PDA

View Full Version : Waspadalah dengan Premium yang Anda Gunakan!



ndoro_kakung
07-23-2010, 11:02
Kalau Anda biasa mengisi bahan bakar mobil Anda dengan Bensin Premium, harap waspada. Karena saat ini bahan bakar produk Pertamina ini dicurigai dengan sengaja diturunkan kualitasnya, dalam rangka taktik pemerintah untuk memaksa Anda beralih ke Bensin Pertamax!

Pernyatan tersebut dinyatakan oleh pihak YLKI berkiatan dengan ditemukan cukup banyak mobil yang tiba-tiba mengalami kerusakan pada fuel pump-nya, dan hal tersebut hanya terjadi pada mobil-mobil yang menggunakan Premium.

Apabila hal ini benar, kita kembali menjadi korban dari ketidakbecusan pemerintah dalam mengurus negara ini.

Ini tak lepas dari rencana pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM, dengan cara membuat ketentuan bahwa hanya kendaraan roda dua, angkutan umum, dan kendaraan pribadi produk di bawah tahun 2005 saja yang boleh menggunakan Premium.

Bagaimana implementasinya nanti di lapangan?

Misalnya, bagaimana caranya petugas SPBU bisa membedakan mana mobil pribadi produk di bawah tahun 2005 dan sesudahnya? Apakah setiap kali mengisi BBM wajib menunjukkan STNK yang mencantumkan tahun pembuatan mobilnya, ataukah mesti semua petugas SPBU ditraining teknik mengenal mobil mana produk di bawah tahun 2005, mana yang sesudahnya? Ada-ada saja, bukan?

Bagaimana caranya mengontrol dan mengetahui bahwa semua proses pengisian BBM di sana sudah sesuai dengan prosedur dan peruntukannyanya masing-masing kendaraan? Bahwa benar sejumlah mobil produk di bawah tahun 2005 diisi dengan Premium, dan sesudahnya diisi dengan Pertamax saja.

Bagaimana caranya untuk mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran ketentuan tersebut?

Sangat terbuka kemungkinan terjadinya manipulasi-manipulasi di lapangan. Misalnya, mobil pribadi di atas tahun 2005, tetap saja akan dilayani pengisian Premium-nya oleh petugas, setelah pengemudinya memberi uang sogok. Atau yang lebih serius lagi terjadi praktek jual-beli Premium di pasar gelap.

Apakah pemerintah yang punya rencana itu sudah punya rumusan atau mekanismenya? Ternyata belum. Pemerintah sendiri ternyata masih bingung bagaimana caranya melaksanakan rencananya tersebut secara efektif dan efesien.

Ketika ditanya wartawan, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, mengaku belum punya rumusan tentang pelaksanaan rencana tersebut.

Kembali ke soal kualitas Premium yang dapat merusak mobil. Apakah benar demikian?

Pihak Pertamina telah membantahnya.

Tetapi kita tentu tidak harus percaya dengan mereka. Yang penting adalah bagaimana pengalaman pribadi kita.

Jauh sebelum beredarnya isu tentang kualitas Premium yang sengaja diturunkan ini, pengalaman pribadi saya dengan Premium sudahlah buruk (di tahun 2000).

Ketika itu mobil saya sering mengalami kerusakan. Oleh pihak bengkel, saya dijelaskan bahwa kualitas Premium produk Pertamina jelek. Saya disarankan utnuk menggunakan Pertamax. Saran itu saya ikuti, dan sejak itu mobil saya tidak pernah lagi rewel. Sejak itu saya tidak pernah lagi menggunakan Premium.

Berkaitan dengan isu tentang kualitas Premium saat ini, pihak Pertamina membantah, dengan mengatakan bahwa semua isu itu tidak benar. Bahwa kualitas Premium tetap di bawah kontrol yang sangat ketat, mulai dari pengilangannya sampai di SPBU-SPBU.

“Di SPBU kami juga melakukan cek visualisasi. Jadi BBM yang dijual termasuk Premium sesuai dengan spesifikasi Dirjen Migas dan telah melalui proses quality control sesuai prosedur yang ada,” terang Vice President Communication Pertamina, Basuki Trikora Putra (detik.com, Selasa, 20 Juli 2010)

Tetapi kelanjutan penjelasannya malah bikin bingung, seperti dikutip detik.com.

Ia menduga jika ada kerusakan pada fuel pump mobil bisa jadi disebabkan karena pengguna mobil menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin mobil tersebut.

“Ketidaksesuaian antara mesin mobil dengan jenis BBM yang digunakan itu mungkin saja merusak mesin. Mobil produksi di atas tahun 2005 itu kan harusnya pakai Ron 92 (Pertamax), kalau pakai Ron 88 (Premium) akan ada persoalan dalam kinerja mesin,” ungkapnya.

Pertanyaannya, kenapa baru sekarang hal ini dijelaskan? Bukankah ini berarti ada masalah dengan kualitas Premium, atau kalau memang ada ketidaksesuaian seperti yang dijelaskan ini, kenapa Pertamina tidak memberi peringatan sejak tahun 2005 lalu?

Anda akan semakin bingung kalau membaca penjelasan dari Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi selaku wadah pengusaha SPBU, yang menyatakan bahwa kualitas Premium di bawah kontrol ketat Pertamina, dan tidak ada masalah untuk semua jenis kendaraan.

