PDA

View Full Version : Kenapa tarif LORENA mahal sekali. padahal service nya biasa saja ??



ronaykeren
07-20-2010, 13:09
maw tanya neh sama seniorČ
terutama yang penggemar setia si Ijo ini
kenapa Lorena memasang tarif di atas rataČ ??
padahal klo service yang diberikan sana saja dengan PO lain
malah lebih bagus ROSIN yang harganya juauh lebih murah
dari segi kenyamanan bus juga masih jauh di bawah SDR yang harganya lagiČ jauh lebih murah
mohon pencerahan dari seniorČ sekalian

iskandar
07-20-2010, 14:30
maw tanya neh sama seniorČ
terutama yang penggemar setia si Ijo ini
kenapa Lorena memasang tarif di atas rataČ ??
padahal klo service yang diberikan sama saja lebih murah
dari segi kenyamanan bus juga masih jauh di bawah SDR yang harganya lagiČ jauh lebih murah
mohon pencerahan dari seniorČ sekalian

Betul, Bogor - Ponorogo Eksekutif Rp. 215.000,-
Rosin dengan tujuan dan kelas yang sama Rp. 177.000,- . Maaf OOT

pendrex
07-20-2010, 17:13
kebijakan masing2 PO berlainan ...

Pramuji
07-20-2010, 18:49
Iya tuh Lorena sekarang selain mahal juga pelayanannya jauh dari kata memuaskan, armadanya juga masih bagusan PO yang lain, mugkin Lorena skr masih berkonsentrasi pada proyek Busway shg utk armada Bus Eksa dan Super Eksekutifnya terbengkalai, Lorena skr sudah tidak kaya dulu lagi.

Kmaren tgl, 25 Juni 2010 atasan saya pake Lorena yang SE dari Jkt ke Malang, dikarenakan kehabisan tiket Gajayana dan Pesawat, nah dia mengasumsikan pelayanan Lorena masih sama bagusnya dengan yang dulu, tapi ternyata jauh dari kata yang memuaskan, atasan saya sekarang kapok katanya pake Lorena, dan ga bakalan lagi pake Bus.

Dia sampe Malang hari Sabtu 26 Juni 2010 pukul 23:45WIB saya yang jemput dia di Arjosari, kata dia udah SE tapi kurang nyaman armadanya, dan pada waktu itu Pantura katanya macet parah eehhh..... pas sampe Semarang katanya Busnya mogok, hampir 5 Jam dia nungguin armada pengganti, kemudian setelah itu dia dipindah menggunakan armada Eksekutif, untungnya pas pulang dia sudah saya persiapkan tiket Garuda Indonesia utk pemberangkatan hari Minggu 27 Juli 2010 pukul 14:30wib.

mohon maaf sebelumnya bukan saya menjelek2kan Po Lorena, tapi hanya sebagai masukan aja bahwa Lorena harus bangkit klo ingin jaya seperti dulu, dan saya merupakan salah satu penggemar berat si Ijo ini pada jaman saya masih SD dulu, saya sangat suka PO ini sampe2 klo kakak saya pulang dari Sby pake Lorena dan turun di Tegal tiketnya saya kumpulkan

Verly Fayi
07-21-2010, 21:35
mungkin terkait strategi pasar.
mungkin karena brand nya bisa menaikkan harga.

Freddy Marley
07-21-2010, 23:30
Tarif mahal karena sudah punya nama besar d dunia bis, penghargaan, pelayanan service ( ntu yg ane tau ).

Soal pelayanan klo pendapat saya rata2 pelayanan bis malam tdk jauh berbeda alias beda2 tipis Lah...!
Dasar y karena saat penumpang berada didalam bis yg ada hanya sopir+kondektur..Sopir & kondektur ini apakah pernah mendapatkan pelatihan serupa dengan pelatihan yg dilakukan maskapai penerbangan ( pramugari & pramugara ) ???
apakah sopir & kondektur baik Lorena maupun PO bis malam Lain y, ada yg bersertifikat pelatihan d bidang pelayan jasa ???
Mungkin hal ini bisa jd salah satu sumber muncul y pernyataan, "Harga mahal tp service biasa aj".

Masi banyak sih uneg2 ane tentang hal ini tp cukup itu dulu Lah yg dsampaikan...!

PATAS/AMG
07-22-2010, 05:09
waktu saya dari Malang ke Tangerang ditawari agennya naik nih bus g mw...langsung aja saya ke agen pk dan dapat proteus 1525.Kalu Mlg-Tng sebenarnya sama tarif pk dengan lorena yaitu 230rb.

UDINES-BENZ
07-22-2010, 08:15
Yup memang lebih mahal.. Untuk palembang-Jakarta Exe Rp. 235.000 harga waktu gue mau berangkat tour de adiputro. padahal yg laen dibawah 200Rb...

Bocah_Bus(BB)
07-22-2010, 09:09
mungkin karena dah punya nama besar kali om..kyk misalny produk yg dah memiliki merek besar....

huda
07-22-2010, 11:36
Iya kadang-kadang juga kurang mengerti jadinya berapa sih sebetulnya harga tiket untuk kelas premium, soalnya dengan armada baru kelas eksekutif tanpa leg rest seat 8 baris sudah dengan makan malam (4 menu) dan sarapan pagi salah satu PO jurusan Jakarta-Solo hanya Rp 155.000. Tapi Lorena dikenakan harga Rp. 170.000 padahal tanpa snack, makan dengan 3 menu, rumah makan kurang representatif dan dengan armada lawas. Menurut saya memang tak sepatutnya hanya bermodal nama besar lalu bisa tanpa kontrol ketat dalam persoalan kualitas mutu pelayanan, persaingan semakin ketat nama besar tak lagi jaminan, keluhan sudah semakin banyak salah satunya dari teman saya yang mengatakan bahwa Lorena terlalu banyak kontrol dan selalu ada saja yang ribut no seat.

Ryan.Agusta
07-22-2010, 11:38
Skrg pertanyaannya, apakah nama besar sebuah PO mjd sebuah korelasi positif dg tarif mereka. Setau ane tarif non ekonomi kan ada regulasi atau semacam perhitungan dr poemerintah.

Bocah_Bus(BB)
07-22-2010, 11:46
Skrg pertanyaannya, apakah nama besar sebuah PO mjd sebuah korelasi positif dg tarif mereka. Setau ane tarif non ekonomi kan ada regulasi atau semacam perhitungan dr poemerintah.
iya juga tuh...kn ad btesanny y om.

A- JET LINER
07-22-2010, 15:16
Yang dibutuhkan konsumen
bukan krn nama besar
tiket mahal
tapi yg penting pelayanannya yg ok.
(n yg pasti agak ngeblong dikit he...he)

Freddy Marley
07-24-2010, 22:28
Skrg pertanyaannya, apakah nama besar sebuah PO mjd sebuah korelasi positif dg tarif mereka. Setau ane tarif non ekonomi kan ada regulasi atau semacam perhitungan dr poemerintah.

Saya pikir ada hubungannya Mas perhitungan tarif ( non-ekonomi ) dengan nama PO & tentu saja publik tidak dapat mengetahui secara rinci, publik mengetahui hasil akir y.
contoh y ; Tarif Jkt - Sby PO A; 200rb, PO B; 195rb, PO C; 180rb.
knapa bisa berbeda2 padahal trayeknya sama? karna ada nilai jual yg mungkin saja tdk dimiliki oleh kompetitor Lainnya, Saya yakin Qta semua pasti mengalami hal ini jika Qta bisa melihatnya Lebih cermat.
Selain itu saya membaca profil Gusti Terkelin Soerbakti & latar belakang beliau d bidang militer ikut andil dlm bisnis transportasinya, yaitu Metode Penghitungan Alat per jam yg oleh beliau diterapkan menjadi biaya per kilometer jalan.



Yang dibutuhkan konsumen
bukan krn nama besar
tiket mahal
tapi yg penting pelayanannya yg ok.
(n yg pasti agak ngeblong dikit he...he)

Mungkin berbeda bidang tp intinya sama.
kasus Adam Air mungkin bisa menjadi masukan utk Mas.
semoga Mas tdk terjebak dlm paradigma pernyataan Mas.

Nama besar itu perlu, tiket mahal tentu ada fasilitas yg sesuai, pelayanan dmana saja hal yg utama.

iskandar
07-24-2010, 22:40
Nama besar itu perlu, tiket mahal tentu ada fasilitas yg sesuai, pelayanan dmana saja hal yg utama.

Bisa di bantu, apa aja kelebihan nya dari PO ini. perasaan tidak ada yang berubah, pernah merasakan terakhir 12 Mei 2010 kayaknya sama aja. sampe keluarga bilang kapookkkk. maaf OOT

Freddy Marley
07-24-2010, 22:54
Bisa di bantu, apa aja kelebihan nya dari PO ini. perasaan tidak ada yang berubah, pernah merasakan terakhir 12 Mei 2010 kayaknya sama aja. sampe keluarga bilang kapookkkk. maaf OOT

Bisa Mas.

1.Tetapkan Tujuan.
2.Tetapkan kelas yg dipilih.
3.Bayar harga.
4.Nikmati & temukan kelebihan PO yg Mas maksud.:smiley_beer::smiley_beer:

arale
07-29-2010, 23:53
Hihihihi.. Dari pertanyaan ini bisa dikembangkan lagi..
Kenapa LORENA yang tarifnya mahal dan servisnya pas pasan itu masih laku juga?

UDINES-BENZ
07-30-2010, 11:44
Hihihihi.. Dari pertanyaan ini bisa dikembangkan lagi..
Kenapa LORENA yang tarifnya mahal dan servisnya pas pasan itu masih laku juga?

Fanatisme dari sebagian pengguna jasa transportasi terhadap Brand LORENA..!

yogha kencono
07-30-2010, 15:47
kebijakan masing2 PO berlainan ...

setuju banget om, namanya produk jasa bukan hanya kualitas layanan yang di berikan kepada customer aja tapi kualitas dari SDM nya walopun serupa tapi tak sama , pasti ada bedanya, entah dari service makannya, dan keamanan serta tanggung jawabnya...

:biggrin::biggrin: baru dapet materi kuliah langsung sok pinter nih om :biggrin::biggrin:

huda
07-30-2010, 16:17
Fanatisme dari sebagian pengguna jasa transportasi terhadap Brand LORENA..!
Kalau saya karena terpaksa, padahal dulunya fanatik.......dari tahun 2001-2004 selalu menggunakan bus ini dengan tujuan Solo, setelah itu tidak lagi.....

Freddy Marley
07-30-2010, 20:19
Hihihihi.. Dari pertanyaan ini bisa dikembangkan lagi..
Kenapa LORENA yang tarifnya mahal dan servisnya pas pasan itu masih laku juga?

Diskusi ini semakin menarik.
Mungkin bisa diadakan sedikit riset Lapangan, karna bagi saya pernyataan ini bisa jadi kesimpulan yg terlalu dini & subyektif.
Dalam satu hari LORENA melayani penumpangnya apakah semuanya bernasib sama atau terbagi menjadi ada yg beruntung & tdk beruntung?

joe cole
07-30-2010, 21:20
Sepakat Om... Ada penumpang Beruntung dan tidak Beruntung..
Gak selamanya naik Lorena itu lelet, mogok, dapet bis Tua MB 1518 King RS Celcius lawas. Lorena kan Bis nya di Roling, beberapa kali perhatiin di LN armada LE 340 Blitar, suatu hari penumpang sangat beruntung dapet OH 1525 AP Setra, di hari lain penumpang sial dapet OH 1518 King RS Celcius, yang udah banyak baret bodynya.

mas boy
07-31-2010, 01:47
sepakat dgn om pendrex : Tergantung management...kl jawabannya itu selesai sudah, mo diapain lagi...ok sy buat kisruh lagi ni...ha..ha.ha..ha...NAMA BESAR: memang sebagian orang awam mengetahui bahwa bus LORENA itu mewah, cepat, berani, berkelas, sehingga pihak manag. mematok harga, karena mereka "merasa" yg terbaik...kemewahan,cepat, berkelas, berani..ini sdh melekat dlm diri LORENA dari th 80-90an sehingga ada pepatah "SIAPA YANG GAK KENAL LORENA". Ini yg mgkn dr mereka (pihak manag) memasang hrg, dan tentu saja LORENA sdh punya pasar sendiri...(KARENA PEMAIN LAMA) dan walaupun menurut para bismania dari segi fasilitas bis, kecepatan, dll byk yg jauh lebih baik dr LORENA, tetap saja NAMA BESAR sulit utk disingkirkan (Bagi orang awam lho, bukan pecinta bis)...kl tdk percaya silahkan tanya diterminal / tempat lain Pertanyaan 1 : Mbak / Mas anda tau LORENA? 99% jwb : TAU...2. Menurut mbk/mas LORENA itu bisnya gmna : 90% Jawab : Bisnya BAGUS, BERSIH, BERKELAS...3. Pernah naik LORENA : Bg yg sdh 85% Jawab : Larinya kenceng, cepat, sopirnya berani, professional, fasilitasnya komplit...Bagi yg blm naik : LIHAT JAWABAN NO. 2...BELUM PERNAH NAIK AJA SUDAH JAWAB BISNYA BAGUS, BERSIH, BERKELAS...mgkn ini yg membuat ticket LORENA mahal....CMIIW

PERTANYAAN INI JGN DITANYAKAN DI WILAYAH : SEMARANG, PATI, KUDUS, JEPARA, SOLO, WONOGIRI...AKIBATNYA FATAL...

aDy CaRzo
07-31-2010, 01:58
yaaaaa mungkin kalo mau lebih jelas, tanya saja sama bagian humasnyahttp://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/000203FA.gif (http://www.sweetim.com/s.asp?im=gen&lpver=3&ref=10)


.......mungkin hal ini tergantung penilaian dari masing2 konsumen

arale
07-31-2010, 03:16
Sepakat Om... Ada penumpang Beruntung dan tidak Beruntung..
Gak selamanya naik Lorena itu lelet, mogok, dapet bis Tua MB 1518 King RS Celcius lawas. Lorena kan Bis nya di Roling, beberapa kali perhatiin di LN armada LE 340 Blitar, suatu hari penumpang sangat beruntung dapet OH 1525 AP Setra, di hari lain penumpang sial dapet OH 1518 King RS Celcius, yang udah banyak baret bodynya.

Kalau memang ada faktor keberuntungan penumpang, masih ada peluang Lorena untuk eksis. Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyatakan bangsa Indonesia itu adalah bangsa yang 'nriman' atau menerima apapun yang ia dapatkan. Kalau diartikan dalam bahasa penumpang mungkin seperti ini, kalau dapat bis bagus ya syukur, kalau dapat bis yang kurang bagus ya tetap bersyukur.
Ditambah nama besar dan masih dipercaya, menurut saya kedua faktor ini yang masih menopang Lorena tetap eksis.

mas boy
07-31-2010, 08:36
[QUOTE=aDy CaRzo;134739]yaaaaa mungkin kalo mau lebih jelas, tanya saja sama bagian humasnyahttp://content.sweetim.com/sim/cpie/emoticons/000203FA.gif (http://www.sweetim.com/s.asp?im=gen&lpver=3&ref=10)


NAH KL ADA JAWABAN BEGINI, SELESAI OM MASALAHNYA, TP GAK RAME :party2::Party:GAK ADA SHARING ANTARA SESAMA BISMANIA...

aDy CaRzo
08-02-2010, 02:26
GAK RAME :party2::Party:GAK ADA SHARING ANTARA SESAMA BISMANIA...

yap! Ogkelahkalobekgetoh!
Lanjotttt!

singkat saja, "Nama" yang sudah melekat di hati

sultan anang
08-02-2010, 03:37
era Lorena 80 - 99...sudah tidak ada lagi, masalah komplaint A-Z...mungkin sudah menumpuk...tapi apapun itu yang merasa dapat bus yang bagus dan cepat ya itu beruntung, bagi dapat yang jelek dan lambat anggap aja belum beruntung...biarlah kita hanya masyarakat pengguna dan pemerhati tetap kasih support dan kritik membangun buat Po. tersebut.

hasamcgrady
08-03-2010, 00:04
dulu langganan naik LORENA thn 90an, trakhir tahun 98 kl ga salah trus baru naik lagi pas thn 2008 kmrn, sampe blm lama ini jg ya naikin si ijo ini. untuk sevicenya emang udh berkurang ga kaya dulu pas msh thn 90an. bener mas kl diliat LORENA ini menang nama secara udh eksis dari dulu. Kalo soal memuaskan relatif mas tergantung hoki aja, kadang dpt bis yg baru kadang lama, kadang ngeblong kadang jg ngga trgantung driver. ane jg ngalamin yg namanya AC mati, mogok, sampe tabrakan naikin PO ini, tp smpe skrg kl ke surabaya pun saya msh ngandelin si ijo gatau knp. mgkn ini memang kebijakan manajemen memanfaatkan nama besar. org awam kl ditanya ttg si ijo ini ngmgnya cepet, bagus, ga lelet dll. denger2 si ijo udh mulai berubah, tp ya blm tau juga bener ato ngga

maap ane newbie, just share :piece:

Zigite
08-03-2010, 08:37
hukum kompetisi terus berjalan. kalo mahal tp msh banyak yg naik, ya ngapain turun. ntar kl ada penurunan penumpang juga harganya turun sendiri

i_chan
08-03-2010, 09:28
sepakat dgn om pendrex : Tergantung management...kl jawabannya itu selesai sudah, mo diapain lagi...ok sy buat kisruh lagi ni...ha..ha.ha..ha...NAMA BESAR: memang sebagian orang awam mengetahui bahwa bus LORENA itu mewah, cepat, berani, berkelas, sehingga pihak manag. mematok harga, karena mereka "merasa" yg terbaik...kemewahan,cepat, berkelas, berani..ini sdh melekat dlm diri LORENA dari th 80-90an sehingga ada pepatah "SIAPA YANG GAK KENAL LORENA". Ini yg mgkn dr mereka (pihak manag) memasang hrg, dan tentu saja LORENA sdh punya pasar sendiri...(KARENA PEMAIN LAMA) dan walaupun menurut para bismania dari segi fasilitas bis, kecepatan, dll byk yg jauh lebih baik dr LORENA, tetap saja NAMA BESAR sulit utk disingkirkan (Bagi orang awam lho, bukan pecinta bis)...kl tdk percaya silahkan tanya diterminal / tempat lain Pertanyaan 1 : Mbak / Mas anda tau LORENA? 99% jwb : TAU...2. Menurut mbk/mas LORENA itu bisnya gmna : 90% Jawab : Bisnya BAGUS, BERSIH, BERKELAS...3. Pernah naik LORENA : Bg yg sdh 85% Jawab : Larinya kenceng, cepat, sopirnya berani, professional, fasilitasnya komplit...Bagi yg blm naik : LIHAT JAWABAN NO. 2...BELUM PERNAH NAIK AJA SUDAH JAWAB BISNYA BAGUS, BERSIH, BERKELAS...mgkn ini yg membuat ticket LORENA mahal....CMIIW

PERTANYAAN INI JGN DITANYAKAN DI WILAYAH : SEMARANG, PATI, KUDUS, JEPARA, SOLO, WONOGIRI...AKIBATNYA FATAL...

wah sepertinya mas boy pernah survey atau penelitian tentang si ijo nih?hehehe
oh iya kenapa pertanyaannya ga boleh ditanyakan di semarang, muria raya, dan solo raya?

mas boy
08-03-2010, 11:23
wah sepertinya mas boy pernah survey atau penelitian tentang si ijo nih?hehehe
oh iya kenapa pertanyaannya ga boleh ditanyakan di semarang, muria raya, dan solo raya?

