PDA

View Full Version : Ini Hanya Berisi Kisah dari Sebuah Perjalanan.....



jagad 1504
05-29-2013, 23:04
Bagian 1 : Semalam Dalam Buaian Ex Tante Efi

jagad 1504
05-29-2013, 23:06
“Manusia merencanakan namun Tuhan yang menentukan”

Sebait kalimat yang memiliki arti begitu mendalam.
Ketika tinggal menunggu hari –H untuk pelaksanaan, ketika seluruh persiapan telah selesai dilakukan, ketika izin touring dari keluarga tercinta sudah ditangan..

Tiba-tiba ada panggilan masuk di gadget usangku, terdengar suara dengan sedikit tercekat dari ujung telephone mengabarkan bahwa kondisi kesehatan orang tua terus menurun dan harus selekasnya di operasi..maka rencana touring pun tinggal kenangan.

jagad 1504
05-29-2013, 23:06
Terima kasih banyak kepada :
-Mas Gilangexpress, untuk informasi armada dan lama perjalanan Surabaya-Jember-Malang
-Bocah_Bus (BB) aka Alvin, juga untuk informasi perjalanan Surabaya-Jember-Malang dan rencana sambutannya (maaf selalu merepotkan untuk info-infonya)
-CEO scania, juga untuk informasi yang sama
-Gusrah, atas informasinya tentang armada Banyuwangi dan segala informasi tentang kota Banyuwangi
-Saisitor, untuk informasi armada Banyuwangi – Surabaya via utara

jagad 1504
05-29-2013, 23:07
“Ass..rencananya besok, tgl 25 Mei Bapak dan Ibu mau ke BSD menghadiri resepsi selanjutnya mampir ke Depok..” kubaca perlahan SMS yang dikirim dari Bapak Mertua di Cilacap, coba untuk sedikit berpikir, dan sebuah rencana mulai kususun..
“Bapak dan Ibu mo datang dari Cilacap”,kusampaikan isi sms ke istri, “nanti pulangnya sekalian aja kita ikut ke Cilacap” ajakku
“Terus, bapaknya ayah bagaimana?” Tanya istri mengenai kondisi kesehatan orang tuaku
“Sudah semakin membaik, sekarang hanya tinggal proses kemo, mereka juga setuju kita pergi ke Cilacap beberapa hari”
“Terserah ayah saja, yang penting kita tetap memonitor kondisi kesehatan bapak” istriku juga sebenarnya ingin pulang ke Cilacap, sudah lebih dari 1 tahun tidak pernah lagi mejejakkan kaki dikota Bercahaya tempat kelahirannya.

jagad 1504
05-29-2013, 23:09
Hari Rabu, 22 Mei 2013 jam 13.00 WIB
Sesekali kupandangi jam kantor, kegelisahan semakin memuncak, tinggal 4 jam lagi sebelum jam keberangkatan sedangkan diri ini masih saja disibukkan urusan kantor.
Tanpa disadari, ternyata ada sesosok tubuh yang memperhatikan diri ini.


“Bisnya berangkat jam berapa” tiba-tiba si bos besar menyapa dari balik tubuh

“Jam ½ 6 sore, tapi masih harus pulang dulu untuk persiapan” jawabku, sebenarnya tidak enak juga minta ijin setengah hari berhubung si bos sudah sudah memberikan cuti untuk hari Kamis & Jumat.
“Ya sudah, kalo pekerjaan sudah selesai langsung aja pulang” wah ternyata beruntung juga diri ini punya bos yang pengertian.


Jarum jam menunjukkan ke angka 13.30 WIB, keluar kantor dengan kendaraan berkapasitas 110 CC langsung melaju dengan kecepatan tinggi menuju Depok, waktu tempuh yang biasanya 1½ jam, dipangkas hanya 1 jam.


“Tolong dicek lagi, siapa tahu ada yang tertinggal “, pintaku ke istri sebelum dimulainya perjalanan panjang. Perjalanan kali ini beranggotakan saya-istri, kedua anak kami, massing-masing berusia 4 tahun dan 8 bulan dan kedua orang mertuaku.
“Ayah, nanti kita ke Cilacapnya naik bis apa, Sinar Jaya atau Gapuraning” Tanya putriku tentang armada yang akan digunakan, “Naik Sinar Jaya aja ya, Yah. Sopirnya yang rambutnya keriting kayak kakak (Pak Kiki-red) orangnya suka nyanyi-nyanyi kalo bawa bis”
“ Naik Gapuraning aja, bisnya bagus-bagus lho, kemarin aja kesininya mbah naik bis Gapuraning” sang mertua coba merayu putriku.
“Terserah ayah aja, yang penting ke Cilacapnya naik bis” nampaknya dia tidak mau berdebat dengan mbahnya dan memintaku untuk memutuskan armada apa yang akan digunakan.


Jam 15.00 WIB. Dengan armada taksi sayap biru, kami pun meluncur menuju Kp Rambutan melalui tol Cijago. Terjadi kepadatan yang luar biasa selepas pintu tol Cibubur…Jarum jam menunjukkan 16.00, namun posisi masih juga di tol Jagorawi dengan kondisi jalanan padat meryap.
Kecemasan mulai melanda, inilah seninya naik bis Cilacap dari Kp Rambutan, tiket baru bisa dibeli saat kita sudah didalam armada alias go show. Jadi bila bis sudah penuh langsung berangkat walau jam keberangkatan masih lama.
Berpikir positif aja, ini hari kerja dan tanggal tua bagi karyawan kantoran seperti saya, semoga aja bisnya masih kosong..

jagad 1504
05-29-2013, 23:10
.............................

jagad 1504
05-29-2013, 23:11
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/TERMKPRAMBUTAN2_zpscc6d19a7.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/TERMKPRAMBUTAN2_zpscc6d19a7.jpg.html)

Jam 16.30 WIB. “Langsung keparkiran bis belakang aja pak, dekat sama bisnya ” pintaku ke pak sopir, cara ini untuk menghindari 2 hal, serbuan calo terminal dan satu lagi..jangan ditiru..bayar peron…

Dan, taksi pun langsung berhenti tepat disebelah armada R 127


“Mau kemana pak” Tanya seseorang yang menggunakan seragam PO Gapuraning dan ternyata beliau adalah kondektur bus yang akan kami tumpangi.

“Cilacap pak” Jawabku singkat
“Oh, langsung naik aja…sudah banyak penumpang yang naik, tapi AC nya belum dinyalakan”


Ternyata untuk ke Cilacap menggunakan armada baru, dan malam ini akan jadi malam pertama bagi diriku merasakan buaian Ex Tante Efi yang berbusana Jetbus HD, bermesinkan Hino varian RK 8 dengan hentakan daya 260 HP. Sudah cukup lama diri ini tidak merasakan sensasi dari PO Gapuraning, sudah banyak perubahan yang terjadi, beberapa jurusan dengan persaingan yang cukup ketat, seperti Cilacap dan Karang Pucung diisi oleh armada-armada barunya ex tante Efi. Semoga kedepannya PO dari tataran tanah Sunda ini akan semakin berjaya dibawah naungan H Ronny sebagai suksesor sang ayah.


“Berangkat jam berapa, pak”
“Jam ½ 6, tasnya dimasukkan kebagasi aja mas”
”gak usah pak, biar ditaruh dibawah kursi” Masih tersisa trauma saat tas hampir saja diambil orang waktu diletakkan di bagasi sebuah PO dalam perjalanan ke Solo.
Dan saat kaki ini mulai melangkah masuk kedalam, sudah cukup banyak penumpang didalam bis, kuperkirakan kurang lebih setegahnya telah berpenghuni. Sulitnya mencari tempat duduk yang sederet untuk kami berenam. Akhirnya deret, 2 kursi dideret ketiga dan 2 kursi dideret kelima dibelakang sopir serta 1 kursi disebelahnya ditampuk menjadi singgsana untuk mengarungi jalur selatan.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013007copy_zpsb2bea2d2.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013007copy_zpsb2bea2d2.jpg.html)

jagad 1504
05-29-2013, 23:30
...........................

jagad 1504
05-29-2013, 23:37
Pada Deret depan kami terdapat seorang pemuda, dari raut wajah dan gerak-gerik tubuhnya Nampak dia tidak disukai banyak orang, mungkin orang bilang gayanya songong. Dan benar aja, ketika seorang Bapak-bapak mo duduk disebelahnya, dengan enaknyadia bilang “ dibelakang aja pak, masih banyak yang kosong”, gundulmu…batinku, emang dia beli 2 kursi apa…..pake-pake ngatur orang duduk.


Nah,kalo dideret belakang kami ada 1 keluarga muda , dari pembicaraannya kayaknya lagi pada mo pulkam. “Nanti kalo bisnya udah jalan, jangan mabok ya…bikin malu aku aja”nasihat ibu kepada putri semata wayangnya. Namun apa yang terjadi..mulai dari Cukang leles sampai keluarga itu turun di Wangon malah sang ibu mengalunkan irama huwa-huwe…


“Kita nunggu dibawah aja, panas didalam, yang penting tas udah dalam, kasihan si adik kepanasan” ajakku ke istri (modus..padahal biar bisa menikmati sore hari diterminal Kp Rambutan sambil memandingi bis yang berlenggak-lenggok memamerkan bodinya menuju jalur pemberangkatan)


“Ya, sudah terserah ayah aja…”


“Bapak disini saja, capek naik turun bis” ternyata mertuaku menolak sebelum ajakan ini dialamatkan kedirinya. Untung gak ikut, takut ketahuan modusnya..he..he..


“Itu bis apa yah..yang itu bis apa…bis yang itu kok bagus-bagus, gak kalah sama bis yang kakak naikin, tapi bis yang itu kok jelek ya, Yah” tiada henti kalimat yang terlontar dari mulut mungilnya setiap memperhatikan bis yang berlalu dihadapan kami. “like father, like daughter…bisa bahaya nih” kata istriku

“Besok kalo jalan-jalan lagi ke tempat mbah naik bis yang itu aja ya, yah, bisnya bagus bagus” pinta anakku sambil menunjuk sebuah bis Budiman Exe berbaju Jetbus tujuan Tasik.
“Tapi bis itu gak sampai ketempat mbah”
“gak papa, yah, nanti kita ganti bis yang bagus lagi yang ketempat mbah” ternyata telah mengalir jiwa touring dalam darah putriku tercinta.

jagad 1504
05-29-2013, 23:39
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013001copy_zps62a69bdf.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013001copy_zps62a69bdf.jpg.html)

Deretan parkir belakang masih dengan formasi yang tidak berubah, masih diisi oleh mayoritas pasukan pelangi dengan berbagai jurusannya.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013004copy_zpsb24667d3.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013004copy_zpsb24667d3.jpg.html)

Ada sosok yang hilang..biasanya ada teman yang diajak ngobrol sebelum memulai perjanan, sosok sopir yang menggawangi 81 VX..

jagad 1504
05-29-2013, 23:49
Tiba-tiba R 127 mulai bergerak perlahan, langsung kami berempat berlari tergopoh-gopoh mengejar bis tersebut, ternyata bis hanya sedang menuju ke jalur pemberangkatan. Wah kalo tau begitu gak usah lari-lari sambil menggendong si adik, malu jadinya dilihat banyak orang….

Jalur pemberangkatan.....

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013003copy_zps06602ada.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013003copy_zps06602ada.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013006copy_zps0dd61e46.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013006copy_zps0dd61e46.jpg.html)

jagad 1504
05-29-2013, 23:52
Dari dalam kabin terdengar beberapa penumpang asyik ngobrol menggunakan bahasa khas banyumasan. Istri tersenyum sambil berkata, “Masih didalam bis tapi serasa sudah di cilacap ya, Yah”


Akupun menjawab dengan senyuman ”Iya”.


Tepat Jam 17.30 WIB bis meninggalkan terminal, satu-dua penumpang naik dari depan terminal. Tidak terdengar teriakan dari kondektur R 127 yang coba menawarkan bisnya kepada calon penumpang yang setia berdiri berjejer dipintu keluar.


17.45 WIB, ya..hanya diperlukan 15 menit untuk memutar di Pasar Rebo dari Kp Rambutan, malam ini korps berbaju coklat benar-benar bertugas mengatur lalu lintas, Bravo Pak, biasanya hanya untuk memutar balik saja bisa diperlukan waktu lebih dari 30 menit, beriringan dengan Prima Jasa mengusung jurusan KPR-Merak, Sunny Prima dan Luragung Jaya perlahan mulai memasuki tol Simatupang.


Sebelum pintu masuk tampak 2 armada soloensis PO Safari & Hasta Putra masih setia mengais sisa-sisa penumpang yang kemalaman, nampaknya mereka didaulat sebagai sapu jagat malam ini.


Sang kondektur mulai menunaikan tugasnya, mulai dari deret belakang menukarkan selembar tiket dengan uang sebesar Rp. 65 ribu sambil menanyakan tujuan masing-masing penumpang. Malam ini akupansi penumpang cukup luar biasa, disaat bukan weekend dan tanggal tua, jumlah penumpang yang diangkut mencapai 38 orang, hanya menyisakan 7 kursi kosong dari total 45 kursi. Apakah ini imbas dari regenerasi yang sebelumnya menggunakan Hina RG berbalut RS Evolution??entah..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/TIKETGRBARU_zpsd65352ca.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/TIKETGRBARU_zpsd65352ca.jpg.html)

jagad 1504
05-29-2013, 23:53
Tidak banyak dokumen foto yang diabadikan sepanjang jalan, posisi duduk yang di deret kelima-gang dan harus memangku sang adik, menyusahkan diri ini untuk sekedar memencet tombol shooter.


Tiba-tiba sang kakak merajuk “ Ayah kakak mau pipis” waduh, ini resikonya kalau naik bis Cilacap baik SJ maupun GR yang tidak menyediakan fasilitas toilet. Saya dan istri pun bingung dibuatnya. Pemberhentian selanjutnya biasanya di RM Genah Rasa yang masih jauh, apa solusinya….


Istri coba menenangkan putri kami sambil berkata “ kakak bobo aja, sambil tahan pipisnya” dan anakkupun menurut. Yang pada awalnya tidak hentinya memandangi jalan melalui kaca samping akhirnya mencoba memejamkan matanya.


Melewati pintu tol Taman Mini masuk sebuah Nusantara Premier Class, dan seperti ingin menunjukkan bahwa dirinya berasal dari Trah Muriaan, langsung aja pamer kedigdayaannya dalam masalah kecepatan dan tidak lama menghilang dalam kepekatan senja.


Namun sebelum simpang susun Cikunir kembali lagi bertemu, imbas dari padatnya lalu lintas, sebuah PO dari trah Muriaan juga dengan nama Muji Jaya Nu Marco warna ornanye ikut menjadi pendamping saat memasuki tol cikampek.


Tidak lama kemudian dari bahu jalan, terjadi duel yang cukup sengit antara sesama P9A yang melayani rute Senen-Bekasi. Warga Baru AC Kp Rambutan – Subang, tiba-tiba mengirimkan kepulan residu hitamnya dari jalur 4. R 127 yang setia di jalur 2 sontak langsung mengambil ancang-ancang berpindah kejalur 3 dan kemudian kejalur 4. Tidak lama iring-iringan PO Gapuraning Kp Rambutan-Pangandaran dan MGI Cibinong-Depok pun menjadi korban pertamanya.

jagad 1504
05-29-2013, 23:55
Muji Jaya yang tadi meninggalkan perlahan mulai terlihat, korban selanjutnya sebuah Warga Baru 463 AC sebelum gate Cibitung, dan memasuki gerbang Utama Cikarang beriringan dengan Dieng Indah bebalut ScorKing, namun selepas itu Dieng indah ikut menghilang dengan kecepatan tinggi.


Memasuki tol Cipularang, sebuah Sinar Jaya menjadi korban pertama di jalur ini, memasuki KM 72, bis berbelok masuk rest area, semoga bis mengisi solar, jadi aku bisa sejenak kekamar kecil. Dan ternyata bis menuju Pom bensin untuk mengisi kembali asupan BBM yang mulai menipis.


“Pak Sopir kekamar mandi sebentar” sapaan ini dibalas dengan raut muka dingin dan tanpa menengok sedikit

pun kearah lawan bicara. Apakah suaraku yang tidak jelas terdengar atau sang sopir tidak peduli dengan ucapanku. Ternyata benar juga, banyak yang berubah dengan keakraban yang dulu aku terima dengan beberapa sopir GR.


Dengan tergopoh-gopoh langsung kugendong sang putri sambil melucuti celananya saat menuju ke kamar mandi, tidak peduli bahwa kamar mandi yang digunakan oleh putri kecilku adalah kamar mandi pria. Dan proses berlari-lari kecil pun harus juga dilalui saat menuju bis.


“Dikamar mandi sudah tidak ada orang lagi mas?” Tanya sang sopir saat kaki ini mulai memasuki kabin


“sudah tidak ada pak” jawabku. Sang kondektur langsung menutup pintu dan perlahan bis meninggalkan rest area. Ada terbersit keheranan dalam diri ini. Kenapa kondektur tidak mengecek penumpang terlebih dahulu, apakah dia begitu mempercayai ucapanku sehingga langsung saja menutup pintu, bagaimana bila pengamatanku salah dan ada penumpang yang tertinggal…entah.

jagad 1504
05-29-2013, 23:56
Bis kembali melaju, sepanjang tol Cikampek sampai Padalarang berturut-turut yang merasakan kepulan asap R127, 3 Sinar Jaya- 2 Prima Jasa dan 2 Budiman, tanpa merasakan pekatnya semburan dari lubang knalpot bis lainnya. Hanya satu kata…Luar Biasa…untuk bis yang dijatah solar, driver tanpa ragu menjejakkan kakinya dalam-dalam. Apa gak takut tekor tuch solarnya.


Memasuki tol Padalarang jam 19.30 WIB, tidak ada kawan maupun lawan sepanjang jalan, dengan setia bis diarahkan selalu di jalur 2 hanya 1-2 kendaraan pribadi yang berhasil menyalip. Memasuki KM 145, lampu belakang khas dari Jetbus mulai terlihat di kejauhan, gak perlu waktu lama untuk mengetahui pemilik lampu tersebut, ternyata 02 RA milik laskar Pelangi dari Cibitung, dan langsung aja menjadi korban di jalur ini.


KM 155, dibagian utara membentang dari atas hingga kebawah lampu kerlap kerlip dikejauhan memberikan keindahan…sepertinya daerah Lembang


Jam 20.00 WIB, gerbang tol Cileunyi, tidak ada antrian kendaraan saat keluar, entah berapa rupiah yang harus dibarter dengan selembar kertas tol untuk perjalanan dari Cikarang Utama hingga Cileunyi.


Diseberang sana, Kurnia Bhakti masih setia menunggu penumpang untuk memenuhi akupansinya yang tidak terlalu bagus. Memasuki putaran, dari arah Jatinangor 4 bis pariwisata meluncur kearah Cileunyi. Sepanjang pinggir jalan, para pedagang tahu sumedang mencoba menggugah selera para pengendara dengan tahu hangatnya….
Kalo gak salah, ada sebuah agen Budiman tidak jauh dari perempatan Cileunyi, namun kok gak kelihatan, apa diri ini terlalu asyik memperhatikan tukang tahu….


Memasuki kawasan industri Rancaekek laju bis masih bisa dipertahankan dalam tempo sedang, wah kalo lewat jalur ini daiatas jam 22.00 WIB dijamin bakalan menikmati macet bubaran pabrik, tidak lama kemudian ada pengecoran jalan yang mengarah ke Nagrek…lumayan panjang juga hingga depan pabrik coca-cola, namun lagi-lagi karena lalu lintas sepi, R 127 masih dapat melaju melewatinya.


Mendekati SPBE, sebuah Budiman Bandung-Pangandaran memberikan permainan yang kurang menarik, posisi bis yang ogah-ogahan antara jalur kanan-kiri membuat R 127 sulit melewatinya, berkali-kali driver membunyikan klakson, namun tetap aja gak berubah kelakuannya, saat ada celah sedikit, langsung disalip dalam kecepatan tinggi, tapi rasa-rasanya kok ada yang aneh, ternyata setelah menyalip driver langsung banting stir kekiri masuk RM Genah Rasa, oalah pak-pak mo masuk RM kok masih penasaran nyalip..

jagad 1504
05-30-2013, 00:01
RM Genah Rasa

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013016copy_zpsd3edba21.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013016copy_zpsd3edba21.jpg.html)

tampak dalam...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013017copy_zps4a5cf869.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013017copy_zps4a5cf869.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013018copy_zps291bf92e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013018copy_zps291bf92e.jpg.html)

Tampak luar
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013019copy_zpsaeaaf99e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013019copy_zpsaeaaf99e.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013015copy_zpsa0df64f6.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013015copy_zpsa0df64f6.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 00:13
Malam itu Genah Rasa terasa lenggang, hanya R 127 yang menjalankan ritual service makan..tidak lam GR KPR – Pangandaran mulai merapat ke RM


Saya dan istri langsung pasang strategi, waktu istirahat yang hanya 15 – 20 menit harus dimanfaatkan sebaik mungkin. 5 menit pertama, Istri dan sang kakak ke kamar mandi dulu, sedangkan saya gendong adiknya….setelah mereka selesai, 5 menit selanjutnya langsung saya yang gantian kekamar mandi, kemudian pesan 2 popmie untuk makan malam kita bertiga…mertua..beli sendiri…


Masih ada 5 menit dari estimasi waktu, saatnya hunting sejenak…dan tepat 15 menit setelah bis memasuki pelataran RM, terdengar suara dari moncong toa yang terpasang diatap RM.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013023copy_zps3d7422ea.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013023copy_zps3d7422ea.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013013_zps2bf1a494.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013013_zps2bf1a494.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013014copy_zps03a4741a.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013014copy_zps03a4741a.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013025copy_zpsa7c2fd6f.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013025copy_zpsa7c2fd6f.jpg.html)

Mata kananmu yang terluka...

“Bagi para penumpang R 127 jurusan Cilacap harap segera naik, bis akan diberangkatkan” berkali-kali suara tersebut terdengar, membuat beberapa orang yang sedang asyiknya menghisap rokok terpaksa menghentikan kenikmatannya.

pakunk
05-30-2013, 10:02
lanjut om,,
ijin nyimak, jgn lama2 perpalnya,,

omaniax
05-30-2013, 10:22
wah masnya pake R 127, saya pernahnya pake R 128..
ternyata sistem GR di KPR sama LB beda ya, di LB bisa pesen dulu (walaupun kadang terjadi dobel seat)
127 berani ngegas, 128 selama di tol main netral terus (kecuali di cipularang)
supir dan kenek 128 lebih ramah berarti ya, saya maish bisa ngobrol dengan supir + keneknya walau sebentar gegara ngantuk

BTW, teh tawar anget di RM genah rasa gratis hehe

jhon morang
05-30-2013, 16:59
mantap om report nya,ga ngebosenin..padahal saya uda biasa lewat jalur ini,tapi seneng aja bacanya..ayo lanjut lg om,jgn lama2 parkirnya..he..he..skalian pulangnya(ngarap.com)

jagad 1504
05-30-2013, 17:28
Seorang petugas control yang sudah cukup senior naik kedalam, tidak lama kemudian turun kembali. Salut untuk para kru GR, selama lebih dari 10 tahun menjadi bagian penumpang GR, belum pernah sekalipun menemukan yang namanya sarkawi.


Bis perlahan meninggalkan RM..kembali dalam kesendirian, RM sebelah Genah Rasa yang biasanya dipenuhi oleh pasukan Budiman, malam ini tidak terlihat satupun. Bis dipacu dalam kecepatan tinggi..namun tetap memberikan kenyaman bagi para penumpang, benar-benar gak tekor tuch solar, apa ini efek dari asupan gizi makanan yang diterima driver. Tidak terdengar lagi celoteh atau obrolan dari penumpang, rupanya mereka menikmati perjalanan ini melalui lewat alam mimpi.


Melewati pintu kereta pamucatan, berjejer warung dikiri kanan jalan yang menjajakan berbagai macam oleh-oleh, rata-rata setiap warung menawarkan menu andalannya, ubi cileumbu.


Saat memasuki kawasan Nagrek, langit tak kuasa menahan hujan yang membasuhi bumi. Kondisi jalan licin tidak mengurangi akselerasi sopir saat menuruni Nagrek, dengan cekatan melakukan berbagai macam manuver. Kontur jalan yang bekelok dan diselingi turunan tajam seolah menjadi santapan sehari-hari.

jagad 1504
05-30-2013, 17:31
Selepas Nagrek menuju Limbangan kembali bis berlari dalam kesendirian, hanya beberapa kendaraan kecil yang sesekali menemani. Disebuah rumah makan depan Ampera Limbangan 3 buah Budiman sedang asyik memberikan service makan.


Perlahan halusinasi mulai merasuki raga, apa ini efek dari se cup kecil mie rebus atau kenyamanan dari seat yang diusung Adilla…Keinginan untuk terus menikmati perjalanan dikalahkan oleh kelembutan jok semi kulit. Sedang asyik-asyiknya dalam ruang imajinasi yang bernama mimpi, tiba-tiba ada suara memanggil, ini khayalan atau kenyataan….


Ternyata kenyataan yang ada, istriku memanggil untuk gantian memangku sikecil….ya sudah…nikamti perjalanan lagi sambil memangku.


Mendekati wilayah Kadipaten, laju kendaraan mulai melambat, ternyata didepan terjadi antrian kendaraan akibat DL 175 milik Budiman Depok-Pangandaran mogok, selepas itu laju kendaraan mulai dipacu lagi. Dan kemacetan pun terjadi lagi sebelum melewati jembatan KA, disebabkan manuver beberapa truk tronton yang memakan hampir seluruh badan jalan saat mendaki tanjakan gentong dari arah Tasik.


Selepas Gentong hingga Ciawi berjalan beriringan dengan sebuah Primajasa..lagi-lagi dengan kecepatan tinggi, pertigaan Suralaya menjadi pembuktian bahwa PO yang bermarkas di Jl Raya Ciamis-Banjar KM 4 ini tidak dapat dipandang sebelah mata, melihat posisi arah berlawanan kosong langsung saja Primjasa dan Sinar Jaya dilahap bersamaan dalam satu hentakan napas.

jagad 1504
05-30-2013, 17:33
Kembali bis harus berbelok kiri untuk memindahkan cairan solar dari dispenser di SPBU 3446211 kedalam tangkinya. Sebanyak Rp. 360 rb yang harus dikeluarkan oleh kondektur untuk dibarter dengan 80 liter solar. SPBU yang terletak di Jl R Imbanagara Ciamis sepertinya merupakan langgan tetap kru GR, keakraban antara kru dan petugas diperlihatkan selama pengisian.


“Banjar..Banjar..nggak masuk terminal” teriak kondektur, namun tidak ada pergeseran penumpang kebagian depan. Akhirnya kondektur menghampiri seseorang Bapak yang sedang terbuai dalam tidur. “Pak..Pak…Banjar sudah dekat” kondektur berusaha membangunkannya.


Ternyata maksud menanyakan tujuan akhir setiap penumpang oleh kondektur adalah sebagai pengingat ketika mendekati etape akhir mereka, apalagi yang ketiduran.


Perbatasan Jabar-Jateng, tanpa perlu membuka mata, sudah dapat diketahui masuk Jateng, lebar jalan yang mengecil dan kerusakan jalan dimana-mana, memaksa driver melakukan aksi zig-zag dan sesekali melakukan pengereman saat bersua kendaraan besar. Dititik ini biasanya penumpang yang hobi mabok darat mulai menyalurkan kebiasaanya. Bau minyak angin diselingi sedikit bau amis menyeruak dari bagian buritan bis..MANTAP..



2 orang kembali harus meninggalkan kebersamaan yang sudah terbentuk sejak Kp Rambutan saat bis memasuki Cukangleles. Dan beberapa orang juga harus terpaksa turun dengan wajah kuyu menahan kantuk ketika memasuki Wanareja.


Beberapa tukang ojek berlarian mengejar bis yang melambatkan lajunya saat mendekati terminal Kr Pucung, sayang rejeki yang mereka harapkan sirna karena tidak ada seorangpun yang turun disana.


Aksi “goyang jalur selatan” kembali diperagakan saat driver berkali-kali mencoba menghindari lubang jalan sepanjang track Kr Pucung – Lumbir – Wangon yang terkenal dengan kelokan-kelokan mautnya. Namun lagi-lagi tidak terasa hentakan atau “bantingan” tetap terasa nyaman. Benar-benar dibuai penumpang oleh Ex tante efi.

O2.45 WIB. “Wangon..Wangon..yang turun Wangon” teriak kondektur sambil menyalakan lampu kabin sesaat sebelum perempatan Wangon. Cukup banyak penumpang yang turun ditempat ini.


Perempatan lampu merah, driver mengarahkan kemudi kekanan menuju kearah cilacap.

jagad 1504
05-30-2013, 17:36
Dan tepat jam 03.30 WIB akhirnya perjalanan panjang ini harus diakhiri disebuah pertigaan yang dikenal sebagai Bundaran Gumilir.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013026copy_zps25b17409.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013026copy_zps25b17409.jpg.html)

GR 127 meninggalkan bundaran Gumilir menuju perhentian akhirnya di terminal Cilacap..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013027copy_zps49c47c1f.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013027copy_zps49c47c1f.jpg.html)

Terima kasih banyak kepada kru R 127 yang telah memberikan sensasi walaupun melewati jalur dengan tingkat kerusakan yang cukup parah namun tetap memberikan kenyaman kepada penumpang. Semoga kedepannya kembali diperlihatkan keramah-tamahan yang dulu biasa saya rasakan..

jagad 1504
05-30-2013, 17:39
BERSAMBUNG

...dalam kisah selanjutnya....

jagad 1504
05-30-2013, 18:20
wah masnya pake R 127, saya pernahnya pake R 128..
ternyata sistem GR di KPR sama LB beda ya, di LB bisa pesen dulu (walaupun kadang terjadi dobel seat)
127 berani ngegas, 128 selama di tol main netral terus (kecuali di cipularang)
supir dan kenek 128 lebih ramah berarti ya, saya maish bisa ngobrol dengan supir + keneknya walau sebentar gegara ngantuk

BTW, teh tawar anget di RM genah rasa gratis hehe
Untuk nama crew R 127 sorry off the record, kalo R 128 nama drivernya Pak jeje bukan? dengan kumis yang menempel diantar hidung dan bibir, orangnya memang ramah


mantap om report nya,ga ngebosenin..padahal saya uda biasa lewat jalur ini,tapi seneng aja bacanya..ayo lanjut lg om,jgn lama2 parkirnya..he..he..skalian pulangnya(ngarap.com)

Tenang aja mas..masih panjang banget, baru bagian 1, masih ada bagian-bagian lainnya, jangan bosen aja ya, sorry kalo bahasanya kurang bagus, baru pertama kali bikin laporan touring...

antoinetonee
05-30-2013, 20:13
mantap lah GR nggak syahroni

kayaknya untuk rute jakarta-cilacap yang bagus cuman GR dan nggak ada saingan berarti baik dari moda lain atau dari bus lain, kenapa ga dibikin pelayanannya kek Efisiensi aja sekalian (ada SE, wifi)

jagad 1504
05-30-2013, 20:30
Bagian 2 : menikmati kuliner malam di kota Cilacap

jagad 1504
05-30-2013, 20:55
Setelah semalaman menikmati perjalanan, akhirnya benar-benar merasakan alam mimpi ditempat tidur yang nyaman, saatnya memulai kuliner malam dikota Cilacap.


Menyusuri keindahan malam dikota Cilacap, tidak lupa mampir dulu ke terminal, istri sempat bertanya, “Mo ngapain keterminal”


“Silaturahmi” jawabku sekenanya sambil turun dari motor dan mempersiapkan kamera


“Silaturahmi sama siapa?” rupanya istriku penasaran juga


“sama bis, sama warung, sama kantor agen, sama suasana malam diterminal”


“dasar orang gendeng” istriku sambil geleng-geleng kepala “nanti kalo udah besar jangan gendeng kayak ayah ya, dek”


Dan istrikupun ditinggal bertiga bersama anak, sedangkan wong gendeng ini asyik muter muter gak jelas.


Terminal Cilacap dikala malam

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013031copy_zpsda6cd376.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013031copy_zpsda6cd376.jpg.html)

Ex Tante Efi dan The Real Efi berdampingan menunggu loading penumpang

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013034copy_zpsccaf67dd.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013034copy_zpsccaf67dd.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013035copy_zpsf5798971.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013035copy_zpsf5798971.jpg.html)

Doa Ibu dalam kesepian...hanya seoarang diri perpal

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013033copy_zps84cb9760.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013033copy_zps84cb9760.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013032copy_zps68427a3a.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013032copy_zps68427a3a.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:02
Selanjutnya, Sasaran pertama kami adalah menu seafood, Cilacap yang merupakan kota pantai terkenal akan hidangan seafoodnya. Dan lokasi yang kami tuju adalah sebuah rumah makan yang mengusung nama “Warung Makan Pak Evi” atau dikenal dengan nama Seafood Merapi. Nama Merapi diperoleh karena sebelumnya rumah makan ini merupakan warung tenda yang terletak di jalan Merapi tidak jauh dari SPBU, dan lokasi sekarang merupakan lokasi ketiganya setelah berpindah-pindah tempat.


