PDA

View Full Version : Jakarta - Wonogiri, The Legend Line in Java



fajarjamirobks
01-08-2012, 18:45
Permisi Moderator/Admin yang terhormat, perkenankan saya membuat thread ini. Kalau salah, kunci saja.

Salam Bismania.

Saat ini, saya akan membandingkan tentang perspektif pada line Jakarta - Wonogiri ini.

Bila diingat tentang cerita salah satu penumpang pada saat saya menuju ke Jakarta di Kali Banteng saat tour 5 hari Bulan Juni-Juli 2011, beliau beropini sebenarnya salah satu line yang benar benar melegenda yaitu trayek Jakarta - Wonogiri.

Penumpang tersebut menambahkan, setelah adanya Waduk Gajah Mungkur, secara otomatis line kereta api Purwosari (Surakarta) - Baturetno (wonogiri) terputus. Hingga membentuk sebuah jaringan transportasi bus. Seperti misalnya, Tunggal Dara Indonesia Group.

Saya akan mengambil kutipan dari Beberapa sumber di sini (http://www.bismania.com/home/showthread.php?t=3710http://) (tanggal 16 Juli 2010, oleh Mas Boy)

Nah pada saat sy naik TDI ekonomi no lambung 30 ( gb diatas) (setelah ada TDI AC sy tdk pernah naik ekonomi lg...bkn sombong ya :piece:)...hmmm sy jd ingat ketika naik kelas ekonomi pd th 80 - 90an, dengan berbagai kenangan yaitu : bau balsem, minyak kayu putih, minyak kampak, simbah putri dan mbah kakung, merokok, duduk disandaran tangan, hanya berbaju singlet..dan lain-lain.....dlm perjalanan tersebut sy jd ingat :

MAAF BUKAN KELUAR DARI TOPIK : :piece: Tunggal Dara dibentuk pada tahun 1979...oleh karenanya bis asli kota wonogiri ini juga punya "teman" dalam perjalanannya...di forum ini sy akan menjabarkan 1/1 temannya itu yang menuju kota "kelahirannya" dari Jakarta, serta secara global Peristiwa yang terjadi di bis Wonogiri.

Th 80 - 90an : Tunggal Dara,Tunggal Daya, Timbul Jaya, Purwowidodo, Tri Mulia, Sedya Mulya, Jadi Mulyo, Wasis, Dwi Karya, Ismo, Giri Indah, Joko Mudo, Sendang Mas, Mulyo indah, Raya, Limas, Als, Damri, Ratna, Mustika Jaya Baru, Selokaton, Karya Jaya

90 - sampai sekarang (penambahan) Tunggal Dara Putera, Gajah Mungkur, Gajah Mungkur Sejahtera (Gajah mulia sejahtera), Purwo Putro, Putra Mulia, Gunung Mulia, Sumba putra, Armada, Sindoro Satria Mas, Rosalia Indah, Bogor Indah, Santoso, Pacitan Jaya Putera, New (ismo) Purwo Widodo Mulyo, Serba Mulya,

Yang Hilang : Karya Jaya, Selokaton, Mustika Jaya Baru, Ratna, Damri, Sendang Mas, Joko Mudo, Dwi Karya, Wasis, Joko Mudo

Bis Asli Wonogiri yg pertama kali pakai AC-toilet : Ismo
Menyusul : Wasis, Tunggal Daya,Tunggal Dara, dan lupa ni urutannya (msh SMP)

Secara Fisik dan fasilitas Bis Wonogiri yang paling bagus :
Th 1985an : Ismo Mercedes Benz Karoseri Morodadi Prima
Th 1990 - 1995an : Tunggal Daya Mercedes benz Karoseri: MP jenis Patriot, RS jenis Jet Liner, Laksana jenis Panorama1
Th 1990 - 1995an jg: Tunggal Dara Mercedes Benz, Karoseri MP jenis Patriot, RS Jenis Jet Liner, RI jenis Space Linear, RI jenis New Setra

Yang Pertama menggunakan mesin Volvo (Bis WNG) : Purwowidodo

Yang Menggunakan Karoseri Adi Putro saat ini (bis WNG) : Purwowidodo, Serba Mulya, GMS

Yang Mengadakan Bis Parwis (bis WNG): Timbul Jaya, Serba Mulya, Tunggal Daya

Ini Harga TIKET Bis TUNGGAL DARA

Tiket Tahun 1983 an JKT-WNG rata-rata : Rp 5.000,- Ekonomi
Tiket Tahun 1987 an JKT-WNG rata-rata : Rp 7.500,- Ekonomi
Tiket Tahun 1990 an JKT-WNG rata-rata : Rp 25.000,- AC (udah tidak naik ekonomi lagi)
Tiket Tahun 1995 an JKT-WNG rata-rata : Rp 65.000,- VIP (Udah tidak naik ac ekonomi lagi)
Tiket Tahun 2000 an JKT-WNG rata-rata : Rp 85.000,- VIP (masih naik VIP)
Tiket Tahun 2005 an JKT-WNG rata-rata : Rp 125.000,- VIP (masih naik VIP)
Tiket Tahun 2008 an JKT-WNG rata-rata : Rp 155.000,- Executive (udah tdk naik VIP lagi)

Jarak tempuh pada tahun 1980-an : Berangkat dari Jakarta jam 10 pagi, sampai di Wonogiri jam 6 pagi (Pantura Gelap, Belum ada Tol, tidak ada jalan alternatif, Kendaraan masih sepi, alas roban menyeramkan, kunang-kunang banyak, pagi berkabut)

Mohon Koreksi Bila ada yang SALAH
SEMOGA YANG HILANG CEPAT KEMBALI YAH,,,BIAR TAMBAH SERU !!!!

kadang sy hy tersenyum mengingat semua...ok BACK TO TOPIK!!!!

Kemudian, penerus generasi ini sudah mulai berevolusi.
Kutipan sebelumnya, ada yang "tereliminasi", ada yang masih "bertahan sampai sekarang" serta ada pemain baru yang datang menginjak line ini.

New Ismo (generasi baru dari Ismo), Timbul Jaya, Tunggal Daya, Gajah Mungkur, Gajah Mulia Sejahtera (sebelumnya Gajah Mungkur Sejahtera), Tunggal Dara, Tunggal Dara Putera, Aneka Jaya, Pacitan Jaya Putera, Sumba Putra, Serba Mulya, Armada Jaya Putera, Sindoro Satria Mas, Bogor Indah, Purwo Widodo, Purwo Widodo Mulyo, Rosalia Indah (bersaing tahun 90-an sampai 2008, koreksi bila salah), Raya (sama dengan Rosalia Indah), merupakan pemain terpanas di line ini. (kalau ada tambahan dan infonya, silahkan.

Dari perkembangan saat ini, pemain baru dalam line ini ada dalam kancah dunia bus ini. Misalnya saja, Pahala Kencana dan Agra Mas yang baru-baru ini meluncurkan linenya di koridor ini.

Singkat saja,
Perkembangan jenis kelas dan fasilitas semakin menarik perhatian para penumpang di line ini.

Seperti saja GMS, yang baru-baru ini mengganti body, mesin, penempatan food service dan PO inilah yang pertama kali menyediakan food service di Taman Sari 2 (sampai 2009), UUN (2009-sekarang) (arah Wonogiri) dan Sendang Wungu (sampai sekarang - arah Jakarta). Dengan armada 1525 Scorpion King di Kelas Esekutifnya dan pergantian body JetBus AP dan beberapa body di kelas bawahnya dengan armada Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

Gajah Mungkur, Menyediakan kelas BigTop dengan seat 2-1 dengan tetap mengikuti fasilitas yang ada di GMS. Armada yang ditunjukkan sampai saat ini bermesin Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

di Tunggal Dara sendiri, baru-baru ini ada program food service dan pergantian bodi bus secara berkala. Namun, sampai perkembangan saat ini, kelas hanya sampai Eksekutif. Sampai saat ini, beberapa armadanya tetap sama dengan pesaingnya.

Lain di New Ismo, armadanya ada yang menggunakan OH 1526.
Di Agra Mas sebagai pemain baru, menggunakan Hino RK-8.

Yuk, kita berbagi ilmu di sini. dari perbandingan yang ada saat ini mulai dari pelayanannya, peminatnya, perspektifnya dan strateginya sampai info terupdate tentang line ini.

Dan mohon maaf apabila info yang saya tampilkan hanya sedikit saja. Hanya sebagian saja yang saya bandingkan di sini dengan informasi yang apa adanya.

Nih foto rivals nya:
Gunung Mulia
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_387.jpg

Tunggal Daya
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_331.jpg

New Ismo
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0077_effected.jpg

Gajah Mungkur
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0112_resize.jpg

Tunggal Dara
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0123_resize.jpg

SSM
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_094.jpg

GMS
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_132.jpg

DEWE7
01-08-2012, 19:49
The legend wonogiri... Reborn...jangan lupa dengan PO satu ini, dgn baksonya yg enak pas kantor pusatnya
PO.SEDYA MULYA
http://i1176.photobucket.com/albums/x337/dewe7/utf-8BSU1HMDA2NTQtMjAxMjAxMDctMTIxMS5qcGc.jpg

dimasss
01-09-2012, 20:20
Permisi Moderator/Admin yang terhormat, perkenankan saya membuat thread ini. Kalau salah, kunci saja.

Salam Bismania.

Saat ini, saya akan membandingkan tentang perspektif pada line Jakarta - Wonogiri ini.

Bila diingat tentang cerita salah satu penumpang pada saat saya menuju ke Jakarta di Kali Banteng saat tour 5 hari Bulan Juni-Juli 2011, beliau beropini sebenarnya salah satu line yang benar benar melegenda yaitu trayek Jakarta - Wonogiri.

Penumpang tersebut menambahkan, setelah adanya Waduk Gajah Mungkur, secara otomatis line kereta api Purwosari (Surakarta) - Baturetno (wonogiri) terputus. Hingga membentuk sebuah jaringan transportasi bus. Seperti misalnya, Tunggal Dara Indonesia Group.

Saya akan mengambil kutipan dari Beberapa sumber di sini (http://www.bismania.com/home/showthread.php?t=3710http://) (tanggal 16 Juli 2010, oleh Mas Boy)


Kemudian, penerus generasi ini sudah mulai berevolusi.
Kutipan sebelumnya, ada yang "tereliminasi", ada yang masih "bertahan sampai sekarang" serta ada pemain baru yang datang menginjak line ini.

New Ismo (generasi baru dari Ismo), Timbul Jaya, Tunggal Daya, Gajah Mungkur, Gajah Mulia Sejahtera (sebelumnya Gajah Mungkur Sejahtera), Tunggal Dara, Tunggal Dara Putera, Aneka Jaya, Pacitan Jaya Putera, Sumba Putra, Serba Mulya, Armada Jaya Putera, Sindoro Satria Mas, Bogor Indah, Purwo Widodo, Purwo Widodo Mulyo, Rosalia Indah (bersaing tahun 90-an sampai 2008, koreksi bila salah), Raya (sama dengan Rosalia Indah), merupakan pemain terpanas di line ini. (kalau ada tambahan dan infonya, silahkan.

Dari perkembangan saat ini, pemain baru dalam line ini ada dalam kancah dunia bus ini. Misalnya saja, Pahala Kencana dan Agra Mas yang baru-baru ini meluncurkan linenya di koridor ini.

Singkat saja,
Perkembangan jenis kelas dan fasilitas semakin menarik perhatian para penumpang di line ini.

Seperti saja GMS, yang baru-baru ini mengganti body, mesin, penempatan food service dan PO inilah yang pertama kali menyediakan food service di Taman Sari 2 (sampai 2009), UUN (2009-sekarang) (arah Wonogiri) dan Sendang Wungu (sampai sekarang - arah Jakarta). Dengan armada 1525 Scorpion King di Kelas Esekutifnya dan pergantian body JetBus AP dan beberapa body di kelas bawahnya dengan armada Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

Gajah Mungkur, Menyediakan kelas BigTop dengan seat 2-1 dengan tetap mengikuti fasilitas yang ada di GMS. Armada yang ditunjukkan sampai saat ini bermesin Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

di Tunggal Dara sendiri, baru-baru ini ada program food service dan pergantian bodi bus secara berkala. Namun, sampai perkembangan saat ini, kelas hanya sampai Eksekutif. Sampai saat ini, beberapa armadanya tetap sama dengan pesaingnya.

Lain di New Ismo, armadanya ada yang menggunakan OH 1526.
Di Agra Mas sebagai pemain baru, menggunakan Hino RK-8.

Yuk, kita berbagi ilmu di sini. dari perbandingan yang ada saat ini sampai info terupdate tentang line ini.

Dan mohon maaf apabila info yang saya tampilkan hanya sedikit saja. Hanya sebagian saja yang saya bandingkan di sini dengan informasi yang apa adanya.