Dia malah menenggarai bahwa isu tersebut merupakan bentuk black campaign dari kompetitor Pertamina.

Katanya, para pengguna Premium tidak bisa menyalahkan kerusakan pada fuel pump mobil mereka, karena kualitas Premium, karena kualitasnya tidak bermasalah

“Jangan begitu saja menyalahkan kualitas BBM-nya. Fuel pump itu kan tidak bisa langsung rusak begitu saja, ada prosesnya. Bisa saja kualitas fuel pump-nya yang bermasalah,” tambahnya.

Lain lagi versi Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh.

Pernyataannya kelihatannya mulia buat para pemilik mobil, karena begitu besar perhatiannya kepada mereka.

Dia menyatakan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi untuk mobil pribadi produksi tahun 2005 ke atas dilakukan untuk membantu mengurangi pengeluaran bulanan yang dikeluarkan masyarakat untuk menservis mobil.

“Jangan gunakan Premium tapi pakai Pertamax agar mesin tidak cepat rusak. Itu kan juga bisa menghemat pengeluaran bulanan mereka,” kata sang Menteri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/7/2010).

Jadi, kelihatannya memang sebenarnya adalah masalah dengan Premium ini, bukan?

Jadi, bagaimana, Anda, khususnya pemilik mobil di atas tahun 2005, masih mau menggunakan Premium? Kalau masih, kemudian mesin mobil Anda rusak, jangan salahkan pemerintah, ya, yang sebenarnya sudah berniat tulus ini?

Apapun dalih pihak Pemerintah, sudah merupakan rahasia umum bahwa kualitas Premium produk Pertamina meskipun diklaim seagai termasuk baik dan di bawah pengawasan ketat Dirjen Migas, tetap saja fakta berbicara bahwa kualitasnya masih di bawah kualitas standar internasional.***

#sumbernya disini (http://teknologi.kompasiana.com/group/otomotif/2010/07/21/waspadalah-dengan-premium-yang-anda-gunakan/-12)

menurut saya:

kualitas premum memang benar beroktan 88. kerusakan yg terjadi di kebanyakan fuel pump mobil2 baru dikarenakan oktan yg diguakan tidak sesuai..bayangkan saja kebanyakan mobil baru menggunakan oktan yg lebih tinggi misal 92(pertamax), namun malah diisi dengan premium yg beroktan 88..
apabila terus dipaksakan menggunakan premium maka akan berdampak pada umur sparepart kendaraan anda..
so kenalikah jenis BBM untuk kendaraan ada dengan membaca manual book yg ada.



Daftar mobil disertai konsumsi BBM yang ideal :

Avanza 1.5 (11.0 : 1), Pertamax Plus
Cherolet Estate 1.6 (9.5 : 1), Pertamax
Daihatsu Luxio (9.x : 1), Pertamax
Daihatsu Sirion 1.3 (10.0 : 1), Pertamax
Daihatsu Terios (10.x : 1), Pertamax Plus
Daihatsu Xenia VVT-i (11.0 : 1), Pertamax Plus
Honda Accord 2003-2006 (9.6 : 1), Pertamax
Honda Accord 2007-... (10.5 : 1), Pertamax Plus
Honda Aria (10.2 : 1), Pertamax Plus
Honda City (10.x : 1), Pertamax Plus
Honda CRV < 2007 (9.6 : 1), Pertamax
Honda CRV 2007++ (10.5 : 1), Pertamax Plus
Honda Fit (10.x : 1), Pertamax Plus
Honda Freed (10.2 : 1), Pertamax Plus
Honda Jazz VTEC 1.5 (10.1 : 1), Pertamax Plus
Honda Stream 1.7 (9.5 : 1), Pertamax
Kia ALL TYPE (10.x : 1), Pertamax Plus
Nissan Grand Livina 1.5 (10.5 : 1), Pertamax Plus
Nissan Livina Hatch 1.5 (10.5 : 1), Pertamax Plus
Nissan Teana (9.8 : 1), Pertamax
Proton Savvy 1.2 (9.8 : 1), Pertamax
Suzuki Aerio (9.0 : 1), PREMIUM
Suzuki APV 1.5 Gen I (2004 - 2007) (9.0 : 1), PREMIUM
Suzuki Gran Max (9.x : 1), Pertamax
Suzuki Katana (8.8 : 1), PREMIUM
Suzuki SX4 1.5 (10.5 : 1), Pertamax Plus
Suzuki Swift 1.5 (9.5 : 1), Pertamax
Toyota Kijang Inova 2.0 (9.8 : 1), Pertamax
Toyota Kijang Kapsul EFI (9.0 : 1), Premium
Toyota Kijang Super 1500cc (mesin 5K) (9.3 : 1), Pertamax
Toyota Rush (10.x : 1), Pertamax Plus
Toyota Yaris 1.5 (10.5 : 1), Pertamax Plus

Yang manakah mobil anda ? hehehehe....

#nemunya dari sini (http://www.kaskus.us/showthread.php?p=249644538#post249644538)


semoga bermanfaat

ndoro_kakung
07-23-2010, 12:37
tips fuel pump

Pompa bensin mobil injeksi cepat mati? Apakah karena kualitas bahan bakar yang buruk, atau memang gelagat fuel pump mobil injeksi yang punya umur pendek? Tunggu dulu, masih ada satu penyebab lagi. Apa ya, kira-kira?

