menyandang keistimewaan tersendiri, sama halnya dengan batik khas Solo. Batik Solo memiliki beragam motif, dua di antaranya yang paling populer merupakan Parang Kusumo serta Truntum. Batik Truntum identik dengan motif bunga kecil-kecil yang membentuk sebuah pola besar.


    Batik Parang Kusumo berbeda lagi. Batik ini dikenal sebagai batik yang biasa dipakai golongan bangsawan Solo. Ciri dari batik ini yakni lajur motif diagonal yang dilukis dari bawah ke atas yang menandakan bahwa pemakainya masih berasal dari keturunan raja. Jika ingin lebih mengenal batik khas Solo, kamu bisa menginap di Best Western Premier Solo yang yaitu sebuah hotel berkonsep batik.


    Wisata sepur uap di tengah kota


    Bagaimana rasanya naik kereta uap kuno dengan asap yang mengepul di udara serta suara tuutt. tuutt. yang khas? Rasa penasaran kamu akan segera terjawab oleh Sepur Kluthuk Jaladara. Lokomotif buatan Jerman pada 1896 ini masih aktif beroperasi sebagai kereta wisata. sepur ini bisa kamu temukan di Kota Solo loh.


    Banyak dijumpai supeltas -Pak Ogah-.


    Di Solo ada orang-orang yang ikhlas meski hidup pas-pasan, mereka yaitu Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas) yang rela tidak dibayar demi melancarkan arus lalu lintas yang makin semarwut. akan tetapi sebagian waktu lalu para 'polisi cepek' ini oleh Kepolisian Kota Solo dibina. Dikasih rompi dan perlengkapan pengatur lalu lintas seperti peluit dan tanda rambu.


    " Jika dahulu kami hanya bantu menyeberangkan orang yang ngasih duit aja, sekarang kami nggak pan serta g mau ngasih atau tidak semua kami bantu". waktu ditanya apakah ada honor khusus dari kepolisian, mereka menjawab nggak ada. "Ya hanya mengandalkan pemberian sukarela dari pengguna jalan saja, namanya juga sukarelawan mas", demikian katanya. akan tetapi demikian mereka sangat bahagia karena dapat membantu kesusahan orang lain waktu di jalanan.
    Last edited by jempolkaki; 11-16-2016 at 14:08. Reason: perubahan kecil

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •