PDA

View Full Version : Waspada Parkir Mobil di PRJ



joe cole
06-21-2011, 11:40
dear::

Baca artikel di Kompas.com,, ulah Ormas tertentu yang mengambil keuntungan dalam kegiatan Tahunan Pekan Raya Jakarta::

Hati-hati Parkir di Luar PRJ

Jumat, 17 Juni 2011 | 17:46 WIB

Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Jika Anda mengunjungi Jakarta Fair 2011, berhati-hatilah mencari tempat parkir, terutama untuk mobil. Sedapat mungkin carilah tempat parkir di dalam arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Walaupun keamanan kendaraan terjamin, biaya parkir dipungut sesuai keinginan tukang parkir.

Hal ini terlihat jelas dalam kejadian di Jalan Menara Angkasa Raya, jalan tempat gerbang-gerbang utama menuju ke arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis (16/6/2011).

"Walah, kayak garong," teriak seorang pengendara mobil sambil melarikan mobil secepatnya. Teriakan itu ditujukannya kepada dua petugas parkir berompi hijau yang sebelumnya terlihat menghadang jalan keluar mobilnya.

Keributan di Pintu 7 PRJ itu berawal saat petugas parkir meminta ongkos parkir sebesar Rp 50.000 kepada si pemilik mobil. Namun, si pengemudi menolak karena tagihan tersebut menurutnya tidak masuk di akal.

"Parkiran di dalam (PRJ) saja cuma Rp 15.000. Masa di sini lebih dari tiga kali lipat?" ujar sang pengemudi dengan nada tinggi. Ia lantas memberikan uang Rp 20.000 dan mencoba menjalankan mobilnya. Namun, seorang petugas parkir lain datang membantu temannya dengan menghadang jalan keluar mobil tersebut.

Beberapa teman mereka yang berpakaian seragam organisasi massa tertentu tampak ikut mendekat. Si pengemudi sempat bersikeras menolak, tetapi wanita yang duduk di sisinya terlihat memaksanya untuk memberikan jumlah uang yang diminta.

Ia pun kemudian menyerahkan selembar uang Rp 50.000 dan petugas parkir memberikan kepadanya kesempatan untuk keluar. Saat itulah umpatan di atas diteriakkan si pengemudi.

Salah seorang petugas parkir di dekat Pintu 7 membenarkan besarnya jumlah pungutan tersebut untuk tiap mobil. "Sekitar itu (Rp 50.000) satu mobil," katanya tanpa mau mengungkapkan identitasnya.

Saat ditanyai kenapa memungut biaya parkir sebesar itu, ia menjawab, "Parkiran dalam sudah penuh. Kalau mau cari parkiran yang lebih jauh, silakan saja. Kalau mau di sini, ya harus dibayar segitu!"

Seorang pedagang makanan yang berjualan di dekat lokasi keributan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. "Begitulah kelakuan mereka sekarang. Kalau mau aman, dikasih aja apa yang diminta," katanya.

Ia menceritakan, para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Menara Angkasa Raya dipungut ongkos sewa lokasi masing-masing sebesar Rp 4 juta. Yang berada di sekitar gerbang malah dimintai setoran Rp 12 juta.

"Katanya sih pemimpinnya baru, jadi harga sewa ikut baru," tuturnya. Tahun lalu, setoran para pedagang makanan masih sebesar Rp 1,6 juta. Demikian ungkap seorang ibu yang berdagang soto ayam di lokasi tersebut. "Kalau ada orang media yang makan di sini akan saya ceritain biar diberitakan. Kami enggak mungkin dapat keuntungan kalau pungutannya segitu," katanya.