Maaf sebelumnya om mood dan om mimin, krn ada pertanyaan spt itu maka saya jawab :
Muria raya : Liat aja bis muria raya...mewah, sangar, bagooossss, expresssss...mau tau jawabannya : Lha kerenan shantika / haryanto / PK / dll dari pada ijo...Apakah fasilitas ijo bisa nyaingin fasilitas : Shantika, Haryanto, Senja F... hmmm jawab sendiri ya...

Solo Raya : Pemegang kendali : Raya, Rosin,
(Wonogiri) TDI Group ...gak percaya...silahkan survey deh om

triplesobries
08-09-2010, 12:07
Yap, suatu perusahaan yang memiliki nama besar pasti akan menjual diri dengan harga yang lebih mahal pula kan? sama saja ketika kita naik pesawat, bisa dibandingkan antara Om pakai Garuda, dengan maskapai penerbangan lain (maskapai nasional lho ya) pasti juga akan terasa kan, Om?

Ok, salam selalu

celinekuhan
08-09-2010, 17:41
apakah nama besar akan selalu berkibar terus ?? karena semakin besar, semakin berat bebannya yang seharusnya juga didukung dengan kemampuan yang ada... karena persaingan sekarang semakin ketat... semakin besar harus semakin waspada dan jangan lengah.. meleng dikit, bs kesambet.. hehehehe

onay
08-11-2010, 02:15
Mungkinkah karena LORENA (mungkin) satu-satunya operator bis yang merambah hampir di semua jalur bis di Sumatera, Jawa, Madura dan Bali? Hal ini membuat mereka menjadi yang paling dikenal di dunia perBISan. Sehingga mereka bisa mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Resikonya mungkin tidak semua armada bisa terisi sesuai target minimum. Makanya mungkin pihak manajemen si Ijo sudah memperhitungkan kehilangan (merugi) di beberapa trayek dengan subsidi silang dengan menetapkan tarif di atas yang lain. Kita bisa saja dengan mudah membandingkan dengan PO-PO lain, tapi akan berbeda bila pembandingnya adalah BERAPA armada yang beroperasi dalam SATU hari? Dari situ kita bisa lihat berapa pengeluaran dan pemasukan PO tersebut. Selain itu untuk jalur Sumatera, PO-PO lain biasa memfungsikan bis sebagai angkutan kargo, jadi ada pemasukan tambahan sementara si Ijo punya armada kargo terpisah.

iskandar
08-11-2010, 10:45
Yap, suatu perusahaan yang memiliki nama besar pasti akan menjual diri dengan harga yang lebih mahal pula kan? sama saja ketika kita naik pesawat, bisa dibandingkan antara Om pakai Garuda, dengan maskapai penerbangan lain (maskapai nasional lho ya) pasti juga akan terasa kan, Om?

Ok, salam selalu
kalau naik Garuda memang beda (memang ada service meal dll), ada pelayanan di bandingkan dengan yang lain (harus jalan kaki jika menuju pesawat atau ada tangga garbarata dekat pesawat tapi tidak di manfaatkan) makanya Garuda tarif nya lebih mahal tapi kadang-kadang lebih murah dari Li*n (jalan kaki tidak pakai garbarata atau bis bandara *tidak sesuai prosedur or pelayanan karena dikurangi dgn cara tarif murah) karena di iming2 tarif murah jadi laku dengan begitu pihak Li*n lgs buka harga lebih tinggi dari promosi awalnya. kalau Garuda konsisten peaak season atau tidak sama aja. kembali ke Lorena, ya begitu aja malah kalah pelayanan dengan yg lain.BTT

DJ_Oko
08-11-2010, 11:55
Jelas mahal... wong armadanya aja pake OH 1725 seperti yang tertera di bodynya... :wink2: :biggrin: :piece: :ngacir:

bonarpar
08-11-2010, 13:25
ada banyak kasus perusahaan besar itu hancur.. baik di bidang jasa maupun barang.. jadi kita lihat saja kemampuan bis ini nantinya.. kompetisi itu tidak pernah bohong hehhee

taliwang_kudus
08-11-2010, 14:12
whua...ga jadi pake ijo mudik besok....

mas boy
08-18-2010, 04:15
whua...ga jadi pake ijo mudik besok....

jangan terpengaruh ya om....ini hy diskusi....:biggrin2:, bukan utk meyudutkan. Terakhir saya ke SBY tetap pakai jasa LORENA.., LORENA / KARINA yg bagus juga banyak om, puasa ini malah saya lihat LORENA baru ada digarasi THERMO KING di Jakarta Timur, intinya mudik pake bis om...:piece:....dan utk sekedar info....JAKARTA - MADURA katanya LORENA tiketnya paling MURAH Diantara PO-PO Lainnya....CMIIW

jenggot
08-26-2010, 16:32
akhir april lalu saya bersama rekan kerja pake lorena ke smg (krn ga dpt tiket pswt) brkt dr tajur bogor jam 1 siang - dari rwmangun jam 6 sore - sampe semarang jam 2pagi. dengan ramah 30 menit sbelum tiba saya dibangunkan kondektur & diminta siap2 krn dah mau sampe. lalu saya dturunkan di agen krapyak (bener ga yah?).

krn yg jemput br tiba jam 5pagi saya dipersilahkan menginap di kamar belakang (agen bis loran+paket kl ga salah) di sebrang tmpt saya diturunkan. kamar transit ini cukup bersih dan setelah shalat subuh jemputan tiba & saya brkt kmbli ke tempt tujuan akhir di PLTU tj.jati - jepara.

kesimpulan => pd kasus saya lorena cukup professional. entah krn saya beruntung.

salam.

goes eka
08-26-2010, 17:03
klo saya,,,,"lebih bergengsi naek lorena" = karena nama besar lorena
itu yang saya rasakan,,,, ga tau klo orang laen,,,
keluarga saya di jakarta klo mudik dari jaman dulu pake lorena/karina = fanatisme yang sudah melekat

yang lagi bingung cari judul penelitian boleh nie di jadiin penelitian,,,

anggaeins
08-27-2010, 04:09
jangan terpengaruh ya om....ini hy diskusi....:biggrin2:, bukan utk meyudutkan. Terakhir saya ke SBY tetap pakai jasa LORENA.., LORENA / KARINA yg bagus juga banyak om, puasa ini malah saya lihat LORENA baru ada digarasi THERMO KING di Jakarta Timur, intinya mudik pake bis om...:piece:....dan utk sekedar info....JAKARTA - MADURA katanya LORENA tiketnya paling MURAH Diantara PO-PO Lainnya....CMIIW

ini bener bro, tarif karina jakarta-madura pernah mencapai 100rb.. terakhir saya ke bangkalan, tarifnya jadi 125rb. tetep aja lebih murah dari PO H yg menggemparkan tanah madura dengan tarif 150rb nya..

bagi yg ingin diskusi sehat, tolong hindari kata2 yang menyerang PO ini.. kalau mengkritik sertakan fakta nya. gw bukan penggemar dari si ijo ini, tp ya ga baik juga untuk kita bismania mendiskriminasi PO ini..kalau ada banyak keluhan dan kekurangan, sampaikan dengan baik, dengan harapan PO ini akan lebih baik nantinya

intinya simple aja, kalau ada yg sudah merasa punya pengalaman buruk naik si ijo, tiap kota tujuannya kan punya banyak alternatif PO.. ga perlu bingung dan nanya2 kenapa si ijo masih aja laku. pilih aja yg menurut kita terbaik. ga mau kan pengalaman buruk nya terulang lagi?

semoga si ijo ini bisa berbenah dengan banyaknya kritik

Freddy Marley
08-28-2010, 00:50
akhir april lalu saya bersama rekan kerja pake lorena ke smg (krn ga dpt tiket pswt) brkt dr tajur bogor jam 1 siang - dari rwmangun jam 6 sore - sampe semarang jam 2pagi. dengan ramah 30 menit sbelum tiba saya dibangunkan kondektur & diminta siap2 krn dah mau sampe. lalu saya dturunkan di agen krapyak (bener ga yah?).

krn yg jemput br tiba jam 5pagi saya dipersilahkan menginap di kamar belakang (agen bis loran+paket kl ga salah) di sebrang tmpt saya diturunkan. kamar transit ini cukup bersih dan setelah shalat subuh jemputan tiba & saya brkt kmbli ke tempt tujuan akhir di PLTU tj.jati - jepara.

kesimpulan => pd kasus saya lorena cukup professional. entah krn saya beruntung.

salam.
Yakin aj Mas itu sikap profesional dari PO LORENA & trimakasih atas info pengalamannya dengan PO LORENA.:goodjob:




bagi yg ingin diskusi sehat, tolong hindari kata2 yang menyerang PO ini.. kalau mengkritik sertakan fakta nya. gw bukan penggemar dari si ijo ini, tp ya ga baik juga untuk kita bismania mendiskriminasi PO ini..kalau ada banyak keluhan dan kekurangan, sampaikan dengan baik, dengan harapan PO ini akan lebih baik nantinya


Stuju banget Oom :smiley_beer::smiley_beer:

pasingsingan
08-28-2010, 07:24
Maaf sebelumnya om mood dan om mimin, krn ada pertanyaan spt itu maka saya jawab :
Muria raya : Liat aja bis muria raya...mewah, sangar, bagooossss, expresssss...mau tau jawabannya : Lha kerenan shantika / haryanto / PK / dll dari pada ijo...Apakah fasilitas ijo bisa nyaingin fasilitas : Shantika, Haryanto, Senja F... hmmm jawab sendiri ya...

Solo Raya : Pemegang kendali : Raya, Rosin,
(Wonogiri) TDI Group ...gak percaya...silahkan survey deh om

jadi pengen ikut nimbrung ....

OOT dikit, saya pribadi belum pernah naik Lorena ...
tapi bagi saya yang pulang ke Solo, ya bener seperti kata mas boy ... R**A memang pilihan ....
memangnya saya perduli dengan karoseri? ndak terlalu ... pernah nyoba patas semarang dgn koreseri dr Malang jg ga lebih baik dr patas smg warna-warni yg pake karoseri Magelang

Bagi saya: interior nyaman, bis sehat, kru ramah, dan fasilitas adalah segalanya ... mau di bandrol 250rb Jakarta Solo juga boleh asal berbanding lurus dengan pelayanan yg diberikan.
Saya suka R*** tapi tidak lupa untuk mengkritisi yang membangun kalau pelayanan mereka down ... (suka tapi gag fanatik)
and Nama besar bukan jaminan pelayanan ... banyak operator besar yang pelayanannya juga sedikit degradasi

Regards,
Sekedar berbagi

wira_dge
08-31-2010, 16:07
Ikutan nimbrung sekedar share ajah..,
Prnh naik lorena 2x yang pertama dari palembang-jkt kedua Pknbaru - Jkt.
Yang membuat hati dongkol trip pertama dari Plbg ke Jkt..,Jelas2 tiketnya Executive tp begitu liat armadanya dari luar dah jadul kalo ga salah baju RS tp lupa modelnya..,begitu masuk lah...ini bus exec ato patas kok ga da leg rest-nya ? mana jarak antar seatnya mepet bgt.., dah gitu ga ada penjelasan ato apa gitu dari kantor perwakilan knp pake bisnya bkn exectve pdhl di pool ada bbrp armada lain dgn kondisi yg lebih baik. Okelah dgn segala kedongkolan akhirnya cmn bisa pasrah ajah dan buspun meninggalkan kota Plbg menuju Jkt...eh kaga dinyana ternyata nih Bus dijalan ngetengin penumpang kaya bus boomel ajah busyet dah dimana nih nama besarnya yg katanya kontrolanya ketat..,kedua dari pekanbaru karena gak da pilihan ya mo gmn lagi...,tp skrg gw kapok n kecewa ma pelayanan nih bus...! Just my opinion no offense, semoga kedepanya pelayananya ditingkatkan jgn cuma ngandelin nama doank...emang nama yang kita naikin...!:cool2:

Fuji Haryadi
08-31-2010, 17:12
Bener seperti kata temen kita sebelumnya. Orang awam mungkin taunya Lorena yang paling bagus, dan mereka fine2 aja dengan service yang diberikan Lorena. Branding Image lah yang membuat tarif Lorena lebih mahal...

hure
09-01-2010, 15:37
membaca tret ini jadi pengen ikutan komen...

kita sebagai pengguna jasa sudah selayaknya kritis dengan hal-hal kayak begini.
pengusaha mestinya bisa mengukur apakah yang dijadikan modal tempur adalah NAMA atau BIS
kalo emang dia adalah PENGUSAHA BIS, maka sesuaikanlah kondisi bis dengan harga dan fasilitasnya.
bukankah suatu ketidakpercayaan diri seorang pengusaha sampai2 mayoritas bisnya ditutupin dengan tempelan OH 1725?

kalo emang perlu pasang stiker sesuaikanlah dengan kondisi bisnya, tidak perlu pake ditutupin segala...
ada banyak tuh PO yang gak pede dengan armadanya trus pasang stiker macem2.. mending kalo sesuai spek bisnya..

jujur aja saya paling sering naik K**** D***, karena menurut saya fasilitas sesuai dengan harganya..

*komen saya hanyalah sebagai masukan, didasarkan pada pengamatan di jalan dan di terminal..
yang jelas saya salut dengan pengusaha bis yang dapat memberikan bis yg layak dengan harga yang layak pula..

arieflash
09-25-2010, 21:36
saya memang belum pernah naik PO.Lorena tapi stigma saya terhadapnya sangatlah bagus. Armada tsb armada yang berkelas, memiliki design yg futuristik, interior yang menawan serta pelayanan yang bisa dibilang good service, apalagi sudah memiliki jasa service lainnya seperti menang tender proyek busway dan memiliki pengiriman jasa barang/paket tentunya memberikan suatu kontribusi internal lebih dalam kubu PO tsb.

Akantetapi beberapa tahun terakhir ini saya sendiri jarang melihat PO tsb melintas di jalur mudik (tidak seperti tahun2 sebelum2nya dimana armada tsb sangatlah dominan). Malahan sekarang2 ini saya melihat perkembangan PO Haryanto dan PO Shantika dan rekan-rekannya yang terus-menerus merevolusionerkan armadanya.

(ini menurut pengamatan saya selama pergi melewati jalur mudik menuju kampung halaman, PATI)

mas boy
09-25-2010, 22:33
saya memang belum pernah naik PO.Lorena tapi stigma saya terhadapnya sangatlah bagus. Armada tsb armada yang berkelas, memiliki design yg futuristik, interior yang menawan serta pelayanan yang bisa dibilang good service, apalagi sudah memiliki jasa service lainnya seperti menang tender proyek busway dan memiliki pengiriman jasa barang/paket tentunya memberikan suatu kontribusi internal lebih dalam kubu PO tsb.

Akantetapi beberapa tahun terakhir ini saya sendiri jarang melihat PO tsb melintas di jalur mudik (tidak seperti tahun2 sebelum2nya dimana armada tsb sangatlah dominan). Malahan sekarang2 ini saya melihat perkembangan PO Haryanto dan PO Shantika dan rekan-rekannya yang terus-menerus merevolusionerkan armadanya.

(ini menurut pengamatan saya selama pergi melewati jalur mudik menuju kampung halaman, PATI)


Bila desain futuristik sih gak juga om...karena semuanya juga dibuat dalam 1 karoseri, sama dengan PO-PO lainnya

Interior menawan, sama juga om, menurut saya sih standart2 aja, gak ada yang mewah...mungkin gak ada permintaan dari pihak PO Lorena sendiri harus dibuat begini / begitu...ini saya lihat dari kopdar di terminal-terminal, dan juga saya pernah tes naik Lorena ini menuju Surabaya hanya ingin mengetahui interior dari MARCOPOLO yang saat itu baru keluar (karena penasaran aja)...ternyata ...ya standart aja...coba bandingkan dengan interior dari sahabat kita yang dari Sulawesi...

http://i852.photobucket.com/albums/ab90/iffany_album/rw%20mgn/BPSUL3.jpg

http://i852.photobucket.com/albums/ab90/iffany_album/rw%20mgn/BPSUL5.jpg

http://i852.photobucket.com/albums/ab90/iffany_album/rw%20mgn/BPSUL6.jpg

mengagumkan kan...padahal ini model Marcopolo Buatan AP juga, sama dengan Lorena..

Maksudnya Trans Jakarta ya om...bukan Busway...karena busway yang punya Pemda DKI bekerja sama dengan Dep. Perhubungan...

Lainnya itu.... setuju om

maaf ya om momod, ingin sharing aja...BTT lah...

fajarjamirobks
09-25-2010, 22:48
saya memang belum pernah naik PO.Lorena tapi stigma saya terhadapnya sangatlah bagus. Armada tsb armada yang berkelas, memiliki design yg futuristik, interior yang menawan serta pelayanan yang bisa dibilang good service, apalagi sudah memiliki jasa service lainnya seperti menang tender proyek busway dan memiliki pengiriman jasa barang/paket tentunya memberikan suatu kontribusi internal lebih dalam kubu PO tsb.

Akantetapi beberapa tahun terakhir ini saya sendiri jarang melihat PO tsb melintas di jalur mudik (tidak seperti tahun2 sebelum2nya dimana armada tsb sangatlah dominan). Malahan sekarang2 ini saya melihat perkembangan PO Haryanto dan PO Shantika dan rekan-rekannya yang terus-menerus merevolusionerkan armadanya.

(ini menurut pengamatan saya selama pergi melewati jalur mudik menuju kampung halaman, PATI)
Memang mas, kalau PO ini sudah tidak seperti dulu, yang melewati masa keemasannya. Karena PO Lorena sudah banyak disaingi sama PO-PO lainnya yang tak hanya memuaskan pelanggan namun juga mengikuti trend masa kini. Namun, saya lihat PO ini masih menampakkan perfeksionisnya. Teruslah Lorena, teruslah majukan dunia transportasi massal di Indonesia!

estu_bomut
10-16-2010, 16:42
memang sieh lorena sedikit demi sedikit mulai bangkit dengan peremajaan busnya.
tapi untuk saat ini lorena sudah kalah ma OBL bahkan PK

dion
10-16-2010, 22:26
betul, bogor - ponorogo eksekutif rp. 215.000,-
rosin dengan tujuan dan kelas yang sama rp. 177.000,- . Maaf oot

beda bus beda menejemen om.......

Freddy Marley
10-16-2010, 23:12
memang sieh lorena sedikit demi sedikit mulai bangkit dengan peremajaan busnya.
tapi untuk saat ini lorena sudah kalah ma OBL bahkan PK

tidak sedikit Oom tp banyak, coba armada y & nikmati perubahan y
kalah dalam hal apa Oom? tolak ukur y apa?

hendry
11-04-2010, 09:24
tidak sedikit Oom tp banyak, coba armada y & nikmati perubahan y
kalah dalam hal apa Oom? tolak ukur y apa?

bulan oktober saya naik KS 420 ke surabaya, bodinya sekarang lebih segar dgn berbalut Marcopolo tapi dengan dapur pacu yang lama interior bersih & harum , begitu lagi istirahat makan kernet merapikan selimut bantal dan membersihkan toilet , driver 1 & 2 bawanya halus banget tapi soal speed liat kondisi lalin akhirnya smp Sby jam 08.30 WIb

Anank
11-05-2010, 17:48
ikut komen om ...
dari tahun 1998 sampai sekarang saya langganan bis ini (lorena) kalo pulang atau pergi dari merak - pekanbaru, saya memang merasakan adanya penurunan kualitas pelayanan, walaupun harga tidak ada penurunan, mulai dari kelas exe yang dulunya hanya diisi 28 kursi sekarang menjadi 30 kursi, dan legrest dihilangkan, seringkali bis berhenti untuk kontrol, tetapi tetap aja ada sarkawi, mungkin ada perubahan orientasi bisnis dari pihak manajemen, dari fokus angkutan penumpang ke angkutan barang, tetapi ada beberapa hal yang menarik perhatian saya, mulai dari perekrutan driver yang selektif (menurut beberapa driver yang sempet ngobrol) sampai pada pola organisasi yang teratur dan modern (menurut teori sih), namun hal yang tidak boleh dilupakan oleh suatu perusahaan jasa adalah pendekatan ke pengguna (customer approach to satisfy customers), saran saya jika diperbolehkan, orientasi boleh berubah, tetapi konsistensi dan konsekuen pada kepuasan pengguna tetap harus diperhatikan dengan mengedepankan hal-hal yang dibutuhkan konsumen, saya yakin masih banyak penumpang yang mau membayar mahal atas pelayanan yang berkualitas, dan hal tsb tidak semata-mata hanya berupa materi, tetapi bisa juga immateri, seperti moto lorena itu sendiri, dengan tidak mengabaikan kemampuan kompetitor, jika tidak ingin lorena (khususnya) dan karina hanya tinggal sejarah, semoga thread ini bisa menjadi masukan berharga bagi manajemen lorena, sehingga keluhan dalam thread ini tidak muncul lagi, trims

Bus-a-holic
11-30-2010, 12:44
ahad 28 november kemarin ngerasain naik Lorena dari jogja ke jakarta (pool yg deket LB).

singkatnya, saya dan istri lg mudik dadakan. berangkat sabtu sore, baru sampe rumah jam 9.30 pagi, jam 13.30 harus berangkat lagi utk mengejar ngantor hari seninnya.

alhasil, coba2 ke jombor. sampe jombor jam 16.30. saya kira di jombor banyak bis yg berangkat sampe sore/malam, ternyata hampir semua bis sudah brangkat. akhirnya dapet tiket Lorena exe Rp 180 ribu di smoking area. smoking area? biarin deh drpd gak bisa pulang krn kehabisan tiket :frown2: awalnya sempat khawatir dg brand "Lorena" yg punya imej kurang baik, tapi gak ada pilihan lain. saya pikir, lebih baik tdk terlebih dulu memberikan stigma sebelum mengalami sendiri.

sama agen jombor diantar ke kantor lorena yg di sebelah kantor mulyo indah jalan magelang. kata agen, bisnya datang jam 20-an. akhirnya jam 20.30 bis datang (saya masih bisa maklum klo telatnya cuma setengah jam). bis ini ngelen blitar-jogja-jakarta-lampung. sampe RM Citra Lestari kebumen jam 23, cepet banget ya? mungkin krn lalin sudah sepi krn bis2 yg ke arah jakarta dah pada berangkat.

untungnya saya dapet yg adiputro new marco, lumayan buat menghibur diri. seatnya 8 baris, foot rest. di smoking area lumayan nyaman krn ruangannya rapat, jadi aroma dr toilet tdk tcium. scara umum perlakuan yg saya dapat sama dg penumpang lainnya, cuma beda di kursi aja (krn di smoking area).

kru yg melayani seingat saya ada 2 orang. kru pertama galak, cuek, nyebelin. kru yg kedua berbahasa jawa, lumayan ramah. trus lucunya waktu istirahat di rumah makan pertama, dibangunin kaya di barak, ga tau sama kru yg mana. digedor2 n krunya bilang, "makan, makan," dg gaya a la militer, hehe.

sampe rumah makan kedua (taman sari klo gak salah) jam 6 pagi, dan sampe pool lorena yg deket LB jam 9.30.

secara umum, bis ini jalannya ngeblong, walopun saya heran koq masih ada aja bis yg nyalip bis ini.

secara umum, pelayanannya standar, dapat snack: roti seribuan (beneran lho krn harganya tertera di kemasan, hehe) dan air mineral gelas, dan makan prasmanan (rumah makannya lux tap menunya standar: nasi, sayur tahu, ayam goreng, teh manis panas gelas kecil). pengalaman buruk yg saya khawatirkan tdk terjadi. semoga ke depannya, lorena bisa meningkatkan pelayanannya lagi.

djoe_bima
12-30-2010, 14:50
Dulu jaman kuliah sekitar tahun 1999 - 2004, kalau lihat Lorena, imej-nya bis yg mewah / lux & nge-blong abis.
Pernah coba tahun 2003 dari Lebak Bulus ke Solo (dapet karoserie RS Concerto), harganya memang lebih mahal sekitar 10rb, dibanding kompetitor-nya yg kelas exe saat itu. Berangkat dari lebak Bulus jam 16.30, sampai Cawang jam 17.30 (belum ada JORR ke Bekasi kala itu), tp karena 2 supir-nya nge-blong abis, sampe Tirtonadi jam 03.00) - fasilitas snack, makan 1x, reclining seat tanpa leg rest (8 deret kiri - 7 deret kanan)

Tp pas Januari 2009 naik Lorena lagi, rasanya rada beda sama pertama kali nyobain tahun 2003. Dapet Karoserie AP selempang, fasilitas sih masih sama (snack, makan 1x, reclining seat tanpa leg rest (8 deret kiri - 7 deret kanan)) & harga juga lebih mahal 10rb di banding kompetitornya untuk kelas exe, tp rada gak ngeblong, alhasil berangkat dari Solo jam 18.00, baru nyampe JKT (rawa mangun) jam 8.00, jalur Pantura waktu itu itungannya lancar

Trus Nov 2009 naik Lorena lagi dapet AP Marcopolo, dari Rawa Mangun ke YK, cuma kaget aja harga tiket-nya 145rb, di tiket-nya di tulis kelas Executive (fasilitas snack & makan 1x, reclining seat dengan Leg rest (8 deret kiri - 7 deret kanan)) - padahal setauku Lorena biasanya pasang harga tinggi. Bis2 kompetitor-nya untuk kelas exe aja 155rb (walau beda formasi tempat duduk). Kali ini bis-nya lumayan nge-blong, terhitung hanya MJ & N3 Scania yg bisa nyalip. Berangkat jam 18.00 dari Rawa mangun, sampai Taman sari jam 22.00 (karena macet selepas tol cikampek) & nyampe YK (Jombor) masih bisa jam 06.00

Aku berharap, untuk ke depan-nya Lorena bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang-nya & kalau boleh saran, untuk armada executive-nya di buat seperti kompetitor exe lainnya terutama untuk reclining seat dengan leg rest-nya sukur2 bisa buat konfigurasi kursi yg bener2 lega bisa selonjoran (6 deret), smocking area - ngarep mode ON

Martin Aja Dech
01-01-2011, 21:28
Saya pikir ada hubungannya Mas perhitungan tarif ( non-ekonomi ) dengan nama PO & tentu saja publik tidak dapat mengetahui secara rinci, publik mengetahui hasil akir y.
contoh y ; Tarif Jkt - Sby PO A; 200rb, PO B; 195rb, PO C; 180rb.
knapa bisa berbeda2 padahal trayeknya sama? karna ada nilai jual yg mungkin saja tdk dimiliki oleh kompetitor Lainnya, Saya yakin Qta semua pasti mengalami hal ini jika Qta bisa melihatnya Lebih cermat.
Selain itu saya membaca profil Gusti Terkelin Soerbakti & latar belakang beliau d bidang militer ikut andil dlm bisnis transportasinya, yaitu Metode Penghitungan Alat per jam yg oleh beliau diterapkan menjadi biaya per kilometer jalan.




Mungkin berbeda bidang tp intinya sama.
kasus Adam Air mungkin bisa menjadi masukan utk Mas.
semoga Mas tdk terjebak dlm paradigma pernyataan Mas.

Nama besar itu perlu, tiket mahal tentu ada fasilitas yg sesuai, pelayanan dmana saja hal yg utama.

Lihat dari jumlah seatnya Mas contoh VIP PO.X dengan seat 34 160rb sedangkan VIP PO.Y dengan seat 140rb,,mungkin bisa jadi pertimbangan....

Martin Aja Dech
01-01-2011, 21:31
Lihat dari jumlah seatnya Mas contoh VIP PO.X dengan seat 34 160rb sedangkan VIP PO.Y dengan 40 seat harga 140rb,,mungkin bisa jadi pertimbangan....

p.s.j
01-09-2011, 13:21
dari turis ampe pribumi tau lorena apalagi dah merambah ke busway. cuman untuk pihak menejemen berikan juga ksmpatan gol menengah kebwh. tuk ikut ngerasain istimewanya si ijo ini, si boz juga tau lah maksud nya hhehehehehhehehe. bravo lorena

Harjay
01-09-2011, 22:21
saya jg mau curhat sedikit mengenai si IJO satu ini.......

yang pertama :
saya naik LORENA VIP dari ponorogo tujuan LB....bisnya bagusss luar dalem,,maknyus pokoknya...tp g tau tipenya apa..pas naek kbetulan dapet seat yang bagus,,yaitu 1C..
mulai take off 14.30 berjalan pelan menyusuri jalan ponorogo-madiun...sempet berapa kali brenti ngmbil pket dan penumpang..dijalan diBLONG bis SUroboyonan( SK, MIRA, JAYA, EKA, AKAS)...singkat kata,, sampailah di terminal MAOSPATI,,,kondisi hujan deras,,brenti sebentar lapor agen,,brngkat to SOLO...eh ternyata atas bangku saya BOCOR....mending klo sedikit,banyak bgt..akhirnya yg ngalah org samping saya,,dia rela duduk belakang (karna saya ttp g mau pindah,maunya didepan nunggu BLONG-BLONGan dengan bis lain)hahaha ternyata eh ternyata penampilan g menjanjikan interiornya,,saya smpt kecewa..tp alhamdulillah kekecewaan saya terobati karena smpe JKT pagi dan ada BLong-BLong-an hahaha

yang kedua :
Saya pesen tiket LORENA VIP tujuan LB juga dari PONOROGO,,,berharap dapet armada baru si IJO...akhirnya setelah smpai di agen..si IJO dah nongkrong dengan NEW TRAVEGO dan lampu LEDNYa(klo g salah sebut)hehehe ..pas ngbrol sama crewnya, crewnya jelasin klo LORENA VIP tidak berangkat(g dksh alasan knp g jd brnkt) jadi otomatis saya pindah ke LORENA EXE dengan tujuan yg sama..pikir saya"enaaak juga,harga VIP dapet EXE heheh"..singkt kata sepanjang perjalanan selalu menaikkan penumpang dari agen2(kyaknya bis sapu jagat nih)..alhasil dari tujuan saya LB,,saya diajak ke CIKARANG, RW, PG baru deh ke LB...dari PONOROGO jam 14.30 sampe LB jam 11.00......CAPEEEEKKKK bgt....

intinya sih,,,seharusnya harga yang ditawarkan sesuai dengan pelayanan yang diberikan,,,semua org yang naek LORENA pasti mempunyai mindset yang udah melekat sperti :
1. Nyaman
2. Cepat
3. PElayanan memuaskan
4. BIsnya bagus-bagus
5. Crewnya ramah

jgn smpe hal itu hilang bgtu saja karena persaingan bisnis,,,

...MAJU TERUS LORENA...

mercymawon
01-11-2011, 13:05
iya nih Lorena ditunggu kebangkitannya...
Kalo liat dijalan yg baru kebanyakan masih 1525..
PO Lain dah banyak yg pake 1526..
Padahal cabang nya dah nyampe Turki lho...hehehe...
http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs771.ash1/166154_1571166994618_1098788916_31276623_4866595_n .jpg

teguhbr77
01-11-2011, 20:48
permisi, juragan
saia nubie ...

pengalaman naik lorena cuma sekali
itupun pas belum kenal bismania
juga karena blum tau line ke JEMBER dari semarang

ceritanya waktu itu kali pertama ke jember
tanya sana-sini, yang langsung dari semarang cuman Lorena
dipakailah info itu
ternyata semarang-jember via pantura 12 jam ya ?
wajar gak sih ?

abis itu gak pernah lagi make lorena
pakenya semarang-solo
trus sambung solo-jember pake mila sejahtera

novriadi
02-13-2011, 14:30
Hi kk'

Saya pernah beberapakali menggunakan armada Lorena dengan tujuan Padang, saya agak kecewa dengan pelayanan, armada, dan tempat pemberhentian.

Terakhir kali menggunakannya sekitar 1 tahun yang lalu, naik dari Rwmangun harusnya jam 10 pagi, namun karena ada keterlambatan armada baru berangkat sekitar jam 2 Siang.

Pelayanan Lorena pada saat itu menurut saya kurang memuaskan dah jauh dari harapan, Saya pribadi asli dari Sumbar dan tahu betul ta'biat orang Sumbar yang kurang disiplin.
Harapan saya naik Lorena "bukan naik PO Lokal seperti ANS, NPM, Transport, dll" adalah agar mendapatkan suatu ke disiplinan diantaranya tidak menaikkan penumpang di jalan, dan supir tidak merokok pada saat mengemudi. namun kenyataannya tidak.

Lalu Armada yang saya naiki juga tergolong "jadul" Royal Coach E keluaran pertama, dimana saya sedikit merasa diskriminasi karena pada saat itu armada ke Jawa jauh lebih baru. :((. Bis terasa kurang powerfull dan kurang ergonomis (mungkin karena usianya), sepanjang perjalanan seringkali di "balap" oleh PO lain :(( jadi merasa hilang kebanggaan.

Terakhir, tempat berhenti makannya juga kurang bagus khususnya setelah lepas dari Palembang ke arah Jambi. lainnya menurut saya normal seperti PO lainnya.

tapi overall, masih dalam range "BAIK" karena bis tidak pernah mogok, walaupun ketika di Palembang Bis masuk ke Pool untuk di perbaiki :P.

Sekarang ini kalau saya main2 ke Term Rwmangun, Lorena bis barunya kok sedikit yah, walaupun ke Jawa sekalipun, nampaknya sudah kalah pamor dengan Nusantara, Shantika, Pahala Kencana " yg konsisten dengan armadanya", dan Hartanto.