Nih foto rivals nya:
Gunung Mulia
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_387.jpg

Tunggal Daya
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_331.jpg

New Ismo
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0077_effected.jpg

Gajah Mungkur
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0112_resize.jpg

Tunggal Dara
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0123_resize.jpg

SSM
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_094.jpg

GMS
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_132.jpg

ralat: Fajar Big Top menggunakan mesin Mercy 1518 thn 1997

Ismo yg 1526 yg mana ya mas??? belum liat soalnya hhe

DEWE7
01-09-2012, 20:40
Sumba putra..
http://i1176.photobucket.com/albums/x337/dewe7/utf-8BSU1HMDA2OTUtMjAxMjAxMDktMTMzOC5qcGc.jpg

Danar Rock'n Roll
01-09-2012, 22:33
salah satu peremajaan body po Tunggal Dara sr-1 bisnis class

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/378728_1733179345871_1730162478_867206_1937788153_ n.jpg

seatnya

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/408399_1732864057989_1730162478_866983_1077414992_ n.jpg

Lcd Tv

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/403155_1732868578102_1730162478_866993_1389004214_ n.jpg

ruang kemudi

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/382632_1732869138116_1730162478_866994_1567480855_ n.jpg

DEWE7
01-09-2012, 23:42
salah satu peremajaan body po Tunggal Dara sr-1 bisnis class

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/378728_1733179345871_1730162478_867206_1937788153_ n.jpg

seatnya

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc7/408399_1732864057989_1730162478_866983_1077414992_ n.jpg

Lcd Tv

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/403155_1732868578102_1730162478_866993_1389004214_ n.jpg

ruang kemudi

https://fbcdn-sphotos-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/382632_1732869138116_1730162478_866994_1567480855_ n.jpg
Ngeliat SR1 ini pertamakali di tol Tb.Simatupang lb.bulus... Mata seakan tak mau lepas dari pandangan SR1 Tunggal dara..Terus ngikutin dr pinggir tol..
Kangen sama si merah.. Kakak tertua.. Hahahaha

Danar Rock'n Roll
01-10-2012, 21:47
Ngeliat SR1 ini pertamakali di tol Tb.Simatupang lb.bulus... Mata seakan tak mau lepas dari pandangan SR1 Tunggal dara..Terus ngikutin dr pinggir tol..
Kangen sama si merah.. Kakak tertua.. Hahahaha

hahaha..bisa aja si om DW ini ,sebentar lagi akan keluar yg berbody Jetbus garapan rumah sendiri "Revolution" :smile:

EvoTech
01-11-2012, 01:20
ini kan di room Compare and Debate....

Lha ini yang mau di-compare dan mau dijadikan bahan perdebatan itu apa?

Ryan.Agusta
01-11-2012, 07:15
ini kan di room Compare and Debate....

Lha ini yang mau di-compare dan mau dijadikan bahan perdebatan itu apa?

hahahaha, ternyata bukan gw aja yg mengalami masalah serupa.

bedjuno
01-11-2012, 09:21
ini kan di room Compare and Debate....

Lha ini yang mau di-compare dan mau dijadikan bahan perdebatan itu apa?


mungkin TS mo compare beberapa PO asal wonogiri dilihat dari sisi servicenya atau perspektif dari line jakarta - wonogiri hingga saat ini PO mana yang banyak peminatnya. Tapi yang dijelaskan diatas baru sejarah berdirinya PO tersebut CMIIW

fajarjamirobks
01-11-2012, 18:02
mungkin TS mo compare beberapa PO asal wonogiri dilihat dari sisi servicenya atau perspektif dari line jakarta - wonogiri hingga saat ini PO mana yang banyak peminatnya. Tapi yang dijelaskan diatas baru sejarah berdirinya PO tersebut CMIIW
Betul om... Masalah yang dikomparasikan adalah pelayanannya, peminatnya, perspektifnya dan strateginya. (Segera saya edit tulisannya).

Monggo, kalau mau compare tentang hal-hal diatas. Namun, secara indenpenden (tidak saling mengejekan PO lain - hanya sekedar perbandingannya saja) penilaiannya ya.

ivedku
01-13-2012, 16:53
The legend wonogiri... Reborn...jangan lupa dengan PO satu ini, dgn baksonya yg enak pas kantor pusatnya
PO.SEDYA MULYA
http://i1176.photobucket.com/albums/x337/dewe7/utf-8BSU1HMDA2NTQtMjAxMjAxMDctMTIxMS5qcGc.jpg

emang mantap naik sedya mulya om, tapi hati2 kalo naik dari terminal krisak masih banysk calo yang suka nawarin dulu ane masih ingat ketika itu namanya "banjir" sekarang apakah beliau jg masih berprofesi calo bis

ivedku
01-13-2012, 16:57
Sumba putra..
http://i1176.photobucket.com/albums/x337/dewe7/utf-8BSU1HMDA2OTUtMjAxMjAxMDktMTMzOC5qcGc.jpg

cuma bagus tampilan luarnya aja nih, pernah ane naik "nembak" dari krisak dah di dalam turun lagi gara2 seat 2-3 sumpek bangku patas

Iipin Dan Kawan Kawan
01-13-2012, 17:04
Permisi Moderator/Admin yang terhormat, perkenankan saya membuat thread ini. Kalau salah, kunci saja.

Salam Bismania.

Saat ini, saya akan membandingkan tentang perspektif pada line Jakarta - Wonogiri ini.

Bila diingat tentang cerita salah satu penumpang pada saat saya menuju ke Jakarta di Kali Banteng saat tour 5 hari Bulan Juni-Juli 2011, beliau beropini sebenarnya salah satu line yang benar benar melegenda yaitu trayek Jakarta - Wonogiri.

Penumpang tersebut menambahkan, setelah adanya Waduk Gajah Mungkur, secara otomatis line kereta api Purwosari (Surakarta) - Baturetno (wonogiri) terputus. Hingga membentuk sebuah jaringan transportasi bus. Seperti misalnya, Tunggal Dara Indonesia Group.

Saya akan mengambil kutipan dari Beberapa sumber di sini (http://www.bismania.com/home/showthread.php?t=3710http://) (tanggal 16 Juli 2010, oleh Mas Boy)


Kemudian, penerus generasi ini sudah mulai berevolusi.
Kutipan sebelumnya, ada yang "tereliminasi", ada yang masih "bertahan sampai sekarang" serta ada pemain baru yang datang menginjak line ini.

New Ismo (generasi baru dari Ismo), Timbul Jaya, Tunggal Daya, Gajah Mungkur, Gajah Mulia Sejahtera (sebelumnya Gajah Mungkur Sejahtera), Tunggal Dara, Tunggal Dara Putera, Aneka Jaya, Pacitan Jaya Putera, Sumba Putra, Serba Mulya, Armada Jaya Putera, Sindoro Satria Mas, Bogor Indah, Purwo Widodo, Purwo Widodo Mulyo, Rosalia Indah (bersaing tahun 90-an sampai 2008, koreksi bila salah), Raya (sama dengan Rosalia Indah), merupakan pemain terpanas di line ini. (kalau ada tambahan dan infonya, silahkan.

Dari perkembangan saat ini, pemain baru dalam line ini ada dalam kancah dunia bus ini. Misalnya saja, Pahala Kencana dan Agra Mas yang baru-baru ini meluncurkan linenya di koridor ini.

Singkat saja,
Perkembangan jenis kelas dan fasilitas semakin menarik perhatian para penumpang di line ini.

Seperti saja GMS, yang baru-baru ini mengganti body, mesin, penempatan food service dan PO inilah yang pertama kali menyediakan food service di Taman Sari 2 (sampai 2009), UUN (2009-sekarang) (arah Wonogiri) dan Sendang Wungu (sampai sekarang - arah Jakarta). Dengan armada 1525 Scorpion King di Kelas Esekutifnya dan pergantian body JetBus AP dan beberapa body di kelas bawahnya dengan armada Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

Gajah Mungkur, Menyediakan kelas BigTop dengan seat 2-1 dengan tetap mengikuti fasilitas yang ada di GMS. Armada yang ditunjukkan sampai saat ini bermesin Mercedes Benz OH 1521/Intercooler.

di Tunggal Dara sendiri, baru-baru ini ada program food service dan pergantian bodi bus secara berkala. Namun, sampai perkembangan saat ini, kelas hanya sampai Eksekutif. Sampai saat ini, beberapa armadanya tetap sama dengan pesaingnya.

Lain di New Ismo, armadanya ada yang menggunakan OH 1526.
Di Agra Mas sebagai pemain baru, menggunakan Hino RK-8.

Yuk, kita berbagi ilmu di sini. dari perbandingan yang ada saat ini mulai dari pelayanannya, peminatnya, perspektifnya dan strateginya sampai info terupdate tentang line ini.

Dan mohon maaf apabila info yang saya tampilkan hanya sedikit saja. Hanya sebagian saja yang saya bandingkan di sini dengan informasi yang apa adanya.

Nih foto rivals nya:
Gunung Mulia
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_387.jpg

Tunggal Daya
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/2011%20End%20Year%20Bus%20Photography/HATE_331.jpg

New Ismo
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0077_effected.jpg

Gajah Mungkur
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0112_resize.jpg

Tunggal Dara
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Hunting%20Di%20Mana%20Saja/IMG_0123_resize.jpg

SSM
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_094.jpg

GMS
http://i706.photobucket.com/albums/ww69/Fajar100/Touring%20Idul%20Adha%20with%20GMS/IDG_132.jpg


ralat: Fajar Big Top menggunakan mesin Mercy 1518 thn 1997

Ismo yg 1526 yg mana ya mas??? belum liat soalnya hhe

ismo bukan pake 1526 yg evobus tapi pake 1521 XBC apa 1521 NG soalnya pernah masuk ke ciledug .. panel spedometer digital terus pake stir kecil air intake sebelah kiri . pas saya tanya kata kru nya itu 1521 xbc kalo gak salah 4 silinder deh waktu itu kru nya bilang.


http://i1221.photobucket.com/albums/dd465/ipin_scania/272840_1451529584696_1726959139_726112_374036_o.jp g

DEWE7
01-13-2012, 18:40
cuma bagus tampilan luarnya aja nih, pernah ane naik "nembak" dari krisak dah di dalam turun lagi gara2 seat 2-3 sumpek bangku patas

Bener..patas..legacynya juga bangkunya 2-3,, tp td pagi saya liat sumba evobus nya dah beredar lagi melintas d jelambar.. Warnanya jg berubah.. Cream... Tp setidaknya sumba bagus dalam peremajaan... Bagus buat wonogiri yg mulai tergerus body2 tuanya...

DEWE7
01-13-2012, 19:07
emang mantap naik sedya mulya om, tapi hati2 kalo naik dari terminal krisak masih banysk calo yang suka nawarin dulu ane masih ingat ketika itu namanya "banjir" sekarang apakah beliau jg masih berprofesi calo bis


Nawarin ap ved?
Sekedar cerita aja ya PO.Sedya Mulya di kampung saya Manyaran(piji)-Wonogiri.. Era thn 2003 ke bawah, PO.Sedya Mulya begitu merajalela di daerah tersebut, Sayang dulu saya blm tau nama body dr bis jadi ga bisa menjelaskan..piss.. Pada era tersebut salah satu bagian pemasarannya (sebutan era skrg, sebutan dulu sy lupa) bekerja dgn sangat ramah, hampir satu kecamatan kenal baik dgn dia.. Setiap penumpang di jemput dan di anter sampai deket rumah, pelayanan yg bener2 mantap. Sampai saking percayanya sama PO.Sedya Mulya, Tunggal dara, Ismo, Timbul Jaya, Gunung Mulia kesulitan dalam mendapatkan penumpang pada daerah tersebut.
Semua itu berlangsung lama, sampai pada suatu saat, salah satu salesnya tersebut tertangkap karna berjudi, dan yg tragis meninggalnya sang pemilik bus PO.Sedya Mulya (berduka). Semenjak kejadian tersebut, PO.Sedya Mulya mulai turun pamornya dan sampai hampir tidak terdengar kabarnya (bangkrut atau tidak). Dan semenjak itu mulailah masuk PO2 seperti SARI GIRI, SERBA MULYA, Gajah Mungkur, GMS, dll, bagus si, byk pilihan..
Setelah lama saya tak mendengar, saat lebaran kemarin sya juga sengaja lewat depan poll kantor pusat sedya mulya, tidak ramai sperti dulu. Sedih juga, karna Sedya Mulya adalah cikal bakal saya mencintai bus AKAP.
Hari ke hari terus terlewati, sampai akhirnya saya mendapatkan Evobus bertuliskan PO.SEDYA MULYA lewat depan gang rumah saya, ada perasaan hati yg bahagia, lega dan byk lainnya, dalam hati berkata (akhirnya..........).
SEDYA MULYA,miss u my legend

rudi_setiadji
01-14-2012, 09:23
Mas Dwi
mau tanya kalau ga salah sebelumnya di manyaran juga ada bagian pemasaran yang melakukan hal yang sama yaitu PO Jadi Mulyo, apakah ini masih sama dengan pemasarannya PO Sedyo mulyo?

mohon pencerahannya....

DEWE7
01-14-2012, 16:08
Mas Dwi
mau tanya kalau ga salah sebelumnya di manyaran juga ada bagian pemasaran yang melakukan hal yang sama yaitu PO Jadi Mulyo, apakah ini masih sama dengan pemasarannya PO Sedyo mulyo?

mohon pencerahannya....

Oooo iya,si biru PO Jadi Mulyo.. Sampai lupa saya sama itu bus.. Bener mas, cara pemasarannya sama, tp salesnya beda.. Itu Jurusan Kreo Ciledug.. Itu Bus nya kalo jalan bunyi semua bodynya mas, ky engsel pintu mau copot.. Tp klo ga salah bangkrut dan armadanya di beli PO.SERBA MULYA... CMIIW..

jagad 1504
01-15-2012, 21:21
Betul om... Masalah yang dikomparasikan adalah pelayanannya, peminatnya, perspektifnya dan strateginya. (Segera saya edit tulisannya).