Saran saya kalo mw ke PRJ lebih enak naik Angkutan umum, nda kerepotan cari parkir baik mobil/motor,, apalagi di saat weekend

nova_33
06-21-2011, 11:49
Itulah kelakuan orang-orang jaman sekarang, mencari kesempatan dalam kesempitan.
Mending dilaporkan tuh orang-orang seperti itu. Nanti kalo dibiarkan malah kebiasaan. Mau dapet uang banyak juga kalo emang caranya gak halal gak akan berkah dan gak terasa tuh uang habisnya karena mengambil uang yang tidak seharusnya.
Gak wajar kalo 50rb, kalo selisih 20rb wajarlah, ini selisihnya 35rb, parah.
Hanya di Indonesia!

ariyo
06-21-2011, 12:00
dear::

Baca artikel di Kompas.com,, ulah Ormas tertentu yang mengambil keuntungan dalam kegiatan Tahunan Pekan Raya Jakarta::

Hati-hati Parkir di Luar PRJ

Jumat, 17 Juni 2011 | 17:46 WIB

Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Jika Anda mengunjungi Jakarta Fair 2011, berhati-hatilah mencari tempat parkir, terutama untuk mobil. Sedapat mungkin carilah tempat parkir di dalam arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Walaupun keamanan kendaraan terjamin, biaya parkir dipungut sesuai keinginan tukang parkir.

Hal ini terlihat jelas dalam kejadian di Jalan Menara Angkasa Raya, jalan tempat gerbang-gerbang utama menuju ke arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis (16/6/2011).

"Walah, kayak garong," teriak seorang pengendara mobil sambil melarikan mobil secepatnya. Teriakan itu ditujukannya kepada dua petugas parkir berompi hijau yang sebelumnya terlihat menghadang jalan keluar mobilnya.

Keributan di Pintu 7 PRJ itu berawal saat petugas parkir meminta ongkos parkir sebesar Rp 50.000 kepada si pemilik mobil. Namun, si pengemudi menolak karena tagihan tersebut menurutnya tidak masuk di akal.

"Parkiran di dalam (PRJ) saja cuma Rp 15.000. Masa di sini lebih dari tiga kali lipat?" ujar sang pengemudi dengan nada tinggi. Ia lantas memberikan uang Rp 20.000 dan mencoba menjalankan mobilnya. Namun, seorang petugas parkir lain datang membantu temannya dengan menghadang jalan keluar mobil tersebut.

Beberapa teman mereka yang berpakaian seragam organisasi massa tertentu tampak ikut mendekat. Si pengemudi sempat bersikeras menolak, tetapi wanita yang duduk di sisinya terlihat memaksanya untuk memberikan jumlah uang yang diminta.

Ia pun kemudian menyerahkan selembar uang Rp 50.000 dan petugas parkir memberikan kepadanya kesempatan untuk keluar. Saat itulah umpatan di atas diteriakkan si pengemudi.

Salah seorang petugas parkir di dekat Pintu 7 membenarkan besarnya jumlah pungutan tersebut untuk tiap mobil. "Sekitar itu (Rp 50.000) satu mobil," katanya tanpa mau mengungkapkan identitasnya.

Saat ditanyai kenapa memungut biaya parkir sebesar itu, ia menjawab, "Parkiran dalam sudah penuh. Kalau mau cari parkiran yang lebih jauh, silakan saja. Kalau mau di sini, ya harus dibayar segitu!"

Seorang pedagang makanan yang berjualan di dekat lokasi keributan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. "Begitulah kelakuan mereka sekarang. Kalau mau aman, dikasih aja apa yang diminta," katanya.

Ia menceritakan, para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Menara Angkasa Raya dipungut ongkos sewa lokasi masing-masing sebesar Rp 4 juta. Yang berada di sekitar gerbang malah dimintai setoran Rp 12 juta.

"Katanya sih pemimpinnya baru, jadi harga sewa ikut baru," tuturnya. Tahun lalu, setoran para pedagang makanan masih sebesar Rp 1,6 juta. Demikian ungkap seorang ibu yang berdagang soto ayam di lokasi tersebut. "Kalau ada orang media yang makan di sini akan saya ceritain biar diberitakan. Kami enggak mungkin dapat keuntungan kalau pungutannya segitu," katanya.