Mudah-mudahan Lorena dapat memperbaiki kembali kinerja dan pelayanan terhadap pelanggan setianya. Karena menurut saya Lorena termasuk pelopor bis AKAP modern.

hendrakus
02-13-2011, 21:30
sedikit berbagi pengalaman..
untuk LORENA LV 350 dan LE 350 jurusan Bogor- Solo - Madiun Ponorogo..
berhubung saya sendiri pernah mengurusi si ijo dengan kode ini.. ada yg ingin saya sampaikan:
1. harga untuk kelas VIP berangkat dari cibinong berkode LV 350 : Rp. 125.000
2. untuk exe nya alias LE 350 : 155.00
3. service makan satu kali
kendala lorena :
1. bus sering terlambat.. untuk VIP nya kadang2 sampe jam 4 baru sampe cbng... alhasil yg bingung pengurusnya.. alias saya
2. kelas EXE nya jarang banget turun cibinong jadi terpaksa penumpang dibawa sama VIP dlu trs dioper di bekasi dengan EXE
3. kalah saingan sama mbak shanti.. harga sama tapi bus+fasilitas pelayanan lebih lengkap n bagus
jadinya jarang dapet penumpang bogor bawah ( cibinong-depok-pal-pasar rebo-pinang ranti )

Zamrud
02-14-2011, 09:35
minta saran sm temen2....klo begitu masih ada ngga skrg Lorena/Karina yg maknyuss...bisnya bagus dan ngeblong...tlg info jurusannya dan kelasnya,Thx.

teguhbr77
02-14-2011, 10:00
minta saran sm temen2....klo begitu masih ada ngga skrg Lorena/Karina yg maknyuss...bisnya bagus dan ngeblong...tlg info jurusannya dan kelasnya,Thx.

seinget saia
dulu Lorena terkenal ngeblong abis
tapi konon katanya
kemudian ada perubahan pada driver2nya
sekarang gak se ngeblong dulu
cenderung safety dan defensif

Ryan.Agusta
02-14-2011, 10:01
minta saran sm temen2....klo begitu masih ada ngga skrg Lorena/Karina yg maknyuss...bisnya bagus dan ngeblong...tlg info jurusannya dan kelasnya,Thx.

Coba Kode KS biasanya dr Jakarta ke Ngalam (Malang) atau sebaliknya. Bbrp kali jalan ke timur sll ketemu dg bis ini dan memang lain drpd yang lain.

IMHO

Zamrud
02-14-2011, 10:12
Coba Kode KS biasanya dr Jakarta ke Ngalam (Malang) atau sebaliknya. Bbrp kali jalan ke timur sll ketemu dg bis ini dan memang lain drpd yang lain.

IMHO
Trims Mas Momod...patut dicoba..klo yang Soloan ada ngga?

hasamcgrady
02-19-2011, 20:17
Trims Mas Momod...patut dicoba..klo yang Soloan ada ngga?

kalo yg soloan ndak ada yg Super Exe om, ada yg exe. BTT yo

AMAZING
02-26-2011, 02:16
Ikut comment, sebagai LORENA LOVER'S sejak 1991, namun baru bisa menjajal LORENA sejak 2005-2010. Info simpang siur ini bukan kabar burung belaka, namun sudah menjadi fakta. Saya tinggal di MEDAN kerja di P.BARU sejak 2003-2008. Sejak LORENA masuk medan Saya betul2 bertrimakasih karna doa Saya terkabulkan hehehe,..namun lain di hati lain di muka..maksudnya?
di MEDAN ada LORENA tujuan ;
1.Medan-Palembang class EXECUTIVE
2.Medan-P.Baru class EXECUTIVE dan SUPER EXECUTIVE 2-1
3.MEDAN-JAKARTA class EXECUTIVE (Untk trayek ini transit d P.Baru,sambung brangkat jam P.BARU JAKARTA pukul 12.00.

Secara umum kondisi Armada SE-21 MEDAN-P.BARU RS cukup lawas,ada 3 unit setiap harinya parkir di Pool MEDAN, kondisi kurang terawat untuk ukuran SE-21.
Armada EXEcutive secara keseluruhan tergolong bagus2 dan terawat.

Semua comment2 teman2 benar adanya mengenai kondisi di lapangan dan pengalaman pribadi2,
Beberapa informasi penyebab hal tersebut:
- Management BUS AKAP di pegang oleh anak Laki2 BOS IJO.
- BOS IJO yang junior ini terkenal pelit and penghematan abis2san.
- Anak perempuan merugi akibat LORENA AIR yang sempat keluar dana tidak jadi beroperasi dan ijinnya yang mahal telah dicabut.
- BOS senior fokus ke TENDER BUS WAY dan pengadaan unit BUS WAY yang mahal dan harus menyanggupi proyek mahal.
- LORENA mengalami kendala2 sperti yang teman2 rasakan, sebenarnya itu adalah hasil kebijakan MANAGEMENT untuk menerapkan ISO 9001, mereka mengikuti standart sefety bus operator.
-Awak bus banyak yang kompalain akibat pemotongan tunjangan akibat pemborosan BBM, klo mau bus ngebut2 BBM boros, dulu tidak dibatasi namun kini terbatas.
dll

Kalo teman2 bingung kenapa sudah mahal banyak kekurangan tapi tetap dikejar orang?
contoh OPERATOR BUS TERLUAS DAYA JELAJAHNYA/JARINGANNYA DI INDONESIA
1. LORENA (BOGOR)
2. ALS (MEDAN)
Jika kita lihat ongkos ALS MEDAN-JAKARTA (415rb) bus yang lain ada (350rb),(380rb) paling mahal (460rb), namun karena faktor yang disebutkan di atas maka orang tetap memilih kedua rmada ini, padahal secara umum ALS bukanlah bus yang paling nyaman,...
ini hampir sama jika Kita lihat pada kasus TELEKOMUNIKASI

mohon pencerahan
tx

Mr Jeff
02-26-2011, 04:31
Pengalaman sy naik Lorena Pekanbaru-Lampung. Driver & Kru sangat ramah, busnya memang sedikit lebih pelan dari bus lain. tapi sy salut driver Lorena selalu berfikir dengan keterbatasan yang ada untuk bisa mempercepat waktu tempuh. seperti tengah malam bus betul2 di blongin sm drivernya. tapi kalo sudah masuk kota atau jalan padat kembali berjalan dengan kecepatan normal.pada saat itu sy dapat Lorena Body Evo G bermesin Elektrik 1525 seat di lengkapi Leg rest.sempat di ajak makan bareng oleh drivernya karena sy punya kenalan driver Lorena yang lain yang pada saat itu tidak ada di situ. pulang dari Lampung ke Pekanbaru sy kembali menaiki Lorena .sy dapat Lorena 1521 Evo G rombakan dari RS Millenium. masih hal yang sama Driver & Kru tetap ramah. seperti contoh salah satu teman numpang cash HP di dashboard tetap dilayani dengan ramah plus selalu di ajak ngobrol bareng. bus berhenti pun sy tetap bisa ke Toilet tanpa dilarang ini itu... :) ,Lorena yang membawa sy dari Lampung ke Pekanbaru betul2 ngeblong. seperti kata2 sy di atas tadi drivernya selalu berpikir bagaimana cara cepat sampai di tujuan dengan keterbatasan yang ada dari manajemen.. sesekali sang driver mematikan AC untuk meringankan beban mesin dan solar demi mempercepat waktu tempuh.

sy pernah mendengar cerita dari mantan driver Lorena. di Lorena itu selalu ada pelatihan2 mengemudi di jalan.bagaimana memberlakukan penumpang dengan keramahan, penyetelan musik & Film sesuai dengan kondisi keadaan, dan pelatihan2 tata tertib lainnya dan seleksi masuknya pun lumayan seperti masuk perusahaan besar pada umumnya melalui berbagai tes, tidak heran driver2 mantan Lorena kalo pindah ke PO lain. selalu di terima dengan tangan terbuka.

Ini cuma dari pengalaman sy loh... :)

Mr Jeff
02-26-2011, 04:40
Ikut comment, sebagai LORENA LOVER'S sejak 1991, namun baru bisa menjajal LORENA sejak 2005-2010. Info simpang siur ini bukan kabar burung belaka, namun sudah menjadi fakta. Saya tinggal di MEDAN kerja di P.BARU sejak 2003-2008. Sejak LORENA masuk medan Saya betul2 bertrimakasih karna doa Saya terkabulkan hehehe,..namun lain di hati lain di muka..maksudnya?
di MEDAN ada LORENA tujuan ;
1.Medan-Palembang class EXECUTIVE
2.Medan-P.Baru class EXECUTIVE dan SUPER EXECUTIVE 2-1
3.MEDAN-JAKARTA class EXECUTIVE (Untk trayek ini transit d P.Baru,sambung brangkat jam P.BARU JAKARTA pukul 12.00.

Secara umum kondisi Armada SE-21 MEDAN-P.BARU RS cukup lawas,ada 3 unit setiap harinya parkir di Pool MEDAN, kondisi kurang terawat untuk ukuran SE-21.
Armada EXEcutive secara keseluruhan tergolong bagus2 dan terawat.

Semua comment2 teman2 benar adanya mengenai kondisi di lapangan dan pengalaman pribadi2,
Beberapa informasi penyebab hal tersebut:
- Management BUS AKAP di pegang oleh anak Laki2 BOS IJO.
- BOS IJO yang junior ini terkenal pelit and penghematan abis2san.
- Anak perempuan merugi akibat LORENA AIR yang sempat keluar dana tidak jadi beroperasi dan ijinnya yang mahal telah dicabut.
- BOS senior fokus ke TENDER BUS WAY dan pengadaan unit BUS WAY yang mahal dan harus menyanggupi proyek mahal.
- LORENA mengalami kendala2 sperti yang teman2 rasakan, sebenarnya itu adalah hasil kebijakan MANAGEMENT untuk menerapkan ISO 9001, mereka mengikuti standart sefety bus operator.
-Awak bus banyak yang kompalain akibat pemotongan tunjangan akibat pemborosan BBM, klo mau bus ngebut2 BBM boros, dulu tidak dibatasi namun kini terbatas.
dll

Kalo teman2 bingung kenapa sudah mahal banyak kekurangan tapi tetap dikejar orang?
contoh OPERATOR BUS TERLUAS DAYA JELAJAHNYA/JARINGANNYA DI INDONESIA
1. LORENA (BOGOR)
2. ALS (MEDAN)
Jika kita lihat ongkos ALS MEDAN-JAKARTA (415rb) bus yang lain ada (350rb),(380rb) paling mahal (460rb), namun karena faktor yang disebutkan di atas maka orang tetap memilih kedua rmada ini, padahal secara umum ALS bukanlah bus yang paling nyaman,...
ini hampir sama jika Kita lihat pada kasus TELEKOMUNIKASI

mohon pencerahan
tx


Sedikit menambahkan om.. hee...
Untuk Lorena Medan-Pekanbaru sekarang cuma ada yang SE .dan kabarnya dari manajemen di medan Lorena Medan-Pekanbaru mulai sedikit dapat kelonggaran kebijakan, seperti bus sedikit bisa ngeblong untuk mengikuti panasnya jalur Medan-Pekanbaru yang memang penumpangnya butuh waktu cepat sampai di tujuan. dan menggunakan sistem Nonstop. :)

Kalo soal armada..untuk ukuran Sumatera armada Lorena mungkin masih dibilang lumayan lah om... :P

david newbie
03-11-2011, 00:31
Realistis ajalah...Kita jangan tertutup oleh nama yang besar.
Sudah seharusnya jika manegement meningkatkan pelayanan,karena namanya juga bis malam kita bayar mahal untuk mendapatkan pelayanan yang gak biasa..

just my opinion

Rizqi Adlina
03-11-2011, 18:47
saya masih newbie nih, dan pernah juga naik karina.. hehe..

pernah naik karina jurusan sumenep - jakarta pas pulang mudik..
pas itu mungkin supir tambahan khusus buat mudik atau ga tau gimana, supirnya sempet kesasar di semarang dan nanya2 ke orang sampai2 bis harus balik arah 2 kali..
kondisi bis pun lumayan parah, masalahnya kopling'a macet, jadi kalau di injek sama supir, mesti di tarik lagi oleh keneknya, bus'a pun ga punya klakson karna mati..
dan sempat di betulkan di salah satu rumah makan.. penumpang'a pun banyak yg mengeluh karna di rumah makan harus menunggu selama 5 jam untuk membetulkannya dan tidak ada bis pengganti..
tapi di tengah jalan entah di daerah mana lupa, naasnya bis karina yg berjalan pelan itu di tabrak oleh mobil kijang super yg menyalip dari kiri, dan kasihannya supir bis yg kena imbas'a dan harus di bawa ke kantor polisi.. padahal bis melaju pelan dan datar di lajur kanan..
dan supir ke 2 lah yg nyetir sendirian sampai jakarta, tapi sesampainya di tol di jakarta si supir tidak tau arah ke R.A. Kartini..

itu cuma sedikit cerita dr saya pas naik karina..

huda
03-11-2011, 19:16
Kemarin, tanggal 6 Maret, saya membelikan tiket Lorena untuk teman ke banyuwangi dengan harga Rp 185.000 untuk pemberangkat hari senin tanggal 7 Maret. Dijanjikan jam tiga atau setengah empat sore bus sudah akan berangkat dari terminal Lebak Bulus, nyatanya pukul lima sore baru datang dan setengah enam baru berangkat, tanpa keterangan apapun mengenai keterlambatan ini. Malam hari tanggal 8 Maret pukul 22:00, teman mengabarkan kalau dia baru saja sampai rumah, saya tanya apakah ada kemacetan parah sampai begitu lama, dijawab tidak ada apa-apa selama di jalan hanya macet saat memasuki daerah Porong, busnya saja memang yang lambat.

Kaget, masa Jakarta-Banyuwangi 28 Jam...........apa ini memang lama waktu tempuh yang sesungguhnya.

david newbie
03-13-2011, 00:49
Makin banyak kritikan terhadap PO ini apalagi dari kalangan bismania yang notabene sangat kritis atas segala sesuatu yang namanya bis.tapi kayaknya belum ada perubahan....semoga ada peningkatan pelayanan kalau tidak mau di tinggalkan pelanggan karena semakin lama persaingan semakin ketat.

P9_Pondokgede
07-07-2011, 12:12
Iya tuh Lorena sekarang selain mahal juga pelayanannya jauh dari kata memuaskan, armadanya juga masih bagusan PO yang lain, mugkin Lorena skr masih berkonsentrasi pada proyek Busway shg utk armada Bus Eksa dan Super Eksekutifnya terbengkalai, Lorena skr sudah tidak kaya dulu lagi.

Kmaren tgl, 25 Juni 2010 atasan saya pake Lorena yang SE dari Jkt ke Malang, dikarenakan kehabisan tiket Gajayana dan Pesawat, nah dia mengasumsikan pelayanan Lorena masih sama bagusnya dengan yang dulu, tapi ternyata jauh dari kata yang memuaskan, atasan saya sekarang kapok katanya pake Lorena, dan ga bakalan lagi pake Bus.

Dia sampe Malang hari Sabtu 26 Juni 2010 pukul 23:45WIB saya yang jemput dia di Arjosari, kata dia udah SE tapi kurang nyaman armadanya, dan pada waktu itu Pantura katanya macet parah eehhh..... pas sampe Semarang katanya Busnya mogok, hampir 5 Jam dia nungguin armada pengganti, kemudian setelah itu dia dipindah menggunakan armada Eksekutif, untungnya pas pulang dia sudah saya persiapkan tiket Garuda Indonesia utk pemberangkatan hari Minggu 27 Juli 2010 pukul 14:30wib.

mohon maaf sebelumnya bukan saya menjelek2kan Po Lorena, tapi hanya sebagai masukan aja bahwa Lorena harus bangkit klo ingin jaya seperti dulu, dan saya merupakan salah satu penggemar berat si Ijo ini pada jaman saya masih SD dulu, saya sangat suka PO ini sampe2 klo kakak saya pulang dari Sby pake Lorena dan turun di Tegal tiketnya saya kumpulkan


wah ternyata dr jaman saya kecil berubah y pelayanannya

cuma menang brandname

bang rambey
07-26-2011, 12:42
Berharap thread ini blum ditutup:
saya newbie di dunia bis, baca2 thread di bismania saya jadi pnasaran cobain naik bis. Spanjang 2011 saya cobain 3 bisa jkt sby Karina SE, KD Eks n PK Eks. Dari 3 PO ini saya akui playanan Karina memang lebih baik dibanding 2 PO lain. Saya melihat keseluruhan, mulai dari awak loket, awak bis, kualitas bangunan loket, toliet, audio bis, kebersihan bis, sampai bantal n selimut di bis. Hal-hal kecil seperti bantal n selimut cukup diperhatikan di Karina. Beda dengan PK dan KD yang klihatan asal saja melayani penumpang... Jadi menurut saya wajar saja harganya lebih mahal dari bis lain..

teguhbr77
07-26-2011, 12:51
Berharap thread ini blum ditutup:
saya newbie di dunia bis, baca2 thread di bismania saya jadi pnasaran cobain naik bis. Spanjang 2011 saya cobain 3 bisa jkt sby Karina SE, KD Eks n PK Eks. Dari 3 PO ini saya akui playanan Karina memang lebih baik dibanding 2 PO lain. Saya melihat keseluruhan, mulai dari awak loket, awak bis, kualitas bangunan loket, toliet, audio bis, kebersihan bis, sampai bantal n selimut di bis. Hal-hal kecil seperti bantal n selimut cukup diperhatikan di Karina. Beda dengan PK dan KD yang klihatan asal saja melayani penumpang... Jadi menurut saya wajar saja harganya lebih mahal dari bis lain..