Monggo, kalau mau compare tentang hal-hal diatas. Namun, secara indenpenden (tidak saling mengejekan PO lain - hanya sekedar perbandingannya saja) penilaiannya ya.
bagaimana kalo kita compare harga tiket dikelas yg sama dengan fasilitasnya ? sekedar menambahkan...
PO Raya, kelas EXE seat 24 Rp. 175.000,-
seat 28 Rp. 150.000,-
big top Rp. 200.000,-
PO GMS, kelas Exe seat 32 Rp. 145.000,-
kelas SE seat 28 Rp. 160.000,-

dimasss
01-15-2012, 23:38
Nawarin ap ved?
Sekedar cerita aja ya PO.Sedya Mulya di kampung saya Manyaran(piji)-Wonogiri.. Era thn 2003 ke bawah, PO.Sedya Mulya begitu merajalela di daerah tersebut, Sayang dulu saya blm tau nama body dr bis jadi ga bisa menjelaskan..piss.. Pada era tersebut salah satu bagian pemasarannya (sebutan era skrg, sebutan dulu sy lupa) bekerja dgn sangat ramah, hampir satu kecamatan kenal baik dgn dia.. Setiap penumpang di jemput dan di anter sampai deket rumah, pelayanan yg bener2 mantap. Sampai saking percayanya sama PO.Sedya Mulya, Tunggal dara, Ismo, Timbul Jaya, Gunung Mulia kesulitan dalam mendapatkan penumpang pada daerah tersebut.
Semua itu berlangsung lama, sampai pada suatu saat, salah satu salesnya tersebut tertangkap karna berjudi, dan yg tragis meninggalnya sang pemilik bus PO.Sedya Mulya (berduka). Semenjak kejadian tersebut, PO.Sedya Mulya mulai turun pamornya dan sampai hampir tidak terdengar kabarnya (bangkrut atau tidak). Dan semenjak itu mulailah masuk PO2 seperti SARI GIRI, SERBA MULYA, Gajah Mungkur, GMS, dll, bagus si, byk pilihan..
Setelah lama saya tak mendengar, saat lebaran kemarin sya juga sengaja lewat depan poll kantor pusat sedya mulya, tidak ramai sperti dulu. Sedih juga, karna Sedya Mulya adalah cikal bakal saya mencintai bus AKAP.
Hari ke hari terus terlewati, sampai akhirnya saya mendapatkan Evobus bertuliskan PO.SEDYA MULYA lewat depan gang rumah saya, ada perasaan hati yg bahagia, lega dan byk lainnya, dalam hati berkata (akhirnya..........).
SEDYA MULYA,miss u my legend

wah kampungnya sama kaya saya nih di Pijiharjo hhe
BTT

DEWE7
01-16-2012, 14:58
wah kampungnya sama kaya saya nih di Pijiharjo hhe
BTT

Hahaahhh..ketemu di forum.. klo anda merasakan th. 90 ke atas pasti merasakan pelayanan sedya mulya

bedjuno
01-18-2012, 09:06
bagaimana kalo kita compare harga tiket dikelas yg sama dengan fasilitasnya ? sekedar menambahkan...
PO Raya, kelas EXE seat 24 Rp. 175.000,-
seat 28 Rp. 150.000,-
big top Rp. 200.000,-
PO GMS, kelas Exe seat 32 Rp. 145.000,-
kelas SE seat 28 Rp. 160.000,-


Share harga tiket PO. Gajah Mungkur
Executive class seat 30 Rp. 160.000
Big Top Class seat 20 Rp. 190.000

SUHIKAYATNO
02-04-2012, 06:12
Hahaahhh..ketemu di forum.. klo anda merasakan th. 90 ke atas pasti merasakan pelayanan sedya mulya

-
di era tersebut,, keluarga kami menggunakan pelayanan PO Timbul Jaya,, om.. untuk transportasi Kalideres-Solo dan Sumberlawang-Kalideres

mbah_uban
02-05-2012, 03:42
kira2 tahun berapa yah lupa saya,,,
overall dari dulu keluarga saya hanya percaya dgn Tunggal Dara buat mudik ke Purwantoro...
mungkin sekitar tahun 92an dari Harga +- 15rb/20rb(jaman tiketnya masih warna oranye) kelas exclusive selalu jadi sasaran...
mungkin di tahun2 itu wonogirian yg saya tau di isi beberapa kompetitor...
Timbul jaya,,Tunggal dara,,Purwo widodo,,Tunggal daya,,Sedya Mulya...(kalo kurang tambahin yah...)
kalo pas naik tunggal dara kalo lagi jejeran sm Tunggal daya rasanya pengen pindah ke Tunggal daya(karna menurut keluarga saya sih Tunggal daya Bisnya yg paling Woke),...

skip
bener apa salah yah,,PO pertama yg dapet jatah 1x service makan di RM untuk wonogirian itu Gunung Mulia,,koreksi kalo salah yah...

maz_jacx
02-06-2012, 14:43
PO Wonogirian sekarang dah banyak yang gak ke Ponorogo lagi ya, padahal dulu Jakarta-Ponorogo banyak diisi oleh PO Wonogirian......

wahyuaj
02-06-2012, 17:23
kalo yang dari lebak bulus ke purwantoro yang bagus apa ya..? n jam brpa ya..?

Danar Rock'n Roll
02-06-2012, 20:47
-
di era tersebut,, keluarga kami menggunakan pelayanan PO Timbul Jaya,, om.. untuk transportasi Kalideres-Solo dan Sumberlawang-Kalideres

klo keluarga saya selalu Tunggal Dara ,jati-batu retno

Iipin Dan Kawan Kawan
02-07-2012, 10:48
Share harga tiket PO. Gajah Mungkur
Executive class seat 30 Rp. 160.000
Big Top Class seat 20 Rp. 190.000

Share tiket juga .
PO. Laju Prima
Jakarta - Praci Rp. 115.000/120.000 (Vip Class)
Merak - Wonogiri Rp. 140.000 (Vip Class)
Depok - Wonogiri Rp. 115.000 (Vip Class)

mbah_uban
02-07-2012, 14:13
Share tiket juga .
PO. Laju Prima
Jakarta - Praci Rp. 115.000/120.000 (Vip Class)
Merak - Wonogiri Rp. 140.000 (Vip Class)
Depok - Wonogiri Rp. 115.000 (Vip Class)

LP asli wonogiri yah om...??

mbah_uban
02-07-2012, 14:20
kalo yang dari lebak bulus ke purwantoro yang bagus apa ya..? n jam brpa ya..?

banyak om,,
Timbul Jaya,,Armada Jaya Perkasa (masuk LB gak yah??),,Putra Mulya,,Sedya Mulya,,Purwowidodo/PurwoWidodo Mulyo/putro,,Purwo Putro,,Tunggal Dara,,Tunggal Dara Putra,,Gajah Mungkur,,Laju Prima,,Sindoro Satria Mas,, biasanya agak siang antara jam1 siangan,,

GMS di kisaran jam 3/jam 4 sore,,

paling terakhir mungkin Gunung Mulia/Gunung Mulia Putra jam 5 ke atas...

Vip +- 120rb
Exe +- 150rb

Danar Rock'n Roll
02-07-2012, 23:26
banyak om,,
Timbul Jaya,,Armada Jaya Perkasa (masuk LB gak yah??),,Putra Mulya,,Sedya Mulya,,Purwowidodo/PurwoWidodo Mulyo/putro,,Purwo Putro,,Tunggal Dara,,Tunggal Dara Putra,,Gajah Mungkur,,Laju Prima,,Sindoro Satria Mas,, biasanya agak siang antara jam1 siangan,,

GMS di kisaran jam 3/jam 4 sore,,

paling terakhir mungkin Gunung Mulia/Gunung Mulia Putra jam 5 ke atas...

Vip +- 120rb
Exe +- 150rb


ssm belum masuk LB om :) ,TD jatah LB yg exec start jam 2 ,yg bisnis jatah ciputat cuma mampir ^.^ sekitar jam 12.an

Iipin Dan Kawan Kawan
02-08-2012, 10:27
LP asli wonogiri yah om...??

asli apanya om ..
maap gak mudeng hehehe..

jibless75
02-08-2012, 11:29
LP asli wonogiri yah om...??
Sepertinya bukan om.....Lp kan Hiba Utama grup...asli Jakarta CMIIW...

pjka
02-08-2012, 14:22
Bis" jurusan solo-wonogiri berangkatnya dari jakarta saat siang/sore sedang jam plg kerja umumnya pukul 17:00?

angger aprinda
02-08-2012, 15:20
kemaren hari minggu tanggal 5-02-2012,,mau pulang ke jakarta tujuan terminal lebak bulus...mau coba naek bis GSM yg kebetulan gw catet plat mobilnya AD 1420 DG (Gajah Mulia Sejahtera)...
ternyata pelayanan yang bobrok yang gw dapet...berangkat dari wonogiri pukul 14.00 sampe jakarta jam 10.00 pagi...bayangin aja gan,jam 00.00 baru sampe gringsing...mobil mogok dengan berbagai alesan dan yg anehnya nggak ada bantuan dari temen2 GSM yg lain...udah gitu yg lebih ngeselin lagi,,gw diturunin di terminal kampung rambutan dan dikasih duit 5.000 perak sama orang kantor yang ada di cikarang...padahal kondektur bilang ini bis tujuan lebak bulus...dimana tanggung jawab pengelola terhadap kenyamanan penumpang...padahal tertera di depan halaman tiket "MELAYANI PELANGGAN DENGAN PELAYANAN PRIMA"...halah2...ngentut...omong kosong...:genit2:
GSM (GAJAH SULOYO MOGOK)

Iipin Dan Kawan Kawan
02-08-2012, 15:28
Sepertinya bukan om.....Lp kan Hiba Utama grup...asli Jakarta CMIIW...

yup benar Lp ituu bis asli jakarta karena masih dibawah naungan Hiba Grup ..

aris prabowo
02-08-2012, 16:33
kemaren hari minggu tanggal 5-02-2012,,mau pulang ke jakarta tujuan terminal lebak bulus...mau coba naek bis GSM yg kebetulan gw catet plat mobilnya AD 1420 DG (Gajah Mulia Sejahtera)...
ternyata pelayanan yang bobrok yang gw dapet...berangkat dari wonogiri pukul 14.00 sampe jakarta jam 10.00 pagi...bayangin aja gan,jam 00.00 baru sampe gringsing...mobil mogok dengan berbagai alesan dan yg anehnya nggak ada bantuan dari temen2 GSM yg lain...udah gitu yg lebih ngeselin lagi,,gw diturunin di terminal kampung rambutan dan dikasih duit 5.000 perak sama orang kantor yang ada di cikarang...padahal kondektur bilang ini bis tujuan lebak bulus...dimana tanggung jawab pengelola terhadap kenyamanan penumpang...padahal tertera di depan halaman tiket "MELAYANI PELANGGAN DENGAN PELAYANAN PRIMA"...halah2...ngentut...omong kosong...:genit2:
GSM (GAJAH SULOYO MOGOK)

maaf mas... anda salah menempatkan trit, silahkan masukkan di suara konsumen... udah disemprit sama om huda tuh... hihihi...


1. Anda salah room, coba tulis kembali ke suara konsumen agar tertib, oh ya pastikan namanya GMS atau GSM
2. Tolong ceritakan kronologinya dengan jelas karena akan disampaikan ke manajemen
3. Tolong scan tiket
4. Terima kasih

huda
02-08-2012, 18:01
maaf mas... anda salah menempatkan trit, silahkan masukkan di suara konsumen... udah disemprit sama om huda tuh... hihihi...

Terima kasih mas atas bantuannya, saya masih menunggu laporan perjalanan lengkapnya dari yang bersangkutan supaya bisa dijadikan masukan ke manajemen.......

dimasss
02-08-2012, 20:47
kemaren hari minggu tanggal 5-02-2012,,mau pulang ke jakarta tujuan terminal lebak bulus...mau coba naek bis GSM yg kebetulan gw catet plat mobilnya AD 1420 DG (Gajah Mulia Sejahtera)...
ternyata pelayanan yang bobrok yang gw dapet...berangkat dari wonogiri pukul 14.00 sampe jakarta jam 10.00 pagi...bayangin aja gan,jam 00.00 baru sampe gringsing...mobil mogok dengan berbagai alesan dan yg anehnya nggak ada bantuan dari temen2 GSM yg lain...udah gitu yg lebih ngeselin lagi,,gw diturunin di terminal kampung rambutan dan dikasih duit 5.000 perak sama orang kantor yang ada di cikarang...padahal kondektur bilang ini bis tujuan lebak bulus...dimana tanggung jawab pengelola terhadap kenyamanan penumpang...padahal tertera di depan halaman tiket "MELAYANI PELANGGAN DENGAN PELAYANAN PRIMA"...halah2...ngentut...omong kosong...:genit2:
GSM (GAJAH SULOYO MOGOK)

haduh mas mbok ya kalo mau komplain tuh pake bahasa yg sopan sedikit ajah
lagian salah kamar mas kalau mau komplain ada tempatnya sendiri,sudah di sediakan di subforum "suara konsumen"

kalau mogok itu resiko di jalan mas crew mungkin bukan ga punya alasan tapi memang ga tau masalahnya ada dimana

mbah_uban
02-09-2012, 04:57
ssm belum masuk LB om :) ,TD jatah LB yg exec start jam 2 ,yg bisnis jatah ciputat cuma mampir ^.^ sekitar jam 12.an
makasih om udah di koreksi...


asli apanya om ..
maap gak mudeng hehehe..