Saran saya kalo mw ke PRJ lebih enak naik Angkutan umum, nda kerepotan cari parkir baik mobil/motor,, apalagi di saat weekend

haduuhhh,,udah jadi kebiasaan tuh perilaku kaya gitu....
untung kemayoran gak jauh dari kantor ane,jd bisa titip kendaraan di kantor n nyambung angkot bentar deh...xixixi...

joe cole
06-21-2011, 12:15
beberapa alternatif angkutan umum menuju area PRJ Kemayoran


Dari Cimone/Tangerang : naik Mayasari 106/77 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Ps. Minggu naik Metro 62 ke Manggarai, naik Metro 17 turun Senen, naik Metro 10 turun PRJ .

Dari Manggarai : naik Metromini 17 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ .

Dari Lebak Bulus : naik Kopaja 20 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Cikarang : naik PAC 122 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Grogol/Kalideres : naik Kopami 12 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Pulogadung : naik Mikrolet 53 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Kota : naik Mikrolet 12 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Pasar Rebo : naik Mayasari 17A turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Depok : naik PAC 134 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Kampung Melayu : naik Mikrolet 01 turun Senen, trus naik Metro 10 turun di PRJ.

Dari Rawamangun : naik Metro 03 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Bekasi Timur : naik Mayasari 9A/PAC 24 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Blok M : naik PPD 67 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun PRJ.


Lengkapin dikit

PATAS AC 27 JURUSAN BEKASI - KOTA
PATAS AC 128 A JURUSAN CIKARANG - KOTA
PATAS 38 JURUSAN PULOGADUNG - KOTA
MIKROLET 53 JURUSAN PULOGADUNG - KOTA ( LEWAT JL. ANGKASA / INDUSTRI)
BIS AJAP 139 JURUSAN TANGERANG - KEMAYORAN
PATAS P17 JURUSANN KP. RAMBUTAN - KOTA
METROMINI P10 JURUSAN SENEN - SUNTER

nova_33
06-21-2011, 12:25
Tahun ini ada shuttle gak dari Monas?

joe cole
06-21-2011, 12:35
Tahun ini ada shuttle gak dari Monas?

Ada Nov,,, tapi gw nggak ah,, naek suttle, Bis Parwis, Laksana Proteus warna Gold,, kalo penuh gag ada pegangan tangannya, jadwal ny juga nggak akurat,, tergantung situasi Lalu-Lintas

teguhbr77
06-21-2011, 12:37
dear::

Baca artikel di Kompas.com,, ulah Ormas tertentu yang mengambil keuntungan dalam kegiatan Tahunan Pekan Raya Jakarta::

Hati-hati Parkir di Luar PRJ

Jumat, 17 Juni 2011 | 17:46 WIB

Share:

JAKARTA, KOMPAS.com Jika Anda mengunjungi Jakarta Fair 2011, berhati-hatilah mencari tempat parkir, terutama untuk mobil. Sedapat mungkin carilah tempat parkir di dalam arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Walaupun keamanan kendaraan terjamin, biaya parkir dipungut sesuai keinginan tukang parkir.

Hal ini terlihat jelas dalam kejadian di Jalan Menara Angkasa Raya, jalan tempat gerbang-gerbang utama menuju ke arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis (16/6/2011).

"Walah, kayak garong," teriak seorang pengendara mobil sambil melarikan mobil secepatnya. Teriakan itu ditujukannya kepada dua petugas parkir berompi hijau yang sebelumnya terlihat menghadang jalan keluar mobilnya.

Keributan di Pintu 7 PRJ itu berawal saat petugas parkir meminta ongkos parkir sebesar Rp 50.000 kepada si pemilik mobil. Namun, si pengemudi menolak karena tagihan tersebut menurutnya tidak masuk di akal.