cerita perjalanannya gimana, om ?
banyak keluhan disini dan juga dari saya pribadi,
yang dikeluhkan itu waktu menunggu bis datang
dan waktu diperjalanan yang diluar kewajaran/umumnya

kalo soal fasilitas2,
karena mereka punya standar mutu ISO,
itu pasti diperhatikan dan di audit
yang mungkin tidak diaudit itu khan manifest perjalanan
kapan bis datang di agen, kapan sampai tujuan
bisa jadi hal itu jadi objek audit
tapi mungkin tidak real

elang_java
07-28-2011, 11:46
sudah lama sekali ga naik bis tujuan sby, dan begitu pengen naik bis..yg teringat hanya nama lorena dan PK, krn kedua PO ini yg dulu pernah saya naikin.....langkah pertama telp lorena di LB...yg terima mbak2..jawaban singkat,lugas tp kurang informatif lebih terkesan ketus dan yg buat infil..pembicaraan belum selesai telp sudah ditutup....langkah kedua telp agen PK tangerang, penerimanya bapak2..saya diarahkan untuk menghubungi agen serpong (posisi saya di bsd)..saya hubungi, yg terima bapak bapak dengan ramah dan memberikan informasi dengan jelas dan friendly bgt..setelah ketemu ternyata bapak ini pedagang bakso sekaligus tempatnya jadi agen PK kebon nanas.....
dari kejadian diatas sudah bisa disimpulkan..kesan pertama sangatlah penting...pelayanan bukan saja selama perjalanan kita di dlm bis tapi dari penjual tiket/operator telp sangat penting.....

klo sudah infil diawal jadinya berpaling ke kompetitor...

biskebut
08-23-2011, 14:48
http://i1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/Lorena5-1.jpgtapi ter nyata lorena ada juga bis bagusnya ya kaya ginihttp://s1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/?action=view&current=Lorena5-1.jpg

joe cole
08-23-2011, 15:18
http://i1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/Lorena5-1.jpgtapi ter nyata lorena ada juga bis bagusnya ya kaya ginihttp://s1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/?action=view&current=Lorena5-1.jpg

jalan Blitar dia,,,, tuh kan bener nih bis muter2,,,pertama kali jalan Denpasar trus Bandung, sekarang Blitar,,besok kemana lagi dia

Jagads
08-23-2011, 15:29
http://i1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/Lorena5-1.jpgtapi ter nyata lorena ada juga bis bagusnya ya kaya ginihttp://s1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/?action=view&current=Lorena5-1.jpg

Selingkuhan karoseri yang pertama........ biasa kan langganan RS n AP

sudah berbenah...
semoga semangkin banyak yang baru2 si IJO...

uncle.dolf
11-11-2011, 19:58
sedikit berbagi pengalaman..
untuk LORENA LV 350 dan LE 350 jurusan Bogor- Solo - Madiun Ponorogo..
berhubung saya sendiri pernah mengurusi si ijo dengan kode ini.. ada yg ingin saya sampaikan:
1. harga untuk kelas VIP berangkat dari cibinong berkode LV 350 : Rp. 125.000
2. untuk exe nya alias LE 350 : 155.00
3. service makan satu kali
kendala lorena :
1. bus sering terlambat.. untuk VIP nya kadang2 sampe jam 4 baru sampe cbng... alhasil yg bingung pengurusnya.. alias saya
2. kelas EXE nya jarang banget turun cibinong jadi terpaksa penumpang dibawa sama VIP dlu trs dioper di bekasi dengan EXE
3. kalah saingan sama mbak shanti.. harga sama tapi bus+fasilitas pelayanan lebih lengkap n bagus
jadinya jarang dapet penumpang bogor bawah ( cibinong-depok-pal-pasar rebo-pinang ranti )

Lv 350 yg body evonext yh mas?
kmren liat di cijantung jam 5 sore baru lewat...

jagad 1504
11-11-2011, 22:41
tapi...beberapa kali lihat lorena...kondisi penumpangnya banyak aja....penumpang fanatik mungkin...

spkawat
12-08-2011, 10:34
jalan Blitar dia,,,, tuh kan bener nih bis muter2,,,pertama kali jalan Denpasar trus Bandung, sekarang Blitar,,besok kemana lagi dia
dh sampe MEDAN jg dia om...pernah liat armada ini menuju Pk. Baru.

ademageti
01-19-2012, 20:37
RT.. Masih murah Po Harapan Jaya bung.....

kid
01-19-2012, 20:56
http://i1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/Lorena5-1.jpgtapi ter nyata lorena ada juga bis bagusnya ya kaya ginihttp://s1229.photobucket.com/albums/ee462/biskebut/?action=view&current=Lorena5-1.jpg

ada kok, pernah liat di cibinong yg ky gini

sego.kluban
01-23-2012, 19:30
Baru saja pake Karina Super Executive (SE) Malang-Jakarta.
Harga SE (Rp. 290.000,-) dengan armada tua (kok tega ya?). Tempat istirahat yang (maaf) jorok, jadi gak tega mau makan dan minum. Semoga jadi perhatian pihak manajemen.

mas_us
02-09-2012, 17:04
dua kali naik lorena/karina gak memuaskan.....
* bis terlambat datang hampir hampir 2 jam
* tempat istirahat kurang baik kalah jauh ma RI

gayoline
02-11-2012, 15:21
saya kenal bus lorena karina ini baru,al nya di ACEH dia g msk, saya baca di forum ini dulu lorena kata nya bus paling best(five star bus)bkn hotel aja he..he.tp setelah saya lihat,biasa aja tuh.just opinion peac...D

@rya
02-25-2012, 21:50
Ikut comment, sebagai LORENA LOVER'S sejak 1991, namun baru bisa menjajal LORENA sejak 2005-2010. Info simpang siur ini bukan kabar burung belaka, namun sudah menjadi fakta. Saya tinggal di MEDAN kerja di P.BARU sejak 2003-2008. Sejak LORENA masuk medan Saya betul2 bertrimakasih karna doa Saya terkabulkan hehehe,..namun lain di hati lain di muka..maksudnya?
di MEDAN ada LORENA tujuan ;
1.Medan-Palembang class EXECUTIVE
2.Medan-P.Baru class EXECUTIVE dan SUPER EXECUTIVE 2-1
3.MEDAN-JAKARTA class EXECUTIVE (Untk trayek ini transit d P.Baru,sambung brangkat jam P.BARU JAKARTA pukul 12.00.

Secara umum kondisi Armada SE-21 MEDAN-P.BARU RS cukup lawas,ada 3 unit setiap harinya parkir di Pool MEDAN, kondisi kurang terawat untuk ukuran SE-21.
Armada EXEcutive secara keseluruhan tergolong bagus2 dan terawat.

Semua comment2 teman2 benar adanya mengenai kondisi di lapangan dan pengalaman pribadi2,
Beberapa informasi penyebab hal tersebut:
- Management BUS AKAP di pegang oleh anak Laki2 BOS IJO.
- BOS IJO yang junior ini terkenal pelit and penghematan abis2san.
- Anak perempuan merugi akibat LORENA AIR yang sempat keluar dana tidak jadi beroperasi dan ijinnya yang mahal telah dicabut.
- BOS senior fokus ke TENDER BUS WAY dan pengadaan unit BUS WAY yang mahal dan harus menyanggupi proyek mahal.
- LORENA mengalami kendala2 sperti yang teman2 rasakan, sebenarnya itu adalah hasil kebijakan MANAGEMENT untuk menerapkan ISO 9001, mereka mengikuti standart sefety bus operator.
-Awak bus banyak yang kompalain akibat pemotongan tunjangan akibat pemborosan BBM, klo mau bus ngebut2 BBM boros, dulu tidak dibatasi namun kini terbatas.
dll

Kalo teman2 bingung kenapa sudah mahal banyak kekurangan tapi tetap dikejar orang?
contoh OPERATOR BUS TERLUAS DAYA JELAJAHNYA/JARINGANNYA DI INDONESIA
1. LORENA (BOGOR)
2. ALS (MEDAN)
Jika kita lihat ongkos ALS MEDAN-JAKARTA (415rb) bus yang lain ada (350rb),(380rb) paling mahal (460rb), namun karena faktor yang disebutkan di atas maka orang tetap memilih kedua rmada ini, padahal secara umum ALS bukanlah bus yang paling nyaman,...
ini hampir sama jika Kita lihat pada kasus TELEKOMUNIKASI

mohon pencerahan
tx

Cerita ini sama dengan keluhan sopir waktu aku kepepet naik Lorena, waktu melewati daerah yang dialihkan jalurnya (jalan biasanya) karena ada sesuatu, sang sopir adu mulut dengan pak polisi untuk tidak dialihkan jalurnya, padahal semua bus dan truk dialihkan..... akhirnya dengan muka kecewa sang sopir menggerutu; 'trus kalo muter gini yang nombok solar siapa??....trus dia ngobrol sama sang kenek bilang; ' masak seperti kemaren minta uang ganti ke mandor untuk nombokin solar gara2 jalur dialihkan polisi.... eh dengan enteng sang mandor jawab.... siapa suruh mengalihkan jalur, klo gara2 itu trus nombok ya minta suruh nomboki yang memerintahkan pindah jalur (pak polisi)'....... hehehe aku yg denger selain lucu juga kasihan sama sang sopir akibat pengetatan solar.... harusnya pake logika dong pihak manajemen....mesin dah tua2 pastilah boros walau dipakai seefisien/selambat mungkin...

kenshi
02-28-2012, 11:30
Saya juga ingin berbagi pengalaman mengenai si Ijo ini :
Dulu pada tahun 2004-2008 saya adalah pelanggan setia si Ijo. Setiap pulang ke Pknbru dari Semarang pasti naik Ijo. Pada saat itu Ijo sedang hebat2nya sebagai raja Pantura, drivernya ganas2 n armadanya bagus2. Pada saat itu merupakan pengalaman pertama saya naik bus balap, karena sebelumnya saya pelanggan PO Solo-an yg bisnya gak sekenceng si Ijo. Pengalaman saya dari Jkt-Pknbru pake Ijo old Trav, mesin (kliatannya) 1521 versi awal, supirnya orang batak n sunda, hasilnya...............Jkt-Pknbru ditembus skitar 34 jam. Bis sangat2 ngeblong, bahkan ditikungan sampe miring banget, n pelayanan cukup bagus karena tidak pernah ngambil sarkawi di jalan (waktu tu kta supirnya kontrol Lorena sangat ketat, klo sampe ketahuan ngangkut sarkawi supirnya bisa dipecat), tp tiket lmyn mahal, jaman itu Jkt-Pknbru sudah menyentuh 450rb.
Naik ijo terakhir pada tahun 2010 dari RwMngun-Smrng. Dapat bis jadul karoseri RS Concerto, mesin Prima (kta supirnya), tiket exe 140rb tanpa leg rest. Tpi di jalan bis ni ngeblong karena supirnya nekat klo nyalip, cuma klo di Tol kalah tenaga. Yg mendebarkan rem bis tersebut ternyata gak bagus karena berkali-kali angin remnya tekor (untung gak bablas).
Klo sekarang saya lebih suka dg bis yg mengutamakan kenyamanan penumpang, seperti baru2 ini saya naik Harjay, Ramayana, n Nu3tara dg Scanianya (ngeblong bgt tp istri sya ttp bsa tdr nyenyak, katanya bisnya mentul2 bikin ngantuk hehehe). Harga tiketnyapun wajar utk kls Exe.
Menurut saya penyedia jasa angkutan darat kls premium sudah seharusnya mengedepankan yg namanya speed, service, safety, n on time setelah itu baru bicara brand/merek. Sebagai konsumen yg pandai kita semua tentu tdk mau dibohongi hanya dg embel2 brand besar tanpa ada realisasi di lapangan. Makanya para operator bis jg harus berbenah karena konsumen tdk bisa terus dibohongi.

Ezra_JOG
03-02-2012, 19:59
Saya juga ingin berbagi pengalaman mengenai si Ijo ini :
Dulu pada tahun 2004-2008 saya adalah pelanggan setia si Ijo. Setiap pulang ke Pknbru dari Semarang pasti naik Ijo. Pada saat itu Ijo sedang hebat2nya sebagai raja Pantura, drivernya ganas2 n armadanya bagus2. Pada saat itu merupakan pengalaman pertama saya naik bus balap, karena sebelumnya saya pelanggan PO Solo-an yg bisnya gak sekenceng si Ijo. Pengalaman saya dari Jkt-Pknbru pake Ijo old Trav, mesin (kliatannya) 1521 versi awal, supirnya orang batak n sunda, hasilnya...............Jkt-Pknbru ditembus skitar 34 jam. Bis sangat2 ngeblong, bahkan ditikungan sampe miring banget, n pelayanan cukup bagus karena tidak pernah ngambil sarkawi di jalan (waktu tu kta supirnya kontrol Lorena sangat ketat, klo sampe ketahuan ngangkut sarkawi supirnya bisa dipecat), tp tiket lmyn mahal, jaman itu Jkt-Pknbru sudah menyentuh 450rb.
Naik ijo terakhir pada tahun 2010 dari RwMngun-Smrng. Dapat bis jadul karoseri RS Concerto, mesin Prima (kta supirnya), tiket exe 140rb tanpa leg rest. Tpi di jalan bis ni ngeblong karena supirnya nekat klo nyalip, cuma klo di Tol kalah tenaga. Yg mendebarkan rem bis tersebut ternyata gak bagus karena berkali-kali angin remnya tekor (untung gak bablas).
Klo sekarang saya lebih suka dg bis yg mengutamakan kenyamanan penumpang, seperti baru2 ini saya naik Harjay, Ramayana, n Nu3tara dg Scanianya (ngeblong bgt tp istri sya ttp bsa tdr nyenyak, katanya bisnya mentul2 bikin ngantuk hehehe). Harga tiketnyapun wajar utk kls Exe.
Menurut saya penyedia jasa angkutan darat kls premium sudah seharusnya mengedepankan yg namanya speed, service, safety, n on time setelah itu baru bicara brand/merek. Sebagai konsumen yg pandai kita semua tentu tdk mau dibohongi hanya dg embel2 brand besar tanpa ada realisasi di lapangan. Makanya para operator bis jg harus berbenah karena konsumen tdk bisa terus dibohongi.

2004-2008 pekanbaru 450ribu?? gilaaak ini PO kayaknya materialis banget, semestinya ga hanya mengandalkan nama besar aja, tapi kondisi kelayakan teknis kok dari komen2nya banyak yg bikin miris.. pesaing udah banyak dan nanti akhirnya konsumen yg menentukan yg terbaik

kenshi
03-07-2012, 16:19
2004-2008 pekanbaru 450ribu?? gilaaak ini PO kayaknya materialis banget, semestinya ga hanya mengandalkan nama besar aja, tapi kondisi kelayakan teknis kok dari komen2nya banyak yg bikin miris.. pesaing udah banyak dan nanti akhirnya konsumen yg menentukan yg terbaik


Sekedar info, harga tiket 450rb itu pas kena tuslah Lebaran. Tp klo dibandingkan kompetitor bus Sumateraan lain memang Ijo lebih mahal tiketnya. Tp sekarang saya liat di Pool Ijo Pekanbaru bis2nya sudah mulai ada perubahan, beberapa bus elektrik seperti 1525 udah mulai masuk ke Pknbru. Ya moga2 ke depannya Lorena bisa kembali jaya seperti dulu, tpi tiketnya jangan mahal2, masak hampir imbang dg harga tiket pesawat.....:smile:

agin
03-18-2012, 02:21
spertinya byk skali yg komplain dgn playanan P.O ini, smoga phk mnajemen sgera mngetahui ini n merespon dgn baik....:malu::rolleyes:

nguthu_ae
04-22-2012, 18:50
tiap PO psti pnya kkurangn msing2,,tp toh psti jg pnya klebihan dssi lain,,smga sgera mmprbaiki diri . . .

ys.milan
06-09-2012, 05:14
ikut nimbrung ah ane termasuk org yg doyan gonta ganti bis maklum pengen nyobain semua armada bis tujuan palembang jakarta bwt perbandingan & pengalaman wlwpun keluarga selalu nyuruh naek s ijo ini... bln 5 kmaren ane PP tangerang palembang gonta ganti bis dlm sebulan

1. naek bis permata bunda brkt dri tangerang jm 15.00 sampe Kayu agung jm 12.00...rekor terlama selama ane mudik (160.000) tanpa selimut & bantal, gk ad snack toilet gk bisa d pake d tengah perjalanan karena naekin motor...hadeh gk habis pikirr ini bis penumpang ap barang

2. naek giri indah brkt dri kayu agung jm 17.00 sampe tangerang jm 08.00 (165.000) tanpa bantal ada selimut sm snack toilet lancar

3. naek bis lorena dri tangerang jm 15.00 sampe Kayu agung jm 06.00 tempat duduk lega alias jarang jdi kaki agk leluasa (175.000) toilet lancar+ad smooking area+selimut & bantal+snack

4. naek bis kramat djati dri kayu agung 15.00 smpe tangerang jm 08.00 (170.000) nunggu kapal 1jm..tanpa snack ad bantal & selimut toilet lancar..

dari kesimpulan d atas....dengan harga segitu+jarak tempuh lorena lah yg paling enak wlwpun d antara k4 bus itu casing bis lorena lah yg paling jadul tapi interior'a paling wow drpada bis yg laen

Jaglielka
06-12-2012, 07:46
Yang pasti, menurut hukum ekonomi, karena Lorena telah memiliki Brand Image/Good Will/Nama Baik, sehingga masyarakat masih menganggap Lorena adalah baik, dan mereka sendiri yang menilai setelah menggunakan jasa Lorena.
So, jika kebanyakan masyarakat telah merasakan bahwa naik Lorena tidaklan mendapatkan kepuasan, maka Brand mereka lambat laun akan runtuh sendiri, dan hal ini tinggal menunggu waktu saja.

id0sut
06-12-2012, 09:24
Belum pernah ikut Lorena, tp kalau dilihat dari luar si rata-rata memang sudah berumur ya.
Ada pernah nemu yg Mercy 1725, udah ganti body pakai Evonext New Armada.

jojon1234
07-13-2012, 15:32
Baru mau nyoba besok untuk pertama kali Surbaya-Jakarta ... Lorena Eksektive

Dikarcisnya sih tertulis LE-411 berangkat 14-7-2012 jam 13.00.