Sepertinya bukan om.....Lp kan Hiba Utama grup...asli Jakarta CMIIW...
tuh udah saya bold jawabnya om Jibless75,,


kemaren hari minggu tanggal 5-02-2012,,mau pulang ke jakarta tujuan terminal lebak bulus...mau coba naek bis GSM yg kebetulan gw catet plat mobilnya AD 1420 DG (Gajah Mulia Sejahtera)...
ternyata pelayanan yang bobrok yang gw dapet...berangkat dari wonogiri pukul 14.00 sampe jakarta jam 10.00 pagi...bayangin aja gan,jam 00.00 baru sampe gringsing...mobil mogok dengan berbagai alesan dan yg anehnya nggak ada bantuan dari temen2 GSM yg lain...udah gitu yg lebih ngeselin lagi,,gw diturunin di terminal kampung rambutan dan dikasih duit 5.000 perak sama orang kantor yang ada di cikarang...padahal kondektur bilang ini bis tujuan lebak bulus...dimana tanggung jawab pengelola terhadap kenyamanan penumpang...padahal tertera di depan halaman tiket "MELAYANI PELANGGAN DENGAN PELAYANAN PRIMA"...halah2...ngentut...omong kosong...:genit2:
GSM (GAJAH SULOYO MOGOK)

waduh mas,,bolehlah anda kecewa...
tapi tata bahasanya yg baik juga mas,,

asep_setya
02-11-2012, 10:49
-
di era tersebut,, keluarga kami menggunakan pelayanan PO Timbul Jaya,, om.. untuk transportasi Kalideres-Solo dan Sumberlawang-Kalideres




timbul sekarang dah nga masuk sumberlawang yua om....sumberlawang sekarang ada rosin n garuda mas n bogor indah az harta sanjaya saja sekarang udah jarang masuk......

aris prabowo
02-11-2012, 11:30
Dari dulu keluarga besar ibu saya selalu langganan po. Tunggal Dara jika pulang ke Ngadirojo. Karena bisnya memang tepat waktu sampai di tujuan. Walaupun tidak ngeblong, tapi buat mereka cepat sampai tujuan dan tidak bertele-tele adalah sebuah kepuasan... dan dari agen po. Tunggal Dara ngadirojo selalu jadi langganan.

SUHIKAYATNO
02-15-2012, 02:28
timbul sekarang dah nga masuk sumberlawang yua om....sumberlawang sekarang ada rosin n garuda mas n bogor indah az harta sanjaya saja sekarang udah jarang masuk......

betul om,,,
nambah om,,,
yang laris disana garuda mas, kramat djati, safari, era trans,,, (tiket 70-85 ribu)

antume
02-18-2012, 22:28
Akhir tahun kemarin sempet nyobain Sumba Putra berangkat dari Jakarta dan Tunggal Daya Pulang ke Jakarta.

Semua dapat service makan dan pas beli tiket di tawari mau pakai kupon makan atau tidak, rata2 perbedaannya 10rb antara plus makan dan tidak.

mas boy
02-19-2012, 23:02
Nawarin ap ved?
Sekedar cerita aja ya PO.Sedya Mulya di kampung saya Manyaran(piji)-Wonogiri.. Era thn 2003 ke bawah, PO.Sedya Mulya begitu merajalela di daerah tersebut, Sayang dulu saya blm tau nama body dr bis jadi ga bisa menjelaskan..piss.. Pada era tersebut salah satu bagian pemasarannya (sebutan era skrg, sebutan dulu sy lupa) bekerja dgn sangat ramah, hampir satu kecamatan kenal baik dgn dia.. Setiap penumpang di jemput dan di anter sampai deket rumah, pelayanan yg bener2 mantap. Sampai saking percayanya sama PO.Sedya Mulya, Tunggal dara, Ismo, Timbul Jaya, Gunung Mulia kesulitan dalam mendapatkan penumpang pada daerah tersebut.
Semua itu berlangsung lama, sampai pada suatu saat, salah satu salesnya tersebut tertangkap karna berjudi, dan yg tragis meninggalnya sang pemilik bus PO.Sedya Mulya (berduka). Semenjak kejadian tersebut, PO.Sedya Mulya mulai turun pamornya dan sampai hampir tidak terdengar kabarnya (bangkrut atau tidak). Dan semenjak itu mulailah masuk PO2 seperti SARI GIRI, SERBA MULYA, Gajah Mungkur, GMS, dll, bagus si, byk pilihan..
Setelah lama saya tak mendengar, saat lebaran kemarin sya juga sengaja lewat depan poll kantor pusat sedya mulya, tidak ramai sperti dulu. Sedih juga, karna Sedya Mulya adalah cikal bakal saya mencintai bus AKAP.
Hari ke hari terus terlewati, sampai akhirnya saya mendapatkan Evobus bertuliskan PO.SEDYA MULYA lewat depan gang rumah saya, ada perasaan hati yg bahagia, lega dan byk lainnya, dalam hati berkata (akhirnya..........).
SEDYA MULYA,miss u my legend

era tahun 2003 ke bawah, sedya mulya ada yang menggunakan German Motor Banteng (yg kap atas belakangnya naik keatas), Space Liner & Aero Queen....dan yg paling banter / joss jaman itu "model" Morodadi Prima (yg depannya monyong) mesin Mitshubishi Front Engine, kalo gak salah ada juga yg pake karoseri ABC Magelang...yg tentunya dengan dominan warna cokelat...sekitar th itulah (2000an) (Model Space liner) ada revolusi (perubahan) bentuk dan corak type livery Sedya mulya, juga Tunggal Dara (non AC) ada yg pakai warna putih


Oooo iya,si biru PO Jadi Mulyo.. Sampai lupa saya sama itu bus.. Bener mas, cara pemasarannya sama, tp salesnya beda.. Itu Jurusan Kreo Ciledug.. Itu Bus nya kalo jalan bunyi semua bodynya mas, ky engsel pintu mau copot.. Tp klo ga salah bangkrut dan armadanya di beli PO.SERBA MULYA... CMIIW..

Yup, kantong penumpang PO. Jadi Mulyo saat itu : adalah wilayah KREO-Wuryantoro, dimana banyak warga wuryantoro-Praci (wonogiri selatan) tinggal di wilayah itu. untuk armada di jual ke SERBA MULYA, setau sy sih gak ada om. Jadi Mulyo setau sy ada 4 unit : 2 mesin OF, 1 mesin belakang tp body mirip Morodadi Prima (yg model depan monyong), hy gak ngeh saat itu model karoseri mana, dan 1 lagi yang paling keren model German Motor Banteng (yg belakangnya naik keatas). dimana jadi Mulyo ini (CMIIW) masih bersaudara dengan Dwi Mulyo, Selokaton, Joko Mudo. utk Dwi Mulyo, saat ini masih beroperasi bis bumel di Solo Raya. nah juga dulu sih pernah denger...Joko Mudo "katanya" ada hubungan saudara dengan PO WASIS.

Untuk pasaran wonogiri Selatan saat itu yg paling rame penilaian LEBAY sy:


(tuan rumah) Purwo widodo (praci), bisnya non AC bagus" malahan ada yg pakai 3 wiper, sayangnya kelamaan ngetem di krisak.
Tunggal Daya, dengan bonus teh botol di kantor pusat ngadirojo. busnya saat itu juga SANGAT BAGUS, baik non ac, VIP & EXECUTIVE, sampai membuka trayek JOGJA
Sedya Mulya, tak ada yg special, tp larinya sangat kenceng (saingannya Timbul Jaya), ternyata orang dulu pun suka dengan yang namanya BIS MALAM CEPAT.
Tunggal Dara, sebelum meledak dengan armada barunya, PO satu ini masih sangat sedikit mendapat tempat di hati para urban wonogiri selatan, termasuk ortu saya.
Jadi Mulyo (tuan rumah yg hilang), awalnya penumpang ini lumayan banyak, namun dr sistem yg smpi jakarta (sangat siang...PULO GADUNG), bisa jam 7-9 pagi, sehingga PO ini lama kelamaan ditinggal pelanggannya, bayangkan dengan Tunggal Daya, Purwo, Sedya Mulya, Tunggal Dara yg sampai Pulo Gadung bisa jam 01-04 pagi.



Mas Dwi
mau tanya kalau ga salah sebelumnya di manyaran juga ada bagian pemasaran yang melakukan hal yang sama yaitu PO Jadi Mulyo, apakah ini masih sama dengan pemasarannya PO Sedyo mulyo?

mohon pencerahannya....

bagian pemasaran PO Jadi Mulyo utk Wuryantoro-Manyaran-Eromoko kl gak salah dulu di bawah kendali ibu Kristin.

@rya
02-23-2012, 03:28
sangat sulit membandingkan harga tiket dengan kelas yang didapatkan, misal kelas yg sama tapi harga berbeda karena perbedaan jumlah kursi, perbedaan layanan dan lainnya, harusnya ini jadi domain pemerintah untuk menerbitkan regulasi standar pelayanan bus, misal ;
kelas ekonomi = 50 seat, AC, non servis makan, non toilet,
kelas patas = 36 seat, ac, toilet, non servis makan,
kelas bisnis = 32 seat, makan, ac, toilet, makan, tv
kelas eksekutif=28 seat, makan, ac, toilet, foot rest, leg rest, selimut, bantal, tv
kelas super eksekutif = formasi 2-1 dengan seat 21 layanan diatas eksekutif, multimedia

setelah adanya regulasi tersebut makan dapat ditentukan besaran tarif dengan batasan atas bawah misal; eksekutif antara Rp 150.000 - Rp 160.000, dengan harga bawah sesuai standar regulasi sedang harga atas karena ada tambahan layanan misal ada snack atau makan 2x

dimungkinkan juga standar regulasi menyangkut kenyamanan bus, misal kelas super eksekutif harus pakai air suspension.

rizky permadi
03-22-2012, 00:38
era tahun 2003 ke bawah, sedya mulya ada yang menggunakan German Motor Banteng (yg kap atas belakangnya naik keatas), Space Liner & Aero Queen....dan yg paling banter / joss jaman itu "model" Morodadi Prima (yg depannya monyong) mesin Mitshubishi Front Engine, kalo gak salah ada juga yg pake karoseri ABC Magelang...yg tentunya dengan dominan warna cokelat...sekitar th itulah (2000an) (Model Space liner) ada revolusi (perubahan) bentuk dan corak type livery Sedya mulya, juga Tunggal Dara (non AC) ada yg pakai warna putih



Yup, kantong penumpang PO. Jadi Mulyo saat itu : adalah wilayah KREO-Wuryantoro, dimana banyak warga wuryantoro-Praci (wonogiri selatan) tinggal di wilayah itu. untuk armada di jual ke SERBA MULYA, setau sy sih gak ada om. Jadi Mulyo setau sy ada 4 unit : 2 mesin OF, 1 mesin belakang tp body mirip Morodadi Prima (yg model depan monyong), hy gak ngeh saat itu model karoseri mana, dan 1 lagi yang paling keren model German Motor Banteng (yg belakangnya naik keatas). dimana jadi Mulyo ini (CMIIW) masih bersaudara dengan Dwi Mulyo, Selokaton, Joko Mudo. utk Dwi Mulyo, saat ini masih beroperasi bis bumel di Solo Raya. nah juga dulu sih pernah denger...Joko Mudo "katanya" ada hubungan saudara dengan PO WASIS.

Untuk pasaran wonogiri Selatan saat itu yg paling rame penilaian LEBAY sy:


(tuan rumah) Purwo widodo (praci), bisnya non AC bagus" malahan ada yg pakai 3 wiper, sayangnya kelamaan ngetem di krisak.
Tunggal Daya, dengan bonus teh botol di kantor pusat ngadirojo. busnya saat itu juga SANGAT BAGUS, baik non ac, VIP & EXECUTIVE, sampai membuka trayek JOGJA
Sedya Mulya, tak ada yg special, tp larinya sangat kenceng (saingannya Timbul Jaya), ternyata orang dulu pun suka dengan yang namanya BIS MALAM CEPAT.
Tunggal Dara, sebelum meledak dengan armada barunya, PO satu ini masih sangat sedikit mendapat tempat di hati para urban wonogiri selatan, termasuk ortu saya.
Jadi Mulyo (tuan rumah yg hilang), awalnya penumpang ini lumayan banyak, namun dr sistem yg smpi jakarta (sangat siang...PULO GADUNG), bisa jam 7-9 pagi, sehingga PO ini lama kelamaan ditinggal pelanggannya, bayangkan dengan Tunggal Daya, Purwo, Sedya Mulya, Tunggal Dara yg sampai Pulo Gadung bisa jam 01-04 pagi.



Yang di jogja itu parwis nya mas,
Tapi tunggal daya memang bagus pelayanan nya, saya pernah ketemu sama owner nya ( pak tardi ) ramah banget, pertama-tama saya kira tukang sapu, karena cuma sarungan doang hehehehe

Tapi penumpang wonogiri adalah penumpang yang loyal terhadap PO yang dia sukai,
Jadi setiap PO, pasti sudah punya pelanggan tetap .

mas boy
03-23-2012, 10:34
Yang di jogja itu parwis nya mas,
Tapi tunggal daya memang bagus pelayanan nya, saya pernah ketemu sama owner nya ( pak tardi ) ramah banget, pertama-tama saya kira tukang sapu, karena cuma sarungan doang hehehehe

Tapi penumpang wonogiri adalah penumpang yang loyal terhadap PO yang dia sukai,
Jadi setiap PO, pasti sudah punya pelanggan tetap .

yg parwis jogja anaknya om....yg akap tetap ayahnya...

rizky permadi
03-23-2012, 14:53
yg parwis jogja anaknya om....yg akap tetap ayahnya...