"Parkiran di dalam (PRJ) saja cuma Rp 15.000. Masa di sini lebih dari tiga kali lipat?" ujar sang pengemudi dengan nada tinggi. Ia lantas memberikan uang Rp 20.000 dan mencoba menjalankan mobilnya. Namun, seorang petugas parkir lain datang membantu temannya dengan menghadang jalan keluar mobil tersebut.

Beberapa teman mereka yang berpakaian seragam organisasi massa tertentu tampak ikut mendekat. Si pengemudi sempat bersikeras menolak, tetapi wanita yang duduk di sisinya terlihat memaksanya untuk memberikan jumlah uang yang diminta.

Ia pun kemudian menyerahkan selembar uang Rp 50.000 dan petugas parkir memberikan kepadanya kesempatan untuk keluar. Saat itulah umpatan di atas diteriakkan si pengemudi.

Salah seorang petugas parkir di dekat Pintu 7 membenarkan besarnya jumlah pungutan tersebut untuk tiap mobil. "Sekitar itu (Rp 50.000) satu mobil," katanya tanpa mau mengungkapkan identitasnya.

Saat ditanyai kenapa memungut biaya parkir sebesar itu, ia menjawab, "Parkiran dalam sudah penuh. Kalau mau cari parkiran yang lebih jauh, silakan saja. Kalau mau di sini, ya harus dibayar segitu!"

Seorang pedagang makanan yang berjualan di dekat lokasi keributan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala. "Begitulah kelakuan mereka sekarang. Kalau mau aman, dikasih aja apa yang diminta," katanya.

Ia menceritakan, para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Menara Angkasa Raya dipungut ongkos sewa lokasi masing-masing sebesar Rp 4 juta. Yang berada di sekitar gerbang malah dimintai setoran Rp 12 juta.

"Katanya sih pemimpinnya baru, jadi harga sewa ikut baru," tuturnya. Tahun lalu, setoran para pedagang makanan masih sebesar Rp 1,6 juta. Demikian ungkap seorang ibu yang berdagang soto ayam di lokasi tersebut. "Kalau ada orang media yang makan di sini akan saya ceritain biar diberitakan. Kami enggak mungkin dapat keuntungan kalau pungutannya segitu," katanya.


Saran saya kalo mw ke PRJ lebih enak naik Angkutan umum, nda kerepotan cari parkir baik mobil/motor,, apalagi di saat weekend

bold
sebutin aja nama ormas nya ....

EvoTech
06-21-2011, 13:37
palingan juga yang sukanya bikin rusuh atas nama agama itu....

GogonExpress
06-21-2011, 17:18
Ada Nov,,, tapi gw nggak ah,, naek suttle, Bis Parwis, Laksana Proteus warna Gold,, kalo penuh gag ada pegangan tangannya, jadwal ny juga nggak akurat,, tergantung situasi Lalu-Lintas
Bbrp hari lalu sempet naik itu shuttle. Bisnya aneh, seatnya cuma separuh dibagian kanan.
Dibagian kiri penumpangnya pada jongkok. Berdiri jg susah, kepala mentok AC dan overhead compartment.. xixixi :P

Itu ngomong2, beritanya Kompas jg aneh!
Tumben2an gak langsung disebut nama ormasnya :P

august146
06-21-2011, 17:44
palingan juga yang sukanya bikin rusuh atas nama agama itu....

hahahha yg ini juga yang selalu ikut campur urusan polisi seolah2 gak ada gunanya POLISI di negara ini, kalau mereka marah yah main hakim sendiri

nova_33
06-21-2011, 18:21
Bbrp hari lalu sempet naik itu shuttle. Bisnya aneh, seatnya cuma separuh dibagian kanan.
Dibagian kiri penumpangnya pada jongkok. Berdiri jg susah, kepala mentok AC dan overhead compartment.. xixixi :P

Itu ngomong2, beritanya Kompas jg aneh!
Tumben2an gak langsung disebut nama ormasnya :P

Lah gimana tuh seat?
Kok aneh gitu? Bukannya waktu yang tahun lalu2 shuttlenya pake armada Trans Jakarta yah?