Semoga besok mendapatkan kesan positif dari Lorena

Dhodi
07-13-2012, 16:45
Semoga postingan ini dibaca pihak Lorena...

ndutndutan
07-30-2012, 12:49
namany juga brand image..tapi kalo aku sih,,prinsip ekonomi aja, pilih yg harga tiket semurah2 nya dengan fasilitas yang sebagus2 nya dalam kelasnya :)

Eri
07-31-2012, 00:59
sekarang aja tiket medan jakarta dibandrol rp650 ribu mas,terserah mau transit di p.baru or palembang. info dari loket jln singa medan ntar klo kena tuslah mau berapa lg tuh?????

2004-2008 pekanbaru 450ribu?? gilaaak ini PO kayaknya materialis banget, semestinya ga hanya mengandalkan nama besar aja, tapi kondisi kelayakan teknis kok dari komen2nya banyak yg bikin miris.. pesaing udah banyak dan nanti akhirnya konsumen yg menentukan yg terbaik

Raden
08-03-2012, 13:48
udah gak kaya dulu lagi ini bus, udah gitu masang tarif selangiiitttt..

habebdongdong
08-04-2012, 17:05
yg bikin kapok selaen harga mahal,,transit nya di bogor lama beut,,ane dr palembang ke semarang harus nunggu 7jam,,malahan ada ibu2 barengan ane udh nunggu ampe lbh dr 12jam,,ckckck,,,

masilham
08-15-2012, 12:06
iya gan. memang mahal tarifnya

kryzna
08-15-2012, 14:20
Semoga pihak manajemen beserta "owner" yg issue nya juga masuk dalam forum ini bisa mendengar jeritan Pelanggan2 sejatinya... amiiinnn

anbon
08-30-2012, 17:58
wah ane udah lama gak naek bus gan kalo mudik Bogor - Jember.....

biasanya ane selalu naek Lorena, tapi semenjak ada maskapai penerbangan murah Jakarta - Surabaya ane selalu naek pesawat....

soalnya entah mengapa pertama kali naik lorena Bogor - Jember harga tiket hanya 185.000 & terakhir tahun 2009 udah 300-ribuan....

makanya ane beralih dari bus jadi naek pesawat.....

selain itu, ane juga denger-denger kalo sekarang udah banyak PO yang lebih baik dari Lorena (pelayanannya) & tentunya dengan harga tiket yang lebih murah.....

Loxley
09-13-2012, 05:49
Saya sudah menggunakan armada Lorena terhitung sejak tahun 1987 pp Jakarta-Palembang setiap liburan sekolah, saat itu saya masih kelas 4 SD. sampai Kramat Djati membuka rute Palembang Jakarta Lebak Bulus saya berpindah ke KD, sebelumnya saya terpaksa turun di kebon nanas kalo naik Lorena dan nyambung bis 3/4 ke Ciputat.sampai saat saya berangkat ke Jakarta pertengahan 2008 dan bis yang tersedia hanya Lorena LV 120 yang AC nya macet.
Keluar dari Palembang hujan turun dan tanpa disangka sangka bis bocor dan membasahi kursi penumpang di depan saya. Penumpang tersebut kemudian komplain tetapi kenek dan sopir pura2 tidak mendengar.
sampai saat protesnya (dan suaranya) cukup tinggi barulah kondektur mendatangi penumpang tersebut dan bertanya "masalahnya apa?" (nah lo !), dan bilang "ya mau diapain mas,namanya juga bocor" setelah berdebat alot kondektur tersebut mulai tidak sabar dan bilang "ya udah turun aja di Indralaya mas, ganti bis lain".
"berarti ongkos saya juga dibalikin dong". kata penumpang tersebut.
"wah gak bisa, udah peraturannya ongkos gak bisa dibalikin kalau udah berangkat, jadi dianggap hangus", kondekturnya menjawab dengan tidak sabar dan tidak ramah.
terpaksa dengan berat hati dan ngedumel sang penumpang menerima keadaan tanpa solusi sehingga mereka harus mengorbankan jaket atau apapun yang ada sebagai pelindung dari atap yang bocor.
Apakah sudah begitu berubahnya pelayanan bis ini terhadap kenyamanan penumpang yang udah rela membayar lebih mahal demi mendapat pelayanan yang katanya 'eksekutif'?
kemana motto nya yang tertulis "Sabar, Sopan, Senyum"?
Sebagai sesama penumpang saya simpati kepada bapak tersebut dan menawarkan tempat duduk saya lalu pindah ke smoking area dengan alasan mau merokok. Solusi yang harusnya ditawarkan oleh kondektur bus sampai hujan berhenti. atau malah mereka tidak ingat kalau bis nya ada smoking area? kebiasaan ngenek metro mini kali ya...hehehe
Sejak itu saya kapok naik Lorena, mau tipe atau kelas apapun. sebab yang dibutuhkan untuk perjalanan jauh adalah kenyamanan di jalan, bukan sekedar image atau nama besar tapi pelayanan sekelas bis ekonomi.

jarwanto
09-13-2012, 06:18
Saya sudah menggunakan armada Lorena terhitung sejak tahun 1987 pp Jakarta-Palembang setiap liburan sekolah, saat itu saya masih kelas 4 SD. sampai Kramat Djati membuka rute Palembang Jakarta Lebak Bulus saya berpindah ke KD, sebelumnya saya terpaksa turun di kebon nanas kalo naik Lorena dan nyambung bis 3/4 ke Ciputat.sampai saat saya berangkat ke Jakarta pertengahan 2008 dan bis yang tersedia hanya Lorena LV 120 yang AC nya macet.
Keluar dari Palembang hujan turun dan tanpa disangka sangka bis bocor dan membasahi kursi penumpang di depan saya. Penumpang tersebut kemudian komplain tetapi kenek dan sopir pura2 tidak mendengar.
sampai saat protesnya (dan suaranya) cukup tinggi barulah kondektur mendatangi penumpang tersebut dan bertanya "masalahnya apa?" (nah lo !), dan bilang "ya mau diapain mas,namanya juga bocor" setelah berdebat alot kondektur tersebut mulai tidak sabar dan bilang "ya udah turun aja di Indralaya mas, ganti bis lain".
"berarti ongkos saya juga dibalikin dong". kata penumpang tersebut.
"wah gak bisa, udah peraturannya ongkos gak bisa dibalikin kalau udah berangkat, jadi dianggap hangus", kondekturnya menjawab dengan tidak sabar dan tidak ramah.
terpaksa dengan berat hati dan ngedumel sang penumpang menerima keadaan tanpa solusi sehingga mereka harus mengorbankan jaket atau apapun yang ada sebagai pelindung dari atap yang bocor.
Apakah sudah begitu berubahnya pelayanan bis ini terhadap kenyamanan penumpang yang udah rela membayar lebih mahal demi mendapat pelayanan yang katanya 'eksekutif'?
kemana motto nya yang tertulis "Sabar, Sopan, Senyum"?
Sebagai sesama penumpang saya simpati kepada bapak tersebut dan menawarkan tempat duduk saya lalu pindah ke smoking area dengan alasan mau merokok. Solusi yang harusnya ditawarkan oleh kondektur bus sampai hujan berhenti. atau malah mereka tidak ingat kalau bis nya ada smoking area? kebiasaan ngenek metro mini kali ya...hehehe
Sejak itu saya kapok naik Lorena, mau tipe atau kelas apapun. sebab yang dibutuhkan untuk perjalanan jauh adalah kenyamanan di jalan, bukan sekedar image atau nama besar tapi pelayanan sekelas bis ekonomi.

parah emang lorena, lucunya sampe agen tiket bus di giwangan juga males nawarin tiket ke penumpang. jadi begini, waktu arus balik kemarin pas mau beli tiket kehabisan semua, trus iseng nanya "kalo lorena ada ga?" (terpaksa, daripada dapet armada bantuan) trus agen bilang "banyak mas tapi mahal". dalam hati saya biarlah daripada ga dapet tiket buat balik akhirnya saya iyain eh tapi dia malah nyariin tiket cancellan p.o lain dan alhamdulillah dapet ramayana eksekutif dengan harga jauh lebih murah.

Ramayana Exe : 305.000 28 seat + snack + makan

Lorena Exe : 450.000 32 seat + snack + makan

yang diatas kata agennya, secara logika harusnya dia ga peduli sama saya dan ga perlu repot nyariin tiket cancellan buat saya. pokoknya klo ke giwangan cari agen tiket yang namanya "mas Mulyono" recommended deh.

mbah_uban
09-13-2012, 16:20
Saya sudah menggunakan armada Lorena terhitung sejak tahun 1987 pp Jakarta-Palembang setiap liburan sekolah, saat itu saya masih kelas 4 SD. sampai Kramat Djati membuka rute Palembang Jakarta Lebak Bulus saya berpindah ke KD, sebelumnya saya terpaksa turun di kebon nanas kalo naik Lorena dan nyambung bis 3/4 ke Ciputat.sampai saat saya berangkat ke Jakarta pertengahan 2008 dan bis yang tersedia hanya Lorena LV 120 yang AC nya macet.
Keluar dari Palembang hujan turun dan tanpa disangka sangka bis bocor dan membasahi kursi penumpang di depan saya. Penumpang tersebut kemudian komplain tetapi kenek dan sopir pura2 tidak mendengar.
sampai saat protesnya (dan suaranya) cukup tinggi barulah kondektur mendatangi penumpang tersebut dan bertanya "masalahnya apa?" (nah lo !), dan bilang "ya mau diapain mas,namanya juga bocor" setelah berdebat alot kondektur tersebut mulai tidak sabar dan bilang "ya udah turun aja di Indralaya mas, ganti bis lain".
"berarti ongkos saya juga dibalikin dong". kata penumpang tersebut.
"wah gak bisa, udah peraturannya ongkos gak bisa dibalikin kalau udah berangkat, jadi dianggap hangus", kondekturnya menjawab dengan tidak sabar dan tidak ramah.
terpaksa dengan berat hati dan ngedumel sang penumpang menerima keadaan tanpa solusi sehingga mereka harus mengorbankan jaket atau apapun yang ada sebagai pelindung dari atap yang bocor.
Apakah sudah begitu berubahnya pelayanan bis ini terhadap kenyamanan penumpang yang udah rela membayar lebih mahal demi mendapat pelayanan yang katanya 'eksekutif'?
kemana motto nya yang tertulis "Sabar, Sopan, Senyum"?
Sebagai sesama penumpang saya simpati kepada bapak tersebut dan menawarkan tempat duduk saya lalu pindah ke smoking area dengan alasan mau merokok. Solusi yang harusnya ditawarkan oleh kondektur bus sampai hujan berhenti. atau malah mereka tidak ingat kalau bis nya ada smoking area? kebiasaan ngenek metro mini kali ya...hehehe
Sejak itu saya kapok naik Lorena, mau tipe atau kelas apapun. sebab yang dibutuhkan untuk perjalanan jauh adalah kenyamanan di jalan, bukan sekedar image atau nama besar tapi pelayanan sekelas bis ekonomi.

sekedar mengingatkan
coba chek aturan suara konsumen yah,,
ada di sini nih...http://www.bismania.com/home/showthread.php?t=917

Loxley
09-17-2012, 06:50
cuma mau pengen tau aja.
sebenernya trit kita nih dibaca gak sih sama pihak Lorena, kalo iya indikasinya apa, trus kalo nggak kayaknya kok percuma ya kita udah cerita panjang tapi ybs gak tau..yrus gimana mau memperbaiki diri ya kalo gak tau kritik dan komplain udah seabrek abrek..
barangkali admin bisa meneruskan keluhan dan masukan kita2 ke pihak atau situs resmi Lorena biar PO tersebut bisa berbenah..
sekedar pengen tau om, maklum newbie...hehehe

Shiro
10-01-2012, 10:38
cuma mau pengen tau aja.
sebenernya trit kita nih dibaca gak sih sama pihak Lorena, kalo iya indikasinya apa, trus kalo nggak kayaknya kok percuma ya kita udah cerita panjang tapi ybs gak tau..yrus gimana mau memperbaiki diri ya kalo gak tau kritik dan komplain udah seabrek abrek..
barangkali admin bisa meneruskan keluhan dan masukan kita2 ke pihak atau situs resmi Lorena biar PO tersebut bisa berbenah..
sekedar pengen tau om, maklum newbie...hehehe

hehehe... paling yg baca teman2 agen/crew yg jd Bismania mas. Kalo saya suka dgn Lorena/Karina krn bis ini slalu ada Smoking Area-nya (klo merokok ga ganggu org lain/klo AC dingin banget bs tidur d situ) tdk seperti bis2 lain, kalo ga banter/kencang/wuss-wuss bs liat dr bodynya yg sudah tua jd wajarlah ga bs berharap banyak, utk Driver sy msh percaya dgn driver2 Ijo yg lbh profesional&brpngalaman drpd lainnya. Sementara ini klo pulang kampung msh selingkuh dulu dgn si Ular besi sambil nunggu peremajaan armada2 si Ijo. makasih

DJOENARI
10-01-2012, 11:18
hehehe... paling yg baca teman2 agen/crew yg jd Bismania mas. Kalo saya suka dgn Lorena/Karina krn bis ini slalu ada Smoking Area-nya (klo merokok ga ganggu org lain/klo AC dingin banget bs tidur d situ) tdk seperti bis2 lain, kalo ga banter/kencang/wuss-wuss bs liat dr bodynya yg sudah tua jd wajarlah ga bs berharap banyak, utk Driver sy msh percaya dgn driver2 Ijo yg lbh profesional&brpngalaman drpd lainnya. Sementara ini klo pulang kampung msh selingkuh dulu dgn si Ular besi sambil nunggu peremajaan armada2 si Ijo. makasih

Emang kampung Om Shiro di mana ya kok sampai harus selingkuh ama sepur? Kan PO lain selain L mestinya juga ada kan? Hehehe... Salam Bis.

LEX25
11-06-2012, 23:09
Mungkin sama kasusnya ama orang membeli produk apple padahal spec nya lebih canggih samsung.., Nama

andunisie
11-08-2012, 03:39
saya terhitung hanya sekali naek Lorena dan sejak itu pula saya langsung kapok...
klo gk salah thn 2005 dari Ponorogo ke Jakarta...

DitzSchizo
11-09-2012, 14:21
Numpang komen

in my humble opinion

kenapa mahal? hhmmm....

1. di copas dr situs resminya " PELATIHAN
Kami selalu melakukan pelatihan untuk Manajemen, Karyawan, Mekanik dan Kru (Pengemudi dan kenek) agar dapat menghasilkan tenaga yang mahir,handal & berpengalaman, guna memastikan terwujudnya kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa bus ". pelatihan itu mahal om... CMIIW

2. si ijo trayek nya banyak, hampir di semua kota besar se jawa-bali-madura-sumatera... kelas nya jg bukan cuma SE atau EXE aja... ada kelas bisnisnya jg, jd kemungkinan ngasih subsidi silang IMHO

3. Jarang denger si ijo tabrakan, kecelakaan, terbalik, dll

4. Image LORENA tuh udah ter branding sedemikian rupa, sehingga klo naek si ijo kesannya bergengsi.. kebetulan keluarga saya fanatik si ijo.. walaupun byk PO lain, tetep aja yg di cari si ijo

5. mungkin buat nutup biaya operasional.. klo ada 30 trayek yg jalan aja tiap hari... 1 trayek dilayanin 2 bis.. itung aja berapa bis yg keluar kandang, plus biaya operasional nya...

theseagate
11-09-2012, 14:46
kasihan manajemennya tuh,
lama" kehilangan pelanggan gara" kibijakan yang
jauh dari realita


semoga mereka menyadari apa yang mereka lakukan dengan
armada dan penumpangnya


pesen ane,divisi bus jangan dianak tirikan dari divisi lainnya http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/5.gif

maz_jacx
11-09-2012, 14:47
1. di copas dr situs resminya " PELATIHAN
Kami selalu melakukan pelatihan untuk Manajemen, Karyawan, Mekanik dan Kru (Pengemudi dan kenek) agar dapat menghasilkan tenaga yang mahir,handal & berpengalaman, guna memastikan terwujudnya kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jasa bus ". pelatihan itu mahal om... CMIIW

dengan pelatihan yang mahal berarti Si Ijo harus bisa memberikan pelayanan yang prima, namun saya liat komen2 diatas kog pada kecewa ya atas pelayanannya?


2. si ijo trayek nya banyak, hampir di semua kota besar se jawa-bali-madura-sumatera... kelas nya jg bukan cuma SE atau EXE aja... ada kelas bisnisnya jg, jd kemungkinan ngasih subsidi silang IMHO

PO sebelah punya trayek yang tak kalah banyak contohnya PK, namun untuk urusan harga tidak terlalu melambung tinggi.

bangbengbong
11-09-2012, 19:31
Mungkin strategi yang sedang diterapkan untuk kebaikan kedepannya,,jadi harap sabar pengguna setia Lorena. Akantetapi perlu diingat
pembeli adalah RAJA. apabila raja nya gak suka,siap-siap dihukum. hehe

Interneste_Benz
11-10-2012, 11:56
dengan pelatihan yang mahal berarti Si Ijo harus bisa memberikan pelayanan yang prima, namun saya liat komen2 diatas kog pada kecewa ya atas pelayanannya?