Lokasinya terletak di Jl Gatot Soebroto tidak jauh dari RSUD. Menu utama ditempat ini adalah kepiting saos tiram, rasanya…silahkan coba sendiri. Sempat mendengar keluhan dari pemilik rumah makan, akibat cuaca yang tidak bersahabat - mengakibatkan banyak nelayan tidak melaut, walhasil harga tangkapan pun melonjak

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013040copy_zpsa195804a.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013040copy_zpsa195804a.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013037copy_zpseae9ddc8.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013037copy_zpseae9ddc8.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:03
Sempat bertemu dengan Efisiensi saat mengisi bensin di SPBU ...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013036copy_zps72018dba.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013036copy_zps72018dba.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:05
Mencoba tehnik long shooter dengan kamera jadul Canon Powershot A495 menggunakan pagarpod..maaf kalo hasilnya kurang bagus.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013039copy_zpse371f80d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013039copy_zpse371f80d.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:09
Beberapa bis Efisiensi, Ryan, shuttle Sumber Alam dan juga Damri melintas didepan kami, namun keinginan untuk foto dikalahkan oleh nikmatnya hidangan seafood yang tersaji.
Setelah kenyang melanjutkan kelokasi lainnya..


Ketika melewati agen Rosalia Indah laju motor diperlambat..sedikit melirik..apakah PO Rosalia Indah sudah berangkat, tadi waktu mo rumah makan sempat melihatnya persiapan berangkat, ternyata agennya sudah tutup…

Melintasai garasi Efisiensi tidak ada aktifitas sama sekali didalamnya,sepi..tanpa satupun bis, padahal cukup banyak Efisiensi yang lewat ketika makan, pada kemana mereka?

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013041copy_zpsbbc2cf2e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013041copy_zpsbbc2cf2e.jpg.html)


Pertigaan Bluemoon, motor matic ini diarahkan belok kekiri kearah Polres – Jl Juanda, tepat didepan perumahan Pertamina langsung dibelokkan kekanan masuk kesebuah warung…


Menu selanjutnya adalah 2 mie goreng pesanan mertua yang diracik oleh tangan-tangan terampil karyawan warung Martojoyo, sebelumnya warung ini terletak didalam kantor pos. Wangi ramuan mie goreng menyeruak dari ruang dapur, membuat perut ini kembali siap menampung sisa-sisa mie goreng kalo gak dihabiskan mertua.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013044copy_zpsbdc0983c.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013044copy_zpsbdc0983c.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013045copy_zps01f9a412.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013045copy_zps01f9a412.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:12
Belum selesai juga wisata kuliner malam ini, motor kembali diarahkan ke Jl. Gatot Soebroto, lokasi yang kami tuju adalah sebuah warung pecel lele..ya..LB-LIA, itu nama warung makannya. Malam itu suasana dalam warung sangat ramai sekali, tak henti-hentinya pesanan datang baik yang dibungkus maupun makan ditempat.


1 potong ayam goreng dan lele goreng menjadi pesanan kami untuk dibungkus.


Sempat sang kakak memberikan complain, gara-gara sudah ngantuk masih diajak muter-muter. “Coba ayah bisa nyetir mobil, kan bisa minjem mobil mbah atau pake mobil pakde jadi kakak bisa tidur didalam mobil” akupun hanya tersenyum, maaf anakku, ayah masih memegang prinsip gak mau nyetir mobil kalo belum punya mobil sendiri, doakan saja ayah ini mampu membeli mobil sendiri dari rejeki ayah yang halal hasil jerih payah sendiri.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013046copy_zps82527499.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013046copy_zps82527499.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013047copy_zps49e20639.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013047copy_zps49e20639.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013048copy_zpsc09b0d8d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013048copy_zpsc09b0d8d.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:14
Setelah pesanan kami selesai dalam waktu 15 menit, dilanjutkan perjalanan pulang, tidak jauh dari lokasi warung pecel, terlihat sebuah bangunan besar dengan lampu-lampu penerangan didalamnya, melambatkan sedikit laju dan akhirnya dihentikan….ternyata bangunan tersebut adalah garasi Efisiensi, oalah..ternyata sudah selama itukah diri ini tidak menjejakkan kaki ke Cilacap hingga tidak tahu ada garasi baru tante Efi. Saat motor akan diarahkan masuk kedalam garasi, istriku menepuk-nepuk punggung ini. “Ayo, mo ngapain..langsung pulang aja, udah malam, kasihan kakak udah ngantuk, si adek juga udah tidur” keinginan tahu diri ini langsung sirna, motor langsung saja diarahkan kerumah si mbah yang terletak di Perum Rineggo Asri – Gumilir. Lain waktu, InsyaAllah akan kusambangi tempat ini, bukan sebagai pengunjung, tapi sebagai penumpang.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013049copy_zpsa66a2696.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013049copy_zpsa66a2696.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013052copy_zps8744cb3e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013052copy_zps8744cb3e.jpg.html)

jagad 1504
05-30-2013, 21:14
Tunggu bagian selanjutnya....

jagad 1504
05-30-2013, 21:17
Bagian 3 : Cilacap - Sidareja - Wangon - Cilacap, sebuah jalur dengan kerusakan jalan

jagad 1504
05-30-2013, 21:18
Mohon Maaf, cerita bagian 3 terpaksa dipending dulu..sebab penulis harus kembali melakukan perjalanan ke Cilacap dalam rangka menjemput anak istri...

ardi_ekaputra
05-30-2013, 22:00
KM 155, dibagian utara membentang dari atas hingga kebawah lampu kerlap kerlip dikejauhan memberikan keindahan…sepertinya daerah Lembang


Mendekati SPBE, sebuah Budiman Bandung-Pangandaran memberikan permainan yang kurang menarik, posisi bis yang ogah-ogahan antara jalur kanan-kiri membuat R 127 sulit melewatinya, berkali-kali driver membunyikan klakson, namun tetap aja gak berubah kelakuannya, saat ada celah sedikit, langsung disalip dalam kecepatan tinggi, tapi rasa-rasanya kok ada yang aneh, ternyata setelah menyalip driver langsung banting stir kekiri masuk RM Genah Rasa, oalah pak-pak mo masuk RM kok masih penasaran nyalip..

Bukan daerah lembang om tapi Manglayang :-D
wkwkwkwk..... kenapa gak ngebuntutin budi daripada nyalip sampe se extrim gitu :-D
Mangga lanjutkeun kang :-)

Revel
05-30-2013, 22:25
wesss mantepp tata cara penulisannya om, ane bacanya udah kaya lagi baca buku pelajaran bahasa indonesia
*setia menyimak

de van boemel
05-30-2013, 22:39
mantab ceritanya..
he.he.he...

omaniax
05-31-2013, 10:26
Untuk nama crew R 127 sorry off the record, kalo R 128 nama drivernya Pak jeje bukan? dengan kumis yang menempel diantar hidung dan bibir, orangnya memang ramah



Tenang aja mas..masih panjang banget, baru bagian 1, masih ada bagian-bagian lainnya, jangan bosen aja ya, sorry kalo bahasanya kurang bagus, baru pertama kali bikin laporan touring...


wah saya lupa namanya, tapi perawakannya seperti yg mas bilang hehe

wah nyampe gumilir jam setengah 3, wajar juga sih soalnya berangkat jam setengah 6
monggo dilanjut mas :D

mandego
05-31-2013, 15:46
Mantap om ceritanya....
Jadi kangen seputaran Cileunyi,Jatinangor,Rancaekek...
Menunggu etape ketiga om...

antoinetonee
05-31-2013, 17:41
Wew jadinya pake jeng efi kah?


mantaaapp, ditunggu lanjutannya

Fajar
06-03-2013, 10:22
Mantap, TS-nya raja kata-kata. Waktu sekolah nilai bahasa indonesianya pasti bagus.

jagad 1504
06-03-2013, 21:26
Terima kasih atas semua komennya..dimohon koreksinya kalo ada kesalahan..itu yang paling utama bagi penulis. Dan cerita pun berlanjut

jagad 1504
06-03-2013, 21:45
Baru 1 hari menjejakkan kaki di Kota Cilacap,tapi kebosanan mulai menghinggapi. Keinginan untuk travelling semakin membuncah hingga kesetiap relung otak. Kapan lagi bisa…mumpung di Cilacap, pikiran-pikiran itu terus menghantuiku,namun membayangkan harus berurusan dengan istri tercinta langsung memupuskan seluruh harapan.


Sepertinya sang istri merasakan kegundahan jiwa ini. “besok kalo mo jalan silahkan aja, tapi jangan lupa,sore harus udah dirumah lagi ya”


Tanpa diduga, dengan semudah itu ijin diberikan. Terima kasih banyak istriku, kepercayaan ini tidak akan kudustai.


Jum’at, 24 Mei 2013


Semilir angin dipagi yang cerah menerpa wajah ini, begitu dingin namun menyegarkan. Deru motor pabrikan Jepang dengan kecepatan rendah melaju membelah Jalan Gatot Soebroto menuju arah terminal Cilacap.


“Rencananya mo pergi kemana ?” tanya kakak ipar yang didapuk menjadi driver utama motor.


“Gak tau”


“Lho kok gak tau kemana..terus mo ngapain pergi?”


“Gak tau juga..”jawabku sambil terus memperhatikan jalanan,


Jawaban yang membuat kakak ipar udah gak bernafsu untuk bertanya lagi.


15 menit kemudian,lokasi yang dituju mulai terlihat, ya..salah satu tempat yang banyak dituju oleh warga Cilacap ini bernama terminal.


Sesampainya diterminal mencoba menyapu pandangan seluruh isi terminal,terasa tidak ada yang berubah. Jalur pemberangkatan kearah Jogja masih didominasi oleh Efisiensi yang mengeluarkan kekuatannya tidak hanya perjam, namun diwaktu-waktu tertentu menurunkan aramadanya per ½ jam. Ada sesosok penampakan yang baru pertama ini terlihat, ya…sebuah Pahala Kencana berbaju Jetbus entah garapan siapa sedang perpal berdampingan dengan Doa Ibu.

jagad 1504
06-03-2013, 23:22
depan terminal cilacap, dengan spanduk sang Bupati bersama Bus Damri & Sumber Alam

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013614copy_zps2013cdad.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013614copy_zps2013cdad.jpg.html)

Dalam terminal

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013055copy_zpsd4ed4042.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013055copy_zpsd4ed4042.jpg.html)

Yang selalu hadir diantara penghuni terminal

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013061copy_zps181d5a1e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013061copy_zps181d5a1e.jpg.html)

jagad 1504
06-03-2013, 23:32
Deretan agen bis

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013059copy_zpsf9bfe0ec.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013059copy_zpsf9bfe0ec.jpg.html)

Agen bis Pahala Kencana

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013060copy_zpsd866d94c.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013060copy_zpsd866d94c.jpg.html)
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013058copy_zpsc76f5032.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013058copy_zpsc76f5032.jpg.html)

Bagi yang membutuhkan contact person di Cilacap (bukan promosi lho..)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/TIKETGR4_zps6486d23d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/TIKETGR4_zps6486d23d.jpg.html)

jagad 1504
06-03-2013, 23:40
Menghampiri sang agen, mencoba mencari tahu tentang armada yang satu ini. Mengalirlah sebuah kisah perjuangan Pahal a Kencana dalam menghadapai kerasnya pertarungan menaklukan jalur selatan. Diawali dengan menurunkan armada kelas eksekutif yang dibandrol sebesar Rp. 120 ribu plus service makan. Ternyata tidak dapat menggugah nurani penumpang untuk berganti armada. Mencoba menurunkan diangka Rp. 110 ribu,tetap tidak memberikan hasil yang maksimal sampai diangka Rp. 100 ribu juga tidak membuat mereka berpaling hati. Dan langkah terakhir didown grade armadanya menjadi kelas VIP yang ditebus sebesar Rp. 80 ribu plus makan. Hasil sudah menunjukkan perubahan walau tidak signifikan. Dengan tertawa sang agen berkelakar “ orang Cilacap itu mau armada enak tapi harga murah”
Aku cuma tersenyum saja, dalam hati…semua orang juga pengennya seperti itu pak.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013057copy_zpse5edf789.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013057copy_zpse5edf789.jpg.html)