TERENDAM BENSIN
Secara konstruksi, mobil injeksi memang berbeda dengan karburator. Perbedaan paling mendasar, tentu pada sistem suplai bahan bakarnya. Jika sebelumnya masih mengandalkan pengabutan sederhana di dalam karburator, maka pada sistem injeksi lebih canggih karena melibatkan penyemprotan bertekanan tinggi pada injektor.

Nah, pola penyemprotan pada injektor itu diatur oleh ECU. Komputer mesin akan menghitung kebutuhan bensin berdasarkan putaran mesin dan bukaan gas. Menunjang hal ini, ada nilai konstan yang harus dijaga. Yaitu tekanan pada suplai bahan bakar. Tekanan ini disediakan oleh high pressure fuel pump di tangki bensin.

Betul, beda dengan model pompa membran atau pompa elektrik pada karburator yang masih bertipe low pressure. Fuel pump mesin injeksi bertekanan tinggi. Lantas, pada mobil modern, pompa ini terletak di dalam tangki dan terendam bensin (Gbr.1).

Pada bagian bawah fuel pump ada saringan kecil (Gbr.2). Di sistem injeksi lawas, mobil masih dilengkapi saringan lagi di luar. Biasanya berbentuk silinder dan berwarna hitam. Posisinya bisa dirunut pada saluran bahan bakar di ruang mesin. Namun mobil-mobil anyar hanya pakai satu saringan di bawah pompa itu.

gambar 1
http://www.otomotifnet.com/otoweb/images/image/tips/Mobil/12%20December%2009/minggu%201/fuelpump01-Arseen.jpg

gambat 2
http://www.otomotifnet.com/otoweb/images/image/tips/Mobil/12%20December%2009/minggu%201/fuelpump02-Arseen.jpg

gambar 3
http://www.otomotifnet.com/otoweb/images/image/tips/Mobil/12%20December%2009/minggu%201/fuelpump03-Arseen.jpg

gambar 4
http://www.otomotifnet.com/otoweb/images/image/tips/Mobil/12%20December%2009/minggu%201/fuelpump04-Arseen.jpg

Pompa bensin ini harus terendam sempurna di dalam tangki. Soalnya bensin juga berfungsi sebagai pendingin dan pelumas. Hal ini disebabkan selama bekerja, pompa mengeluarkan panas. Sehingga dengan adanya bensin, bisa menyerap panas yang ada. Bensin juga bisa menjadi pelumas permukaan logam yang bergesekan di dalam pompa.

Nah, fuel pump mobil injeksi yang punya umur pendek disinyalir karena kebiasaan pemilik kendaraan yang sering membiarkan tangki bensin kosong. Kabarnya, SPBU di sana relatif jarang dan jauh-jauh. Sehingga pemilik kendaraan cenderung menunda-nunda untuk beli bensin. Begitu beli langsung sekalian banyak.

Hati-hati! Karena kalau sudah kurang dari seperempat, bodi fuel pump (Gbr.3) tidak terendam sempurna. Kebayang dong efeknya, pasti akan buruk buat fuel pump. Jika dibiarkan, fuel pump bisa panas dan cepat sekarat.

Tangki bensin kosong juga bisa berakibat buruk lantaran kotoran jadi lebih berpotensi tersedot masuk pompa. Meski ada saringan, kalau sudah terlalu kotor, kotoran bisa saja lewat. Mengecek saringan secara berkala merupakan salah satu solusinya. Terpenting, perhatikan terus indikator bensin (Gbr.4). Jangan sampai sering kurang dari seperempat, ya!

sumbernya dari sini (http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/8005)

sanholic
07-23-2010, 12:52
sharing pengalaman Pribadi neh om,.

3 hari yg lalu setelah saya mengisi Premium Disalah satu SPBU
didaerah saya,.baru berjalan kira2 200M dari SPBU
eh APV OH1526 saya mbrebet n langsung mati mesin,.
coba di start gak mo hidup
akhirnya tarik ke bengkel

setelah di cek ternyata Fuel pump (bahasa Bellasnya Pompa minyak) nya yg Koit (mati red)
setelah turun tangki ternyata eh ternyata Saringan minyaknya tertutup endapan sepert Lumpur,.
dan itu yg menyababkan Pompa minyak tidak berfungsi dengan baik dan akhirnya tewas dah tu pompa

Pertanyaannya darimana kah endapan tersebut??????
sementara seingat saya gak pernah ngisi Premium di eceran pinggir jalan,.
terakhir sekitar 3 bulan yg lalu saat diservice(kuras tangki) tidak ada endapan sedikitpun

ndoro_kakung
07-23-2010, 13:51
sharing pengalaman Pribadi neh om,.