Bocah Talun
06-21-2011, 18:29
Oh ya... ada lagi yg harus d waspadai saat memarkirkan mobil d arena PRJ... ada sindikat pencurian Ban mobil beserta velgnya... (info dari teman)....

de van boemel
06-21-2011, 19:43
hidup mereka memang sudah tidak berkualitas..
maaf OTT dulu kakak saya juga pernah berurusan dengan ORMAS yang katanya asli Jakarta..
hanya gara-gara di klakson kenceng gara-gara salah satu anggota ormas tsb nyebrang jalan sembarangan...
alhasil pinggang kakak saya di tusuk hingga tembus ke uluh hati dan di keroyok, yang tadinya hanya berurusan dengan 1 orang malah jadi puluhan orang..
benar-benar Hidup mereka Tidak Berkualitas...

fajarjamirobks
06-21-2011, 20:19
Kenapa ya tidak diberlakukan adanya pengelolaan parkir yang benar dan tertata oleh pemda?
Heran, sikap dan mental beberapa orang Indonesia masih saya anggap pesimis dibandingkan negara tetangga yang mau memiliki kedisiplinan dan sikap yang sesuai.

nova_33
06-21-2011, 20:36
Kenapa ya tidak diberlakukan adanya pengelolaan parkir yang benar dan tertata oleh pemda?
Heran, sikap dan mental beberapa orang Indonesia masih saya anggap pesimis dibandingkan negara tetangga yang mau memiliki kedisiplinan dan sikap yang sesuai.

Kan parkir sudah disediakan pengelola om, namun jumlah kendaraan tidak sebanding dengan lahan parkirnya.. Harusnya mungkin dibuat gedung khusus parkir seperti di luar negeri.. Ada juga mall di wilayah Tangerang yg buat "lahan khusus parkir" yang bertingkat.
Jadi ormas tersebut memanfaatkan gang2 untuk tempat parkir dengan tarif yang sangat tidak wajar.

fajarjamirobks
06-21-2011, 20:44
Kan parkir sudah disediakan pengelola om, namun jumlah kendaraan tidak sebanding dengan lahan parkirnya.. Harusnya mungkin dibuat gedung khusus parkir seperti di luar negeri.. Ada juga mall di wilayah Tangerang yg buat "lahan khusus parkir" yang bertingkat.
Jadi ormas tersebut memanfaatkan gang2 untuk tempat parkir dengan tarif yang sangat tidak wajar.
Setuju nih pendapat mas Nova
Menurut saya, gedung parkir dan mobil yang diparkir dapat menggunakan lift sepertinya sudah harus dicanangkan oleh pemerintah di beberapa lokasi yang padat di Jakarta seperti PRJ dan Ancol. Baik dari hari libur panjang maupun hari kerja. Tujuannya adalah, mengurangi kesemrawutan di lokasi ybs dan dan meminimalisir kejahatan yang terjadi di lokasi parkir yang ilegal.

Pran-cis
06-22-2011, 00:04
Oh ya... ada lagi yg harus d waspadai saat memarkirkan mobil d arena PRJ... ada sindikat pencurian Ban mobil beserta velgnya... (info dari teman)....

di tempat parkir resmi apa di luar arena/pinggir jalan om...???

EvoTech
06-22-2011, 00:24
diluaran dan didalam... rawan semuanya...

teguhbr77
06-22-2011, 08:32
Oh ya... ada lagi yg harus d waspadai saat memarkirkan mobil d arena PRJ... ada sindikat pencurian Ban mobil beserta velgnya... (info dari teman)....

jadi inget jatengfair beberapa tahun yang lalu :D
4 roda mobil ilang semua, diganjal sama paving block ....
hehehehehe

nova_33
06-22-2011, 08:44
diluaran dan didalam... rawan semuanya...