MeePee
06-05-2013, 03:19
Seru banget huntingnya..Lanjutkan Om..:biggrin:

arisgentong
06-05-2013, 12:39
mantap om.. sesama warga cilacap nih..

setya_adi
06-05-2013, 14:00
Lanjut om.. Ijin menyimak ya om..

antoinetonee
06-05-2013, 17:01
Menghampiri sang agen, mencoba mencari tahu tentang armada yang satu ini. Mengalirlah sebuah kisah perjuangan Pahal a Kencana dalam menghadapai kerasnya pertarungan menaklukan jalur selatan. Diawali dengan menurunkan armada kelas eksekutif yang dibandrol sebesar Rp. 120 ribu plus service makan. Ternyata tidak dapat menggugah nurani penumpang untuk berganti armada. Mencoba menurunkan diangka Rp. 110 ribu,tetap tidak memberikan hasil yang maksimal sampai diangka Rp. 100 ribu juga tidak membuat mereka berpaling hati. Dan langkah terakhir didown grade armadanya menjadi kelas VIP yang ditebus sebesar Rp. 80 ribu plus makan. Hasil sudah menunjukkan perubahan walau tidak signifikan. Dengan tertawa sang agen berkelakar “ orang Cilacap itu mau armada enak tapi harga murah”
Aku cuma tersenyum saja, dalam hati…semua orang juga pengennya seperti itu pak.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013057copy_zpse5edf789.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013057copy_zpse5edf789.jpg.html)

naik PK toh...kirain nyobain efisiensi hehehe

jagad 1504
06-05-2013, 22:30
Seru banget huntingnya..Lanjutkan Om..:biggrin:

Makasih om..mo dilanjutkan, tapi koneksi dari modem yang mengusung jargon " anti lelet ' ternyata leletnya minta ampun, jd terkadang malas up load foto & terusin laporannya


mantap om.. sesama warga cilacap nih..

Maaf om...istri saya yang warga Cilacap, saya masih ber KTP dan bertempat lahir Depok, tapi saya tetap bangga menjadi bagian keluarga cilacap Bercahaya


Lanjut om.. Ijin menyimak ya om..

Monggo, jangan bosan bacanya, coz masih panjang kisahnya


naik PK toh...kirain nyobain efisiensi hehehe

Walah, si Om ini..baca judulnya aja Cilacap - Sidereja - Wangon - cilacap, kok naik PK sich? emang udah buka rute kesana apa...ha..ha..

jagad 1504
06-05-2013, 23:04
Menikmati pagi hari diterminal adalah suatu yang mengasyikan (bagi sebagian orang disebut kurang kerjaan) Riuh rendah suara timer dan kondektur saling bersahutan ke setiap orang yang datang diterminal. Wangi tempe mendoan yang sedang digoreng memanggil nurani ini untuk sekedar mencicipi 1 – 2 potong, itung-itung sebagai pengganjal perut sebelum melakukan perjalanan. Dari hanya mengeluarkan beberapa lembar uang bergambar Kapitan Patimura untuk membayar tempe mendoan dan sebotol air mineral berkapasitas 600 ml, diperoleh banyak informasi seputaran terminal, mulai berita yang nyata hingga gosip belaka. Diselingi dengan kisah perkembangan terminal dari waktu ke waktu.


“Bis yang ke Kebumen lewat Kroya – Jatijajar masih ada Pak?” tanyaku kepada pemilik warung


“Wah, sudah lama ditutup rutenya mas, penumpangnya sepi, kalo mau kesana mending ikut yang ke Kebumen terus turun di Ijo lanjut bis kecil kedalam” jawabnya dengan antusias


“Memangnya mas mau kemana, Mas?”


Pertanyaan yang paling sulit dijawab untuk orang yang gak jelas tujuannnya


“rencananya sih mo jalan-jalan aja pak”


“Ke Purwokerto aja , terus jalan-jalan ke Baturrarden”


Bukannya gak mau ke sana, tapi kota itu terlalu special hanya untuk sekali visit tanpa ada perencanaan sama sekali, begitu banyak kenangan yang pernah kujalani selama ±7.5 tahun dengan orang-orang tercinta, yang telah membentuk jiwa labil ini menjadi pribadi tangguh.


“Kalo gak ke Jogja aja mas, armadanya bagus bagus lho, ada efisiensi ada juga Ryan..” pemilik warung ini lebih pantas sebagai pegawai dishub yang memberikan info trayek, batinku.


Ide bagus, impian selama ini bisa tercapai juga, tapi..kalo berhitung, dengan lalu lintas yang normal, perjalanan Cilacap – Jogja ditempuh dalam waktu 4 jam, PP 8 jam. Berangkat jam 09.00 WIB berarti balik lagi sampai Cilacap jam 17.00 WIB. Terlalu beresiko. Kalo telat, gak tau sampe jam berapa, padahal ada janji yang harus dipenuhi. Selain itu kewajiban setiap muslim untuk shalat Jumat terpaksa tidak dilakukan hanya untuk menikmati perjalanan…TIDAK. Cari rute lainnya aja deh.


Nampak sebuah bis ¾ dengan jurusan yang sudah lama jadi incaran..Cilacap – Pangandaran Via Jeruklegi – Kawunganten-Sidareja-Rawaapu.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013063copy_zpsad08c02f.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013063copy_zpsad08c02f.jpg.html)


Pemilik warung rupanya memperhatikan ketertarikanku, “naik yang bis itu juga asyik lho mas, ada sensasi goyang-goyangnya bikin badan pegel semua” sembil tertawa terkekeh-kekeh.


Oke…kita coba sensasinya…


Dan perjalanan pun dimulai…

jagad 1504
06-05-2013, 23:09
Bangku depan sebelah kiri sudah terisi, begitu juga dibelakang sopir, hanya ada 1 kursi tersisa dibaris kedua depan pintu masuk. It’s okelah sebagai kursi panas yang akan menemani sepanjang jalan.


Jam 09.00 WIB, sopir mulai memasuki bis, ditolehkan pandangannya ke dalam bis, sambil berkata


(DIsadur dari bahasa aslinya-Jawa Banyumasan red)
“Penumpang sedikit, penumpang banyak, Alhamdulliah..semua rezeki Allah yang mengatur, kita sebagai manusia harus banyak bersyukur, nanti Allah akan menambahkan rizki-Nya”


Ternyata kerasnya kehidupan dijalananan telah membentuk jiwa-jiwa yang bijaksana yang selalu bersyukur atas semua rahamat Illahi. Luar biasa pak…


“Bismillah…”ucap sang sopir yang kemudian secara perlahan mulai memundurkan armadanya keluar dari jalur pemberangkatan.


Sayapun juga memanjatkan doa kepada Sang Illahi, semoga ada hikmah yang saya peroleh dari perjalanan ini.

arisgentong
06-05-2013, 23:33
Oh, nyonyah toh, cilacapnya jalan apa om?

jagad 1504
06-07-2013, 21:00
Saling tegur sapa dengan menggunakan nama menunjukkan bahwa kedua penumpang didepan dan seorang penumpang disamping saya sudah cukup lama saling kenal dengan sang driver. Lambat laun diri ini pun terlibat dalam pembicaraan diantara mereka.


Kedua penumpang didepan saya perkirakan berumur lebih dari 50 tahunan, garis-garis diwajah menunjukkan bahwa mereka telah mengalami begitu banyaknya pengalaman hidup.

Mereka adalah warga Cilacap yang mencoba mengais rezeki di Pantai Pangandaran. Ditangan mereka tergenggam sebuah pancingan. Sedangkan penumpang disebelah adalah seorang bapak dengan kisaran umur 40 tahunan, dengan wajah tirus dan tubuh kurusnya namun pandangannya selalu tajam memperhatikan jalan. Dia berkebalikan dengan penumpang didepannya, ya…orang asli Pangandaran yang telah lama mencari sesuap nasi di Kota Cilacap. Mereka bertiga sudah terbiasa sebagai penglaju setiap bulannya.


Selama perjalanan, penumpang disebelah saya menjelma sebagai guide pribadi, setiap tempat yang dianggap special atau istemwa, selalu diceritakan dan ditunjukannya begitu juga kedua penumpang didepan dan sang driver yang ikut juga jadi guide gartisan. Wal hasil ketika diri ini akan pamit untuk turun di terminal Sidareja, beberapa ajakan sangat sulit di tolak, diantaranya:


“Lanjut aja mas ke Pangandaran, nanti mampir kerumahku..ya kalo Cuma air teh doang saya ada..”cerita penumpang didepan mencoba merayuku dilanjutkan ajakan penumpang disebelahnya


“Iya mas, nanti pulangnya langsung aja dari Pangadaran ke Depok, ada kok bisnya”


Sang driver juga ikut nimbrung “ ayo, naik bisku lagi…gratis deh ampe Pangadarannya, jalunya gak kalah bagus ama yang tadi, pasti masnya gak bakalan bosan”

jagad 1504
06-07-2013, 21:04
Sang driver yang tidak pernah bosan bercerita, namun tetap konsetrasi dalam menyetir

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013069copy_zps47e71e1c.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013069copy_zps47e71e1c.jpg.html)

jagad 1504
06-07-2013, 21:09
Benar-benar rayuan yang sulit, seandainya diri ini masih sendiri, seandainya tidak ada janji yang harus ditepati, sudah pasti nggak usah berpikir panjang langsung saya sambut ajakan itu. Tapi..ada rencana lain..mungkin lain waktu kita dapat bersua lagi..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013065copy_zpsb081fc4e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013065copy_zpsb081fc4e.jpg.html)


Keluar dari terminal beberapa penumpang berhasil didapat berkat teriakan sang kondektur yang membahana. Bis berjalan dengan kecepatan rendah, tidak tahu berapa kecepatannya..seluruh instrument panel sepertinya sudah tidak berfungsi dimakan waktu.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013064copy_zps3e790cf7.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013064copy_zps3e790cf7.jpg.html)

jagad 1504
06-07-2013, 21:18
Kembali penumpang naik kedalam bis tidak jauh dari perempatan bluemoon. Tidak lama kemudian sebuah bis menyalip dari sebelah kanan..ternyata bis Utama..bis kelas ekonomi asli Cilacap tersebut masih tetap mencoba bertahan melayani rute Cilacap – Jogja dengan armada tuanya ditengah-tengah hegemoni bis efisiensi. Bagaimana kabar bis Cilacap lainnya..PO. Aman…

Saat bus Aman menyalip..


http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013066copy_zps260feccc.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013066copy_zps260feccc.jpg.html)[

Tidak lama kemudian bis Aman pun menghilang

[IMG]http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013067copy_zps225ede62.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013067copy_zps225ede62.jpg.html)

jagad 1504
06-07-2013, 21:32
Bundaran Gumilir bis berbelok kekiri melewati sebuah perlintasan kereta, ketika memasuki pasar Saliwangi, 2 orang naik, lumayan juga..sudah full seat..benar apa yang diucapkan oleh sopir, banyak-banyak bersyukur maka rizki kita akan bertambah, terbukti pada saat berangkat hanya beberapa gelintir penumpang, dan sebelum menyentuh batas kota, kondisi bis sudah full seat walau belum sampai ada yang berdiri.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013068copy_zps83b80eb9.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013068copy_zps83b80eb9.jpg.html)

jagad 1504
06-07-2013, 21:33
“ Mas, bisku full music lho, suaranya mantap, ntar pas udah lewat Proliman dengerin aja” cerita sang driver diikuti tawa penumpang didepanku.