Setuju mas seharusnya dengan pelatihan yang mahal seharusnya si Ijo bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Nah manfaat dari pelatihan itu seharusnya bisa dirasakan dong oleh semua penumpang di semua trayek. Nah pertanyaan saya kenapa sudah ada pelatihan itu tetapi masih tidak ada perubahan yang baik dari segi pelayanan ?? Terbukti dari banyaknya komen-komen yang mengecewakan dari postingan2 sebelumnya. Kalau soal harga mahal itu tak masalah asal para penumpang diberikan pelayanan yang terbaik dan prima selama perjalanan. Trims.


Mungkin strategi yang sedang diterapkan untuk kebaikan kedepannya,,jadi harap sabar pengguna setia Lorena. Akantetapi perlu diingat
pembeli adalah RAJA. apabila raja nya gak suka,siap-siap dihukum. hehe

Semoga saja strategi yang baru itu bisa memberi perubahan layanan yang lebih baik, bukan hanya sekedar wacana semata.

DitzSchizo
11-10-2012, 13:56
dengan pelatihan yang mahal berarti Si Ijo harus bisa memberikan pelayanan yang prima, namun saya liat komen2 diatas kog pada kecewa ya atas pelayanannya?



PO sebelah punya trayek yang tak kalah banyak contohnya PK, namun untuk urusan harga tidak terlalu melambung tinggi.

Jd inget cerita temen yg kerja di PK Lb Bulus... dia waktu itu di tawarin kerja di si ijo dgn posisi yg sama, tp gaji lebih gede... entah knapa ditolak sama dia.. mungkin manajemen si ijo lg pembenahan.. ntar tak tanya mas sama temen ku itu klo ktmu.. mungkin dia tau...

gilangexpress
11-10-2012, 22:31
Setuju mas seharusnya dengan pelatihan yang mahal seharusnya si Ijo bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Nah manfaat dari pelatihan itu seharusnya bisa dirasakan dong oleh semua penumpang di semua trayek. Nah pertanyaan saya kenapa sudah ada pelatihan itu tetapi masih tidak ada perubahan yang baik dari segi pelayanan ?? Terbukti dari banyaknya komen-komen yang mengecewakan dari postingan2 sebelumnya. Kalau soal harga mahal itu tak masalah asal para penumpang diberikan pelayanan yang terbaik dan prima selama perjalanan. Trims.

Setuju...klo Hrga yg dpatok ckup mahal namun yang didapatkan oleh penumpang sesuai,g jd soal...
Beda lg cerita matok harga mahal,tp yg d dapat g sesuai, kesimpulannya tau ndiri lah

putra752
11-10-2012, 23:21
bus tujuan palembang-jakarta paling mahal nie sekarang
jauh diatas kompetitor lainya...

turbobus.12
11-23-2012, 02:55
Tetapi walaupu mungkin skarang tarif Lorena yg paling mahal....sepertinya si ijo ini tetep punya "fans" tersendiri...jd kemungkinan si penumpang memang sdh tau kalo si ijo ini mahal, tp di karnakan itu tadi..jd ada sensasi yg lain atau nostalgia trsendiri dr si penumpang ..misal: "ah kangen ni ma si ijo...pgn naik lg nih..." atau memang sdh menjadi tradisi si penumpang kalo pulkam ya naiknya Lorena, tanpa lagi memmikirkan atau memperhatikan Pelayanannya..... ya mungkin kalo menurut penilaian om2 di sini service si ijo biasa aja...:biggrin:
yah..who knows ...and maybe thats why... tarif Si ijo tetep mahal....
Opini ane aja sih.....:biggrin:

ynsupriyanto
11-23-2012, 10:23
Ane baru balik dari Magelang, biasanya Naek OBL, pas kemaren keabisan tiket ditawarin naek Lorena, di tiket harganya Rp. 150 rb, tapi bayarnya di agen Rp 185.000,-............so far masih bagusan OBL yang executive, ruang kaki lebih lapang, dengan harga resmi Rp 170.000,-

zool_fly
12-04-2012, 14:21
Salam kenal dulur smuanya.. Ane newbie mau ikutan nimbrung :)

Lorena terkenal mahalny, tapi kenapa untuk bis maduraannya justru paling murah ya?
Khususnya untuk dari terminal Tj.Priok. Untuk bus2 lain umumnya matok harga 160rban, kalo Lorena/Karina justru hanya patok harga sekitar 130rban aja.

djoe_bima
12-05-2012, 10:43
Ane baru balik dari Magelang, biasanya Naek OBL, pas kemaren keabisan tiket ditawarin naek Lorena, di tiket harganya Rp. 150 rb, tapi bayarnya di agen Rp 185.000,-............so far masih bagusan OBL yang executive, ruang kaki lebih lapang, dengan harga resmi Rp 170.000,-

Mas, mau tanya koq bisa beda antara harga di tiket dengan yg di bayarkan di agen? permainan dari agen yg ambil untung kah?
kalau boleh tahu berapa jumlah seat Lorena yg di naikin waktu itu?

ynsupriyanto
12-05-2012, 12:35
Mas, mau tanya koq bisa beda antara harga di tiket dengan yg di bayarkan di agen? permainan dari agen yg ambil untung kah?
kalau boleh tahu berapa jumlah seat Lorena yg di naikin waktu itu?

Kalo masalah permainan agen saya kurang paham. Kalo seat mungkin antara 30/34 karena tidak sempet ngitung.

ricky bintaro
12-10-2012, 21:56
sy juga pernah punya pengalaman mau ke pk.baru dr lebak bulus..tanya ke lorena hrgya 495rb..ac toilet...
sy terkejut dan batal...lah wong sy dapet tiket pesawat lion jakarta-pk.baru 500rb........bbrbrbrbrbr

LEX25
12-25-2012, 13:08
Gak jauh beda ama apple, spek di bawah Samsung tapi harga selangit.

smanduta
12-25-2012, 16:00
Ane baru balik dari Magelang, biasanya Naek OBL, pas kemaren keabisan tiket ditawarin naek Lorena, di tiket harganya Rp. 150 rb, tapi bayarnya di agen Rp 185.000,-............so far masih bagusan OBL yang executive, ruang kaki lebih lapang, dengan harga resmi Rp 170.000,-

itu lorena jogja-rw.mangun y? harga tiketnya memang 180rb yg executivenya, pernah beliin org di RW kena segitu, he2

anu_piss
12-26-2012, 00:59
padahal era 90an lorena paling top deh palembang-jakarta :)
sekarang pelayanannya makin menurun :(

wirs
12-31-2012, 12:09
Salam kenal dulur smuanya.. Ane newbie mau ikutan nimbrung :)

Lorena terkenal mahalny, tapi kenapa untuk bis maduraannya justru paling murah ya?
Khususnya untuk dari terminal Tj.Priok. Untuk bus2 lain umumnya matok harga 160rban, kalo Lorena/Karina justru hanya patok harga sekitar 130rban aja.

tapi om blom pernah tau armadanya kan????
biasanya dapet setra lawas om, kalau lg mujur nutrav AP atau EVONeXt itu aja cuma weekend keluarnya....
Armadanya beda banget sama yg jurusan lebih ke timur atau selatan om kyk jurusan jateng atau jatim bagian timur dan selatan....
dibandingin sama kompetitornya yg lain sperti bis muriaan ke jakarta dari madura tiketnya cuma beda 10rb dapet armada yg lebih kinclong....

idhuts
12-31-2012, 13:35
lorena oh karina. kenapa kamu mas, mbak?

turbobus.12
01-03-2013, 19:49
Gak jauh beda ama apple, spek di bawah Samsung tapi harga selangit.

Jadi hubungan sama lorena apa ya om...?
BTT ah...

ynsupriyanto
01-08-2013, 18:07
itu lorena jogja-rw.mangun y? harga tiketnya memang 180rb yg executivenya, pernah beliin org di RW kena segitu, he2

Kemaren Lorenanya jurusan Bogor, tapi mampir dulu Bekasi, Rawamangun, trus Lebak Bulus baru Bogor. Di kwitansi pembelian harga tiket 185 rb tp di tiket tertulis 150rb.

nandatama
01-08-2013, 18:16
Kemaren Lorenanya jurusan Bogor, tapi mampir dulu Bekasi, Rawamangun, trus Lebak Bulus baru Bogor. Di kwitansi pembelian harga tiket 185 rb tp di tiket tertulis 150rb.

pengen njajal si ijo ini , ..... pas mbaca banyak komplenan jadi batal dah ....

ynsupriyanto
01-08-2013, 18:21
pengen njajal si ijo ini , ..... pas mbaca banyak komplenan jadi batal dah ....

Coba aja om, saya juga baru pertama kali naik Lorena karena ga dapet OBL.

nandatama
01-08-2013, 18:49
Coba aja om, saya juga baru pertama kali naik Lorena karena ga dapet OBL.

tujuan mana om ?
saya mau ke yogya ...
denger-denger ngetem di agen suka lama

Jagads
01-09-2013, 01:32
tujuan mana om ?
saya mau ke yogya ...
denger-denger ngetem di agen suka lama

ngetem lamanya yang saya tau di Tajur dengan di Terminal..

Masa ngetem di agen sie om,,,, mungkin nunggu penumpang yang telat dateng kali klo di agen... heeee

nandatama
01-09-2013, 07:11
ngetem lamanya yang saya tau di Tajur dengan di Terminal..

Masa ngetem di agen sie om,,,, mungkin nunggu penumpang yang telat dateng kali klo di agen... heeee

Sering lihat ngetem di bulak kapal om , sekitaran jam 7 malam ke atas ...

ynsupriyanto
01-09-2013, 09:26
tujuan mana om ?
saya mau ke yogya ...
denger-denger ngetem di agen suka lama

Kalo saya waktu itu dari Magelang, tujuan LB.
Waktu itu sih ga lama ngetemnya.
Kalo lama ngetem biasanya nunggu penumpang yg belom dateng.
saya pernah tuh nunggu lama hampir 2 jam tapi PO lain.

corogompo
01-15-2013, 12:24
jangan terpengaruh ya om....ini hy diskusi....:biggrin2:, bukan utk meyudutkan. Terakhir saya ke SBY tetap pakai jasa LORENA.., LORENA / KARINA yg bagus juga banyak om, puasa ini malah saya lihat LORENA baru ada digarasi THERMO KING di Jakarta Timur, intinya mudik pake bis om...:piece:....dan utk sekedar info....JAKARTA - MADURA katanya LORENA tiketnya paling MURAH Diantara PO-PO Lainnya....CMIIW

kok comentnya melunak om, apakah ada sesuatu terakhir naik si ijo puasa kemarin dr malang ke tanjung karang lamanya minta ampun 35 jam pdhl jalan gak ada yg macet, pelabuhan jg lancar jaya. mana smoking area gak bisa dipakai... dibuat nampung gebetan om sopir... di dalem kapal jg naikin 3 penumpang ilegal.
dah kapok gak lagi2 mending rosin apa puspa jaya... pelayanannya juuuuuuuuuuuuuuauuuuuuuuuh buaaaaaaaaanget

ekosuper
01-15-2013, 12:58
kenapa lorena mahal??? bisa juga karena ingin membuka usaha penerbangan denger2 sih udah punya pesawat tp masih charter trs belum tau kapan membuka jalur regulernya tp lorena juga sudah memperbaiki armadanya ada sebagian armada baru2 maaf klo oot

iskandar
01-15-2013, 13:12
kenapa lorena mahal??? bisa juga karena ingin membuka usaha penerbangan denger2 sih udah punya pesawat tp masih charter trs belum tau kapan membuka jalur regulernya tp lorena juga sudah memperbaiki armadanya ada sebagian armada baru2 maaf klo oot

Dari tahun 2007 sdh mulai mengajukan usaha dibidang penerbangan, hanya belum memenuhi syarat diantaranya pesawat milik sendiri minimal 2 pada waktu itu, sisanya boleh charter. Perkembangan skrg minimal 5 unit pesawat, di tambah blm melengkapi dokumen2/manual blm dibuat, jadi sempat tetunda sampai skrg

iskandar
01-15-2013, 13:17
Sering lihat ngetem di bulak kapal om , sekitaran jam 7 malam ke atas ...
Mgkn ngetem dalam arti banyak mampirnya di setiap agen, di cirebon aja masuk kota, jadi membuang waktu. pernah mencoba tahun 2010 ke Ponorogo, dari Tajur jam 15.30 wib, tiba di Ponorogo jam 17.00 wib (ke esokan hari), masuk bulak kapal jam 20.00 wib, di cirebon keesokan hari/dini hari jam 01.00 wib, jam 13.00 masih di agen palur solo total tiba pokonya sekitar 26 jam. wuisss banyak kenangan lah, driver tdk tau mengaktifkan wiper, airnya habis gak tau dimana naruh tmpt penampungan wipernya, di ngawi nyasar masuk kota. lengkap sdh, tapi silakan coba sendiri om biar jadi pengalaman

ekosuper
01-15-2013, 14:04
Dari tahun 2007 sdh mulai mengajukan usaha dibidang penerbangan, hanya belum memenuhi syarat diantaranya pesawat milik sendiri minimal 2 pada waktu itu, sisanya boleh charter. Perkembangan skrg minimal 5 unit pesawat, di tambah blm melengkapi dokumen2/manual blm dibuat, jadi sempat tetunda sampai skrg

maka dari itu kan om lorena kejar target he...he...he....http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_peace.gif

LEX25
01-16-2013, 09:33
widih serius amat nih si om yang satu ini..
Jadi hubungan sama lorena apa ya om...?
BTT ah...

petroex
04-02-2013, 18:03
31 maret kmrn naek Lorena dari pasar rebo ke banyumanik semarang.
Di liat dari luar bisnya mantab, setelah masuk agak payah juga.
Seat kiri 9 baris, kanan 10. Terlalu mepet, tarifnya juga lebih mahalan dibandingkan kompetitornya.
Wah..wah.. niat pengen nyoba kenyamanan, dapatnya malah nggak bisa tidur.. :redface::redface:

Dadi Jamaludin
04-03-2013, 09:23
saya juga pernah naik lorena dari Palembang - Jakarta (terpaksa naik lorena, tiket PK habis) sudah mahal tiketnya dapet armada yang tidak ada leg rest dan yang paling mengecewakan menaikan penumpang di jalan (bukan agen) jd penuh sesak dalam bus yg lebih menyakitkan lagi yg naik dari jalan cuma bayar 100.000 smp jakarta. jujur saya kapok naik Lorena.

sisukakebut
04-03-2013, 11:44
saya juga pernah naik lorena dari Palembang - Jakarta (terpaksa naik lorena, tiket PK habis) sudah mahal tiketnya dapet armada yang tidak ada leg rest dan yang paling mengecewakan menaikan penumpang di jalan (bukan agen) jd penuh sesak dalam bus yg lebih menyakitkan lagi yg naik dari jalan cuma bayar 100.000 smp jakarta. jujur saya kapok naik Lorena.

waduh parah banget berarti ya mas, 2009an pake lorena ke sumatera ga ada sarkawian.
mungkin checkernya juga kurang tegas kali

joe cole
04-03-2013, 12:16
waduh parah banget berarti ya mas, 2009an pake lorena ke sumatera ga ada sarkawian.
mungkin checkernya juga kurang tegas kali

Cheker di selipin cebanan sama kru juga diem,,,

pakunk
04-04-2013, 08:53
Cheker di selipin cebanan sama kru juga diem,,,

mugkin gaji dr lorena dkit y om Joe Cole, padahal lorena kyk bus berkelas mnurut ane...
msk gajinya dkit,, hehehee

Dadi Jamaludin
04-04-2013, 10:20
waduh parah banget berarti ya mas, 2009an pake lorena ke sumatera ga ada sarkawian.
mungkin checkernya juga kurang tegas kali

kalau pas cheker mereka diturunin diover ke angkot yg sudah nungguin (di RM Gadang 3)

Freddy Marley
04-07-2013, 23:31
Baca ulang thread ini dr awal sampai akhir hanya berisi cerita pengalaman pahit tanpa disertai bukti-bukti nyata sesuai himbauan dr admin.
Jadilah penumpang yg berperilaku sebagai raja yg bijaksana, jangan memberikan masukkan tanpa dsertai bukti nyata karna hanya memberi kesan menyamaratakan & itu tidak adil.

Cara memberi kritik sederhana sangat mudah: catat saja nama kru yg bertugas, no.plat bis (ato liat no.kode produk pd kaca pintu dpn sopir/kondektur), kronologis kejadian lengkap dgn tgl, waktu, & tujuan saat itu.

ingat mas brow, yg dkritik SDM & sistem manajemennya...masukkan dgn bukti nyata sangat membangun LORENA & KARINA


Kapok naik ijo = enggak tuh...

cmoonth
04-08-2013, 20:15
500 chasis MB si ijo baru dapat brp ya gan?....liat komen2 di atas ko kayakx masih bis2 lama yg d pake/ganti baju aja....

andycharolli
04-10-2013, 09:46
Baca ulang thread ini dr awal sampai akhir hanya berisi cerita pengalaman pahit tanpa disertai bukti-bukti nyata sesuai himbauan dr admin.
Jadilah penumpang yg berperilaku sebagai raja yg bijaksana, jangan memberikan masukkan tanpa dsertai bukti nyata karna hanya memberi kesan menyamaratakan & itu tidak adil.