3 hari yg lalu setelah saya mengisi Premium Disalah satu SPBU
didaerah saya,.baru berjalan kira2 200M dari SPBU
eh APV OH1526 saya mbrebet n langsung mati mesin,.
coba di start gak mo hidup
akhirnya tarik ke bengkel

setelah di cek ternyata Fuel pump (bahasa Bellasnya Pompa minyak) nya yg Koit (mati red)
setelah turun tangki ternyata eh ternyata Saringan minyaknya tertutup endapan sepert Lumpur,.
dan itu yg menyababkan Pompa minyak tidak berfungsi dengan baik dan akhirnya tewas dah tu pompa

Pertanyaannya darimana kah endapan tersebut??????
sementara seingat saya gak pernah ngisi Premium di eceran pinggir jalan,.
terakhir sekitar 3 bulan yg lalu saat diservice(kuras tangki) tidak ada endapan sedikitpun

lha i juga g tau itu dari mana
tapi denegr2 akhir2 ni sering ditemui hal2 tersebut..

fattrucker.ryan
07-23-2010, 13:54
nice ipoh gan..........tapi ini pengalaman pribadi juga. selama saya bawa grand max, n terios yang "katanya" harus menggunakan pertamax dan pertamax plus, sejauh itu saya cuma isi dengan premium karena susahnya mendapatkan pertamax dan pertamax plus di kota kecil. dan hasilnya tidak terjadi banyak masalah. hanya saja jika di terios memang ada sedikit endapan seperti jamur di filter bensin, tapi rotax tetap aman aman saja.

sebenarnya kerusakan pada rotax bisa dihindari dengan rutin mengecek filter bensin atau bisa juga mengganti filter bensin dengan yang lebih bagus kualitasnya. dan memang benar penggunaan bensin ber oktan tinggi memang benar baik, tapi sebenarnya lebih baik digunakan di mobil berteknologi injeksi. karena mobil berinjeksi menggunakan tekanan tinggi. menurut saya mobil dengan karburator masih aman aman saja menggunakan premium, dengan menyeting ulang timing pengapian bisa mereduksi gejala mesin nglitik. CMIIW.................

ndoro_kakung
07-23-2010, 13:57
nice ipoh gan..........tapi ini pengalaman pribadi juga. selama saya bawa grand max, n terios yang "katanya" harus menggunakan pertamax dan pertamax plus, sejauh itu saya cuma isi dengan premium karena susahnya mendapatkan pertamax dan pertamax plus di kota kecil. dan hasilnya tidak terjadi banyak masalah. hanya saja jika di terios memang ada sedikit endapan seperti jamur di filter bensin, tapi rotax tetap aman aman saja.

sebenarnya kerusakan pada rotax bisa dihindari dengan rutin mengecek filter bensin atau bisa juga mengganti filter bensin dengan yang lebih bagus kualitasnya. dan memang benar penggunaan bensin ber oktan tinggi memang benar baik, tapi sebenarnya lebih baik digunakan di mobil berteknologi injeksi. karena mobil berinjeksi menggunakan tekanan tinggi. menurut saya mobil dengan karburator masih aman aman saja menggunakan premium, dengan menyeting ulang timing pengapian bisa mereduksi gejala mesin nglitik. CMIIW.................

lha pakare njedul..
nice inpo

huda
07-23-2010, 13:58
Meski telah menggunakan Pertamax, kalau pompa bensin milik luar sudah banyak tersedia saya beritikad untuk beralih saja. Pusing dengan harga BBM dari Pertamina, selalu muatan politis. Bukannya tidak nasionalis tapi percuma juga bila konsumen selalu diributkan dengan isu-isu di balik penentuan harga BBM, alih-alih nyaman dalam berkendaraan malah selalu was-was akan naik-turun harga yang kurang jelas alasan, apalagi standard mutunya.

sanholic
07-23-2010, 14:02
lha i juga g tau itu dari mana
tapi denegr2 akhir2 ni sering ditemui hal2 tersebut..

mungkinkah ada kaitanya dengan kwalitas premium nya yg (maaf) buruk??

ndoro_kakung
07-23-2010, 14:03
Meski telah menggunakan Pertamax, kalau pompa bensin milik luar sudah banyak tersedia saya beritikad untuk beralih saja. Pusing dengan harga BBM dari Pertamina, selalu muatan politis. Bukannya tidak nasionalis tapi percuma juga bila konsumen selalu diributkan dengan isu-isu di balik penentuan harga BBM, alih-alih nyaman dalam berkendaraan malah selalu was-was akan naik-turun harga yang kurang jelas alasan, apalagi standard mutunya.


beralih ke produsen malaysia or belanda??

ndoro_kakung
07-23-2010, 14:13
mungkinkah ada kaitanya dengan kwalitas premium nya yg (maaf) buruk??

semoga segera dibenahin pak..

"Kalau misalnya itu terjadi karena penyalahgunaan atau penyimpangan, tolong lapor ke BPH Migas. Kita tidak dapat laporan masyarakat , kita punya SMS center nomornya 3477. Kalau sudah ada laporan kami akan turunkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk cek dengan mobil lab," jelasnya. (tubagus)

dari sini neeh..

http://www.detikfinance.com/read/2010/07/22/073857/1404252/4/bph-migas-kualitas-premium-takkan-diturunkan-demi-pertamax

fattrucker.ryan
07-23-2010, 14:20
Meski telah menggunakan Pertamax, kalau pompa bensin milik luar sudah banyak tersedia saya beritikad untuk beralih saja. Pusing dengan harga BBM dari Pertamina, selalu muatan politis. Bukannya tidak nasionalis tapi percuma juga bila konsumen selalu diributkan dengan isu-isu di balik penentuan harga BBM, alih-alih nyaman dalam berkendaraan malah selalu was-was akan naik-turun harga yang kurang jelas alasan, apalagi standard mutunya.

sependapat dengan om huda, sebenarnya masyarakat cuma butuh kepastian dari pemerintah bukanya janji janji BBM murah yang hanya dijadikan isyu politik. semoga isyu ini tidak berlanjut dan masyarakat bisa kembali nyaman berkendara di jalanan Republik Indonesia Tercinta kita

abraham
07-23-2010, 14:33
punyaku avanza jhe....
tapi yg 1.3 keluaran 2009, ....