Aku perhatikan tidak ada satupun peralatan audio yang dicangkokkan kedalam bis, music darimana?


Dan tidak lama setelah melewati bandara tunggul wulung, sebuah lagupun diputar, dengan suara yang menggelegar memekakakn telinga dan tubuh ini dipaksa untuk mengikuti ritme lagu, saya coba menikmati saja yang juga diikuti oleh para penumpang lainnya.

iwan buslover77
06-08-2013, 02:26
wah bakalan asyik nih toringnya ke sidareja via Jeruk legi, desa baru ya? kalau ke Pengandaran via Sidareja-Kalipucang apakah jalannya masih perbaikan ya mas bro? sebab jalannya ancur bener hehehehe.... monggo dilanjutaken reportasene trims

Dencis_89
06-08-2013, 10:51
Wah om...makin penasaran saya om...:biggrin:

jagad 1504
06-09-2013, 21:25
Kriek..kriek..glodak..kriek..glodak…berkali-kali roda bis menghajar lobang, suspensi yang ala kadarnya membawa badan terlonjak-lonjak membuat sakit pinggang. Ditambah bunyi “berisik” dari body bis membawa sensasi menuju dimensi yang bernama kesengsaraan, sekali lagi..nikamti aja.

Kembali bis melewati perlintasan kereta, untuk jalur ini merupakan jalur Bandung-Jogja sedangkan perlintasan kereta yang pertama hanya sampai stasiun Cilacap, alias buntu..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013073copy_zps593dfaed.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013073copy_zps593dfaed.jpg.html)

jagad 1504
06-09-2013, 21:34
Tidak jauh dari perlintasan kereta, sampailah dipertigaan Jeruk Legi kalau lurus kearah Wangon, belok kiri kearah Kawunganten, beberapa penumpang juga mulai menaiki ..


Dipertigaan ini juga ada sebuah rumah makan, konon info dari istri, menu ayam gorengnya juara banget..

Saatnya menikmati foto-foto sepanjang jalan...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013078copy_zps9fe893fd.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013078copy_zps9fe893fd.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013077copy_zps7de14ce2.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013077copy_zps7de14ce2.jpg.html)

jagad 1504
06-09-2013, 22:41
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013079copy_zpseeb1ab9b.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013079copy_zpseeb1ab9b.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013081copy_zps0526b52d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013081copy_zps0526b52d.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013083copy_zps7ec658d7.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013083copy_zps7ec658d7.jpg.html)


Setelah melewati pertigaan Jeruk Legi masih menemui beberapa perkampungan, setelah itu, hanya ditemui sepanjang jalan adalah hutan jati yang diteruskan dengan hutan pinus...tidak terbayangkan bila lewat sini dimalam hari

Pernah suatu ketika pada awal tahun 2000 sekitar jam 10 malam, melewati jalur ini dari Purwokerto mo ke Pangandaran, saat melintasi jembatan seperti foto diatas, di berhentikan oleh polisi,
"Selamat malam, mas, mau kemana?" tanya sang aparat dengan sopan
"mau ke Pangandaran pak" jawabku
"Lebih baik mas putar balik saja lewat Majenang-Banjar"
"Lho memangnya kenapa pak?" tanyaku penuh selidik
"Kalo lebih dari jam 9 malam, jalur ini rawan begal, mas, sudah banyak korban" terangnya
"oh..begitu, terima kasih banyak pak atas informasinya" dan akhirnya saya dan teman-teman putar lewat Majenang- Banjar dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

jagad 1504
06-09-2013, 22:54
Seperti mas Iwan Buslover77 katakan, yang ada sepanjang jalan kerusakan dimana-mana, bukan hanya lubang kecil, namun kehancuran jalan yang luar biasa, sang driver bercerita, banyak rekan sejawatnya yang perpal karena kerusakan armada akibat jalan yang selalu rusak. Perbaikan yang ada bukan secara menyeluruh, hanya bersifat sementara dan sporadis sehingga hanya dalam hitungan bulan kerusakan kembali terjadi..

Aksi perbaikan jalan

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013085copy_zpsc4c28e9d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013085copy_zpsc4c28e9d.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013086copy_zps78f5e1fd.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013086copy_zps78f5e1fd.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013088copy_zpseb839710.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013088copy_zpseb839710.jpg.html)

ini aksi sedikit gokil sang driver, saat jalan harus antri karena perbaikan, sang driver blong kiri ambil pekarangan rumah orang...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013089copy_zps96869847.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013089copy_zps96869847.jpg.html)

jagad 1504
06-09-2013, 22:55
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013091copy_zps1054022f.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013091copy_zps1054022f.jpg.html)

baru jalan beberapa ratus meter, ketemu lagi dengan perbikan jalan

jagad 1504
06-09-2013, 23:29
Dan... perjalanan pun berlanjut memasuki kawasan hutan yang dikelola oleh pihak perhutani..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013092copy_zps16553be0.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013092copy_zps16553be0.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013096copy_zps82d4ec80.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013096copy_zps82d4ec80.jpg.html)

iwan buslover77
06-10-2013, 00:07
Seperti mas Iwan Buslover77 katakan, yang ada sepanjang jalan kerusakan dimana-mana, bukan hanya lubang kecil, namun kehancuran jalan yang luar biasa, sang driver bercerita, banyak rekan sejawatnya yang perpal karena kerusakan armada akibat jalan yang selalu rusak. Perbaikan yang ada bukan secara menyeluruh, hanya bersifat sementara dan sporadis sehingga hanya dalam hitungan bukan kerusakan kembali terjadi..

Aksi perbaikan jalan







ini aksi sedikit gokil sang driver, saat jalan harus antri karena perbaikan, sang driver blong kiri ambil pekarangan rumah orang...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013089copy_zps96869847.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013089copy_zps96869847.jpg.html)

Betul mas.... jalur disana jalannya memang rusak, lubang dimana2, malahan hampir masuk kota Sidareja (Gandrung Mangu) rusak parah mpe Sidareja, apa lagi yang ke arah Kalipucang dari Sidareja..... ampun deh rusak.. 15 km bisa2 2 jam lebih kalau musim hujan.... kalau Memutar via Wangon, Banjar, Majenang, jalurnya lumayan bagus mas, memang agak memutar, tapi aman, sebab ramai kendaraan, jadi kalau ke pengandaran, enak via Banjar/majenang jalannya gak rusak.. biarpun jaraknya selisih 40-50 km tapi aman dan nyaman.... pengalaman bawa rombongan dari Probolinggo - Pangandaran - Cijulang mas

iwan buslover77
06-10-2013, 00:10
Dan... perjalanan pun berlanjut memasuki kawasan hutan yang dikelola oleh pihak perhutani..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013092copy_zps16553be0.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013092copy_zps16553be0.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013096copy_zps82d4ec80.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013096copy_zps82d4ec80.jpg.html)

Ini hutan Pinus/karet sebelum rel kereta api, nama desanya kalau gak salah Desa Baru ya mas? lumayan medannya mpe Sidareja pasti geal geol tuh.... hehehhe.. monggo dilanjut reportasenya, jadi kangen ngeline kesini lagi mas

jagad 1504
06-10-2013, 14:38
Masih dkawasan hutan...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013098copy_zpsd17fc701.jpg



http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013101copy_zps4e319d95.jpg

jagad 1504
06-10-2013, 14:39
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013102copy_zps70ac5676.jpg

Kembali menemui kerusakan jalan

joko nanang lelono
06-10-2013, 15:52
Kembali penumpang naik kedalam bis tidak jauh dari perempatan bluemoon. Tidak lama kemudian sebuah bis menyalip dari sebelah kanan..ternyata bis Utama..bis kelas ekonomi asli Cilacap tersebut masih tetap mencoba bertahan melayani rute Cilacap – Jogja dengan armada tuanya ditengah-tengah hegemoni bis efisiensi. Bagaimana kabar bis Cilacap lainnya..PO. Aman…

Saat bus Aman menyalip..


http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013066copy_zps260feccc.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013066copy_zps260feccc.jpg.html)[

Tidak lama kemudian bis Aman pun menghilang

[IMG]http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013067copy_zps225ede62.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013067copy_zps225ede62.jpg.html)

ko di foto keliatane tulisane po utama putra

jagad 1504
06-10-2013, 17:00
ko di foto keliatane tulisane po utama putra

Terima kasih atas koreksinya...efek ngantuk kayaknya jd ngetik udah gak konsen...

jagad 1504
06-10-2013, 21:15
setelah melewati kawasan hutan, sampailah disuatu perlintasan kereta dengan nama daerah Kubangkangkung dan mulai nampak lagi kehidupan warga

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013106copy_zps7d18eda8.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013106copy_zps7d18eda8.jpg.html)

blodeds
06-11-2013, 00:59
Masih dkawasan hutan...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013098copy_zpsd17fc701.jpg



http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013101copy_zps4e319d95.jpg


Saia pernah lewat daerah sni sekitar jam 1 malam pke motor.rasa nya serem serem gimanaaa gitu...pas sampe jeruk legi baru bs tenang.hehehe...

Btw salam kenal om...di tunggu kelanjutan report nya... :D

jagad 1504
06-11-2013, 12:10
Saia pernah lewat daerah sni sekitar jam 1 malam pke motor.rasa nya serem serem gimanaaa gitu...pas sampe jeruk legi baru bs tenang.hehehe...

Btw salam kenal om...di tunggu kelanjutan report nya... :D

Bener banget om..masih juga serem sampe sekarang, tapi info dari sang driver ama penumpang lainnya udah gak ada yg namanya begal lagi didaerah ini

jagad 1504
06-11-2013, 12:22
Perjalanan pun dilanjutkan, kali ini menemui jalan yang sangat mulus...tapi jangan dibayangkan semulus bagian tertentu dari Syahrini..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013107copy_zpsec95264b.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013107copy_zpsec95264b.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013108copy_zps5e0d88fd.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013108copy_zps5e0d88fd.jpg.html)


Kondisi jalan yang mulus ini memancing sang driver untuk sedikit memberikan tekanan lebih dalam pada pegal gas, saat sedang dalam posisi mendahului sebuah kendaraan pribadi, dari bagian tengah terdengar teriakan.."Kiri Pak Sopir".."Kiri...kiri..."

(Disadur dari bahasa aslinya - Jawa Banyumasan )

"Mbok yo sabar Bue, ini lagi kondisi nyalip, nanti kalo saya rem mendadak bisa nggludak semua penumpang"
"Jadi orang Jawa itu harus sabar.."

Dalam hati saya..memangnya orang Jawa itu harus selalu sabar ya, kalo orang suku lainnya boleh gak sabar...

jagad 1504
06-11-2013, 12:29
http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013112copy_zpsd6267f6b.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013112copy_zpsd6267f6b.jpg.html)u

Kembali menemui jalan yang halus...walau hanya sesaat

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013109copy_zpse3ccd4d1.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013109copy_zpse3ccd4d1.jpg.html)

Kondisi dalam bis

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013110copy_zps05c28288.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013110copy_zps05c28288.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 12:45
Mendekati batas kota kecamatan Kawunganten, tiba-tiba dari sebelah kanan melesat dengan cepat sebuah bis lainnya yang satu jalur....

