PDA

View Full Version : Doaku Untuk Temanku



huda
05-31-2011, 19:29
Dalam hidupku aku tak pernah percaya bahwa ada orang yang benar-benar memanfaatkan jasa dukun atau ilmu hitam bila cintanya sudah ditolak, tapi kisah temanku membuktikan hal tersebut.

Berawal dari perkenalan yang tak sengaja, mulanya adalah perkenalan antara temannya teman lalu saling tukar nomor dan saling bertemu untuk tatap muka. Satu tahun lalu mereka berjumpa untuk pertama kali di sebuah acara tari kraton jogjakarta, keduanya saling membuka diri untuk bisa menajajaki kemungkinan hubungan lebih serius dari sekedar hanya berteman, maklum keduanya berusia dewasa dan sudah layak menatap masa depan. Temanku dan teman barunya itu berkeliling kraton, saling bercanda dan berfoto bersama, nampak jelas bahwa keduanya memiliki maksud yang sama dalam pertemuan pertama ini.

Bak gayung bersambut hubungan mereka naik dari satu jenjang ke jenjang berikutnya, keduanya mengikrarkan diri sebagai sepasang kekasih. Temanku bercerita banyak tentang gadisnya pujaannya itu, ia yang cantik, lembut, penuh kasih sayang dan berbagai pujian lainnya. Di mata temanku hampir tak ada cacat pada wanita yang baru saja dikenalnya itu. Saking sempurnanya temanku bahkan rela berhenti merokok bila bersamanya, sesuatu yang sebelumnya tak pernah terjadi sebelumnya karena memang ia perokok berat.

Tapi kesempurnaan itu justru memincingkan kecurigaanku, ini naluri seorang teman dan tidak bermaksud apa-apa kecuali untuk kebaikannya. Bila teman-teman lainnya bahagia dengan hubungan mereka berdua aku justru sebaliknya, rasanya ada yang mengganjal dengan perilaku "wanita hebat" ini. Tanda tanya besarku terjawab, bahwa wanita ini adalah penari kraton yang sangat menekuni dunia tari hingga deatil-detail kecilnya, ia seorang kejawen tulen dengan kepribadian ganda serta dekat dengan dunia sihir.

Dan rasa curiga ini kian menemukan kebenarannya saat hubungan mereka sudah berjalan hampir setengah tahun, temanku tak lagi bahagia dengan kisah asmaranya. Dari hari ke hari dihabiskan dengan kesedihan, kemarahan dan kesia-siaan, tak ada lagi aura semangat menggapai masa depan semuanya berganti dengan kebisingan keluh kesah dirinya yang juga tak bisa ia jelaskan apa sesungguhnya yang diinginkan. Sempat satu kali ia bercerita bagaimana anehnya dan liciknya wanita yang ia puja tersebut mempermainkan hidupnya hingga ia tak lagi kenal Tuhannya. Temanku enggan sholat, dan suara azan kini menjadi nada paling bising di telinganya, padahal azan yang berkumandang itu dulu menjadi miliknya.

Kami berdua sempat pergi ke surabaya di suatu malam yang pekat hanya untuk sekedar menghindar dari masalah yang berlarut-larut. Sepanjang perjalanan di atas bus EKA ia banyak bercerita, tentangnya, tentang wanita itu dan segala sesuatu yang mengganjal. Aku lihat di wajahnya, tampak benar keletihan temanku ini dalam menjalani cintanya, gerahamnya kian kuat ditekan saat kemarahan seakan ingin meledak begitu saja. Disini aku bisa melihat bagaimana air mata dan kemarahan menjadi satu di atas tubuhnya yang ringkih dan semakin layu.

Di Surabaya sebenarnya ia sudah punya i'tikad untuk melepaskan wanita itu dan melupakannya untuk selama-lamanya, tapi hatiku terkejut hebat saat temanku itu datang ke jakarta dan bercerita bahwa ia tak bisa memutuskan hubungannya. Ia tak tahu alasannya dan ia juga tidak mengerti mengapa semuanya menjadi serba salah dan dirinya pun serba melemah seperti ini. Baru kali ini dalam hidupnya ia merasa lebih layak mati daripada hidup, buat apa hidup bila keadaaannya sama dengan orang mati, ia tak bisa memilih pilihan yang paling mudah untuk kebaikannya di hadapan wanita itu. Temanku juga merasa seakan Tuhan sudah lama berpaling darinya, membuat semua doa serasa percuma.

Tiga bulan setelah pertemuan kami di Jakarta, ia mengabarkan bahwa ia telah memutuskan wanita itu dari kehidupannya, tapi, katanya, sepertinya ini tak bisa selesai begitu saja. Sesaat setelah ia tegaskan untuk melepaskan hubungan asmaranya ia merasa seperti menjadi bukan dirinya. Segala yang ia lihat serasa sangat aneh, dimana-mana yang ia pandang hanyalah manusia-manusia kumuh tak berkehidupan (padahal justru ia yang terlihat kumuh), ia menjadi tahu beberapa kejadian sebelum benar-benar terjadi, sholatnya seperti tak berujung (ia selalu merasa sholat sesuai dengan rakaat yang ditentukan tapi sekeilingnya melihat ia selalu sholat lebih dari sepuluh rakaat), bacaan al-Qur'an menjadi aneh (ia merasa sudah membaca al-Qur'an dengan posisi yang benar tapi sekelilingnya melihat ia membaca al-Qur'an dengan terbalik), seringkali ia merasa badannya meriang hebat tapi setelah didiagnosa oleh dokter tak ada satupun gejala penyakit apapun dan lain sebagainya.

Hal ini sudah berlangsung lama, dan selalu muncul secara tiba-tiba. Rukyah sudah dijalani beberapa kali namun tampaknya belum menunjukkan hasil apapun, dan beberapa waktu yang lalu kembali temanku mengalami keanehan seperti diatas.

Saya tulis kisah ini dengan harapan masih ada ruang kecil dalam doa-doa teman-teman bismania semua untuk disusupkan kisah ini agar Allah SWT memberikan kesembuhan total kepada teman saya dari segala marabahaya yang ditujukan padanya dari semua orang yang membencinya.

Terima kasih.........

teguhbr77
05-31-2011, 19:43
sekedar sharing saja,
sihir, dukun dan sejenisnya, itu bagian dari dunia ghaib yang dalam keyakinan Islam, itu diyakinin keberadaannya. bahkan Rasululloh pun mendapat cobaan sihir ini. apalagi kita yang manusia biasa.
mengupayakan supaya dapat kembali ke jalan NYA, kembali beribadah wajib dan syukur ditambah dengan sunnah serta pasrah pada NYA, insyaALLOH jadi jalan keluar yang baik.
sebaik2 masalah bagi seorang muslim, adalah kembali padaNYA. datang kepada ulama juga salah satu jalan keluar.

@ghofar_rudin
05-27-2012, 12:56
sekedar sharing saja,
sihir, dukun dan sejenisnya, itu bagian dari dunia ghaib yang dalam keyakinan Islam, itu diyakinin keberadaannya. bahkan Rasululloh pun mendapat cobaan sihir ini. apalagi kita yang manusia biasa.
mengupayakan supaya dapat kembali ke jalan NYA, kembali beribadah wajib dan syukur ditambah dengan sunnah serta pasrah pada NYA, insyaALLOH jadi jalan keluar yang baik.
sebaik2 masalah bagi seorang muslim, adalah kembali padaNYA. datang kepada ulama juga salah satu jalan keluar.

betullll banget.. om...... minta pencerahan dari para ulama