lha kalo pake pertamax ya tekor dah....
apa mesinnya dicangkok pake mesin panther aja ya? khan diesel tuh...:biggrin:

ndoro_kakung
07-23-2010, 14:36
punyaku avanza jhe....
tapi yg 1.3 keluaran 2009, ....

lha kalo pake pertamax ya tekor dah....
apa mesinnya dicangkok pake mesin panther aja ya? khan diesel tuh...:biggrin:

di cangkok 1526 or k380 aja..maknyossss

abraham
07-23-2010, 14:38
di cangkok 1526 or k380 aja..maknyossss
wah, bisa terbang mobilku...

:biggrin2:

Ryan.Agusta
07-23-2010, 15:00
Back to topic

Warning To Abraham!

tyshi055
07-23-2010, 15:08
Maaf OOT... ini Premium yang ada diseluruh Indonesia atau hanya diwilayah Jabodetabek...

ndoro_kakung
07-23-2010, 15:22
Maaf OOT... ini Premium yang ada diseluruh Indonesia atau hanya diwilayah Jabodetabek...

seluruh indonesia..
soalnya sanholic orang belilas juga ngalamin tuh

tyshi055
07-23-2010, 15:24
hhuuu...waaaduuhh....
Bagaimana neh Nasib si Hitam Jantan AA 1922 LD, Sihitam Manis AA 8341 D dan si Ganteng Silver AA 8698 FD

ndoro_kakung
07-23-2010, 15:31
hhuuu...waaaduuhh....

ganti pertamax aja om..
lagian tergantung mobilnya juga..untuk yg dibawah tahun 2005 g masalah og

fattrucker.ryan
07-23-2010, 15:59
mo nambahin aja ah, tapi jangan dilakukan jika anda ragu. buat mengatasi masalah kualitas bbm ini. caranya :
kalo yang dikeluhkan adalah rendahnya kadar octane anda dapat mengganti bbm dengan octane lebih tinggi, tapi kalo anda mikir tar jadi tekor ada alternative lain

1. yaitu dengan menambahkan octane boster, banyak dijual di pasaran kok. biasanya bentuknya cair atau pil. nah di sini ada resikonya juga. jelilah memilih octane booster. karena ga semua octane booster akan berpengaruh pada performa mesin soalnya Meskipun mungkin judulnya sama, yakni meningkatkan oktan bensin, tapi ada yang fungsinya sebagai deterjen yang membersihkan ruang bakar, sehingga pembakaran kembali optimal, dan tenaga mesin normal lagi lah yang terakhir ini yang dianggap kadang salah kaprah...dianggapnya octane booster padahal pembersih kerak aja.

2. yang ke dua ini yang sebenarnya tidak disarankan tapi masih saya lakukan hehehehehe, kadang emang otak nakal kita kepake sih kalo kondisi mepet, caranya gini......dengan mencampur bensin octane tinggi dengan bensin beroctane sedang dengan perbandingan tertentu, saya sering melakukanya pada motor saya, dan alhamduliah tidak terjadi apa apa di motor, dan dapat mengurangi gejala nglitik di mesin. nah semoga suhu suhu di bidang permesinan dapat menambahkan. apa yang terjadi jika alternative terakhir ini dilakukan. CMIIW

huda
07-23-2010, 16:01
sependapat dengan om huda, sebenarnya masyarakat cuma butuh kepastian dari pemerintah bukanya janji janji BBM murah yang hanya dijadikan isyu politik. semoga isyu ini tidak berlanjut dan masyarakat bisa kembali nyaman berkendara di jalanan Republik Indonesia Tercinta kita:shake:

Sebenarnya harga Pertamax bisa jadi juga masih kemahalan kalau mau dihitung ulang, sebab selama ini produksi dalam negeri cukup untuk kebutuhan bangsa hanya saja sistem produksi, penjualan dan pembelian yang diterapkan menjadi begitu mahal. Contoh paling sederhana bisa kita bandingkan begini, harga produk bensin merk Super (oktan 92) sekitar Rp 6500, hampir sama dengan harga Pertamax saat ini. Yang membedakan adalah, Super adalah produk impor murni sedangkan Pertamax produk dalam negeri. Lagipula BUMN sejatinya merupakan perusahaan yang dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

ndoro_kakung
07-23-2010, 16:10
mo nambahin aja ah, tapi jangan dilakukan jika anda ragu. buat mengatasi masalah kualitas bbm ini. caranya :
kalo yang dikeluhkan adalah rendahnya kadar octane anda dapat mengganti bbm dengan octane lebih tinggi, tapi kalo anda mikir tar jadi tekor ada alternative lain

1. yaitu dengan menambahkan octane boster, banyak dijual di pasaran kok. biasanya bentuknya cair atau pil. nah di sini ada resikonya juga. jelilah memilih octane booster. karena ga semua octane booster akan berpengaruh pada performa mesin soalnya Meskipun mungkin judulnya sama, yakni meningkatkan oktan bensin, tapi ada yang fungsinya sebagai deterjen yang membersihkan ruang bakar, sehingga pembakaran kembali optimal, dan tenaga mesin normal lagi lah yang terakhir ini yang dianggap kadang salah kaprah...dianggapnya octane booster padahal pembersih kerak aja.