Cara memberi kritik sederhana sangat mudah: catat saja nama kru yg bertugas, no.plat bis (ato liat no.kode produk pd kaca pintu dpn sopir/kondektur), kronologis kejadian lengkap dgn tgl, waktu, & tujuan saat itu.

ingat mas brow, yg dkritik SDM & sistem manajemennya...masukkan dgn bukti nyata sangat membangun LORENA & KARINA


Kapok naik ijo = enggak tuh...
setuju ama statmen diatas.. tapi sebagai penggemar eh mantan penggemar si Ijo, kenyataan pelayanan lorena karina emang menurun om..

maz_jacx
04-10-2013, 10:52
setuju ama statmen diatas.. tapi sebagai penggemar eh mantan penggemar si Ijo, kenyataan pelayanan lorena karina emang menurun om..

tapi agen LORENA Ponorogo langganan Om andycharolli​ tetep ramai aja tuh sampek sekarang, hehehe...........

andycharolli
04-11-2013, 09:12
tapi agen LORENA Ponorogo langganan Om andycharolli​ tetep ramai aja tuh sampek sekarang, hehehe...........
Ramai Karena Aggennya di pinggir jalan OM:redface: selain itu entah gimana sistemnya tiap hari ada bus yang menginap di agen, dan dipajang bus dengan body yang lumayan baru.. gimana penumpang gak tertarik hehehe.. tapi sekali naek si IJO tak kira sedikit penumpang yang akan kembali menggunakannya.. apalagi perkembangan kompetitor yang semakin panas di POnorogo heheheh

maz_jacx
04-11-2013, 12:19
Ramai Karena Aggennya di pinggir jalan OM:redface: selain itu entah gimana sistemnya tiap hari ada bus yang perpal, dan dipajang bus dengan body yang lumayan baru.. gimana penumpang gak tertarik hehehe.. tapi sekali naek si IJO tak kira sedikit penumpang yang akan kembali menggunakannya.. apalagi perkembangan kompetitor yang semakin panas di POnorogo heheheh

kayaknya sistemnya hari ini nyampek Ponorogo, besok berangkat ke Jakarta, makanya selalu ada armada yang menginap.
armada rata2 pake body baru (Evonext), buat narik peminat penumpang Ponorogoan.

Freddy Marley
04-14-2013, 16:19
kenyataan pelayanan lorena karina emang menurun om..

utk masalah pelayanan sya kembalikan k pengalaman pribadi masing-masing aj, soal y sya blm pernah mengalami kejadian yg sya baca d thread ini


kayaknya sistemnya hari ini nyampek Ponorogo, besok berangkat ke Jakarta, makanya selalu ada armada yang menginap.
armada rata2 pake body baru (Evonext), buat narik peminat penumpang Ponorogoan.

Lebih tepatnya peremajaan armada Oom...pernah Liat P.202 y ijo nda??? sekarang uda body EuroLiner

mahameru
04-15-2013, 00:26
mohon infonya
Lorena/karina dari malang-jakarta (rawamangun) berangkat jm berapa ya?
sampai jakarta jm brp biasanya?
tarif utk kelas SE atau exe berapa?

tks before

Freddy Marley
04-15-2013, 21:50
mencoba membantu atas ane...

Utk tarif SE y skitar 275rb
Utk tarif Exe y skitar 230rb

utk lebih pasti y dtng k agen y aj mas...CMIIW

Interneste_Benz
04-17-2013, 07:43
Saya baca thread ini dari awal sampai akhir ga ada jawaban satu pun mengena tentang pertanyaan dari thread ini yaitu Kenapa Lorena Tarifnya Mahal padahal servisnya biasa saja ??

AyunDaniel&Eria
04-17-2013, 20:56
minta izin buat berpendapat ya om2 sekalian..

mungkin krna armada lorena skrg ga merata...dalam artian penumpang kadang2 dapet bis baru yg kinyis2 luar dalem n driver serta crew / oknum2 dari ijo yg menyimpang dari jalur dengan tidak melayani penumpang dengan baik...dan kadang2 juga penumpang dapet bis lama kaya kuler yg kondisi kurang bersahabat luar dalam,,tapi kn skrg ijo mulai meremajakan armada, baik mesin MB baru dengan body baru, atau hnya skedar rebody dari mesin2 MB lawas..
tapi ya namanya juga penumpang,,tentu aja mengharapkan yg terbaik dari suatu jasa khususnya bis malam...
dan penumpang juga ga tau apa armada yg akan dia gunakan dalam perjalannya...(kita aja yg sering buka2 forum tercinta ini aja juga masi ada yg ga tau soal ini, apalagi mereka para penumpang yg awam soal bis apalagi soal ijo).
kalo penumpang tau armada yg jalan seperti apa??, bagus luar dalam atau tidak??,,pasti juga mereka lebih selektif dalam memilih..apalagi dengan keadaan ekonomi negara kita sekarang ini...jadi menurut saya wajar kalo ada penumpang yg komplain.

dan kalo saya pribadi si pernah mengalami baik buruknya si ijo ini...dari apes smpe yg menyenangkan bgt juga pernah..

saya yakin ijo bisa balik lagi sperti dulu...kn ijo juga sering dapet penghargaan yg berkaitan dengan transportasi tuh,jadi pastinya management juga terus berbenah...


maaf y kalo saya ngalor ngidul..abis saya baca di thread ini bnyak yg suka dan bnyak juga yg kurang puas dngan si ijo ini..

oke BTT..
jadi Kenapa tarif LORENA mahal sekali. padahal service nya biasa saja??...hhehee..

mandego
04-17-2013, 22:40
Sorry OOT

Lebih dari 160 balasan masuk di trit ini, ada yg ngasih coment bagus ada jga yg jelek. Tapi gak ada jawaban pasti dari pertanyaan Kenapa tarif LORENA mahal sekali. padahal service nya biasa saja ??

Mungkin gak sih kalo apa yg kita diskusikan tu kita teruskan ke manajemen PO terkait? (kalo ini hnya Mimin yg bisa jawab boleh atau gaknya). Atao mungkin bisa jga kita saranin pad manajemen PO terkait utk gabung di forum kita ini,biar mreka bisa mndengar lgsung keluhan pelanggannya, yg notabene dri kalangan penggila bis semua. Ane jga smpet bingung sih, apakah dari sekian ratus atau bahkan ribuan komen di SUARA KONSUMEN (http://www.bismania.com/home/forumdisplay.php?f=135) ada yg tersampaikan kepada pihak manajemen PO??. Kan alangkah lebih baiknya bisa tersampaikan, jadi keberadaan forum kita bisa berpengaruh positif pda prkmbangan dunia transportasi Indonesia (khususnya BIS). Sory nih jadi ngoceh gak karuan deh,hehe...

Maaf ya Min...
Mari kita BTT yuuukkk...

Interneste_Benz
04-23-2013, 10:49
Mengenai postingan saya diatas saya coba menjawab tread tentang pertanyaan ini.

Berdasarkan analisa saya. Mungkin faktor yang menyebabkan Lorena itu tarifnya mahal padahal servisnya biasa saja adalah karena faktor brand Lorena dan Karina itu sendiri yang sudah terlanjur terkenal dan tersohor dimana-mana sejak dahulu alias Menghegemoni. Soalnya dulu saat saya masih kecil Lorena servisnya bagus sekali dan dulu jika orang naik Lorena prestigenya sangat tinggi sekali. sampe-sampe saya dulu pernah naik Lorena pas masih saya SD sampe dibilang tetangga seperti ini "Ente orang kaya bener ya ? pulang ke Jakarta aja naik Lorena". Jadi betapa prestisiousnya brand Lorena saat dulu. Kalau sekarang silahkan anda nilai sendiri pelayanannya apakah menurun, jalan di tempat, atau kah naik ??


minta izin buat berpendapat ya om2 sekalian..

mungkin krna armada lorena skrg ga merata...dalam artian penumpang kadang2 dapet bis baru yg kinyis2 luar dalem n driver serta crew / oknum2 dari ijo yg menyimpang dari jalur dengan tidak melayani penumpang dengan baik...dan kadang2 juga penumpang dapet bis lama kaya kuler yg kondisi kurang bersahabat luar dalam,,tapi kn skrg ijo mulai meremajakan armada, baik mesin MB baru dengan body baru, atau hnya skedar rebody dari mesin2 MB lawas..


Tapi ada juga om armada Lorena yang ngaku-ngaku pake Mercy OH 1526 tapi ga tahunya masi pake mercy King atau ga mercy Cooler sering saya temui itu armada di terminal Rawamangun rata-rata bodynya itu Evonext garapan New Armada. (soal bukti lihat aja di sub forum gallery foto-foto bus)

Kalau soal dapat armada yang bener-bener OH 1626 atau ga yang OH 1526 itu untung-untungan om, kalau lagi apes bisa dapat yang MB King.

whiera19
04-25-2013, 00:05
Dulu (skitar taun 2005 - 2007) pernah naik ni PO dari Pekanbaru ke Bandung, kalo gak salah 3 kali aja. Lumayan joss, kalo pelayanan yaa biasa aja sih, gak terlalu istimewa. Pengalaman pertama naik PO ini biasa aja. Yang ke-2 dapat sopir joss, PKU - JKT (Rawamangun) tembus 33jam. Yang ke-3, ini bener2 apes. Kecelakaan di daerah Bayunglincir (perbatasan Jambi - Sumsel). Abis tu kapok dehhhh....

onay
04-26-2013, 02:00
Walaupun tidak secara langsung menjawab pertanyaan TS, paling tidak kita sudah menemukan jawaban dari apa yang tersirat dari pertanyaan TS yaitu dengan service yang biasa saja dan bahkan kadang di bawah kompetitornya, tarip Lorena itu kemahalan. Contoh paling mudah adalah konfigurasi tempat duduk, bukan rahasia umum bila konfigurasi seat kelas Executive-nya sama dengan konfigurasi seat kelas VIP PO tetangga dan kebanyakan sama-sama tanpa leg rest, sementara harga tiket kelas Executive-nya lebih mahal dibandingkan tiket kelas executive PO tetangga. Dengan kata lain, dengan tarip sebesar itu, mestinya Lorena mampu memberikan service yang lebih layak, bahkan lebih baik dari kompetitornya. Pertanyaan kedua yang tersirat adalah sampai kapan nama besar Lorena bisa diandalkan untuk mempertahankan fanatisme para pelanggan, serta kenapa PO besar seperti Lorena seakan terlena sehingga seakan-akan cuma mengandalkan nama besar saja. Ada banyak PO yang juga mengandalkan nama besar, tapi mereka berusaha menghargai kesetiaan pelanggan lama sambil tetapo berusaha merangkul pelanggan baru dengan demand yang berbeda. Sedangkan dari pertanyaan TS, tersirat seakan-akan hanya Lorena yang tidak ada kemauan untuk coba membidik pelanggan baru, menjerat penumpang baru. Ini yang tampaknya banyak disayangkan oleh yang ikut sumbang saran di sini.

habebdongdong
04-26-2013, 10:45
Jadi jawaban dr prtanyaan ny cuma karna nama besar Lorena yg membuat tarif mahal ya om2 skalian..

maz_jacx
04-26-2013, 13:02
kalau komplain dari konsumen terhadap PO ini makin membanjir, maka Brand bukan lagi jadi alasan yang pantas untuk mematok tarip yang terlalu tinggi.
konsumen makin lama makin cerdas dan kritis, apalagi dengan berkembangnya berbagai forum tentang bus.

habebdongdong
04-26-2013, 18:51
kalau komplain dari konsumen terhadap PO ini makin membanjir, maka Brand bukan lagi jadi alasan yang pantas untuk mematok tarip yang terlalu tinggi. konsumen makin lama makin cerdas dan kritis, apalagi dengan berkembangnya berbagai forum tentang bus.Memang sih patokan tarif bkn dr brand om..cmn mslhny si konsumen tau tidak dgn perkembangan per bis an d negara kita yg smakin brkembang,konsumen tidak semua ny mngerti mna PO yg bagus servisny dg tarif yg sesuai..apalagi para org tua yg hnya mngerti kl Lorena tu trkenal shingga mreka masih mau mnggunakan jasa PO ini.. Jadi kl mnurut saya nih om knp tarif lorena mahal tetapi servisny biasa saja karna masih ad konsumen yg mau mnggunakan jasa PO ini dan merasa puas..coba deh kl smua konsumen lari ke PO yg laen,psti lorena tidak akan mematok tarif yg mahal..CMIIW

Freddy Marley
04-26-2013, 21:19
Pihak PO LORENA yang menentukan tarif dengan perhitungan bisnis yang hanya bisa dimengerti oleh pihak PO tersebut.

Konsumen yang menentukan tarif itu murah atau mahal dengan perhitungan bisnis berupa pelayanan yang diterima.

Bila PO LORENA masih beroperasi sampai hari ini dengan tarif yg ditawarkan & pasarannya masih ada berarti tidak ada masalah dengan tarif tersebut termasuk service yang diberikan.

Jika masih ada yang kurang puas, saya sarankan untuk membuat riset, itu jauh lebih adil & menarik untuk didiskusikan.

rama.itachi
04-26-2013, 23:40
mohon maaf buat mimin,momod nubie ikt komentar
soal mahal/tidak itu merupakan sebuah pilihan untuk mau naik bis ini atau tidak..

mbenyeng
06-23-2013, 09:50
Awal juni kemarin ane naik lorena dikarenakan tiket pk dan obl udah abis, banyuwangi-cikarang tiketnya exe 300 rb. Bus baru tp rasanya gag nyaman, hampir tiap agen berhenti ambil paket , dan crew nya pun tidak ada senyum keramahan dan cma dapet 1x snack dan 1x makan
bis executive rasa vip

agung juga jawa
06-24-2013, 17:09
ane setuju ma yg di atas...

ane pernah jg jajal lorena dr lumajang-rawamangun,tuh gak tau bis dr jember ato b.wangi dngn harga RP272.000
dr luar sih mantab krna dpet yg EVONEXT tp kok di dlm krng nyaman y,jok model barunya malah agak keras,di jalan jg kurang ngeblong..
start wonorejo jam 15.30 masuk rw.mangun jam 12.20

jiacmoko
06-24-2013, 23:52
PO ini sebentar lagi denger2 masuk IPO dan dana segarnya hampir 180 an milyar untuk peremajaan bus dan perluasan trayek. CMIIW

maz_jacx
06-25-2013, 13:29
Memang sih patokan tarif bkn dr brand om..cmn mslhny si konsumen tau tidak dgn perkembangan per bis an d negara kita yg smakin brkembang,konsumen tidak semua ny mngerti mna PO yg bagus servisny dg tarif yg sesuai..apalagi para org tua yg hnya mngerti kl Lorena tu trkenal shingga mreka masih mau mnggunakan jasa PO ini.. Jadi kl mnurut saya nih om knp tarif lorena mahal tetapi servisny biasa saja karna masih ad konsumen yg mau mnggunakan jasa PO ini dan merasa puas..coba deh kl smua konsumen lari ke PO yg laen,psti lorena tidak akan mematok tarif yg mahal..CMIIW

berarti bisa dipadukan dengan statement mas onay.


Walaupun tidak secara langsung menjawab pertanyaan TS, paling tidak kita sudah menemukan jawaban dari apa yang tersirat dari pertanyaan TS yaitu dengan service yang biasa saja dan bahkan kadang di bawah kompetitornya, tarip Lorena itu kemahalan. Contoh paling mudah adalah konfigurasi tempat duduk, bukan rahasia umum bila konfigurasi seat kelas Executive-nya sama dengan konfigurasi seat kelas VIP PO tetangga dan kebanyakan sama-sama tanpa leg rest, sementara harga tiket kelas Executive-nya lebih mahal dibandingkan tiket kelas executive PO tetangga. Dengan kata lain, dengan tarip sebesar itu, mestinya Lorena mampu memberikan service yang lebih layak, bahkan lebih baik dari kompetitornya. Pertanyaan kedua yang tersirat adalah sampai kapan nama besar Lorena bisa diandalkan untuk mempertahankan fanatisme para pelanggan, serta kenapa PO besar seperti Lorena seakan terlena sehingga seakan-akan cuma mengandalkan nama besar saja. Ada banyak PO yang juga mengandalkan nama besar, tapi mereka berusaha menghargai kesetiaan pelanggan lama sambil tetapo berusaha merangkul pelanggan baru dengan demand yang berbeda. Sedangkan dari pertanyaan TS, tersirat seakan-akan hanya Lorena yang tidak ada kemauan untuk coba membidik pelanggan baru, menjerat penumpang baru. Ini yang tampaknya banyak disayangkan oleh yang ikut sumbang saran di sini.

intinya LORENA bertahan dengan pelanggan setia yang ada tanpa membidik pelanggan baru donk, padahal lama kelamaan kompetitor pasti akan mencoba untuk meningkatkan daya tariknya.
pelanggan setia lambat laun akan digantikan pelanggan baru seiring dengan berjalannya usia.

kalau fakta di lapangan sebenarnya LORENA itu tidak tinggal diam. Dari segi armada, beberapa sudah ada yang mengalami peremajaan (walau belum semua), tinggal bagaimana meningkatkan pelayanan yang sudah ada, seperti ketepatan waktu, kenyamanan, kesopanan dan keramahan dalam memberikan pelayanan dll.

memang semua PO tidak lepas dari yang namanya komplain, namun LORENA termasuk yang sering dapat komplain, salah satunya seperti yang dikeluhkan TS yaitu soal perbandingan harga dengan pelayanan yang diberikan.



Pihak PO LORENA yang menentukan tarif dengan perhitungan bisnis yang hanya bisa dimengerti oleh pihak PO tersebut.

Konsumen yang menentukan tarif itu murah atau mahal dengan perhitungan bisnis berupa pelayanan yang diterima.

Bila PO LORENA masih beroperasi sampai hari ini dengan tarif yg ditawarkan & pasarannya masih ada berarti tidak ada masalah dengan tarif tersebut termasuk service yang diberikan.

Jika masih ada yang kurang puas, saya sarankan untuk membuat riset, itu jauh lebih adil & menarik untuk didiskusikan.

setidaknya keluhan dari para rekan2 disini bisa untuk bahan permasalahan dalam membuat hipotesa riset, hehehe..........

Royal_Class
12-01-2013, 23:47
setidaknya keluhan dari para rekan2 disini bisa untuk bahan permasalahan dalam membuat hipotesa riset, hehehe..........
bener banget om.. ane ngerasain hal yg sama dengan om2 diatas..