Seenggaknya didalam lebih aman Min, soalnya kalo di dalam ada petugas keamanan yang patrol di parkiran dan biasanya tiap 1 baris parkiran dijaga petugas..

anginyuno
06-22-2011, 10:32
begitulah indonesia, selalu saja ada yg mencari keuntungan secara tdk wajar yg ujung-ujungnya merugikan pihak lain ckck...

huda
06-22-2011, 11:46
Penyelenggaranya gak kompeten nih.....masa gak diperhitungkan seberapa luas parkiran yang dibutuhkan.......atau mungkin gagal bernegoisasi dengan penguasa setempat jadi bersikap gak peduli.....BTW secara pribadi ane juga gak pernah ke PRJ, serba ribet dan gak enjoy buat melihat produk yang ditawarkan......

imung
06-22-2011, 12:30
Penyelenggaranya gak kompeten nih.....masa gak diperhitungkan seberapa luas parkiran yang dibutuhkan.

Saya setuju om... --IMHO-- kenapa tahun-tahun lalu kasus ini nggak muncul? Mestinya panitia bisa belajar dari tahun-tahun sebelumnya.. Atau untuk meminimalisir hal-hal yang enggak diinginkan, panitia bisa menggandeng ormas tersebut untuk diajak kerjasama dalam hal perpakiran. Jadi nggak liar seperti sekarang ini. Yah win-win solution lah.

Sumpah, sejak PRJ pindah dari Monas sampe sekarang saya belum pernah ke sana.... he.. he...

joe cole
06-22-2011, 12:30
Penyelenggaranya gak kompeten nih.....masa gak diperhitungkan seberapa luas parkiran yang dibutuhkan.......atau mungkin gagal bernegoisasi dengan penguasa setempat jadi bersikap gak peduli.....BTW secara pribadi ane juga gak pernah ke PRJ, serba ribet dan gak enjoy buat melihat produk yang ditawarkan......

hehehe,,, sama dong Om,,, saya juga seumur2 ke area JiExpo Kemayoran belom pernah Ngehadirin Hajatan PRJ ini,, serba ribet,,, udah aksesnya ribet, masuknya bayar, parkirnya ribet, trus harga barang2 nya juga nggak jauh beda sama di Mall...

nucleus33
06-22-2011, 12:36
paling enak ke PRJ hari kerja, ga terlalu rame parkirnya jg gampang

jsusanto
06-22-2011, 13:53
Setuju nih pendapat mas Nova
Menurut saya, gedung parkir dan mobil yang diparkir dapat menggunakan lift sepertinya sudah harus dicanangkan oleh pemerintah di beberapa lokasi yang padat di Jakarta seperti PRJ dan Ancol. Baik dari hari libur panjang maupun hari kerja. Tujuannya adalah, mengurangi kesemrawutan di lokasi ybs dan dan meminimalisir kejahatan yang terjadi di lokasi parkir yang ilegal.

Kalo dah tertib gitu yaaa tertutup jugalah celah punglinya, jadi yaaa "agak sulit" dibuat tertib.

joe cole
06-23-2011, 16:47
yang udah ke PRJ 2011,,,, gimana,,susah gag cari parkirannya

huda
06-23-2011, 16:55
hehehe,,, sama dong Om,,, saya juga seumur2 ke area JiExpo Kemayoran belom pernah Ngehadirin Hajatan PRJ ini,, serba ribet,,, udah aksesnya ribet, masuknya bayar, parkirnya ribet, trus harga barang2 nya juga nggak jauh beda sama di Mall...