2. yang ke dua ini yang sebenarnya tidak disarankan tapi masih saya lakukan hehehehehe, kadang emang otak nakal kita kepake sih kalo kondisi mepet, caranya gini......dengan mencampur bensin octane tinggi dengan bensin beroctane sedang dengan perbandingan tertentu, saya sering melakukanya pada motor saya, dan alhamduliah tidak terjadi apa apa di motor, dan dapat mengurangi gejala nglitik di mesin. nah semoga suhu suhu di bidang permesinan dapat menambahkan. apa yang terjadi jika alternative terakhir ini dilakukan. CMIIW

trik yg kedua malah sering tak lakuin.. gara2 pernah nemu artikel yg nyaranin pake trik ini..
uda lupa dapat di tabloid apa dulu in..soale pas jaman awal2 kuliah dulu..

huda
07-23-2010, 16:12
mo nambahin aja ah, tapi jangan dilakukan jika anda ragu. buat mengatasi masalah kualitas bbm ini. caranya :
kalo yang dikeluhkan adalah rendahnya kadar octane anda dapat mengganti bbm dengan octane lebih tinggi, tapi kalo anda mikir tar jadi tekor ada alternative lain

1. yaitu dengan menambahkan octane boster, banyak dijual di pasaran kok. biasanya bentuknya cair atau pil. nah di sini ada resikonya juga. jelilah memilih octane booster. karena ga semua octane booster akan berpengaruh pada performa mesin soalnya Meskipun mungkin judulnya sama, yakni meningkatkan oktan bensin, tapi ada yang fungsinya sebagai deterjen yang membersihkan ruang bakar, sehingga pembakaran kembali optimal, dan tenaga mesin normal lagi lah yang terakhir ini yang dianggap kadang salah kaprah...dianggapnya octane booster padahal pembersih kerak aja.

2. yang ke dua ini yang sebenarnya tidak disarankan tapi masih saya lakukan hehehehehe, kadang emang otak nakal kita kepake sih kalo kondisi mepet, caranya gini......dengan mencampur bensin octane tinggi dengan bensin beroctane sedang dengan perbandingan tertentu, saya sering melakukanya pada motor saya, dan alhamduliah tidak terjadi apa apa di motor, dan dapat mengurangi gejala nglitik di mesin. nah semoga suhu suhu di bidang permesinan dapat menambahkan. apa yang terjadi jika alternative terakhir ini dilakukan. CMIIW

Percobaan ini bisa maksimal hasilnya kalau menggunakan mesin lama om, kalau mesin baru mending gak usah deh sensitif banget soalnya. Teman-teman bikers saya gak merekomendasikan hal ini karena ada perubahan dalam komponen dan bahan dasar mesin pada kendaraan, terutama motor, itulah yang bikin banyak kendaraan sekarang ini cengeng, modal cc besar doank sama gaya tapi mesin gampang rontok.

abraham
07-23-2010, 17:12
dengan adanya kejadian ini, seharusnya kita beralih ke angkutan massal seperti bus...

EvoTech
07-24-2010, 00:58
Octane booster, yang meragukan adalah.... tidak ada kepastian berapa level peningkatan angka oktannya?

Untung pakai Pertamax Plus..



sebetulnya ane mau jelasin yang ini.. ntar aja ah.. ngantuk...

Azarine
07-24-2010, 03:27
wahh ngeri juga ya?kalo mutu premium kaya gini.....mungkin karena pemain lokal cuma pertamina aja, jd yah...kualitas ga jelas.coba kalo pemain lokal ga cuma pertamina, swasta juga ngikut dah pasti kualitas BBM kita naik

fattrucker.ryan
07-24-2010, 03:42
Percobaan ini bisa maksimal hasilnya kalau menggunakan mesin lama om, kalau mesin baru mending gak usah deh sensitif banget soalnya. Teman-teman bikers saya gak merekomendasikan hal ini karena ada perubahan dalam komponen dan bahan dasar mesin pada kendaraan, terutama motor, itulah yang bikin banyak kendaraan sekarang ini cengeng, modal cc besar doank sama gaya tapi mesin gampang rontok.

benar om, itu sebabnya saya enggak merekomendasikan trik yang terakhir. motor saya soalnya jenis 2tak jadi aman aman saja dilakukan trik seoerti ini. semoga saja. tapi di motor teman saya yang make teknologi injeksi malah berbadnidng terbalik. entah kanapa. untuk penjelasan lebih logisnya juga saya masih bingung. tapi mungkin faktor di pengabutan. CMIIW


Octane booster, yang meragukan adalah.... tidak ada kepastian berapa level peningkatan angka oktannya?