Pak pungki namanya kalo gak salah om

AgoLsantoso
08-30-2012, 17:33
The legend wonogiri... Reborn...jangan lupa dengan PO satu ini, dgn baksonya yg enak pas kantor pusatnya
PO.SEDYA MULYA
http://i1176.photobucket.com/albums/x337/dewe7/utf-8BSU1HMDA2NTQtMjAxMjAxMDctMTIxMS5qcGc.jpg

Wah dah lama ga ke kantor pusat Po.Legend yang satu ini ... sebelah mananya tuh bakso Wuenaknya ..heheheee .. Lupa ....

nandatama
09-12-2012, 16:45
Jakarta - Wonogiri memang banyak pilihan busnya ,,
tapi kebanyakan via Salatiga ,,,,jarang sekali yang via Ambarawa ....
musti turun di terminal Bawen buat oper
kenapa ya ..???

Cah Simo
09-26-2012, 21:47
Jakarta - Wonogiri memang banyak pilihan busnya ,,
tapi kebanyakan via Salatiga ,,,,jarang sekali yang via Ambarawa ....
musti turun di terminal Bawen buat oper
kenapa ya ..???

waah kalo jkt-wngiri lwt ambarawa gimana jalurnya om?? coba diurutkan logis gk? kan jadi trayek aneh donk...

mas boy
09-27-2012, 09:23
waah kalo jkt-wngiri lwt ambarawa gimana jalurnya om?? coba diurutkan logis gk? kan jadi trayek aneh donk...

sama aja spt...JKT-BANDUNG...lewat Cirebon...*Garuk-garuk kepala nih

nandatama
09-27-2012, 10:45
waah kalo jkt-wngiri lwt ambarawa gimana jalurnya om?? coba diurutkan logis gk? kan jadi trayek aneh donk...

dari bawen-ambarawa-secang-jogja-klaten-wonogiri *garuk-garuk kepala

intinya : sebenernya saya ngiri om ..... banyak bis2 yang berangkat dari wonogiri yang kelas SE keatas , sedangkan yang berangkat dari yogya via ambarawa cuma kelas exe kebawah aja , itupun pilihannya gak banyak .... sori OOT

tenorra.prima
12-06-2012, 15:37
sebenarnya kl kembali menelusuri sejarah transportasi bus terutama untuk trayek wonogiri - jakarta, ini tidak pernah terlepas dari besarnya angka urbanisasi penduduk wonogiri yang notabene sebagian besar menjadikan ibukota jakarta sebagai tujuan utamanya. berawal dari zaman orde baru, dimana sentralisasi kekuasaan dan modal mulai di gagas di ibukota. metropolitanisasi jakarta yg semakin hari semakin massif akhirnya bagai kan magnet yang menarik para perantau untuk datang. berhubung memang pada kenyataannya secara geografis wonogiri adalah daerah yang sebagian wilayahnya adalah tanah yang tandus dan gersang dan kurang memungkinkan untuk di olah secara agraris (pertanian) maka sektor perdagangan lah yang kiranya menjadi harapan bagi 'wonogirian' dan jakarta dg perputaran uangnya yang dahsyat adalah kutub penariknya. nah....lambat laun dengan semakin banyaknya jumlah para kaum urban inilah yang lalu menjadi semacam trigger bagi para pemilik modal lokal untuk kemudian mencoba untuk memfasilitasinya dengan trayek bus wonogiri - jakarta, yang justru di kemudian hari menjadi booming dan bahkan pernah mencitrakan kabupaten wonogiri sebagai kota bus. dengan sejarah "per-bis-an'' yang cukup panjang itulah maka tidak mengherankan apa bila pada saat ini grade/kelas armada bis yang melayani trayek wonogiri begitu beragam, baik itu dari PO lokal maupun yang inter-lokal. CMIIW

ares
12-06-2012, 16:21
sebenarnya kl kembali menelusuri sejarah transportasi bus terutama untuk trayek wonogiri - jakarta, ini tidak pernah terlepas dari besarnya angka urbanisasi penduduk wonogiri yang notabene sebagian besar menjadikan ibukota jakarta sebagai tujuan utamanya. berawal dari zaman orde baru, dimana sentralisasi kekuasaan dan modal mulai di gagas di ibukota. metropolitanisasi jakarta yg semakin hari semakin massif akhirnya bagai kan magnet yang menarik para perantau untuk datang. berhubung memang pada kenyataannya secara geografis wonogiri adalah daerah yang sebagian wilayahnya adalah tanah yang tandus dan gersang dan kurang memungkinkan untuk di olah secara agraris (pertanian) maka sektor perdagangan lah yang kiranya menjadi harapan bagi 'wonogirian' dan jakarta dg perputaran uangnya yang dahsyat adalah kutub penariknya. nah....lambat laun dengan semakin banyaknya jumlah para kaum urban inilah yang lalu menjadi semacam trigger bagi para pemilik modal lokal untuk kemudian mencoba untuk memfasilitasinya dengan trayek bus wonogiri - jakarta, yang justru di kemudian hari menjadi booming dan bahkan pernah mencitrakan kabupaten wonogiri sebagai kota bus. dengan sejarah "per-bis-an'' yang cukup panjang itulah maka tidak mengherankan apa bila pada saat ini grade/kelas armada bis yang melayani trayek wonogiri begitu beragam, baik itu dari PO lokal maupun yang inter-lokal. CMIIW

mantep bgt analisisnya om..
menjelaskan kenapa banyak bakso wonogiri di jakarta :biggrin::biggrin::biggrin:

tenorra.prima
12-08-2012, 14:51
mantep bgt analisisnya om..
menjelaskan kenapa banyak bakso wonogiri di jakarta :biggrin::biggrin::biggrin:

:matabelo::smiley_couple:......hehehehehee.....ben er tuch Om, emg kira2 history nya begitu, paling gak saya khan juga lahir dan besar di sana, meski sekarang tak lagi berpaspor wonogiren....

tenorra.prima
12-08-2012, 15:00
kalau boleh usul usil......selayaknya thread ini di beri tajuk ''WONOGIRI - JAKARTA, THE HOLY LINE OF JAVA'':redface::redface::redface::redface::redface :

Interneste_Benz
12-08-2012, 15:02
sebenarnya kl kembali menelusuri sejarah transportasi bus terutama untuk trayek wonogiri - jakarta, ini tidak pernah terlepas dari besarnya angka urbanisasi penduduk wonogiri yang notabene sebagian besar menjadikan ibukota jakarta sebagai tujuan utamanya. berawal dari zaman orde baru, dimana sentralisasi kekuasaan dan modal mulai di gagas di ibukota. metropolitanisasi jakarta yg semakin hari semakin massif akhirnya bagai kan magnet yang menarik para perantau untuk datang. berhubung memang pada kenyataannya secara geografis wonogiri adalah daerah yang sebagian wilayahnya adalah tanah yang tandus dan gersang dan kurang memungkinkan untuk di olah secara agraris (pertanian) maka sektor perdagangan lah yang kiranya menjadi harapan bagi 'wonogirian' dan jakarta dg perputaran uangnya yang dahsyat adalah kutub penariknya. nah....lambat laun dengan semakin banyaknya jumlah para kaum urban inilah yang lalu menjadi semacam trigger bagi para pemilik modal lokal untuk kemudian mencoba untuk memfasilitasinya dengan trayek bus wonogiri - jakarta, yang justru di kemudian hari menjadi booming dan bahkan pernah mencitrakan kabupaten wonogiri sebagai kota bus. dengan sejarah "per-bis-an'' yang cukup panjang itulah maka tidak mengherankan apa bila pada saat ini grade/kelas armada bis yang melayani trayek wonogiri begitu beragam, baik itu dari PO lokal maupun yang inter-lokal. CMIIW

Ulasannya singkat, padat, jelas, dan mantab tenan iki. jadi tambah ilmu om. hehehe..


mantep bgt analisisnya om..
menjelaskan kenapa banyak bakso wonogiri di jakarta :biggrin::biggrin::biggrin:

Boleh jadi ini yang saya bold salah sebab yang menyebabkan boomingnya munculnya po Wonogirian. Yah walau ga sebagus Po asal Muria Raya yang seperti sekarang.

tenorra.prima
12-12-2012, 15:49
Ulasannya singkat, padat, jelas, dan mantab tenan iki. jadi tambah ilmu om. hehehe..



Boleh jadi ini yang saya bold salah sebab yang menyebabkan boomingnya munculnya po Wonogirian. Yah walau ga sebagus Po asal Muria Raya yang seperti sekarang.

secara umum emg kondisinya kurang lebih seperti itu mas, seiring dengan perubahan zaman, moda transportasi bus antarkota yang pada awalnya adalah andalan utama bagi para urban ''wonogiren'' mulai mendapat pesaing sengit, hal ini tentu saja mengingat lokasi wonogiri yang sangat dekat dengan kota solo yang tidak seperti daerah2 sekitar muria raya (red;maaf. yang jauh dari akses kereta api bisnis/executive dan juga penerbangan domestic low fares yang suka mengobral harga tiketnya scr gila2an) sehingga akhirnya para urban yang sdh sekian puluh tahun malang melintang di ibukota dan tentunya sdh tak terhitung jumlahnya yg kemudian secara ekonomi sudah meningkat pesat akhirnya mulai ''selingkuh''. itu lah yang selalu menjadi keyakinan utama saya mengapa trayek wonogiri-jakarta sudah tak semeriah dulu lagi. kondisi di muria raya saat ini mungkin bisa jadi gambaran betapa gegap gempitanya wonogiri-jakarta di era 80-90 an silam.....bangga bgt kl inget jmn dulu....hehehehehehe

imung
12-12-2012, 16:02
secara umum emg kondisinya kurang lebih seperti itu mas, seiring dengan perubahan zaman, moda transportasi bus antarkota yang pada awalnya adalah andalan utama bagi para urban ''wonogiren'' mulai mendapat pesaing sengit, hal ini tentu saja mengingat lokasi wonogiri yang sangat dekat dengan kota solo yang tidak seperti daerah2 sekitar muria raya (red;maaf. yang jauh dari akses kereta api bisnis/executive dan juga penerbangan domestic low fares yang suka mengobral harga tiketnya scr gila2an) sehingga akhirnya para urban yang sdh sekian puluh tahun malang melintang di ibukota dan tentunya sdh tak terhitung jumlahnya yg kemudian secara ekonomi sudah meningkat pesat akhirnya mulai ''selingkuh''. itu lah yang selalu menjadi keyakinan utama saya mengapa trayek wonogiri-jakarta sudah tak semeriah dulu lagi. kondisi di muria raya saat ini mungkin bisa jadi gambaran betapa gegap gempitanya wonogiri-jakarta di era 80-90 an silam.....bangga bgt kl inget jmn dulu....hehehehehehe

Pendapatnya sangat setuju mas, malah kemungkinan line jakarta-wonogiri atau sebaliknya pada saat itu merupakan line terpadat dan terbanyak di jawa ya mas...

estu
12-12-2012, 16:02
WONOGIRI-JAKARTA, semacam masterpiece nya dunia perbisan di Jawa.

maz_jacx
12-13-2012, 08:08
secara umum emg kondisinya kurang lebih seperti itu mas, seiring dengan perubahan zaman, moda transportasi bus antarkota yang pada awalnya adalah andalan utama bagi para urban ''wonogiren'' mulai mendapat pesaing sengit, hal ini tentu saja mengingat lokasi wonogiri yang sangat dekat dengan kota solo yang tidak seperti daerah2 sekitar muria raya (red;maaf. yang jauh dari akses kereta api bisnis/executive dan juga penerbangan domestic low fares yang suka mengobral harga tiketnya scr gila2an) sehingga akhirnya para urban yang sdh sekian puluh tahun malang melintang di ibukota dan tentunya sdh tak terhitung jumlahnya yg kemudian secara ekonomi sudah meningkat pesat akhirnya mulai ''selingkuh''. itu lah yang selalu menjadi keyakinan utama saya mengapa trayek wonogiri-jakarta sudah tak semeriah dulu lagi. kondisi di muria raya saat ini mungkin bisa jadi gambaran betapa gegap gempitanya wonogiri-jakarta di era 80-90 an silam.....bangga bgt kl inget jmn dulu....hehehehehehe

di jaman kejayaannya, PO2 Wonogirian memang bener2 sangat kompetitif, bahkan tidak hanya jago di kandang Wonogiri Area, namun PO Wonogirian juga sangat ekspansif dengan menggarap pasar tetangga Kabupaten-nya yaitu jalur Ponorogo-Jakarta yang kala itu mayoritas dikuasai oleh PO2 asal Wonogiri.

tenorra.prima
12-13-2012, 11:47
demikianlah sodara2 semuanya...berbanding lurus dengan semakin berkembangnya bisnis maka keinginan untuk ekspansi tentu saja mulai muncul. akhirnya muncullah trayek ponorogo - madiun - jakarta, semarang - bali, jogja - bali, wonogiri - trans sumatra, dll.

tenorra.prima
12-13-2012, 12:09
dengan segala macam kendala dan tantangan yang saat ini dihadapi, seharusnya justru menjadi semacam cambuk yang akan menjadi motivasi bagi para pelaku bisnis PO di wonogiri untuk semakin mengembangkan diri, berkembang dan menyesuaikan keadaan dan kebutuhan jaman. dalam era postmodern dunia bisnis yang semakin kompetitif dan ''kejam'' mereka para pengelola PO tak boleh lagi hanya menjalankan roda bisnis nya dalam buaian kejayaan masa lalu yang telah lewat. kemauan bersama untuk maju, berkompetisi dan bersinergi dengan semangat gotong royong khas wonogiri pasti akan dengan sangat meyakinkan akan mengembalikan kejayaan itu.bahwa sebenarnya service yang ada saat ini masih jauh sekali dari kata maksimal, customer satisfaction guarantee adalah sila pertama alias keTuhanan yang maha esa -nya pelayanan. boleh lah kira2 sedikit bercermin pada salah satu maskapai penerbangan dari negeri jiran yang seolah2 menjadikan yang nggak mungkin menjadi mungkin, impossible is nothing. bukan bermaksud sama sekali untuk seoalah2 menggurui pada para maestro bisnis transportasi yang tentunya sdh makan asam-garamnya selama beberapa dekade, ini cuman uneg2 saya pribadi, pengguna dan pecinta moda transportasi darat ''bus trayek wonogiri - jakarta'' yang legendaris itu yang sungguh dengan tulus hati selalu saya banggakan......hehehehehehehehehe:redface::redface ::redface::redface::redface:

pam242
12-17-2012, 17:25
Memang secara jujur harus saya akui kelemahan bis2 wonogiren adalah lambatnya proses peremajaan bus, sehingga banyak bus2 tua yang masih dipake hingga sekarang, akhirnya klo sudah begitu mau tidak mau penumpang yang harus dikorbankan. Para pengurus PO pun sepertinya tau karakteristik penumpang wonogiri yang sulit untuk berpaling ke PO lain walaupun rumput tetangga lebih hijau, dan itu membuat banyak PO yang akhirnya enggan melakukan peremajaan bus-bus yang sudah tua.