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013113copy_zps629b4138.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013113copy_zps629b4138.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013114copy_zps64ca8881.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013114copy_zps64ca8881.jpg.html)

Namun tidak ada keinginan sedikitpun dari sang driver untuk melayani aksi dari sang lawan..

"Rezeki sudah ada yang ngatur Mas, gak usah dikejar, keselamatan penumpang yang utama" sepertinya sang driver tahu apa yang ada dipikiranku

Kata-kata yang bijaksana...hikmah lainnya yang kudapatkan dari perjalanan ini

Dan tepat jam 09.50 WIB sampailah di kota Kecamatan Kawunganten, beberapa penumpang turun, ada juga penumpang yang naik, ternyata walaupun jarak antar bis cukup dekat, namun ada saja penumpang yang naik.

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013117copy_zpsad058a90.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013117copy_zpsad058a90.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 12:48
Tidak perlu acara ngetem, saat acara naik turun penumpang selesai dilaksanakan, kembali sang driver menghela bis menuju ke kota kecamatan selanjutnya...

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013118copy_zps70e1167a.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013118copy_zps70e1167a.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013119copy_zps899887a9.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013119copy_zps899887a9.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 12:52
Proyek perbaikan jalan

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013121copy_zps2cd7846e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013121copy_zps2cd7846e.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013123copy_zpsfece27d3.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013123copy_zpsfece27d3.jpg.html)

Bis memasuki sebuah daerah dengan nama Bantarsari, sepanjang jalan hanya ada lubang-lubang besar menganga siap menerkam kendaraan yang salah ambil jalur, terbukti sebuah truck terperosok dalam posisi miring akibat menghindari lubang (sorry fotonya blurr jd gak di tayangkan)

jagad 1504
06-11-2013, 12:58
sejajar dengan jalan raya...membentang rel kereta Bandung - Jogja

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013129copy_zpsd63ca993.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013129copy_zpsd63ca993.jpg.html)

Bis pun memasuki kota kecamatan Gandrumangu sekitar jam 10.15 WIB..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013130copy_zpse2833aae.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013130copy_zpse2833aae.jpg.html)

cukup banyak penumpang yang turun hingga menyisakan tempat yang cukup lapang untuk penumpang yang baru naik memilih tempat duduk. Bis ngetem beberapa saat, sebenarnya cukup lama juga krg lebih 10 menit..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013133copy_zps42a146aa.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013133copy_zps42a146aa.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013138copy_zpsf206c9a2.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013138copy_zpsf206c9a2.jpg.html)

Hasil dari ngetem dapat menjaring penumpang kembali hingga full seat

Ternyata tepat disebelah kanan lokasi ngetem terdapat sebuah agen bis Doa Ibu

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013140copy_zps2c6d4b71.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013140copy_zps2c6d4b71.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 13:00
Beberapa saat bus melewati perlintasan kereta stasiun Gandrumangu

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013143copy_zpsb5b846b9.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013143copy_zpsb5b846b9.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 13:21
Disaat pusat hiburan dikota sulit untuk diakses bagi warga desa..inilah oase bagi warga desa untuk mengekspresikan kegembiraan mereka bersama anggota keluarga...sirkus keliling

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013144copy_zpsea6dc533.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013144copy_zpsea6dc533.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 13:27
rusak lagi...rusak lagi..

]http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013147copy_zps8c7ec06e.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013147copy_zps8c7ec06e.jpg.html)[/IMG]


http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013148copy_zps51ea1307.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013148copy_zps51ea1307.jpg.html)

depan stasiun sidareja

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013150copy_zpsd0ee1c02.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013150copy_zpsd0ee1c02.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 13:31
Dan pada saat jarum jam menyentuh angka 10.45 WIB, sampailah diri ini pada titik point pertama yang dituju..terminal Sidareja

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013153copy_zpsc0813400.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013153copy_zpsc0813400.jpg.html)

Terima kasih kepada sang driver atas segala keramahan yang diterima begitu juga dengan para penumpang lainnya yang sedikit terganggu oleh aksi foto-foto sepanjang jalan

harryisuba
06-11-2013, 15:57
ko di foto keliatane tulisane po utama putra

PO Aman sudah gulung tikar mas setelah pemiliknya meninggal, bus2 semua dilego ke Sumber Alam. sekarang garasi aman jadi tempat mangkal travel sumber alam cilacap-semarang. kasihan, padahal dulu menurut saya bus ini yang paling terawat, bagus dan sopan di trayek cilacap-jogja. sekarang tinggal PO Utama yang masih bertahan, itupun sudah tak dilirik oleh sama orang-orang perlajanan jauh cilacap-jogja yang lebih memilih tante efi.

jagad 1504
06-11-2013, 21:30
PO Aman sudah gulung tikar mas setelah pemiliknya meninggal, bus2 semua dilego ke Sumber Alam. sekarang garasi aman jadi tempat mangkal travel sumber alam cilacap-semarang. kasihan, padahal dulu menurut saya bus ini yang paling terawat, bagus dan sopan di trayek cilacap-jogja. sekarang tinggal PO Utama yang masih bertahan, itupun sudah tak dilirik oleh sama orang-orang perlajanan jauh cilacap-jogja yang lebih memilih tante efi.

Paling sedih kalo dengar kisah sebuah PO harus berjuang keras untuk mempertahankan eksistensinya, padahal begitu banyak kenangan dengan PO Aman, PO inilah yang pertama saya rasakan untuk kelas AC ekonomi dikisaran tahun 1995-an, berangkat dari Cilacap jam 03.00 WIB sampai Solo jam 10.00 WIB..

adit_indie
06-11-2013, 21:41
Mantap reportnya Om, kalimat2 di reportnya asyik untuk dibaca, dan ada banyak pesan dan hikmah yang bisa diambil dari report turing ini walopun baru setengahnya...
Terima kasih sudah sharing Om.. monggo dilanjut..

jagad 1504
06-11-2013, 22:06
Terminal Sidareja..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013160copy_zps7945da57.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013160copy_zps7945da57.jpg.html)

Tampak dalam..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013155copy_zps8a8eecd2.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013155copy_zps8a8eecd2.jpg.html)

Tampak depan..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013158copy_zpsc2ceb0f4.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013158copy_zpsc2ceb0f4.jpg.html)

Kendaraan bermotor berbaris rapi dibelakang garis putih menunggu lampu berubah warna, tidak ada niatan untuk mengambil hak penjalan kaki.
Walaupun Sidareja hanyalah sebuah kecamatan, tetapi warganya taat terhadap peraturan lalu lintas lihat saja foto diatas, para pengendara motor menggunakan helm.

Cerminan sebuah bangsa dapat dilihat dari cara mereka berkendara di jalan raya.
Jangan bayangkan hal diatas dapat ditemui di Jakarta, walaupun ada Polantas, tetap saja pelanggaran lalu lintas dilakukan,
Berhenti dibelakang garis putih, disuruh maju sama yang dibelakang, klakson kendaraan lain yang langgar lampu merah malah dipelototin, Yang benar malah dianggap aneh...

jagad 1504
06-11-2013, 22:08
Kembali menemukan Doa Ibu dalam kesendirian, tanpa teman, tanpa sahabat, dan tanpa saudara..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013157copy_zpsfe9e2740.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013157copy_zpsfe9e2740.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 22:13
Kendaraan umum yang ada di sekitar Sidareja..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013202copy_zpsd08fed2f.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013202copy_zpsd08fed2f.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013176copy_zps9f696ce0.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013176copy_zps9f696ce0.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013163copy_zps3807ca75.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013163copy_zps3807ca75.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 22:38
Lokasi yang selalu saya tuju bila kedaerah yang belum pernah didatangi yaitu...pasar

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013173copy_zpsf00258f5.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013173copy_zpsf00258f5.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013171copy_zps78c2b91d.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013171copy_zps78c2b91d.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013170copy_zps35ec8026.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013170copy_zps35ec8026.jpg.html)
Dipasar dapat kita temui berbagai macam karakter warga, interaksi sesamanya, tingkat sosial masyarakat yang berkumpul menjadi satu, dan yang paling utama..adalah makanan khas yang ada didaerah itu dengan harga terjangkau bagi adventure seperti saya..
Hanya dengan selembar uang 5000-an, didapat berbagai macam jajanan pasar yang saya rindukan, sehat - alami- dan diberikan bonus senyuman dari si mbok sang penjual ...

Sedih bagi anak-anakku yang lahir di kota besar, mereka tidak dapat merasakan apa yang ayahnya rasakan saat ini, yang mereka tahu hanya tempat makan yang bernama Food Court yang ada dipusat-pusat perbelanjaan dengan mengusung nama Mall, bila usiamu dewasa kita akan menyusuri pasar-pasar tradisonal yang masih tersisa sebelum mereka tergerus oleh kaum kapitalis yang semakin menancapkan kekuasaan mereka hingga kepelosok desa dengan nama minimarket..

Sayang karena terlalu bersemangat menyantapnya sampai lupa untuk diabadikan sang penjual beserta dagangannya

jagad 1504
06-11-2013, 22:41
Menyusuri jalan sepanjang kota Sidareja..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013168copy_zps577267ac.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013168copy_zps577267ac.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013174copy_zps863a99c5.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013174copy_zps863a99c5.jpg.html)

jagad 1504
06-11-2013, 22:44
Mantap reportnya Om, kalimat2 di reportnya asyik untuk dibaca, dan ada banyak pesan dan hikmah yang bisa diambil dari report turing ini walopun baru setengahnya...
Terima kasih sudah sharing Om.. monggo dilanjut..

makasih om atas komennya, saya hanya pemula dalam menuliskan kisah touring, bagi saya setiap perjalanan yang saya lakukan harus ada hikmah dan pelajaran yang dapat diambil...

fahm
06-11-2013, 23:10
saya mau nanya om,jalan mau ke arah sidareja itu kalau dari arah wangon itu sebelum terminal karangpucung yang belok kiri bukan om ?

jagad 1504
06-11-2013, 23:12
Setelah berputar-putar tanpa tujuan yang membuat kaki ini lelah, dicarilah tempat yang dapat menyandarkan sejenak letih tubuh ini, dan tempat yang paling enak yaitu tepat diemperan toko disebelah terminal, kenapa?
Karena dilokasi ini juga dijadikan sebagai tempat istirahat bagi beberapa sopir angkot serta tukang becak.
Hanya dengan sedikit berbasa-basi diperoleh begitu banyak kisah mengenai kota Sidareja..

Dan sebagai sumber info utama saya saat ini adalah seorang tukang becak..
Tempat tinggalnya berada dikecamatan Kedungreja yang menurut beliau berjarak 4 Km dari Sidareja
Setiap sehabis subuh dikayuhnya becak tua menyusuri jalan menuju Sidareja dan setelah ashar kembali becak dikayuh pulang kerumah.