Untung pakai Pertamax Plus..



sebetulnya ane mau jelasin yang ini.. ntar aja ah.. ngantuk...

wah ini yang saya tunggu..........suhu nya masalah permesinan. menunggu ulasan yang lebih akurat dari om evotech. ayo om

anginyuno
07-24-2010, 08:30
mo nambahin aja ah, tapi jangan dilakukan jika anda ragu. buat mengatasi masalah kualitas bbm ini. caranya :
kalo yang dikeluhkan adalah rendahnya kadar octane anda dapat mengganti bbm dengan octane lebih tinggi, tapi kalo anda mikir tar jadi tekor ada alternative lain

2. yang ke dua ini yang sebenarnya tidak disarankan tapi masih saya lakukan hehehehehe, kadang emang otak nakal kita kepake sih kalo kondisi mepet, caranya gini......dengan mencampur bensin octane tinggi dengan bensin beroctane sedang dengan perbandingan tertentu, saya sering melakukanya pada motor saya, dan alhamduliah tidak terjadi apa apa di motor, dan dapat mengurangi gejala nglitik di mesin. nah semoga suhu suhu di bidang permesinan dapat menambahkan. apa yang terjadi jika alternative terakhir ini dilakukan. CMIIW
utk trik yg ini gw pernah coba aplikasi di motor gw yg thn 2009, mank sih jd lbh enteng narik gas'y. dgn prbndingan premium n pertamax 2 : 2, tp mslh kualitas premium ini apa ada dampak'y jg kpd pengguna motor, share trus ya, ditunggu info2'y lanjutan, thx.

ndoro_kakung
07-24-2010, 08:49
utk trik yg ini gw pernah coba aplikasi di motor gw yg thn 2009, mank sih jd lbh enteng narik gas'y. dgn prbndingan premium n pertamax 2 : 2, tp mslh kualitas premium ini apa ada dampak'y jg kpd pengguna motor, share trus ya, ditunggu info2'y lanjutan, thx.

setau ane untuk jenis premium yg ada di pasatan g begitu berpengaruh sama mesin motor.. kecuali motor anda menggunakan injeksi (ex: supra 125 injeksi, vixion)..

cekidot
motor lebih kebal terhadap bbm yg diduga berkwalitas buruk (http://oto.detik.com/read/2010/07/22/135000/1404541/648/motor-lebih-kebal-terhadap-bbm-yang-diduga-berkualitas-buruk)

pendrex
07-24-2010, 10:26
ganti pertamax aja om..
lagian tergantung mobilnya juga..untuk yg dibawah tahun 2005 g masalah og

aneh nih ... kenapa mobil keluaran tahun 2005 kebawah gakpapa??

bukannya kalo emang kualitas dari premium buruk akan mengena ke seluruh keluaran mobil entah itu tahun baru ato lama??

apakah bukan dari kualitas fuel filter/fuel pump keluaran baru yang buruk juga??

jupiter XBC ku kok gakpapa ya? hihihihi

ndoro_kakung
07-24-2010, 10:43
aneh nih ... kenapa mobil keluaran tahun 2005 kebawah gakpapa??

bukannya kalo emang kualitas dari premium buruk akan mengena ke seluruh keluaran mobil entah itu tahun baru ato lama??

apakah bukan dari kualitas fuel filter/fuel pump keluaran baru yang buruk juga??

jupiter XBC ku kok gakpapa ya? hihihihi

stau ane justru yg baru ntu menggunakan kompresi yg lebih tinggi jadi kurang kompetibel dengan angka oktan pada premium..

anginyuno
07-24-2010, 12:49
setau ane untuk jenis premium yg ada di pasatan g begitu berpengaruh sama mesin motor.. kecuali motor anda menggunakan injeksi (ex: supra 125 injeksi, vixion)..

cekidot
motor lebih kebal terhadap bbm yg diduga berkwalitas buruk (http://oto.detik.com/read/2010/07/22/135000/1404541/648/motor-lebih-kebal-terhadap-bbm-yang-diduga-berkualitas-buruk)

sipp..om, motor gw sih ga injeksi tp ud gw cek info'y hehehehe....thx.

fattrucker.ryan
07-24-2010, 13:11
aneh nih ... kenapa mobil keluaran tahun 2005 kebawah gakpapa??

bukannya kalo emang kualitas dari premium buruk akan mengena ke seluruh keluaran mobil entah itu tahun baru ato lama??

apakah bukan dari kualitas fuel filter/fuel pump keluaran baru yang buruk juga??

jupiter XBC ku kok gakpapa ya? hihihihi

kalo menurut ane sih bukan masalah tahun nya om, tapi masalah teknologi yang ditanamkan di mobil atau motornya. misal teknologi vvti yang sangat terpengaruh dengan kadar oktan. karena timing pengapian yang diatur oleh komputer. CMIIW

yudis_sampurna
07-24-2010, 14:31
Udahlah,,, pake pertamax aja. Klo gak Super Shell, Prima Petronas, Pefomance Total. Yang penting kalo merasa bisa beli pertamax, knapa harus pake premium... Motor ane aja, udah butut tapi tetep dikasih pertamax...

pendrex
07-24-2010, 14:45
stau ane justru yg baru ntu menggunakan kompresi yg lebih tinggi jadi kurang kompetibel dengan angka oktan pada premium..


kalo menurut ane sih bukan masalah tahun nya om, tapi masalah teknologi yang ditanamkan di mobil atau motornya. misal teknologi vvti yang sangat terpengaruh dengan kadar oktan. karena timing pengapian yang diatur oleh komputer. CMIIW

nah lo ... berarti emang bener yang bermasalah mobilnya, bukan bahan bakarnya .... udah tau gak cocok buat premium kenapa pake premium ... rusak ya tanggung sendiri dah ...

jadi heran sering liat mobil mewah plat merah sering ngantri di deretan premium .... trus minta nota kosong .... :linukgelengkepala:

Ryan.Agusta
07-24-2010, 16:06
nah lo ... berarti emang bener yang bermasalah mobilnya, bukan bahan bakarnya .... udah tau gak cocok buat premium kenapa pake premium ... rusak ya tanggung sendiri dah ...