Namun saya bersyukur akhirnya beberapa PO wonogiren mulai aktif berbenah, dipelopori oleh GMS, saat ini TD,TDP, GM, sedya mulya juga mulai menampakkan wajah barunya. semoga yang lainnya juga ikut menyusul terutama PO langganan keluarga saya si Tunggal Daya yang semakin lama semakin redup sinarnya.

Apalagi line wonogiri makin panas dengan masuknya SSM, LP, PK, Agra Mas. Klo tidak ada peremajaan armada, PO asli wonogiri bisa tergusur dengan PO pendatang

vals
12-18-2012, 07:36
Memang secara jujur harus saya akui kelemahan bis2 wonogiren adalah lambatnya proses peremajaan bus, sehingga banyak bus2 tua yang masih dipake hingga sekarang, akhirnya klo sudah begitu mau tidak mau penumpang yang harus dikorbankan. Para pengurus PO pun sepertinya tau karakteristik penumpang wonogiri yang sulit untuk berpaling ke PO lain walaupun rumput tetangga lebih hijau, dan itu membuat banyak PO yang akhirnya enggan melakukan peremajaan bus-bus yang sudah tua.

Namun saya bersyukur akhirnya beberapa PO wonogiren mulai aktif berbenah, dipelopori oleh GMS, saat ini TD,TDP, GM, sedya mulya juga mulai menampakkan wajah barunya. semoga yang lainnya juga ikut menyusul terutama PO langganan keluarga saya si Tunggal Daya yang semakin lama semakin redup sinarnya.

Apalagi line wonogiri makin panas dengan masuknya SSM, LP, PK, Agra Mas. Klo tidak ada peremajaan armada, PO asli wonogiri bisa tergusur dengan PO pendatang

Mas pam untuk langganan anda Tunggal Daya sekarang juga sudah berbenah dengan adanya armada baru bermesin baru Hino RK 4 unit berbaju 2 Legacy SR1,2 phoenix GX dan juga Mercy intercooller 3 berbaju legacy SR dan 3 phoenix GX tunggu armada baru lagi dari Tunggal Daya...

mas boy
12-18-2012, 12:46
Memang secara jujur harus saya akui kelemahan bis2 wonogiren adalah lambatnya proses peremajaan bus, sehingga banyak bus2 tua yang masih dipake hingga sekarang, akhirnya klo sudah begitu mau tidak mau penumpang yang harus dikorbankan. Para pengurus PO pun sepertinya tau karakteristik penumpang wonogiri yang sulit untuk berpaling ke PO lain walaupun rumput tetangga lebih hijau, dan itu membuat banyak PO yang akhirnya enggan melakukan peremajaan bus-bus yang sudah tua.

Namun saya bersyukur akhirnya beberapa PO wonogiren mulai aktif berbenah, dipelopori oleh GMS, saat ini TD,TDP, GM, sedya mulya juga mulai menampakkan wajah barunya. semoga yang lainnya juga ikut menyusul terutama PO langganan keluarga saya si Tunggal Daya yang semakin lama semakin redup sinarnya.

Apalagi line wonogiri makin panas dengan masuknya SSM, LP, PK, Agra Mas. Klo tidak ada peremajaan armada, PO asli wonogiri bisa tergusur dengan PO pendatang

untuk AGRA MAS, ini bus asli wonogiri om, dimana semua trayek tujuan solo area yg awalnya milik giri indah kini dimiliki oleh saudara kandungnya sendiri...


dengan segala macam kendala dan tantangan yang saat ini dihadapi, seharusnya justru menjadi semacam cambuk yang akan menjadi motivasi bagi para pelaku bisnis PO di wonogiri untuk semakin mengembangkan diri, berkembang dan menyesuaikan keadaan dan kebutuhan jaman. dalam era postmodern dunia bisnis yang semakin kompetitif dan ''kejam'' mereka para pengelola PO tak boleh lagi hanya menjalankan roda bisnis nya dalam buaian kejayaan masa lalu yang telah lewat. kemauan bersama untuk maju, berkompetisi dan bersinergi dengan semangat gotong royong khas wonogiri pasti akan dengan sangat meyakinkan akan mengembalikan kejayaan itu.bahwa sebenarnya service yang ada saat ini masih jauh sekali dari kata maksimal, customer satisfaction guarantee adalah sila pertama alias keTuhanan yang maha esa -nya pelayanan. boleh lah kira2 sedikit bercermin pada salah satu maskapai penerbangan dari negeri jiran yang seolah2 menjadikan yang nggak mungkin menjadi mungkin, impossible is nothing. bukan bermaksud sama sekali untuk seoalah2 menggurui pada para maestro bisnis transportasi yang tentunya sdh makan asam-garamnya selama beberapa dekade, ini cuman uneg2 saya pribadi, pengguna dan pecinta moda transportasi darat ''bus trayek wonogiri - jakarta'' yang legendaris itu yang sungguh dengan tulus hati selalu saya banggakan......hehehehehehehehehe:redface::redface ::redface::redface::redface:


menjawab 2 koment diatas :
- Benar yg telah diutaran om senior semua diatas : tapi harus digaris bawahi :
1. Ada suatu transformasi dari kepemilikian "warisan" dimana "pemain lama" sudah "lelah" dan diserahkan kepada pemain baru (generasinya). Dimana pemain baru ini harus mengelola dan meneruskan system, tata cara, kamus, armada dll dengan keadaan dan kondisi yang ada. RUMIT...PASTI...
GENRE ini dihadapkan pada 2 sisi mata uang, pilih angka...butuh modal besar, pilih gambar pasti akan tertinggal.

2. Memisahkan karena kebutuhan & profesionalisme.
Dinasty TUNGGAL DARA: yang awalnya didirikan oleh owner GMS (saat ini) & owner TUNGGAL DARA (alm).
suatu "pemecahan" yang pastinya butuh tata ulang kembali dari NOL. Ini butuh proses, bukan berarti tidak ingin mengambil armada baru, tapi semua pastinya ada hitungan. satu PO membangun infrastrukturnya dahulu, 1 PO langsung menggebrak dengan Unit baru diiringi dengan infrastruktur guna mendukung semua program yg telah direncanakan.

3. GENRE tak minat.
pembelajaran selama ortunya owner, mungkin sang ortunya menyekolahkan anaknya kelak hingga sekolah tinggi, sehingga ortunya berpesan: gak usah main di PO. jadi dokter aja atau pejabat aja, di PO resikonya besar, pemikirannya banyak, dll...ya karena pelayanan publik menghadapi ratusan orang tiap harinya. sehingga di PO itu hanya sebagai "KESIBUKAN" aja. sampai pada akhirnya nanti....tak beroperasi lagi. dengan asumsi : trayek dan unit dijual.

sedikit gambaran :
dari dulu juga banyak kok po non wonogiri masuk daerah wonogiri :
- Joko Mudo, Ratna, Appolo, Sendang Mas, Mustika Jaya Baru, Dwi jaya, Dwi Mulyo, dll, Rosin, ALS, Muncul, Raya, Mulyo Indah
tulisan merah sudah tidak ada lagi....

perbandingan dengan saat ini : SSM, PK, Aneka jaya, LP....coba hitung perbandingannya...

utk GMS sendiri, peremajaan Unit serta penambahan sudah dicanangkan jauh-jauh hari sejak memisahkan demi kebutuhan dan keprofesionalan. namun semua juga bertahap, dari persiapan mekanik guna mengetahui type mesin elektrik yang kedepannya GMS pasti akan mengambil type mesin ini (dan kini sudah ada), merubah pakem wonogiri, (lost solar, anti sarkawi dll), prasmanan (pertamax di wng), dukungan infrastruktur yang tidak murah, dll....dan kini sudah berjalan, dan tetap terus memperbaiki segala kekurangan yang ada.

memang perbandingan gak akan ada habisnya, seperti sebuah lingkaran, gak ada sudut akhir. tetapi setidaknya 1 langkah kedepan sudah dilakukan dan kan maju 2 langkah lagi...lihat nanti...

mas boy
12-18-2012, 12:53
Memang secara jujur harus saya akui kelemahan bis2 wonogiren adalah lambatnya proses peremajaan bus, sehingga banyak bus2 tua yang masih dipake hingga sekarang, akhirnya klo sudah begitu mau tidak mau penumpang yang harus dikorbankan. Para pengurus PO pun sepertinya tau karakteristik penumpang wonogiri yang sulit untuk berpaling ke PO lain walaupun rumput tetangga lebih hijau, dan itu membuat banyak PO yang akhirnya enggan melakukan peremajaan bus-bus yang sudah tua.

Namun saya bersyukur akhirnya beberapa PO wonogiren mulai aktif berbenah, dipelopori oleh GMS, saat ini TD,TDP, GM, sedya mulya juga mulai menampakkan wajah barunya. semoga yang lainnya juga ikut menyusul terutama PO langganan keluarga saya si Tunggal Daya yang semakin lama semakin redup sinarnya.

Apalagi line wonogiri makin panas dengan masuknya SSM, LP, PK, Agra Mas. Klo tidak ada peremajaan armada, PO asli wonogiri bisa tergusur dengan PO pendatang

untuk AGRA MAS, ini bus asli wonogiri om, dimana semua trayek tujuan solo area yg awalnya milik giri indah kini dimiliki oleh saudara kandungnya sendiri...


dengan segala macam kendala dan tantangan yang saat ini dihadapi, seharusnya justru menjadi semacam cambuk yang akan menjadi motivasi bagi para pelaku bisnis PO di wonogiri untuk semakin mengembangkan diri, berkembang dan menyesuaikan keadaan dan kebutuhan jaman. dalam era postmodern dunia bisnis yang semakin kompetitif dan ''kejam'' mereka para pengelola PO tak boleh lagi hanya menjalankan roda bisnis nya dalam buaian kejayaan masa lalu yang telah lewat. kemauan bersama untuk maju, berkompetisi dan bersinergi dengan semangat gotong royong khas wonogiri pasti akan dengan sangat meyakinkan akan mengembalikan kejayaan itu.bahwa sebenarnya service yang ada saat ini masih jauh sekali dari kata maksimal, customer satisfaction guarantee adalah sila pertama alias keTuhanan yang maha esa -nya pelayanan. boleh lah kira2 sedikit bercermin pada salah satu maskapai penerbangan dari negeri jiran yang seolah2 menjadikan yang nggak mungkin menjadi mungkin, impossible is nothing. bukan bermaksud sama sekali untuk seoalah2 menggurui pada para maestro bisnis transportasi yang tentunya sdh makan asam-garamnya selama beberapa dekade, ini cuman uneg2 saya pribadi, pengguna dan pecinta moda transportasi darat ''bus trayek wonogiri - jakarta'' yang legendaris itu yang sungguh dengan tulus hati selalu saya banggakan......hehehehehehehehehe:redface::redface ::redface::redface::redface:


menjawab 2 koment diatas :
- Benar yg telah diutaran om senior semua diatas : tapi harus digaris bawahi :
1. Ada suatu transformasi dari kepemilikian "warisan" dimana "pemain lama" sudah "lelah" dan diserahkan kepada pemain baru (generasinya). Dimana pemain baru ini harus mengelola dan meneruskan system, tata cara, kamus, armada dll dengan keadaan dan kondisi yang ada. RUMIT...PASTI...
GENRE ini dihadapkan pada 2 sisi mata uang, pilih angka...butuh modal besar, pilih gambar pasti akan tertinggal.

2. Memisahkan karena kebutuhan & profesionalisme.
Dinasty TUNGGAL DARA: yang awalnya didirikan oleh owner GMS (saat ini) & owner TUNGGAL DARA (alm).
suatu "pemecahan" yang pastinya butuh tata ulang kembali dari NOL. Ini butuh proses, bukan berarti tidak ingin mengambil armada baru, tapi semua pastinya ada hitungan. satu PO membangun infrastrukturnya dahulu, 1 PO langsung menggebrak dengan Unit baru diiringi dengan infrastruktur guna mendukung semua program yg telah direncanakan.