Yup betul banget, cuma beda di SPGnya aja.....hahahaha.............

konde035
06-23-2011, 17:21
Yup betul banget, cuma beda di SPGnya aja.....hahahaha.............

waduh .. kok cuma SPGnya doang ....

kemaren adik ipar dateng pas ultahnya ... nyari parkirnya ribet bener .... ampe harus di luar ... wkkkkkk
penuuuhhhh

Pran-cis
06-23-2011, 18:01
waduh .. kok cuma SPGnya doang ....

kemaren adik ipar dateng pas ultahnya ... nyari parkirnya ribet bener .... ampe harus di luar ... wkkkkkk
penuuuhhhh

jadi gak kepengen ke PRJ, kalau abis baca komen2 di atas

konde035
06-23-2011, 18:16
jadi gak kepengen ke PRJ, kalau abis baca komen2 di atas

datang aja om ......
naek umum lebih leluasa ... kan dah ada tuh yg langsung kesana ...
TransJakarta juga dah ada yg langsung ke PRJ ...

nucleus33
06-26-2011, 22:59
kmrn abis dari PRJ, dateng sekitar jam 12an masih sepi parkiran mobil, jadi gampang cari parkirannya, eh begitu pulangnya sekitar jam 5 an malah ga bisa keluar mobilnya, karna padet sama mobil2 yg mw masuk parkir, hampr sejam keluar parkiran, hehe

konde035
06-26-2011, 23:41
kmrn abis dari PRJ, dateng sekitar jam 12an masih sepi parkiran mobil, jadi gampang cari parkirannya, eh begitu pulangnya sekitar jam 5 an malah ga bisa keluar mobilnya, karna padet sama mobil2 yg mw masuk parkir, hampr sejam keluar parkiran, hehe

saking kosongnya, parkirnya maen di dalem aja .. nda taunya susah pas keluar .. wkkkkk

nucleus33
06-27-2011, 13:38
saking kosongnya, parkirnya maen di dalem aja .. nda taunya susah pas keluar .. wkkkkk

haha... iya om ga kepikiran kalo sorenya bakalan rame dan susah keluar
emang bener sih kalo ke PRJ paling enak naek angkutan umum

yobood
06-27-2011, 23:18
katanya sih udah ditertibkan..tau ditertibkannya gimana

yang jelas TERLAMBAT

Image PRJ 2011 sudah hancur

HafizArie
07-01-2011, 14:49
ane naik motor ke PRJ pulangnya macet parah

mbah_uban
07-01-2011, 15:28
beberapa alternatif angkutan umum menuju area PRJ Kemayoran


Dari Cimone/Tangerang : naik Mayasari 106/77 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Ps. Minggu naik Metro 62 ke Manggarai, naik Metro 17 turun Senen, naik Metro 10 turun PRJ .

Dari Manggarai : naik Metromini 17 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ .

Dari Lebak Bulus : naik Kopaja 20 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Cikarang : naik PAC 122 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Grogol/Kalideres : naik Kopami 12 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Pulogadung : naik Mikrolet 53 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Kota : naik Mikrolet 12 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Pasar Rebo : naik Mayasari 17A turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Depok : naik PAC 134 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Kampung Melayu : naik Mikrolet 01 turun Senen, trus naik Metro 10 turun di PRJ.

Dari Rawamangun : naik Metro 03 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Bekasi Timur : naik Mayasari 9A/PAC 24 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun di PRJ.

Dari Blok M : naik PPD 67 turun Senen, trus naik Metromini 10 turun PRJ.


Lengkapin dikit

PATAS AC 27 JURUSAN BEKASI - KOTA
PATAS AC 128 A JURUSAN CIKARANG - KOTA
PATAS 38 JURUSAN PULOGADUNG - KOTA
MIKROLET 53 JURUSAN PULOGADUNG - KOTA ( LEWAT JL. ANGKASA / INDUSTRI)
BIS AJAP 139 JURUSAN TANGERANG - KEMAYORAN
PATAS P17 JURUSANN KP. RAMBUTAN - KOTA
METROMINI P10 JURUSAN SENEN - SUNTER

menambahkan yah om P58 bekasi-kota,,sm sinjay bekasi kemayoran,,hehehe...