jadi heran sering liat mobil mewah plat merah sering ngantri di deretan premium .... trus minta nota kosong .... :linukgelengkepala:

Seperti kata Ngadimin 2 : Bisa beli mobilnya tapi gak bisa beli bahan bakarnya

ndoro_kakung
07-27-2010, 13:43
Seperti kata Ngadimin 2 : Bisa beli mobilnya tapi gak bisa beli bahan bakarnya

nah yg atu ni ane juga setuju..mending naek bis pokoke

bagusNS15
07-29-2010, 11:56
seandainya mw pake premium terus..... sebaiknya rajin rajin lah membersihkan fuel pump n dkk nya kasian tu fuel pump heheheh engap di pendepin ma sisaanya premium hheehehehh

hendry
08-06-2010, 12:30
Alhamdulillah saya sudah beralih ke pertamax/shell, konsumsi bahan bakar jauh lebih irit sebelum 1ltr hanya 6 km sekarang setelah dikasih pertamax/shell 1 ltr jadi 9 km ...gas sedikit sudah nglaju, tapi dampaknya bagi saya mobil jrg dipakai krn sekali isi bisa 300 ribuan kemana2 pakai motor xixix :piece:

KENZIE_SATRIA
02-08-2011, 12:27
mo nambahin aja ah, tapi jangan dilakukan jika anda ragu. buat mengatasi masalah kualitas bbm ini. caranya :
kalo yang dikeluhkan adalah rendahnya kadar octane anda dapat mengganti bbm dengan octane lebih tinggi, tapi kalo anda mikir tar jadi tekor ada alternative lain

1. yaitu dengan menambahkan octane boster, banyak dijual di pasaran kok. biasanya bentuknya cair atau pil. nah di sini ada resikonya juga. jelilah memilih octane booster. karena ga semua octane booster akan berpengaruh pada performa mesin soalnya Meskipun mungkin judulnya sama, yakni meningkatkan oktan bensin, tapi ada yang fungsinya sebagai deterjen yang membersihkan ruang bakar, sehingga pembakaran kembali optimal, dan tenaga mesin normal lagi lah yang terakhir ini yang dianggap kadang salah kaprah...dianggapnya octane booster padahal pembersih kerak aja.

2. yang ke dua ini yang sebenarnya tidak disarankan tapi masih saya lakukan hehehehehe, kadang emang otak nakal kita kepake sih kalo kondisi mepet, caranya gini......dengan mencampur bensin octane tinggi dengan bensin beroctane sedang dengan perbandingan tertentu, saya sering melakukanya pada motor saya, dan alhamduliah tidak terjadi apa apa di motor, dan dapat mengurangi gejala nglitik di mesin. nah semoga suhu suhu di bidang permesinan dapat menambahkan. apa yang terjadi jika alternative terakhir ini dilakukan. CMIIW


ada trik nakal tp aseli bikin tarikan maknyos, ngelitik ilang: wktu ngisi premium full tank (di ferozaku 60 liter) cemplungin kapur barus 4 butir.... tarikan enteng, bbm irit, luar kota tembus 10:1, dalkot tembus 9:1... tapi... efek polusinya luar biasa, beracun bgt tuh gas buang, mangkanye aku pikir2 dulu klw mau cemplungin tuh kancing kapur barus...

teguhbr77
02-08-2011, 14:01
numpang nanya ...
untuk motor,
apakah berlaku juga tabel kompresi dan bahan bakarnya ?

bagusNS15
02-10-2011, 11:03
numpang nanya ...
untuk motor,
apakah berlaku juga tabel kompresi dan bahan bakarnya ?
hmm selama motor anda perbandingan kompresi nya 9,0 : 1 , tidak masalah asal diiringin dengan perawatan dan servis rutin dijamin pasti lancar aj kok

teguhbr77
02-10-2011, 11:25
hmm selama motor anda perbandingan kompresi nya 9,0 : 1 , tidak masalah asal diiringin dengan perawatan dan servis rutin dijamin pasti lancar aj kok

"gunakan bensin tanpa timbal"
artinya apaan, mas bagus NS15 ?
apakah brarti harus pertamax /

huda
02-10-2011, 13:03
kalo menurut ane sih bukan masalah tahun nya om, tapi masalah teknologi yang ditanamkan di mobil atau motornya. misal teknologi vvti yang sangat terpengaruh dengan kadar oktan. karena timing pengapian yang diatur oleh komputer. CMIIW

Betul om, faktor teknologi sangat berpengaruh dalam hal ini. Tapi kita juga mesti lihat produsennya juga, seperti yang diyakini teman saya satu kantor, dia lebih nyaman dengan kendaraan buatan eropa daripada jepang. Alasannya simple, Eropa lebih dua langkah di depan dari segala aspek ketimbang Jepang, ia mencontohkan Mercy Tiger tahun 80an masih jauh lebih enak ketimbang Honda Accord seri terakhir; mulai dari ketahanan mesin, kekedapan ruangan dan lain sebagainya, padahal untuk jenis bahan bakar Mercy Tiger 80an masih compatible dengan premium sedangkan Honda Accord mesti Pertamax. Hanya saja memang untuk mobil Eropa servicenya terbilang mahal sebab sparepartnya terbatas dan perawatannya juga berbeda.