3. GENRE tak minat.
pembelajaran selama ortunya owner, mungkin sang ortunya menyekolahkan anaknya kelak hingga sekolah tinggi, sehingga ortunya berpesan: gak usah main di PO. jadi dokter aja atau pejabat aja, di PO resikonya besar, pemikirannya banyak, dll...ya karena pelayanan publik menghadapi ratusan orang tiap harinya. sehingga di PO itu hanya sebagai "KESIBUKAN" aja. sampai pada akhirnya nanti....tak beroperasi lagi. dengan asumsi : trayek dan unit dijual.

sedikit gambaran :
dari dulu juga banyak kok po non wonogiri masuk daerah wonogiri :
- Joko Mudo, Ratna, Appolo, Sendang Mas, Mustika Jaya Baru, Dwi jaya, Dwi Mulyo, dll, Rosin, ALS, Muncul, Raya, Mulyo Indah
tulisan merah sudah tidak ada lagi....

perbandingan dengan saat ini : Santoso, SSM, PK, LP....coba hitung perbandingannya...

utk GMS sendiri, peremajaan Unit serta penambahan sudah dicanangkan jauh-jauh hari sejak memisahkan demi kebutuhan dan keprofesionalan. namun semua juga bertahap, dari persiapan mekanik guna mengetahui type mesin elektrik yang kedepannya GMS pasti akan mengambil type mesin ini (dan kini sudah ada), merubah pakem wonogiri, (lost solar, anti sarkawi dll), prasmanan (pertamax di wng), dukungan infrastruktur yang tidak murah, dll....dan kini sudah berjalan, dan tetap terus memperbaiki segala kekurangan yang ada.

memang perbandingan gak akan ada habisnya, seperti sebuah lingkaran, gak ada sudut akhir. tetapi setidaknya 1 langkah kedepan sudah dilakukan dan kan maju 2 langkah lagi...lihat nanti...

pam242
12-19-2012, 09:11
Mas pam untuk langganan anda Tunggal Daya sekarang juga sudah berbenah dengan adanya armada baru bermesin baru Hino RK 4 unit berbaju 2 Legacy SR1,2 phoenix GX dan juga Mercy intercooller 3 berbaju legacy SR dan 3 phoenix GX tunggu armada baru lagi dari Tunggal Daya...

Iya, saya juga beberapa kali lihat, tapi saya dengar itu untuk jatah sukabumi dan sekitarnya om (koreksi klo saya salah), klo saya perhatikan khususnya untuk jatah bogor (krn sering naik yg jatah bobor) armada masih itu2 aja, malah yang dulunya ada kelas exe, skrg tinggal patas. Kebetulan yang cerita itu anggota keluarga saya yg masih setia pake tunggal daya, (kalo salah silahkan dikoreksi). sedangkan saya sendiri semenjak banyak pemain baru masuk ke line wonogiri, saya mulai menjadi musafir dengan mencoba satu2 PO yg ngelen ke wonogiri, walaupun belum semuanya berhasil dicoba hehe.:wink:


untuk AGRA MAS, ini bus asli wonogiri om, dimana semua trayek tujuan solo area yg awalnya milik giri indah kini dimiliki oleh saudara kandungnya sendiri...




Klo Giri Indah saya tau om, dulu waktu kecil pernah naik sekali krn ada agennya deket rumah. tapi entah mengapa tidak bertahan lama dan kemudian hilang ditelan bumi. Klo Agra Mas saya malah baru tau itu armada wonogirian soalnya yg saya tahu Agra Mas itu trayeknya ga jauh2 dari jakarta. Jadi saya kira itu armada luar wonogiri.

Klo saya perhatikan,Memang sulit untuk mengembangkan usaha bus di PO wonogiri, karena walaupun penumpangnya banyak namun secara ekonomi kondisinya masih tergolong "maaf" menengah ke bawah. Jadi saya tidak heran klo armada wonogiri sulit untuk menyaingi armada daerah lain (muriaan contohnya). armada luar wonogiri pun yang ngelen sampai wonogiri paling mentok menyediakan bus dengan kelas vip/patas karena sebagian besar penumpang wonogiri memang berprofesi sebagai pedagang, pekerja yang penghasilannya tidak terlalu besar. Saya melihat persaingan di kelas bisnis/patas dengan harga tiket 120 rb-an bener2 ketat saat ini.

Tapi saya setuju sama mas boy, mari kita lihat nanti perkembangannya seperti apa, jangan sampai armada wonogiri menjadi seperti Hidup Segan Mati Tak Mau. Perlahan tapi pasti semoga armada wonogiri bisa berbenah dan bisa menghidupkan persaingan di line wonogiri yang makin panas ini :wink:

mas boy
12-19-2012, 10:19
Iya, saya juga beberapa kali lihat, tapi saya dengar itu untuk jatah sukabumi dan sekitarnya om (koreksi klo saya salah), klo saya perhatikan khususnya untuk jatah bogor (krn sering naik yg jatah bobor) armada masih itu2 aja, malah yang dulunya ada kelas exe, skrg tinggal patas. Kebetulan yang cerita itu anggota keluarga saya yg masih setia pake tunggal daya, (kalo salah silahkan dikoreksi). sedangkan saya sendiri semenjak banyak pemain baru masuk ke line wonogiri, saya mulai menjadi musafir dengan mencoba satu2 PO yg ngelen ke wonogiri, walaupun belum semuanya berhasil dicoba hehe.:wink:



Klo Giri Indah saya tau om, dulu waktu kecil pernah naik sekali krn ada agennya deket rumah. tapi entah mengapa tidak bertahan lama dan kemudian hilang ditelan bumi. Klo Agra Mas saya malah baru tau itu armada wonogirian soalnya yg saya tahu Agra Mas itu trayeknya ga jauh2 dari jakarta. Jadi saya kira itu armada luar wonogiri.

Klo saya perhatikan,Memang sulit untuk mengembangkan usaha bus di PO wonogiri, karena walaupun penumpangnya banyak namun secara ekonomi kondisinya masih tergolong "maaf" menengah ke bawah. Jadi saya tidak heran klo armada wonogiri sulit untuk menyaingi armada daerah lain (muriaan contohnya). armada luar wonogiri pun yang ngelen sampai wonogiri paling mentok menyediakan bus dengan kelas vip/patas karena sebagian besar penumpang wonogiri memang berprofesi sebagai pedagang, pekerja yang penghasilannya tidak terlalu besar. Saya melihat persaingan di kelas bisnis/patas dengan harga tiket 120 rb-an bener2 ketat saat ini.

Tapi saya setuju sama mas boy, mari kita lihat nanti perkembangannya seperti apa, jangan sampai armada wonogiri menjadi seperti Hidup Segan Mati Tak Mau. Perlahan tapi pasti semoga armada wonogiri bisa berbenah dan bisa menghidupkan persaingan di line wonogiri yang makin panas ini :wink:

Tidak juga om...sebenarnya ini hanya sebuah "Pakem" yang masih dipegang mayoritas perusahaan Bus Wonogiri, tapi juga harus ditelaah dari cara bermain, pengelolaan, kebutuhan dll.

Geografis : secara dari jakarta ke muria raya jaraknya lebih dekat dibanding jakarta - wonogiri...ya tentu dengan harga tiket 120.000 tujuan muria raya sudah dapat Executive, sedang ke wonogiri baru mendapatkan VIP / Bisnis class.

sehingga penumpang yg umumnya pedagang, tentu akan berfikir bila dalam tiap cawu harus pulang kampung bila harus merogoh kocek sebesar 155.000 sd 190.000....ya tentunya dengan fikiran lebih hemat tapi tetap nyaman.

bandingkan dengan penumpang muria raya, 120.000 sudah dapat executive class....ya tentunya dari jarak lebih dekat dengan ibukota...

pam242
12-19-2012, 11:02
Tidak juga om...sebenarnya ini hanya sebuah "Pakem" yang masih dipegang mayoritas perusahaan Bus Wonogiri, tapi juga harus ditelaah dari cara bermain, pengelolaan, kebutuhan dll.

Geografis : secara dari jakarta ke muria raya jaraknya lebih dekat dibanding jakarta - wonogiri...ya tentu dengan harga tiket 120.000 tujuan muria raya sudah dapat Executive, sedang ke wonogiri baru mendapatkan VIP / Bisnis class.

sehingga penumpang yg umumnya pedagang, tentu akan berfikir bila dalam tiap cawu harus pulang kampung bila harus merogoh kocek sebesar 155.000 sd 190.000....ya tentunya dengan fikiran lebih hemat tapi tetap nyaman.

bandingkan dengan penumpang muria raya, 120.000 sudah dapat executive class....ya tentunya dari jarak lebih dekat dengan ibukota...


Mungkin mas boy melihat dari kacamata PO. GMS yang memang saya lihat armada-nya terhitung paling bagus di wonogiri untuk PO asli wonogiri baik dari eksterior maupun interior-nya. sedangkan saya melihat armada wonogiri secara global,oleh sebab itu maka saya bilang sulit untuk bersaing dengan armada muriaan, karena klo armada wonogiri ingin mengikuti jejak langkah spt armada muriaan pasti cost-nya jadi besar (secara teknis dan operasional) dan akhirnya mau tidak mau tarif tiket ikut menyesuaikan sedangkan daya beli masyarakat tetap.

Tapi saya setuju dengan statement mas boy mengenai "lebih hemat tapi tetap nyaman". Karena yang terjadi saat ini memanng begitu, trend-nya banyak PO yang ngelen ke wonogiri berlomba-lomba menciptakan bis kelas bisnis/vip tapi rasa eksekutif (hemat tapi tetap nyaman). Dan itu juga saya lihat di beberapa PO luar wonogiri yg ngelen ke wonogiri.

Sampai sekarang saja saya masih penasaran sampai sejauh mana gerakan perubahan yang akan dilakukan para armada asli wonogiri dan siapa lagi pendatang baru yg akan masuk ke line wonogiri. makanya saya tiap hari selalu buka forbiscom dan dan grup2 bis di FB semata-mata untuk mengetahui perkembangan bis khususnya bis wonogiri hehehe

Iipin Dan Kawan Kawan
12-19-2012, 11:13
Iya, saya juga beberapa kali lihat, tapi saya dengar itu untuk jatah sukabumi dan sekitarnya om (koreksi klo saya salah), klo saya perhatikan khususnya untuk jatah bogor (krn sering naik yg jatah bobor) armada masih itu2 aja, malah yang dulunya ada kelas exe, skrg tinggal patas. Kebetulan yang cerita itu anggota keluarga saya yg masih setia pake tunggal daya, (kalo salah silahkan dikoreksi). sedangkan saya sendiri semenjak banyak pemain baru masuk ke line wonogiri, saya mulai menjadi musafir dengan mencoba satu2 PO yg ngelen ke wonogiri, walaupun belum semuanya berhasil dicoba hehe.:wink:



Klo Giri Indah saya tau om, dulu waktu kecil pernah naik sekali krn ada agennya deket rumah. tapi entah mengapa tidak bertahan lama dan kemudian hilang ditelan bumi. Klo Agra Mas saya malah baru tau itu armada wonogirian soalnya yg saya tahu Agra Mas itu trayeknya ga jauh2 dari jakarta. Jadi saya kira itu armada luar wonogiri.

Klo saya perhatikan,Memang sulit untuk mengembangkan usaha bus di PO wonogiri, karena walaupun penumpangnya banyak namun secara ekonomi kondisinya masih tergolong "maaf" menengah ke bawah. Jadi saya tidak heran klo armada wonogiri sulit untuk menyaingi armada daerah lain (muriaan contohnya). armada luar wonogiri pun yang ngelen sampai wonogiri paling mentok menyediakan bus dengan kelas vip/patas karena sebagian besar penumpang wonogiri memang berprofesi sebagai pedagang, pekerja yang penghasilannya tidak terlalu besar. Saya melihat persaingan di kelas bisnis/patas dengan harga tiket 120 rb-an bener2 ketat saat ini.

Tapi saya setuju sama mas boy, mari kita lihat nanti perkembangannya seperti apa, jangan sampai armada wonogiri menjadi seperti Hidup Segan Mati Tak Mau. Perlahan tapi pasti semoga armada wonogiri bisa berbenah dan bisa menghidupkan persaingan di line wonogiri yang makin panas ini :wink:

kalo gak salah agra mas itu yg punya orang pacitan ya om..
koreksi jika salah .. CMIIW

pam242
12-19-2012, 11:34
kalo gak salah agra mas itu yg punya orang pacitan ya om..
koreksi jika salah .. CMIIW

klo ngelen ke pacitan saya tau om
tapi klo yang punya orang mana, saya juga ga tau hehe
om ipin mampir di trit LP dong, saya ada pertanyaan dr senen belum terjawab T__T

Iipin Dan Kawan Kawan
12-19-2012, 11:44
klo ngelen ke pacitan saya tau om
tapi klo yang punya orang mana, saya juga ga tau hehe
om ipin mampir di trit LP dong, saya ada pertanyaan dr senen belum terjawab T__T

hehehe oh begitu ya om ..
iyaa om gak ngeliat saya :D

vals
12-19-2012, 14:04
Iya, saya juga beberapa kali lihat, tapi saya dengar itu untuk jatah sukabumi dan sekitarnya om (koreksi klo saya salah), klo saya perhatikan khususnya untuk jatah bogor (krn sering naik yg jatah bobor) armada masih itu2 aja, malah yang dulunya ada kelas exe, skrg tinggal patas. Kebetulan yang cerita itu anggota keluarga saya yg masih setia pake tunggal daya, (kalo salah silahkan dikoreksi). sedangkan saya sendiri semenjak banyak pemain baru masuk ke line wonogiri, saya mulai menjadi musafir dengan mencoba satu2 PO yg ngelen ke wonogiri, walaupun belum semuanya berhasil dicoba hehe.:wink:



Klo Giri Indah saya tau om, dulu waktu kecil pernah naik sekali krn ada agennya deket rumah. tapi entah mengapa tidak bertahan lama dan kemudian hilang ditelan bumi. Klo Agra Mas saya malah baru tau itu armada wonogirian soalnya yg saya tahu Agra Mas itu trayeknya ga jauh2 dari jakarta. Jadi saya kira itu armada luar wonogiri.