Mengalirlah sebuah kisah perjalanan hidup yang belum tentu setiap orang siap untuk menghadapinya
Ketika saya mencoba menawarkan mengajak beliau makan siang bersama, sebuah penolakan dengan cara yang begitu halus menohok diri ini yang sombong merasa "lebih" dari sang lawan bicara.
"mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menolak ajakan makan mas, tetapi selama ini istri saya selalu membawakan makanan dari rumah yang saya simpan dibawah jok becak. Saya belum pernah makan diwarung"
Saat kita mencoba berbagi rezeki dengan sesama, namun ditolak dengan cara seperti ini, adalah sesuatu yang paling menyakitkan yang belum pernah saya alami sebelumnya..
Namun saya tidak ada maksud untuk memaksakan kehendak, prinsip sang pengayuh becak sangat saya hormati..

jagad 1504
06-11-2013, 23:14
saya mau nanya om,jalan mau ke arah sidareja itu kalau dari arah wangon itu sebelum terminal karangpucung yang belok kiri bukan om ?

Ya benar mas, kalo mau bisa naik bis Asli jurusan Purwokerto - Sidareja atau bis Budiman Purwokerto - Pangandaran

fahm
06-11-2013, 23:25
Ya benar mas, kalo mau bisa naik bis Asli jurusan Purwokerto - Sidareja atau bis Budiman Purwokerto - Pangandaran

hehehehhee,enggak kok mas.cuman nanya aja.soalnya saya sering pulang ke bekasi naik budiman Semarang-Tasik bilamana si bis itu tempat controlnya sebelum belokkan itu

fahm
06-11-2013, 23:33
Setelah berputar-putar tanpa tujuan yang membuat kaki ini lelah, dicarilah tempat yang dapat menyandarkan sejenak letih tubuh ini, dan tempat yang paling enak yaitu tepat diemperan toko disebelah terminal, kenapa?
Karena dilokasi ini juga dijadikan sebagai tempat istirahat bagi beberapa sopir angkot serta tukang becak.
Hanya dengan sedikit berbasa-basi diperoleh begitu banyak kisah mengenai kota Sidareja..

Dan sebagai sumber info utama saya saat ini adalah seorang tukang becak..
Tempat tinggalnya berada dikecamatan Kedungreja yang menurut beliau berjarak 4 Km dari Sidareja
Setiap sehabis subuh dikayuhnya becak tua menyusuri jalan menuju Sidareja dan setelah ashar kembali becak dikayuh pulang kerumah.

Mengalirlah sebuah kisah perjalanan hidup yang belum tentu setiap orang siap untuk menghadapinya
Ketika saya mencoba menawarkan mengajak beliau makan siang bersama, sebuah penolakan dengan cara yang begitu halus menohok diri ini yang sombong merasa "lebih" dari sang lawan bicara.
"mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menolak ajakan makan mas, tetapi selama ini istri saya selalu membawakan makanan dari rumah yang saya simpan dibawah jok becak. Saya belum pernah makan diwarung"
Saat kita mencoba berbagi rezeki dengan sesama, namun ditolak dengan cara seperti ini, adalah sesuatu yang paling menyakitkan yang belum pernah saya alami sebelumnya..
Namun saya tidak ada maksud untuk memaksakan kehendak, prinsip sang pengayuh becak sangat saya hormati..

mungkin tukang becaknya itu sungkan sama om,tidak ingin merepotkan sama orang lain.jangan diambil hati om.jadi pelajaran aja.saya akui,saya juga kalau misalnya kasusnya seperti itu saya juga menolak.bukan apa-apa om.tapi sungkan aja hehhehehhe kecuali kalo dipaksa itu lain lagi ceritanya

jagad 1504
06-12-2013, 12:20
mungkin tukang becaknya itu sungkan sama om,tidak ingin merepotkan sama orang lain.jangan diambil hati om.jadi pelajaran aja.saya akui,saya juga kalau misalnya kasusnya seperti itu saya juga menolak.bukan apa-apa om.tapi sungkan aja hehhehehhe kecuali kalo dipaksa itu lain lagi ceritanya

Teringat sebuah kisah yang diceritakan oleh seorang Kyai pada saat saya mengikuti pengajian...hal yang paling menyakitkan adalah saat kita mencoba memberikan/berbagi dengan orang lain yang dianggap memerlukan dengan cara bersedekah atau lainnya, ternyata hal tersebut ditolak dengan cara yang halus ...

Dan pada kenyataannya benar-benar sangat menyakitkan...

Ridho
06-13-2013, 12:22
Teringat sebuah kisah yang diceritakan oleh seorang Kyai pada saat saya mengikuti pengajian...hal yang paling menyakitkan adalah saat kita mencoba memberikan/berbagi dengan orang lain yang dianggap memerlukan dengan cara bersedekah atau lainnya, ternyata hal tersebut ditolak dengan cara yang halus ...

Dan pada kenyataannya benar-benar sangat menyakitkan...Mungkin tukang becaknya punya moto "Hati-hati terhadap orang asing ato baru dikenal" om.. Ato mungkin tukang becaknya lebih suka om membantu dengan naik becaknya dan membayar sesuai tujuan.. :)
Monggo dilanjut om..

GogonExpress
06-13-2013, 14:43
Wow.. TSnya mahir mengolah kata.. Ajib.. :)


Mungkin tukang becaknya punya moto "Hati-hati terhadap orang asing ato baru dikenal" om..
Om Ridho ini malah tambah bikin TSnya sedih ntar.. xixixi :P

iwan buslover77
06-14-2013, 00:48
Teringat sebuah kisah yang diceritakan oleh seorang Kyai pada saat saya mengikuti pengajian...hal yang paling menyakitkan adalah saat kita mencoba memberikan/berbagi dengan orang lain yang dianggap memerlukan dengan cara bersedekah atau lainnya, ternyata hal tersebut ditolak dengan cara yang halus ...

Dan pada kenyataannya benar-benar sangat menyakitkan...

Ambil hikmah dari semuanya mas brow, suatu pelajaran.. yang menurut kita terbaik, belum tentu terbaik bagi orang lain,... sebagai BISMANIA, banyak kisah, cerita, bahkan perjalanan hidup yang secara tidak langsung kita dapatkan ketika di mana kita berada.. maju terus BISMANIA

maulana_77
06-14-2013, 11:04
Menyusuri jalan sepanjang kota Sidareja..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013168copy_zps577267ac.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013168copy_zps577267ac.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013174copy_zps863a99c5.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013174copy_zps863a99c5.jpg.html)

Gambarnya ngilang tok?? Kebiasaan potobuket kambuh

judigelap
06-14-2013, 23:24
wah jadi kangen ke rumah temen pangandaran menggunakan bis budiman dr jogja
ditunggu kelanjutan reportnya om
terimakasih sudah memberikan tambahan hikmah pengalaman hidup meski saya tidak mengalaminya secara langsung

Dhimarjati
06-15-2013, 01:42
Menyusuri jalan sepanjang kota Sidareja..

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013167copy_zpscf5015ad.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013168copy_zps577267ac.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013168copy_zps577267ac.jpg.html)

http://i1272.photobucket.com/albums/y393/sardju/21052013174copy_zps863a99c5.jpg (http://s1272.photobucket.com/user/sardju/media/21052013174copy_zps863a99c5.jpg.html)


Gambarnya ngilang tok?? Kebiasaan potobuket kambuh

Pakai Imgur.com aja om, hhehe bukan promosi :)

maulana_77
09-04-2013, 20:52
Om jagad, lanjutin dong ceritane, baru sampe sidareja http://kkcdn-static.kaskus.co.id/images/smilies/sumbangan/14.gif pulang ke Jekardahnye pake ape?


Setelah berputar-putar tanpa tujuan yang membuat kaki ini lelah, dicarilah tempat yang dapat menyandarkan sejenak letih tubuh ini, dan tempat yang paling enak yaitu tepat diemperan toko disebelah terminal, kenapa?
Karena dilokasi ini juga dijadikan sebagai tempat istirahat bagi beberapa sopir angkot serta tukang becak.
Hanya dengan sedikit berbasa-basi diperoleh begitu banyak kisah mengenai kota Sidareja..

Dan sebagai sumber info utama saya saat ini adalah seorang tukang becak..
Tempat tinggalnya berada dikecamatan Kedungreja yang menurut beliau berjarak 4 Km dari Sidareja
Setiap sehabis subuh dikayuhnya becak tua menyusuri jalan menuju Sidareja dan setelah ashar kembali becak dikayuh pulang kerumah.

Mengalirlah sebuah kisah perjalanan hidup yang belum tentu setiap orang siap untuk menghadapinya
Ketika saya mencoba menawarkan mengajak beliau makan siang bersama, sebuah penolakan dengan cara yang begitu halus menohok diri ini yang sombong merasa "lebih" dari sang lawan bicara.
"mohon maaf mas, saya tidak bermaksud menolak ajakan makan mas, tetapi selama ini istri saya selalu membawakan makanan dari rumah yang saya simpan dibawah jok becak. Saya belum pernah makan diwarung"
Saat kita mencoba berbagi rezeki dengan sesama, namun ditolak dengan cara seperti ini, adalah sesuatu yang paling menyakitkan yang belum pernah saya alami sebelumnya..
Namun saya tidak ada maksud untuk memaksakan kehendak, prinsip sang pengayuh becak sangat saya hormati..

ABEB
09-04-2013, 22:35
Ayo om dilanjut lagi om reportnya...banyak cerita banyak makna...
jossss...om

DodikSetiawan
12-20-2013, 01:57
ayo dong om lanjutin lagi, saya suka bgt klo mas dh bikin thread

noerdjati rachmat
01-10-2014, 02:55
Masih setia menunggu kelanjutannya om..

ananda indra chaniago
01-10-2014, 15:54
om mau nanya nih kalo GR yang ex Efi itu sebelum jam 3an sore dr kampung rambutan ke cilacap ada enggak ya??

jagad 1504
01-10-2014, 16:34
om mau nanya nih kalo GR yang ex Efi itu sebelum jam 3an sore dr kampung rambutan ke cilacap ada enggak ya??
GR angkatan pertama brkt dr kp rambutan jam 5 sore. Tp klo udah penuh jam 4 juga lsg brkt. Sebelum jam 3 yg ada ke karangpucung

frmnd
01-11-2014, 08:20
setia menanti kelanjutannya..
nice trip om.. ehehe

ananda indra chaniago
01-11-2014, 12:38
GR angkatan pertama brkt dr kp rambutan jam 5 sore. Tp klo udah penuh jam 4 juga lsg brkt. Sebelum jam 3 yg ada ke karangpucung

waduh kalo mau ngejar EFi big top yang jam 3 subuh kekejar enggak ya om kalo naek GR angkatan pertama??

jagad 1504
01-12-2014, 08:10
waduh kalo mau ngejar EFi big top yang jam 3 subuh kekejar enggak ya om kalo naek GR angkatan pertama??
Rata2 perjalanan jkt cilacap memakan waktu 9 s/d 10 jam..dengan kondisi jalan yg rusak...kyknya sulit dpt efi jam 3 pagi...
Tp klo mo gambling..naik dr kp rambutan pas hari jumat..biasanya jam 4 - 5 udah brkt..siapa tau bisa jam 3 pg udah nyampe...

ananda indra chaniago
01-13-2014, 11:12
Rata2 perjalanan jkt cilacap memakan waktu 9 s/d 10 jam..dengan kondisi jalan yg rusak...kyknya sulit dpt efi jam 3 pagi...
Tp klo mo gambling..naik dr kp rambutan pas hari jumat..biasanya jam 4 - 5 udah brkt..siapa tau bisa jam 3 pg udah nyampe...

widih ngeri... mepet jg ya om, mending leha2 dk di cilacap ya dr pada di kejar2 waktu gt kalo enggak tepat pusing jg
maksih banyak om infonya