Klo saya perhatikan,Memang sulit untuk mengembangkan usaha bus di PO wonogiri, karena walaupun penumpangnya banyak namun secara ekonomi kondisinya masih tergolong "maaf" menengah ke bawah. Jadi saya tidak heran klo armada wonogiri sulit untuk menyaingi armada daerah lain (muriaan contohnya). armada luar wonogiri pun yang ngelen sampai wonogiri paling mentok menyediakan bus dengan kelas vip/patas karena sebagian besar penumpang wonogiri memang berprofesi sebagai pedagang, pekerja yang penghasilannya tidak terlalu besar. Saya melihat persaingan di kelas bisnis/patas dengan harga tiket 120 rb-an bener2 ketat saat ini.

Tapi saya setuju sama mas boy, mari kita lihat nanti perkembangannya seperti apa, jangan sampai armada wonogiri menjadi seperti Hidup Segan Mati Tak Mau. Perlahan tapi pasti semoga armada wonogiri bisa berbenah dan bisa menghidupkan persaingan di line wonogiri yang makin panas ini :wink:

kan ada menulis semoga tunggal daya ada perubahan dan bersinar itulah yang dilakukan tunggal daya . Yang mesin baru n armada baru untuk sukabumi karena peminatnya banyak dan juga pesaingnya dari PO2 lain.Sekarang memang untuk Exe sudah di hapus sebab memilih kelas bawah jadi sekarang adanya kelas patas ac toilet dan vip( mantan bis exe ) kalo mau armada yng baru SR 1 adanya patas tp msh ada 1 lagi SR 1 di karoseri entah untuk kelas apa yang pasti ac patas di rolling mas tujuannya ...

ssoko.ip
12-19-2012, 19:21
dari bawen-ambarawa-secang-jogja-klaten-wonogiri *garuk-garuk kepala

intinya : sebenernya saya ngiri om ..... banyak bis2 yang berangkat dari wonogiri yang kelas SE keatas , sedangkan yang berangkat dari yogya via ambarawa cuma kelas exe kebawah aja , itupun pilihannya gak banyak .... sori OOT


kalo yang ini jalurnya lewat mana ya om, lewat jalur selatan ataukan utara???
maaf OOT

http://i1305.photobucket.com/albums/s546/ssok0/Tunggal%20Daya/IMG_3191-Edit.jpg

mas boy
12-19-2012, 22:44
Mungkin mas boy melihat dari kacamata PO. GMS yang memang saya lihat armada-nya terhitung paling bagus di wonogiri untuk PO asli wonogiri baik dari eksterior maupun interior-nya. sedangkan saya melihat armada wonogiri secara global,oleh sebab itu maka saya bilang sulit untuk bersaing dengan armada muriaan, karena klo armada wonogiri ingin mengikuti jejak langkah spt armada muriaan pasti cost-nya jadi besar (secara teknis dan operasional) dan akhirnya mau tidak mau tarif tiket ikut menyesuaikan sedangkan daya beli masyarakat tetap.

Tapi saya setuju dengan statement mas boy mengenai "lebih hemat tapi tetap nyaman". Karena yang terjadi saat ini memanng begitu, trend-nya banyak PO yang ngelen ke wonogiri berlomba-lomba menciptakan bis kelas bisnis/vip tapi rasa eksekutif (hemat tapi tetap nyaman). Dan itu juga saya lihat di beberapa PO luar wonogiri yg ngelen ke wonogiri.

Sampai sekarang saja saya masih penasaran sampai sejauh mana gerakan perubahan yang akan dilakukan para armada asli wonogiri dan siapa lagi pendatang baru yg akan masuk ke line wonogiri. makanya saya tiap hari selalu buka forbiscom dan dan grup2 bis di FB semata-mata untuk mengetahui perkembangan bis khususnya bis wonogiri hehehe

lho...sy menilai secara obyektif kok om...silahkan di perhatikan keterangan sebelumnya, mengapa armada wonogiri "bergerak agak lamban...", ya karena disebabkan beberapa faktor, system, kebutuhan, dll

lha, kan pernah sy terangkan bahwa kebutuhan armada Muriaan adalah tuntutan...bis harus bagus, mewah, cepat...kl gak begitu pasti kalah bersaing...

ada hukum dagang : modal besar hasil besar...artinya dengan modal besar, mengganti armada baru, otomatis pelanggan bertambah...resiko perbaikan mesin bus sangat minim, jarang bermasalah dijalan sehingga tidak merusak penumpang, gak sering ganti spare part, sehingga armada selalu sehat dan tiap harinya ngelen (jarang masuk UGD di pool)...

masalahnya:
1. owner itu mau atau tidak untuk mengganti armada baru...
2. owner itu semagat / tidak utk terus menjalankan usaha PO
3. sang "penerus" mau tidak meneruskan usaha orang tuanya (PO)
4. sang "penerus" sudah sukses dalam hidupnya sehingga tidak berminat dalam usaha PO
5. dll...

daya beli masyarakat tetep : saya berfikir cenderung berkurang, karena sudah ada :
- Pesawat / kereta api, turun solo, sambung mobil rentalan sampai kampung halaman.
- masyarakat urban saat ini usia sudah senja, sehingga jarang pulkam seperti dahulu
- genre muda, sudah banyak punya mobil.
- yang dulu urban, hidupnya sudah mapan, sandang, pangan, papan, sehingga gak tiap bulan / cawu pulang kampung utk kirim duit seperti masih jaman perantau..
- pulang kampung hanya hiburan / mendesak, bukan lagi keharusan.
- dll


coba dicerna yang sudah sy terangkan dengan seksama tentang masalah harga tiket...kenapa wilayah muria harga 120.000 dpt executive, sedang solo raya baru dapet kelas VIP....ya karena faktor jarak om...dengan titik awal pemberangkatan jakarta. perbandingkan dengan asumsi 1 liter solar : 3 km...ya tentunya dengan harga segitu utk wilayah solo raya baru dapat VIP, karena jaraknya lebih jauh dari jakarta.


kalo gak salah agra mas itu yg punya orang pacitan ya om..
koreksi jika salah .. CMIIW

asli wonogiri om...setelah Giri indah...ada Sun Express, lalu bangkit agra mas yang dimulai dari Bogor - Karawang

mas boy
12-19-2012, 23:08
kalo yang ini jalurnya lewat mana ya om, lewat jalur selatan ataukan utara???
maaf OOT

http://i1305.photobucket.com/albums/s546/ssok0/Tunggal%20Daya/IMG_3191-Edit.jpg

sepertinya selatan om...via : jogja - kulon progo - wates----ciamis - bandung - sukabumi

mas boy
12-19-2012, 23:24
Klo Giri Indah saya tau om, dulu waktu kecil pernah naik sekali krn ada agennya deket rumah. tapi entah mengapa tidak bertahan lama dan kemudian hilang ditelan bumi. Klo Agra Mas saya malah baru tau itu armada wonogirian soalnya yg saya tahu Agra Mas itu trayeknya ga jauh2 dari jakarta. Jadi saya kira itu armada luar wonogiri.


maaf...kilas balik...
Giri Indah itu salah satu pelopor bus WONOGIRI - JAKARTA bersama ISMO, disusul TIMBUL JAYA, lalu TUNGGAL DARA (didirikan oleh Owner GMS & Alm H. Darmo)

Jadi Giri indah itu sudah bermain di PO dari thn 1975 an sd sekarang...yg saat ini orientasi Giri Indah bermain ke arah Sumatera...sangat bertahan lama om...hehehehehheeee..

pam242
12-20-2012, 08:35
kan ada menulis semoga tunggal daya ada perubahan dan bersinar itulah yang dilakukan tunggal daya . Yang mesin baru n armada baru untuk sukabumi karena peminatnya banyak dan juga pesaingnya dari PO2 lain.Sekarang memang untuk Exe sudah di hapus sebab memilih kelas bawah jadi sekarang adanya kelas patas ac toilet dan vip( mantan bis exe ) kalo mau armada yng baru SR 1 adanya patas tp msh ada 1 lagi SR 1 di karoseri entah untuk kelas apa yang pasti ac patas di rolling mas tujuannya ...


Klo begitu keadaannya,berarti pemikiran saya mengenai Tunggal Daya sedikit berubah.Saya penasaran dan ingin melihat, apakah perubahan yang dilakukan tunggal daya bisa menggerakkan saya untuk naik bis ini lagi spt dahulu di era kejayaannya


lho...sy menilai secara obyektif kok om...silahkan di perhatikan keterangan sebelumnya, mengapa armada wonogiri "bergerak agak lamban...", ya karena disebabkan beberapa faktor, system, kebutuhan, dll

lha, kan pernah sy terangkan bahwa kebutuhan armada Muriaan adalah tuntutan...bis harus bagus, mewah, cepat...kl gak begitu pasti kalah bersaing...

ada hukum dagang : modal besar hasil besar...artinya dengan modal besar, mengganti armada baru, otomatis pelanggan bertambah...resiko perbaikan mesin bus sangat minim, jarang bermasalah dijalan sehingga tidak merusak penumpang, gak sering ganti spare part, sehingga armada selalu sehat dan tiap harinya ngelen (jarang masuk UGD di pool)...

masalahnya:
1. owner itu mau atau tidak untuk mengganti armada baru...
2. owner itu semagat / tidak utk terus menjalankan usaha PO
3. sang "penerus" mau tidak meneruskan usaha orang tuanya (PO)
4. sang "penerus" sudah sukses dalam hidupnya sehingga tidak berminat dalam usaha PO
5. dll...

daya beli masyarakat tetep : saya berfikir cenderung berkurang, karena sudah ada :
- Pesawat / kereta api, turun solo, sambung mobil rentalan sampai kampung halaman.
- masyarakat urban saat ini usia sudah senja, sehingga jarang pulkam seperti dahulu
- genre muda, sudah banyak punya mobil.
- yang dulu urban, hidupnya sudah mapan, sandang, pangan, papan, sehingga gak tiap bulan / cawu pulang kampung utk kirim duit seperti masih jaman perantau..
- pulang kampung hanya hiburan / mendesak, bukan lagi keharusan.
- dll


coba dicerna yang sudah sy terangkan dengan seksama tentang masalah harga tiket...kenapa wilayah muria harga 120.000 dpt executive, sedang solo raya baru dapet kelas VIP....ya karena faktor jarak om...dengan titik awal pemberangkatan jakarta. perbandingkan dengan asumsi 1 liter solar : 3 km...ya tentunya dengan harga segitu utk wilayah solo raya baru dapat VIP, karena jaraknya lebih jauh dari jakarta.



asli wonogiri om...setelah Giri indah...ada Sun Express, lalu bangkit agra mas yang dimulai dari Bogor - Karawang

Apa berarti di wonogiri tidak ada kebutuhan atau tuntutan ke PO mengenai peremajaan armada?mungkin setiap PO sebaiknya menyediakan kotak saran (entah di agen,kantor perwakilan, atau klo perlu diberikan di dalam bis) untuk diisi oleh penumpang tentang kritik dan saran mengenai armada yang dinaikinya. dengan begitu nanti bisa dilihat tuntutan dan kebutuhan akan penumpang seperti apa.

kalo mengenai niat,kenginan dari owner ataupun penerus owner mengenai hal tersebut diatas, saya tidak bisa komentar, soalnya itu sifatnya lebih ke pribadi seseorang. Misalnya saya sebagai pelanggan ingin ini atau itu tapi pihak PO tidak bisa menyediakan, ya mau gimana lagi. Akhirnya mau tidak mau cari PO lain.

Klo mengenai harga dan tiket saya juga mengerti,bis malam kan bukan kopaja (jauh dekat 2 rb) makanya saya katakan klo armada wonogiri mau mengikuti jejak armada muria, ya mau tidak mau harga tiket pasti naik. karena cost/modal yang dikeluarkan pasti besar. Tapi klo sebanding dengan pelanyanan dan fasilitas saya pikir penumpang tidak masalah.Prinsipnya apa yang anda bayar itu yang anda dapat, klo kata orang bule "ono rego ono rupo", dan klo kata orang jawa "money doesn't lie (uang tidak bohong). Hanya saja kebijakan seperti itu mungkin harus dilihat situasi dan kondisinya, klo kata mas boy ,banyak faktornya hehe.

tapi melihat faktor2 yang diutarakan mas boy diatas,yang membuat daya beli berkurang, saya masih bertanya apakah masih ada niat pengurus PO untuk istilahnya "belanja modal" meremajakan armadanya. Karena saya sadar klo saya jadi pengusaha PO, klo tidak ada penumpangnya buat apa saya beli bus/armada baru. cuma Tuhan dan pengurus PO yang tahu :wink:

*btw biarpun debat, kita tetep sedulur yo mas, ojo diblacklist lho nek aku pesen tiket hehehe